Inilah Beberapa Tips Cara Budidaya Jambu Air.

Untuk menghasilkan buah jambu air yang lebat, manis, segar dan berwarna bagus ada dua macam faktor yang mempengaruhinya yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal yaitu iklim, cuaca, musim, kondisi geografis tempat menanam buah jambu air, curah hujan, angin dan lain-lain. Sedangkan faktor internalnya yaitu perlakuan terhadap tanaman seperti penyiraman, pemupukan, penyiangan hama dan lain-lain.

Kita tidak bisa mengubah faktor eksternal, tetapi kita bisa menyikapinya sesuai dengan kondisi yang terjadi. Misalnya, kita tidak perlu melakukan penyiraman setiap hari pada musim penghujan. Agar jambu dapat berbuah seperti yang diharapkan, maka tidak bisa lepas dari proses awal pertama kali menyiapkan bibit buah jambu air, menyiapkan media tanam sampai ke teknik penanaman buah jambu air.

  • Lokasi budidaya

    Jambu air akan berkembang lebih baik apabila berada di ketinggian antara 5 – 500 meter dari permukaan laut. Jika pohon di tanam di wilayah lebih tinggi hasilnya kurang optimal/setidaknya perlu perawatan yang lebih khusus agar produktivitasnya memuaskan. Tanaman ini menghendaki pencahayaan matahari langsung dengan insentitas sektar 40-80 persen dalam sehari. Suhu yang ideal untuk pertumbuhanya berkisar 10 – 28°C dengan tigkat kelembaban 50 – 80%.

  • Pembibitan

    Perbanyakan tanaman jambu air bisa dilakukan dengan 2 cara, yakni cara generatif dan vegetatif. Cara generatif adalah cara memperbanyak tanaman dengan biji. Cara ini membutuhkan waktu yang panjang mulai dari perbanyakan, penanaman hingga tanaman berbuah. meskipun cara vegetatif ialah cara perbanyakan tanaman tidak dengan biji. Pada jambu air bisa dilakukan dengan penyangkokan, okulasi dan penyetekan. Budidaya jambu air yang menggunakan bibit vegetatif lebih cepat dalam berbuah. Hal ini terjadi karena sejatinya pohon sudah memiliki umur.

    Berbeda dengan benih jambu air yang memakai biji karena pertumbuhan pohon harus secara natural dan membutuhkan waktu lama untuk bisa berbuah. Pola penanaman jambu air dengan bibit vegetatif juga sangat direkomendaskan untuk budidaya menggunakan pot atau polibag. Karena bibit vegetatif akan memiliki ukuran yang lebih pendek namun sudah dapat berbuah. Salah satu perbanyakan vegetatif yang populer adalah dengan cara cangkok.

  • Berikut beberapa tipsnya:

– Pilih induk yang berumur sekitar 10 – 15 tahun.
– Pilh indukan yang memiliki kualitas tumbuh atau kesuburan bagus, jambu yang sedap dan lebat.
– Cabang yang akan dicangkok hendaknya memiliki fisik bagus dan tidak cacat.
– Cangkok pada cabang dan biarkan hingga akar cukup panjang.
– Jika akar sudah panjang, potong dibagian bawah cangkokan dan benih jambu air siap untuk di tanam.

  • Penanaman bibit

– Setelah mendapatkan bibit yang diinginkan, selanjutnya melakukan penanaman.
– Penanaman bibit jambu air sebaiknya diatur dengan jarak sekitar 8 x 8 meter agar daun bisa lega dan tidak saling tindih.
– Setelah itu buatlah lubang yang ukuranya 60 x 60 x 60 cm, biarkan lubang terbuka selama 2- 3 hari bisa juga ditambahkan pupuk kandang sebagai pupuk dasarnya.
– Setelah itu bibit tanaman siap dimasukkan ke dalamnya. Tutupi dengan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kompos lalu siram. Proses penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari, agar setelah ditanam pohon tidak langsung terkena sinar terik. Pohon perlu penyesuaian agar tidak stres dengan lahan yang baru. Ketika melakukan penanaman pada musim kemarau, lakukan penyiraman tiap pagi dan sore. Sementara jika menanam pada musim penghujan perhatikan agar pohon tidak tergenang air dalam waktu yang lama.

  • Pemupukan tanaman

Pemupukan ialah hal yang harus dilakukan pada budidaya jambu air agar tanaman bisa berkembang dengan baik dan meghasilkan buah yang lebat. Pemupukan jambu air dimulai dari pertama tanam, yakni mencampurkan pupuk kompos saat penanaman bibit seperti penjelasan diatas.
– Sesudahnya pemupukan awal, kemudian pohon jambu air dapat menerima pupuk 3 bulan sekali atau paling sedikit 2 kali dalam setahun. Pengairan perlu di perhatikan agar tidak tergenang saat musim hujan dan tidak kekeringan saat musim kemarau tiba. – Cara pemupukan jambu air ialah dengan menaruh pupuk pada jarak sekitar 1 meter dari pohon. Buatlah sebuah lubang dan masukan pupuk di lubang tersebut.
– Masalah gulma dan rumput liar juga penting untuk di pantau agar pohon tidak terganggu pertumbuhanya karena gulma-gulma.

Perhatikan pula masalah hama dan penyakit yang mungkin menyerang. Apabila pohon terkena hama atau penyakit maka berikan penanganan secepatnya.
– Pemangkasan cabang untuk mendapatkan buah yang lebat dan maksimal maka perlu dilakukan pemotongan pada cabang atau dahan-dahan jambu air. Pemotongan ini dilakukan agar tajuk baru bisa terbentuk sehingga mendapatkan kanopi yang sempurna.
– Kanopi dan cabang yang mempuyai kekuatan berbuah lebih banyak sehingga pada saatnya berbuah, pohon akan mempunyai banyak ranting yang berbuah.
– Selain itu, pemotongan juga dilakukan untuk mengurangi pohon jambu air yang   terlalu rimbun. Pohon yang sangat rimbun yang memiliki banyak cabang yang tidak berbuah dan yang kurang terkena cahaya matahari, lebih baik dipotong saja agar cabang-cabang yang berpontensi berbuah bagus bisa tumbuh maksimal.

  Pemanenan, Saat jambu air sudah mulai berbunga, salah satu hama yang banyak menyerang adalah lalat buah. Lalat buah ini selalu menyerang bunga yang berumur sekitar 15 hari dan akan membuat bunga menjadi gugur atau buah jambu air menjadi busuk. Untuk mengatasi serangan bunga jambu dari hama lalat buah, maka bunga perlu dilakukan pembungkusan. Jika ternyata bunga sudah terserang hama lalat, maka penanganan lah yang perlu dilakukan. Penyelesaianya dapat dibuat dengan memberikan fungisida serta insektisida dengan dosisi secukupnya.

Jambu air biasanya akan berbuah 2 kali dalam setahun, yakni pada kisaran bulan Juni – Agustus dan November – Desember. Panen dapat dilakukan jika buah sudah matang. Matangnya jambu air biasanya ditandai dengan ukuran yang besar (sesuai varietas), berubah dari hijau menjadi kemerah-merahan (tergantung varietas). Proses pemanenan dilakukan beberapa kali dengan cara petik pilih. Hal ini dibuat karena jambu air tidak matang secara bersama-sama sehingga panenya hanya dilakukan pada jambu air yang sudah matang. Untuk menjaga agar jambu air bisa tetap segar sedkit lebih lama maka lakukan penyimpanan pada lemari pendingin.

Advertisements
Posted in Apa Itu Plastik UV Green House?, Budidaya Jambu Air, Penggunaan Plastik UV Pada Rumah Bibit, Plastik UV | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Budidaya Paprika Hidropinik

Pada zaman ini metode pertanian hidroponik telah menjadi tren di masyarakat. Pertanian yang dilakukan dengan media air/non tanah ini dapat menghasilkan produk yang berkualitas prima. Produk-produk hidroponik selalu dicari oleh pasar terutama di kota-kota besar dan daerah-daerah pariwisata yang merupakan pengkonsumsi produk mewah dan berkualitas ini.

Sebelum melangsungkan penanaman pada tanaman paprika pastikan green house siap terlebih dahulu. Greenhouse paprika sebaiknya dibuat agak kuat dengan tiang utama beton atau besi yang kuat dan dibuat agak tinggi sekitar 4-5 meter. Itu dikarenakan paprika dapat tumbuh tinggi ke atas mencapai 6-7 meter tergantung dari perawatan. Greenhouse yang dibuat kuat juga bertujuan agar saat paprika berbuat greenhouse tidak roboh. Karena saat berbuah 1 pohon paprika dapat memiliki buah total dengan berat 2 kg. Greenhouse juga harus dalam kondisi bersih dan steril untuk mengurangi serangan hama dan penyakit. Setelah greenhouse siap baru kita melakukan penanaman.

Persiapan Bibit
Bibit (benih) paprika hidroponik tergolong mahal mencapai 3.000-5.000 per biji tergantung jenis dan merek. Oleh karena itu tahap pembibitan menjadi sangat penting untuk diketahui agar mengurangi resiko dan kerugian. Bibit yang baik akan menghasilkan tanaman yang baik pula. Benih paprika bisa di beli di toko – toko pertanian dengan berbagai jenis merek (Athena, Sany, Spartakus, Goldflame, Calvin, Insani, Chang dll) semua bibit tersebut bagus tergantung dari perawatan kita.

Baca Juga :
Manfaat Kantong Plastik Yang Sangat Penting
Cara Menanam Cabai Saat Musim Hujan
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

Benih terlebih dahulu direndam dengan air hangat kuku selama ± 30 menit, sambil menunggu kita bisa menyiapkan media semai yang akan digunakan. Basahi media dengan air bersih dan pastikan media basah sampai merata dan biarkan sesaat agar air siraman yang berlebihan menetes itu menunjukkan media tanam sudah jenuh dan siap digunakan.

Buatlah bolongan kecil – kecil pada rockwool-Grodan (apabila menggunakan Rockwool) atau lubang tanam jika menggunakan tre dan sekam bakar. Letakkan benih satu persatu pada setiap lubang dengan posisi calon lembaga (titik tumbuh menghadap kebawah ± 0,5 cm dengan menggunakan pinset, setelah semua benih disemai kemudian tutup dengan plastik mulsa agar suasana lembab dan hangat sehingga benih lebih cepat berkecambah.

Benih-benih tersebut ditaruh di lemari semai (germenation chamber), selama di lemari semai suhu optimal 20-25 ºC dengan RH 70%-90%. Suhu dan RH dapat diatur dengan cara memasang lampu jika suhu rendah dan Jika kelembaban rendah semprotkan air ke dalam lemari semai dengan menggunakan hand sprayer.
Benih akan berkecambah dalam waktu ± 7 hari, plastik mulsa dibuka kemudian bibit dipindahkan ke tempat yang ada sinar dengan tetap menjaga suhu dan kelembaban.

Bibit dengan koteledon tumbuh sempurna, dipindahkan ke polybag 15 x 15 cm yang telah dibasahi dengan larutan nutrisi (JORO A&B Mix atau merek nutrisi lain) dengan EC. 1 mS/Cm atau 700 ppm dan pH. 5.5 sampai 6.5. Pada saat pemeliharaan dipersemaian/pembibitan meliputi penyiraman 1-2 kali sehari (tergantung cuaca, fase pertumbuhan bibit, dan media yang digunakan), pengendalian hama dan penyakit selama di nursery misalnya trips, mite, leaf miner, rebah kecambah dll) dan yang tak kalah pentingnya adalah pengaturan kembali jarak antar tanam agar daun tanaman tidak saling menutupi. Bibit siap tanam ke greenhouse produksi setelah berumur ± 21 hari di polybag atau sudah berdaun ± 5 helai.

Persiapan Media Tanam Dan Penanaman
Media tanam yang digunakan pada budidaya paprika hidroponik adalah sekam bakar. Ada banyak media tanam yang dapat digunakan yang penting bersifat steril, aerasi dan porositas baik. Jadi media tanam dapat menahan air dengan optimal (tidak basah/kering). Kenapa sekam bakar lebih dipilih oleh para petani paprika hidroponik?, karena media ini murah, mudah didapat, mudah dibuat dan yang pasti steril dan memiliki aerasi dan porositas yang baik. Untuk skala komersil media yang murah sangat diperlukan karena dapat menekan biaya produksi. Polybag yang akan digunakan dalam media penanaman bisa berupa polibag ember (ukuran 50 cm) atau jenis polibag bantal (sleb). Untuk petani pemula sebaiknya menggunakan media polibag ember karena nutrisi yang diserap media tanam akan lebih baik dan akar dapat berkembang dengan lebih leluasa. Akan tetapi dari penggunaan media tanam ini memiliki kelemahan lebih mahal dibandingkan sleb karena menggunakan sekam bakar lebih banyak dan harga polibag ini lebih mahal.

Panen
Keunggulan budidaya paprika hidroponik adalah umur panen yang relatif panjang dan produk yang dapat dipertahankan kesegaranya relatif lebih lama. Beberapa tips yang dapat dilakukan adalah.
1. Supaya tumbuhan paprika dapat berbuah awet dan dapat dipanen dalam jangka waktu yang panjang. Buah petama dari cabang pertama dipanen hijau jangan dibiarkan menjadi merah atau kuning. Hal tersebut akan mengurangi beban tanaman saat tanaman masih muda itu membuat tanaman akan hidup lebih lama.
2. Jika terjadi serangan penyakit yang berat, sebaiknya paprika juga di panen hijau. Karena meringankan beban dari tanaman. Selepas tanaman sehat barulah paprika dapat dipanen hingga merah atau kuning (masak fisiologis).
3. Saat melakukan panen gunakan cutter/pisau yang tajam sehingga tidak melukai pangkal tangkai buah.Jika terluka tanaman dapat stress dan pertumbuhan buah berikutnya tidak normal.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Menanam Cabai Saat Musim Hujan

Menanam cabai di musim hujan memerlukan teknik budidaya dan perawatan yan cukup intensif dibandingkan jika menanam cabai pada musim kemarau. Menanam cabai pada musim hujan bukanlah musim yang ideal bagi budidaya cabai, sehingga biasanya menanam cabai pada musim hujan disebut sebagai bertanam cabai di luar musim (off season). Pada saat mengadakan pembudidayaan tanaman cabai di musim hujan anda akan menghadapi kendala cuaca yang tidak kondusif bagi tumbuh kembangnya tanaman cabai secara normal. Musim hujan ditandai dengan curah hujan yang tinggi dan kelembaban yang tinggi. Beberapa hal akan memicu berkembangnya organisme pengganggu tanaman baik hama maupun penyakit tanaman sehingga risiko kegagalan panennya menjadi lebih besar.

Walaupun demikian menanam cabai pada musim hujan mempunyai potensi untuk memperoleh keuntungan yang tinggi. Harga yang tinggi pada saat musim hujan menjadi incaran para petani. Penyebab kenaikan harga cabai di saat musim hujan ini disebabkan oleh stok cabai yang sangat menurun drastis, dikarenakan pada saat musim hujan hanya sedikit yang mengusahakan tanaman cabai karena risiko kegagalanya sangat besar.

Iklim
Curah hujan yang tinggi atau iklim yang basah tidak sesuai untuk pertumbuhan tanaman cabai. Pada keadaan tersebut tanaman akan mudah terserang penyakit, terutama yang disebabkan oleh cendawan, yang dapat menyebabkan bunga gugur dan buah membusuk. Curah hujan yang baik untuk pertumbuhan tanaman cabai merah adalah sekitar 600-1200 mm per tahun.

Baca Juga :
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

Sinar matahari sangat diperlukan sejak pertumbuhan bibit hingga tanaman berproduksi. Dengan begitu, tumbuhan cabai termasuk ke dalam kelompok tanaman C3 tidak menghendaki sinar matahari secara penuh. Tanaman dari kelompok C3 memiliki titik kompensasi cahaya rendah dan dibatasi oleh tingginya fotorespirasi. Oleh karena itu, peningkatan suhu dan intensitas cahaya matahari menyebabkan tanaman cabai merah tidak dapat tumbuh optimal.

Penggunaan Greenhouse
Penggunaan greenhouse (rumah naungan) merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi intensitas cahaya matahari yang tinggi. Pada fase bibit, semua jenis tanaman tidak tahan terhadap intensitas cahaya matahari penuh. Pada tanaman kelompok C3 termasuk tanaman cabai, naungan tidak hanya diperlukan pada fase bibit, tetapi diperlukan juga sepanjang siklus hidup tanaman tersebut. Dampak penggunaan naungan terhadap iklim mikro antara lain:

Intensitas cahaya matahari berkurang sebesar 30-40%
Aliran udara di sekitar tajuk berkurang
Kelembaban udara di sekitar tajuk lebih stabil (60-70%)
Laju evapotranspirasi berkurang
Terjadi keseimbangan antara ketersediaan air dengan tingkat transpirasi tanaman
Pada budidaya cabai merah, dapat membuat rumah naungan sederhana ialah bangunan yang terdiri atas rangka yang terbuat dari besi, kayu atau bambu dengan atap yang terbuat dari plastik UV. Struktur bangunan naungan harus dirancang sesuai dengan kondisi cuaca di Indonesia. Bahan plastik UV dapat memantulkan sinar matahri langsung yang mengarah ke rumah naungan yang dapat mengurangi intensitas cahaya pada tanaman cabai.

Misalnya, rumah naungan seluas 1000 m2 dengan ukuran 40m x 25m. Rumah nanungan dengan luasan lebih dari 1.000 m2, jika terjadi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang membahayakan dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Bangunan screenhouse merupakan bangunan semipermanen yang kerangkanya terbuat dari bambu.

Pemasangan
Tiang dasar menggunakan pasak untuk menyambungkan bambu satu sama lain sehingga tidak mudah goyang. Tiang terdiri dari tiang utama, tiang ke-2,ke-3, dan tiang ke-4, palang dada, palang dinding, atap 1 dan atap 2, juga bentangan siku-siku yang menjadikan bangunan tersebut kuat. Tinggi tiang utama adalah 6,5 meter, tiang kedua 5,5 meter, tiang ketiga 4,5 meter, tinggi tiang keempat 3,5 meter. Jarak antar tiang adalah 3,5 meter.

Pemasangan dinding untuk rumah naungan perlu diperhatikan hati-hati. Pembuatan dinding rumah naungan ditujukan untuk mengatur sirkulasi udara. Tidak menjadi masalah jika rumah naungan tidak mempunyai dinding, atau hanya membuat atap saja. Pembuatan dinding pada rumah naungan bisa mengakibatkan terperangkapnya hama/penyakit yang justru akan membawa dampak negatif bagi pertumbuhan tanaman cabai jika sanitasi dalam rumah naungan tidak terjaga dengan baik.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tips & Trik Menanam Pohon Manggis Manis Dengan Tepat

Manggis atau Garcinia mangostana L merupakan pohon hijau abadi dari daerah tropika yang dipercaya berasal dari Kepulauan Nusantara. Tumbuh hingga mencapai 7 sampai 25 meter. Buahnya juga disebut manggis, berwarna merah keunguan ketika matang, meskipun ada pula varian yang kulitnya berwarna merah. Buah manggis dalam penjualan dikenal dengan sebutan “ratu buah”, sebagai pasangan durian, si “raja buah”. Buah ini mengandung aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Sehingga di luar negeri buah manggis dikenal sebagai buah yang memiliki kadar antioksidan tertinggi di dunia.

  •  Pada kulit manggis terdapat kandungan Xanthone yang bermanfaat dan berkhasiat bagi kesehatn tubuh kita, antara lain :

1. Mencegah penyakit kanker
2. Mengurangi resiko penyakit jantung
3. Obat awet muda alami
4. Mengatasi penyakit kulit
5. Mengatasi gangguan saat menstruasi
6. Obat jerawat
7. Meningkatkan daya tahan tubuh
8. Menurunkan kadar kolesterol jahat
9. Menurukan tekann darah tinggi

  •  Anda dapat mengolah kulit buah manggis dengan cara sebagai berikut :

1. Diolah Menjadi Teh
Membuat teh berbahan kulit manggis sangatlah mudah. Cuci bersih kulit-kulit manggis yang Anda punya kemudian potong kecil-kecil dan jemur dibawah sinar matahari sampai kering. Kmudian seduh dengan air hangat dan campurkan dengan madu atau gula batu untuk mengurangi rasa sepet kulit manggis tersebut.

2. Diolah Menjadi Jus
Apabila anda tidak ada waktu untuk menjemur atau cuaca sedang musim penghujan, anda dapat membuat kulit manggis menjadi jus dengan cara sebagai berikut, pilih kulit manggis yang masih segar dan potong kecil kulit buah manggis, lalu masukan blender dan campurkan dengan sedikit air dan madu untuk menghilangkan rasa sepat.

3. Diolah Menjadi Ekstrak Kulit Manggis
Selain membelinya, Anda tentu dapat membuat sendiri ekstrak kulit manggis. Caranya sangat mudah yaitu cuci bersih kulit manggis, kemudian potong tipis-tipis lalu jemur dibawah sinar matahari hingga kering. Apabila kulit manggis yang dijemur tadi sudah kering dan tidak berjamur anda dapat langsung membuat serbuk kulit manggis dengan cara memblender ataupun menumbuk. Setelah itu simpanlah dalam toples yang kering dan kedap udara.Anda dapat menyeduh beberapa sendok teh bubuk kulit manggis jika ingin menikmatinya ekstrak kulit manggis. Dengan mencampurkan bubuk kulit manggis dan air panas seperti sedang membuat kopi dan tidak lupa untuk memberi beberapa tetes madu atau gula rendah kalori untuk memberi rasa manis.

4. Direbus
Cara mengolah kulit manggis yang satu ini sangatlah praktis dan mudah. Ambil beberapa kulit manggis yang kering lalu rebuslah dengan air mendidih hingga air rebusan berubah warna menjadi lebih gelap. Jika air rebusan sudah berubah warna, kemudian saringlah dan tuangkan pada gelas. Nikmati rebusan air kulit manggis tersebut dengan sedikit gula batu agar terasa lebih manis.

5. Dibuat Wedang Kulit Manggis
Membuat kulit manggis menjadi wedang adalah cara mudah pengolahan kulit manggis. Siapkan beberapa buah kulit manggis yang masih segar lalu kerik daging kulitnya dan taruh kerikan kulit manggis tersebut kedalam gelas dan seduh dengan air panas atau Anda bisa merebusnya sebentar lalu nikmati wedang kulit manggis ini dengan menambahkan gula batu ataupun madu.

Untuk menjadikan kulit manggis sebagai obat anda harus memilih buah manggis yang apik dan masih segar. Untuk anda yang ingin menanam buah manggis sendiri , berikut langkah yang harus dilakukan :

Baca Juga :
Mengenal Hama Tanaman Kedelai & Cara Pengendaliannya
Budidaya Jagung Hibrida
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Bertanam Padi Gogo di Tempat Tidur dan Tempat Tadah Hujan?

  •  Syarat Tumbuh Buah Manggis

1. Iklim

Untuk budidaya buah manggis ngin sangat berperan karna untuk membantu penyerbukan bunga dan tumbuhgnya buah. Tapi angin yang baik tidak terlalu kencang. Daerah yang memiliki curah hujan tahunan 1.500 – 2.500 mm/tahun dan merata sepanjang tahun. Dengan temperatur udara yang ideal berkisaran 22-32 C ialah daerah yang cocok untuk budidaya manggis.

2. Media Tanam

Tanah yang mengandung bahan organik serta memiliki karaterikstik gembur dan subur adalah tanah paling cocok untuk budidaya manggis. Derajat keasaman tanah (pH tanah) ideal untuk budidaya tanaman manggis adalah 5-7. Untuk perkembangan tanaman manggis membutuhkan daerah dengan drainase baik.

3. Persiapan Tanam
– Usahakan lahan tidak terlalu terkana sinar matahari. Oleh karena itu tidak perlu menebang seluruh pohon yang ada kecuali yang mengganggu tanaman manggis berkembang.
– Jarak tanam manggis 8 X 10 m atau 10 X 10 m.

4. Ketinggian Tempat

Pohon manggis dapat tumbuh di daerah dataran rendah sampai di ketinggian di bawah 1.000 m dpl. Pertumbuhan terbaik dicapai pada daerah dengan ketinggian di bawah 500-600 m dpl.

5. Pembuatan lobang

– Lobang dibuat dengan ukuran Panjang : 50 cm, Lebar : 50 cm, Dalam : 50 cm
– Jumlah pupuk organik yang diberikan tergantung pada kesuburan tanah. Sebelum lobang ditutup dengan campuran tanah galian dengan bahan organik, lobang harus dibiarkan terbuka selama 1-2 minggu.

6. Penanaman

– waktu tanam yang baik adalah awal musim hujan
– Penanaman hanya sampai leher akar.
– Pembuatan naungan.

7. Pemeliharaan

– Karena tanaman manggis tidak tahan terhadap sinar matahari maka perlu dibuatkan naungan untuk melindungi pohon manggis.
– Tanaman manggis diberi tempat naungan sampai berumur ± 2 tahun.
– ukuran naungan adalah sbb: panjang 60 cm, lebar 40 cm, tinggi 75 cm

*Untuk pertumbuhan vegeratif yang baik, maka setiap pohon harus diberi 100-200 gram urea setelah satu bulan dari penanaman. Pemberian urea dilakukan setiap enam bulan sekali dan ditambah dengan pupuk kandang 20-30 kg/pohon. Dan pemberian pupuk NPK sebanyak 0,5 kg/pohon, diulang setiap enam bulan sekali apabila tanaman manggis sudah berbuah.
* Penyiangan. Penyiangan hanya dilakukan pada tanaman manggis yang terganggu dengan tumbuhnya tumbuhan parasit. Hal ini dikarenakan tanaman manggis tidak tahan terhadap sinar matahari langsung.
* Penyisipan. Lakukan penyisipan atau penggantian dengan bibit baru apabila tanaman manggis ada yang mati ataupertumbuhannya sangat pendek.

8. Pengendalian Hama dan Penyakit

* Ulat bulu. Hama ini melubangi daun.
Pengendalian :  Dengan melakukan penyemprotan insektisida Bayrusil 250 EC/Cymbush 50 EC dan konsentrasi 0.1-0.2 % serta menjaga kebersihan lingkungan dan

* Bercak daun. Bercak pada daun yang tidak beraturan berwarna abu-abu pada titik pusat.
Pengendalian : Dengan menyemprotkan fungisida Bayfidan 250 EC/Baycolar 300 EC dengan konsentrasi 0.1-0.2 % dan memotong bagian daun yang terserang penyakit dan.

* Kanker batang.  warna kulit batang & cabang berubah & mengeluarkan getah.
Pengendalian : Dengan menjaga kebersihan kebun, pemotongan tanaman yang sakit, penyemprotan fungisida Benlate untuk kanker batang, Cobox atau Cupravit bagi penyakit lainnya serta anda dapat memperbaiki drainase.

9. Penanganan Hasil

– Panen. Pemanenan harus dilakukan pada saat yang tepat yaitu pada waktu buah sudah masak. Warna ungu pada kulit manggis tanda apabila buah manggis sudah masak dan siap dipanen.
– Penanganan buah segar waktu panen buah tidak boleh terjatuh. Setelah panen buah yang rusak dengan yang baik perlu dipisahkan. Apabila buah mengeluarkan grtah kuning dari kulit buah maka buah tersebut bisa dikatakan rusak.

* Buah yang baik dikelompokkan atas dasar ukuran buah yakni :
Mutu super yakni berdiameter buah 6,5 cm.
Mutu I yakni berdiameter buah 5,5 – 6,5 cm.
Mutu II yakni berdiameter buah 5,5 cm.

Buah yang dipetik dengan tangkainya pada suhu kamar dapat bertahan 2-3 minggu.

10. Pengolahan Hasil

Buah manggis dapat juga diolah hasilnya melalui:
– Pengalengan buah manggis
– Pengolahan saus manggis.

UV Plastik 6% dan 14%
Plastik UV adalah plastik yang di design khusus untuk memproteksi sinar UV, Lim Corporation menyediakan Plastik UV (Ultraviolet) Protector, sebagai berikut :
– Plastik UV Lokal merk Hercules 6% dan 14% Uk. 3m x 100m x 200micron
– Plastik UV Import merk Vatan 14% Uk. 6m x 60m x 200micron dan Uk. 8m x 45m x 200micron.
Info harga sms/call: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564. Info selengkapnya silahkan klik saja DISINI
Update harga plastik UV greenhouse silahkan klik DISINI.
Sedangkan Cara pemesanan silahkan langsung hubungi kami:
SMS/Call/WA: 08123-258-4950 / 0877-0282-1277 / 0852-3392-5564
Phone/fax: 031-8830487
Email: limcorporation2009@gmail.com

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Tips & Trik Menanam Pohon Manggis Manis Dengan Tepat “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat:)…

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Merawat TOGA ( Tanaman Obat Obatan )

Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual.

  •  Cara perbanyakan bibit merupakan hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan budidaya tanaman obat. Perbanyakan bibit dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu perbanyakan secara generatif dan vegetatif.

* Perbanyakan generatif merupakan perbanyakan yang dilakukan dengan biji. Jika menggunakan cara ini maka biji yang akan disemai harusnya diperoleh dari tanaman induk yang sehat dan memiliki hasil optimal. Teknik penyemaian biji dapat dilakukan di bak persemaian atau polybag, dan selama disemai sebaiknya bak ditutup guna untuk melindungi bibit dari pengaruh lingkungan yang kurang baik bagi pertumbuhan.

Teknik persemaian juga harus memiliki drainase yang bagus. Hal ini bertujuan suapaya pada saat persemaian tidak tergenang air dan memiliki permukaan yang gembur sehingga dapat menampung air sisa resapan dari media pembibitan. Sebelum dipindahkan ke taman, penutup yang tadi digunakan saat persemaian dapat dibuka dengan cara bertahap agar bibit dapat beradaptasi dengan lingkungan. Kayu manis, cengkeh, dan belimbing wuluh ialah contoh tanaman obat kelurga yang diperbanyak dengan biji.

*Perbanyakan vegetatif dapat dilakukan secara alami ataupun buatan. Perbanyakan vegetatif alami dilakukan dengan tunas, rhizome, geragih, umbi batang, dan umbi lapis. Sedangkan perbanyakan vegetatif buatan dilakukan dengan cara stek, runduk, okulasi, menyambung, dan cangkok.

Keuntungan memperbanyak tanaman dengan cara vegetatif seperti ini ialah dapat memperoleh hasil yang sama dengan tanaman induk dan membutuhkan waktu produksi yang lebih sedikit. Disamping itu hasil dari tanaman perbanyakan vegetatif memiliki perakaran yang kurang kuat. sirih, brotowali, lada, belimbing wuluh, melati, kenanga, kayu manis, pala, dan mahkota dewa ialah contoh tanaman obat keluarga yang diperbanyak dengan teknik vegetatif.

* Pengolahan Tanah : Setiap jenis tanaman membutuhkan kondisi tanah tertentu untuk dapat tumbuh dengan optimal. Tanaman obat tidak harus ditanam di kebun atau pekarangan, tetapi dapat juga ditanam di polybag atau pot. Polybag ialah plastik berwarna hitam, putih, biru, dll. Ada beberapa lubang kecil pada polybag untuk sirkulasi air, polybag digunakan untuk bertanam sebagai pengganti pot, atau lebih sering digunakan untuk tempat pembenihan tanaman perkebunan (kelapa sawit, karet, jati, jabon, akasia, dll).

* Penanaman : Lubang dan alur tanam dibuat pada bedengan. Jarak lubang saat hendak ditanam sesuaikan dengan jenis tanaman dan kondisi tanah. Saat hendak menggali tanah untuk lubang tanam sebaiknya tanah terlebih dahulu telah dicampur dengan kompos atau pupuk kandang.

Baca Juga : Cara Menanam Pohon Kelapa Dengan Mudah

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemeliharaan tanaman obat antara lain :
1. Penyiraman : Penyiraman sebaiknya dilakukan setiap hari, saat pagi dan sore hari. Untuk sistem pembuangan air juga harus diperhatikan karena adabeberapa jenis tanaman obat tidak suka terhadap genangan air.
2.  Penyulaman : Penanaman kembali tanaman yang rusak, mati atau tumbuh tidak normal.
3.  Pemupukan : Dalam hal ini sebaiknya pupuk yang digunakan adalah pupuk organik, karena pupuk anorganik dikhawatirkan dapat menimbulkan pengaruh kurang baik bagi senyawa/kandungan berkhasiat obat pada tanaman obat.
4.  Penyiangan : Dilakukan agar tidak ada kompetisi antara tanaman budidaya dan gulma dalam mendapatkan hara dan cahaya matahari.
5.  Pembumbunan : Tujuan dilakukannya penumbunan adalah untuk menutup bagian tanaman di dalam tanah seperti rimpang, umbi atau akar, memperbaiki aerasi tanah dn memperkokoh tanaman.
6.  Pengendalian OPT : Dalam hal ini dapat dilakukan secara mekanis dan kimia. Pengendalian mekanis dilakukan dengan cara menangkap OPT dan membuang pada bagian tanaman yang terserang penyakit. Untuk pengendalian kimia disarankan dilakukan dengan penyemprotan pestisida alami.
7.  Panen dan Pascapanen : cara pengurusan setiap jenis tanaman obat ialah berbeda beda karna ada tanaman yang dapat dimanfaatkan seluruh bagian tanamannya ada pula yang dipanen hanya bagian tertentu saja. Oleh karna itu penanganan saat panen dan pascapanen harus diperhatikan dengan baik, agar tidak merusak kandungan zat berkhasiat pada obat tersebut. Hati-hati saat memanen tanaman obat daun karena mudah rusak. Umur panen dan bagian yang akan dipanen juga memengaruhi cara panen dan pengelolaan pasca panen.

*Daun : Pada pemanenan daun tanaman obat harus dilakukan dengan hati-hati karena daun memiliki tekstur mudah rusak. Umur petik daun setiap tanaman juga berbeda, ada yang dipanen saat daun masih muda, contohnya : kumis kucing dan teh. Ada juga tanaman yang dipanen saat daun sudah tua, contohnya : sirih dan mint. Supaya tidak hilang kandungan minyaknya anda harus segera mengolahnya saat daun juga masih segar dan saat memanen daun yang akan diambil minyak atsirinya anda harus melakukannya dengan hati-hati.
*Rimpang : Ketika warna daun rimpang mulai menguning dan mengering itu artinya rimpang dapat di panen. Tetapi rata rata rimpang baru dapat dipanen pada umur 8-12 bulan. Sesudah dipanen, rimpang dibersihkan dari kotoran, benda asing, serta rimpang busuk. Selanjutnya, rimpang disortir berdasarkan umur dan ukuran rimpang. Setelah disortir, rimpang dicuci dengan air. Sebelum dikeringkan, rimpang harus dipotong-potong terlebih dulu. Selama pengeringan seringkali ada kerusakan kimia dan pengeringan dapat dilakukan dengan sinar matahari, oven, atau blower.
*Biji : Mengandung tepung, protein, dan minyak. Kadar air dalam biji saat dipanen berbeda-beda tergantung pada umur panen tanaman obat tersebut. Makin lama umur biji maka makin rendah kadar airnya, dan untuk penyimpanan hindari tempat lembab.
*Akar : Akar mengandung banyak air, maka dari itu untuk proes pengeringan dilakukan secara perlahan-lahan untuk menghindari pembusukan dan fermentasi.

A. Daun Binahong – Sesak Nafas.
* Manfaat Lainnya :
– Mengobati penyakit kanker
– Mengobati sakit maag
– Mengobati luka
– Melancarkan haid
* Cara Konsumsi : Sediakan daun binahong sebanyak 7 helai Kemudian cuci daun binahong dengan air sampai bersih setelah itu, rebuslah daun binahong dengan menambahkan 2 gelas air putih tunggu hingga mendidih, dan jika sudah menididih diamkan beberapa saat sampai hangat, setelah hangat baru tuangkan kedalam gelas dan minum air rebusan daun binahong ini secara rutin dan teratur.

B. Pare – Obat asam urat.
* Manfaat Pare Lainnya :
– Mengurangi pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh
– Membantu program diet sehat
– Merawat kecantikan kulit
– Menghitamkan Rambut
* Cara Konsumsi : 1 buah pare mentah buang bijinya dan cuci sampai bersih, lalu potong kecil dan rebus dengan 2 gelas hingga menjadi 1 gelas lalu minum airnya sehari 1 kali.

C. Lidah Buaya – Ambeien.
* Manfaat Lidah Buaya lainnya :
– Menghaluskan dan melembabakan kulit
– Mengatasi radang kulit
– Penyubur rambut dan penghilang ketombe
– Menjaga kelembapan Rambut secara alami
* Cara Konsumsi : Setengah batang daun lidah buaya dibuang durinya lalu cuci sampai bersih, dan parut. Beri setengah (1/2) gelas air panas, kemudian peras dan tambahkan 2 sendok makan madu dalam keadaan hangat, minum 3 kali sehari.

D. Kunyit – Memperlancar dan mengurangi rasa nyeri saat haid.
* Manfaat Kunyit Lainnya :
– Mengurangi Resiko Leukimia
– Memperlambat penyebaran dan pertumbuhan tumor.
– Memperlancar sistem pencernaan.
– Mencegah Depresi
* Cara konsumsi : Rimpang kunyit yang dicuci (20g), lalu parut dan tambahi dengan air matang 100ml, lalu pperas dengan saringan kain kemudian airnya diminum 2 kali sehari.

E. Wijaya Kusuma – Mengobati nyeri lambung (gastritis).
* Manfaat Lainnya :
– Mengatasi radang tenggorokan
– Mengatasi muntah darah
– Mengobati pendarahan rahim
– Mencegah stroke
* Cara Konsumsi : Rebus bunga wijaya kusuma sebanyak 3-5 kuntum sampai mendidih, setelah mendidih sajikan dalam gelas dan minumlah 3 kali sehari untuk mendapatkan hasil yang anda inginkan.

F. Temulawak – Menghilangkan flek-flek hitam pada wajah.
* Manfaat Lainnya :
– Menambah Napsu Makan
– Memperlancar ASI pada wanita yang menyusui
– Mengobati penyakit hati atau penyakit liver
– Menurunkan kadar kolesterol dalam darah
* Cara konsumsi : Pilih temulawak yang sudah tua kemudian cuci sampai bersih, lalu iris temulawak dengan tipis dan jemur hingga kering. Jika sudah kering rebuslah temulawak tersebut dengan air segelas kemudian, minumlah ramuan tersebut ketika mau tidur, minum ramuan ini setiap hari selama beberapa waktu.

Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Tanaman Buah Kiwi

UV Plastik 6% dan 14%
Plastik UV adalah plastik yang di design khusus untuk memproteksi sinar UV, Lim Corporation menyediakan Plastik UV (Ultraviolet) Protector, sebagai berikut :
– Plastik UV Lokal merk Hercules 6% dan 14% Uk. 3m x 100m x 200micron
– Plastik UV Import merk Vatan 14% Uk. 6m x 60m x 200micron dan Uk. 8m x 45m x 200micron.
Info harga sms/call: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564. Info selengkapnya silahkan klik saja DISINI
Update harga plastik UV greenhouse silahkan klik DISINI.
Sedangkan Cara pemesanan silahkan langsung hubungi kami:
SMS/Call/WA: 08123-258-4950 / 0877-0282-1277 / 0852-3392-5564
Phone/fax: 031-8830487
Email: limcorporation2009@gmail.com

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Budidaya Mawar Dengan Benar

Bunga Mawar ialah tumbuhan semak dari genus Rosa dan nama bunga yang dihasilkan tanaman ini. Mawar liar yang terdiri lebih dari 100 spesies kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk. Pada umumnya bunga mawar merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya bisa mencapai 2 sampai 5 meter. Walaupun jarang ditemui, tinggi tanaman mawar yang merambat di tanaman lain bisa mencapai 20 meter. Tanaman ini memiliki warna kelopak bunga beraneka ragam mulai dari merah, ungu, hitam dan bahkan campuran beberapa warna. Disamping itu kelopak bunganya juga semakin variatif, dari yang berkuntum tunggal, ganda sampai yang bertumpuk.

Bunga mawar telah menyandang gelar dengan sebutan si “ Ratu Bunga ” karena hampir semua orang menyukai dan mengenal bunga mawar. Rosaceae adalah nama lain bunga mawar yang merupakan tanaman dari Ordo Rosanales.

** Cara Berkebun atau Menanam Bunga Mawar yang baik

Bunga mawar dapat tumbuh di daerah beriklim panas, medium bahkan dingin. Menanam bunga mawar sangatlah mudah karena bunga ini tidak memerlukan perawatan yang khusus.

Media tanam yang diperlukan adalah drainase/pengairan yang baik tanah humus dan tanah humus, dimana bunga ini kurang subur jika ditanam pada media yang terlalu gembur dan berpasir. Penyinaran matahari yang cukup akan membuat pohon ini rajin berbunga dan tumbuh subur. Melalui teknik stek, okulasi, cangkokan, membelah anakan dan biji, bunga mawar bisa diperbanyak. Cara paling praktis ialah teknik stek.

Selain memerlukan penyinaran matahari yang cukup,
Lakukan pemangkasan secara teratur agar muncul tunas baru dan tidak lupa untuk diberi pupuk perangsang bunga. Sebaiknya pemangkasan dilakukan pada waktu musim hujan karena akan membuat kuncup bunga yang baru bermunculan dan tunas akan segera tumbuh.

Baca Juga : Cara Mudah Budidaya Cabai Keriting

** Cara menanam Bunga Mawar di dalam Pot Bunga :

  •      Gunakan pot dari tanah liat, tembikar atau semen cor, jangan pot dari plastik sebab pot ini tidak berpori dan lembab sehingga akar mudah busuk dan kurang persediaan oksigen.
  •     Perbandingan Media tanam antara tanah adalah 1:1:1/4, pasir halus dan pupuk kandang. Bilamana anda cukup telaten, disyarankan untuk mengkukus dulu media tanam agar mikroorganisme pembusuk mati dan mawar terbebas dari penyakit.
  •     Potongan batu kecil atau batu bata sangat dibutuhkan di dasar pot agar kelebihan air siraman dapat segera keluar.
  •   Pemotongan akar dan penggantian media tanam setiap 1-2 tahun sekali agar tanaman tumbuh sehat dan subur. Bunga mawar ini dapat tumbuh hingga berumur diatas 10 tahun dan juga bisa berbunga sepanjang tahun bila anda merawatnya dengan kasih sayang.

** Cara Agar Bunga Mawar Potong Tahan Lama
Berikut ini adalah Tips untuk memperlama kesegaran bunga mawar yang sudah di potong  :

  •     Yang membuat bunga mawar cepat layu dan tidak dapat bertahan lama setelah pemotongan karena adanya bakteri pembusuk yang menempel pada tangkai bunga yang berkembangbiak dan menyumbat saluran vaskuler. Untuk membasmi bakteri ini kita perlu asam benzoate yang ditambahkan pada air agar bakteri mati dan pembusukan dapat diperlambat. boleh juga anda tambahkan 3 tetes cairan pemutih kain per 1 liter air.
  •  Dengan merendahkan air dengan pH ideal dengan menambahkan asam sitrat 200 mg per 1 liter air dapat menghindari dehidrasi. Bunga potong dapat menyesap air secara optimal dengan pH 3,5-4,5. Untuk memperpanjang kesegarannya bunga potong harus terpenuhi nutrisi yang didapat dari kapiler tetapi, anda juga bisa menambahkan 1 sdt gula pada 1 liter air penggenangan.
  •     Gunakan vas dari kaca, keramik atau plastik, jangan gunakan vas bunga yang berbahan logam karena logam mengandung ethylene dan biasanya bunga sensitif terhadap kandungan tersebut.

Anda perlu memotong pangkal batang menyorong sehingga didapatkan penampang batang lebih besar. Dengan cara ini maka batang potong lebih optimal untuk menyerap air.
Supaya supply makanan dapat terpenuhi Potong daun yang anda anggap tidak perlu.

** Khasiat bunga Mawar.

Bunga mawar memiliki khasiat sebagai obat alami.  Banyak restoran di bangkok yang menyuguhkan menu andalan dari bahan bunga ini. Bunga ini memiliki beberapa khasiat dan aman untuk dikonsumsi.  limonene dan geraniol ialah kandugan dari Bunga mawar yang berada pada minyak atsiri yang berfungsi sebagai antiseptik, pembunuh jamur candida albican penyebab keputihan dan menambah daya tahan tubuh. wangi bau bunga mawar juga kerap digunakan sebagai aromaterapi yang berguna untuk menenangkan dan juga meningkatkan mood.
Daun kelopak bunganya yang kering juga dapat untuk mengharumkan teh dengan cara mencampurkan  beberapa daun kelopak bunga mawar yang kering bersama rebusan teh kemudian di saring.

** Bunga mawar termasuk salah satu jenis bunga yang digunakan untuk lambang romantisme, atau melambangkan ungkapan rasa kasih sayang kepada seseorang.
Ciri-ciri bunga mawar umumnya bisa dilihat dari bentuk bunga yang punya mahkota dengan jumlah 5 helai dengan ragam warna. Bunga mawar memiliki batang yang berduri dan permukaan batangnya licin. Warna dari bunga mawar juga sangat beragam. Warna pada setiap bunga mawar ternyata memiliki arti yang berbeda. Berikut ini arti bunga mawar berdasarkan warana bunganya.

Bunga Mawar Merah.
Arti bunga mawar merah menunjukkan ungkapan rasa cinta sejati, kesucian, kemurnian hati, dan keanggunan. seandainya bunga ini dikasihkan kepada seseorang yang kita cintai, maka dia akan yakin bahwasannya dia memang mecintai dirinya.

Bunga Mawar Merah Muda.
Arti bunga mawar merah muda menunjukkan kebahagiaan, rasa hormat, lembut, dan pujian kepada orang yang diberikan bunga ini. Apabila warna pink atau merah mudai ini bisa diartikan dengan uangkapan kekaguman, disamping itu warna pink atau merah muda yang lebih tua diartikan dengan rasa berterima kasih kepada seseorang.

Bunga Mawar Kuning.
Arti bunga mawar kuning menunjukkan rasa solidaritas yang tinggi, kekeluargaan, ceria, dan gembira. Bunga mawar dengan warna kuning sangat cocok untuk dijadikan hadiah kejutan kepada teman, sahabat, atau keluarga yang sangat kita cintai.

Bunga Mawar Putih.
Warna putih pada bunga mawar menunjukkan rasa cinta sejati, suci, kemurnian hati, dan anggun. Bunga mawar putih ini cocok diberi kepada sahabat karena warna putih ini melambangkan persahabatan sejati.

Baca Juga : Menarik! Berikut Tutorial Mudah Mencangkok Tanaman Jambu Biji

** Berikut Sedikit Tips Untuk Merawat Bunga Mawar :
– Tidak lupa berikan pupuk kandang atau pupuk buatan. Pemberian pupuk dikerjakan lewat cara disebar sampai rata dengan tanah supaya terserap sampai ke akarnya.
– Jika ada daun yang mulai kering, gunakan metode pemotongan serong menggunakan gunting khusus yang memiliki kualitas tajam.
– Hindari bunga mawar dari cahaya matahari langsung. upayakan menggunakan jaring atau penadah plastik putih diatas tempat anda menanam bunga mawar.

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Cara Budidaya Mawar Dengan Benar “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami.

Semoga Bermanfaat :)…

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mudah Budidaya Cabai Keriting

Tanaman Cabai merah dan cabai merah keriting biasanya ditanam dibawah 100 m di atas permukaan laut atau antara 700 dan 1.000 m di atas permukaan laut.

Syarat Tumbuh Tanaman cabai Keriting
Persyaratan yang baik untuk pertumbuhan optimal tanaman cabai keriting anta lain :

1. Iklim
Tanaman cabai keriting bisa ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi hingga ketinggian + 2.000 meter dpl. Iklim yang cocok untuk budidaya cabi yaitu iklim tropis yang bersuhu udara tidak terlalu dingin dan tidak terlalu lembab. Temperatur udara yang baik untuk tanaman cabai keriting dengan kisaran 24 – 27 derajat Celsius, dan untuk pembentukan buah dengan kisaran 16 – 23 derajat Celsius.

2. Tanah
Nyaris semua jenis tanah yang cocok untuk budidaya tanaman pertanian, cocok pula untuk tanaman cabai keriting. Untuk mendapatkan kualitas dan kuantitas hasil yang tinggi, cabai keriting menghendaki tanah yang subur, gembur, kaya akan organik, tidak mudah becek (menggenang), bebas cacing (nematoda) dan penyakit tular tanah. PH tanah yang ideal berkisar antara 5.5 – 6.8.

Baca Juga : Apa Itu Polybag dan Apa Saja Macamnya?

1. Persiapan Lahan dan Tanam
Tahapan pengolahan tanah dilakukan dengan cara sebagai berikut :
• Lahan dibersihkan dari sisa-sisa tanaman dan rumput liar.
• Pengapuran dilakukan jika tanah yang akan ditanami cabai keriting cendrung bersifat asam
• Tanah dicangkul atau dibajak sedalam 30 – 40 cm, kemudian biarkan tanah menjadikering selama 7 – 14 hari.
• Taburlah tanah yang telah di bajak dengan pupuk kandang (kotoran ayam, domba, kambing, sapi ataupun kompos) yang telah matang.
• Apabila tanah sudah kering kemudian dihaluskan dan dibentuk ala gulutan dengan ukuran lebar 110 – 120 cm, tinggi 40 – 50 cm, dan panjang disesuaikan dengan lahan.

2. Penyiapan Benih dan Penyemaianan
Pemilihan benih cabai keriting yang unggul sebaiknya dipilih dari mengambil cabai hasil panen atau di pasar. Apabila memilih mengambil benih lagsung dari hasil panen, maka pilihlah tanaman cabai yang subur, dan pilihlah cabai yang sudah masak dan besar. Kemudian belah dan ambilah bijinya lalu di jemur hingga kering.

Benih atau biji cabai yang sudah didapat kemudian disemai langsung pada gulutan. Campur media tanam dengan pupuk kandang matang halus, tanah halus, dan ditambah sedikit pupuk NPK yang dihaluskan serta Furadan untuk mencegah timbulnya hama dan penyakit. Cara penyemaian yaitu dengan ditabur dengan rata (jangan terlalu padat) pada gulutan yang sudah disiapkan, kemudian tutup dengan tanah tipis dan siram dengan air secukupnya. Penyiraman dilakukan dengan penyemprotan yang halus dan dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak gulutan.

Setelah benih cabai keriting di semai, untuk melindungi dari gangguan binatang atau pun cuaca buruk maka tutup gulutan dengan sungkup yang terbuat dari bilah bambu yang dilengkungkan diatas gulutan membentuk seperti tunel atau terowongan, dengan atap plastik transparan. Untuk melakukan pemeliharaan persemaian perlu penyemprotan pupuk daun pada dosis rendah 0,5 gr/liter air, saat tanaman muda berumur 10 – 15 hari dan penyiraman 1-3 hari sekali, serta penyemprotan pestisida pada konsentrasi setengah dari yang dianjurkan untuk mengendalikan serangan hama dan penyakit.

3. Pemasangan Plastik Mulsa
Sebelum menutupi gulutan dengan plastik mulsa, beri gulutan pupuk buatan (Urea, ZA, SP-36, KCL atau pupuk NPK) dengan cara disebar merata pada gulutan, setalah sudah untuk pemberian pupuk baru tutupi gulutan dengan plastik mulsa. Gulutan yang telah ditutup sebaiknya dibiarkan dulu selama kurang lebih 5 hari agar pupuk buatan larut dalam tanah dan tidak membahayakan benih cabai keriting yang akan ditanam. Pembuatan lubang tanam sesuai dengan jarak tanam yang telah ditetapkan yaitu kurang lebih ukuran 60 x 70 cm atau 70 x 70cm dan dilakukan setelah pemasangan plastik mulsa pada gulutan.

4. Penanaman Benih
Benih cabai keriting yang siap untuk ditanam ialah yang sudah berumur 17 – 23 hari atau berdaun 2 – 4 helai. Pilh dan tanamlah benih cabai yang sudah siap tanam dengan hati hati pada lubang yang telah disiapkan. Waktu tanam benih cabai yang cocok ialah pada saat sore hari ketika matahari mulai terbenam sehingga tidak terlalu terik yang bakal menyebabkan benih atau bibit cabai keriting menjadi layu. Setelah tertanam lakukan penyiraman.

5. Pemeliharaan Tanaman cabai Keriting.
Kegiatan pokok pemeliharaan tanaman meliputi :

a. Pemasangan Ajir (kayu atau bambu penopang)
Pemasangan ajir dilakukan pada tanaman yang berumur 1 bulan setelah tanam. Bertujuan untuk menyangang tanaman agar berdiri tegak dan tidak mudah roboh oleh hembusan angin.

b. Penyiraman (Pengairan)
Untuk penyiraman harus dilakukan secara rutin tiap hari, terutama pada musim kemarau. Ini dilakukan karna saat pertumbuhan awal cabai keriting perlu menyesuaikan diri terhadap lingkungan. Setelah tanaman tumbuh kuat dan perakarannya dalam, pengairan berikutnya dilakukan sesuai keadaan cuaca.

c. Perempelan Tunas dan Bunga Pertama
Perempelan tunas dilakukan pada tanaman cabai yang berumur antara 7 – 20 hari. Hal ini dilakukan bertujuan untuk merangsang pertumbuhan tunas-tunas dan percabangan diatasnya yang lebih banyak dan produktif serta menghasilkan buah yang lebat.

d. Pemupukan Tambahan (susulan)
Meskipun tanaman cabai keriting sudah di pupuk total pada saat pemasangan plastik mulsa, namun untuk menyuburkan pertumbuhan cabai yang sempurna maka bisa diberi pupuk tambahan. Jenis pupuk yang digunakan pada fase pertumbuhan vegetatif aktif (daun dan tunas) adalah pupuk daun yang kandungan Nitrogennya tinggi, sedangkan pada saat pertumbuhan bunga dan buah (generatif) menggunakan pupuk daun yang mengandung kalium tinggi dan ber unsur Phospor.

e. Pengendalian Hama dan Penyakit
Salah satu faktor penghambat peningkatan produksi cabai keriting adalah adanya serangan hama dan penyakit. Kerugian dari hasil produksi cabai keriting adalah karena adanya serangan hama dan penyakit busuk pada buah (Colletotrichum spp), bercak daun (Cercospora sp) dan cendawan tepung (Oidium sp.) yang mencapai kerugian berkisar antara 5% – 30%. Untuk trik pengendalian penyakit dan hama pada tanaman cabai keriting diajurkan penerapan pengendalian secara terpadu.

Baca Juga : 4 Langkah Jitu Menanam Tomat Hidroponik

Pengendalian Hama dan Penyakit secara Terpadu (PHPT) ini meliputi pengendalian kultur teknik, hayati (biologi), varietas yang tahan (resisten), cara kimiawi dan fisik dan mekanik.
Hama yang sering muncul pada tanaman cabai diantaranya seperti daun terlihat keriting dan menguning.

6. Pemanenan cabai Keriting
Di dataran rendah, kebanyakan cabai keriting mulai dipanen pada umur 75-80 hari setelah tanam. Panen cabai keriting sangat dipengaruhi oleh faktor jenis atau varietasnya, dan lingkungan tempat tanam. Panen berikutnya dilakukan selang 2-3 hari sekali. Sedangkan di dataran tinggi (pegunungan), panen perdana dapat dimulai pada umur 90-100 hari setelah tanam. Selanjutnya pemetikan buah dilakukan selang 6-10 hari sekali.

Untuk target ekspor, panen cabai keriting dipilih pada tingkat kemasakan 85% – 90% saat warna buah merah-kehitaman. Di dataran rendah, panen cabai keriting untuk tujuan ekspor dapat diatur 2 hari sekali sedangkan di dataran tinggi antara 4-6 hari sekali.

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Cara Mudah Budidaya Cabai Keriting “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat…
Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Apa Itu Plastik UV ?

  •  PLASTIK UV (Ultra Violet)

Plastik UV ialah plastik yang mengandung UV protektor dan memiliki fungsi untuk menghalangi masuknya sinar ultra violet yang bisa merugikan perkembangan tanaman. Plastik UV berwarna bening agak redup (buram), semakin tinggi kandungan UV protector pada plastik maka warna plastik makin gelap (buram). Umumnya plastik UV digunakan untuk atap greenhouse karna kandungan UV protektor 14%, sedangkan untuk penjemuran biji-bijian kandungan uv protectornya 6%.

  •  Fungsi Lain Plastik UV Green House

Penggunaan plastik UV kini makin meluas, tidak hanya untuk atap greenhouse tapi digunakan juga untuk alas penjemuran hasil panen, terutama biji-bijian (kopi, kakao, kedelai, dll). Malahan pengeringan krupuk (kerupuk) sekarang ini juga banyak yang memakai plastik UV. Hasil penjemuran (pengeringan) akan lebih cepat & kualitas lebih baik. Dan banyak pelanggan kami yang menggunakan plastik UV untuk peneduh kandang ternak.

Ukuran Plastik UV
1. Plastik UV Lokal merk HERCULES
– Ukuran plastik UV adalah 300cm x 100m x 0,20 (200 mikron)
– Netto sekitar 55-56 kg per roll
– Kandungan UV protektor 6% dan 14%
– Minimal order 3 roll

  • Plastik UV Ukuran Khusus

# Untuk plastik UV lokal merk HERCULES kami juga melayani pemesanan plastik UV ukuran khusus (custom). Lebar, panjang, dan kandungan UV protector tertentu sesuai kebutuhan. Minimal order untuk ukuran custom 1000 kg (1 ton).

2. Plastik UV Import merk VATAN
– Ukuran : 6m x 60m x 200mc, netto 73kg/roll
– Ukuran : 8m x 45m x 200mc, netto 74kg/roll
– Kandungan uv protektor 14%
– Minimal order 3 roll

  •  Berapa minimal Order Plastik UV (Ultra Violet)?

Untuk order plastik UV yang ready stock:
– jika dikirim ke ekspedisi minimal order 3 roll.
– jika ambil sendiri di kantor bisa beli 1 roll.
Untuk pemesanan plastik UV ukuran khusus (custom) minimal order 1000kg (1 ton) per ukuran.

Baca Juga : Cara Tepat Budidaya Cabe Di Green House

  •  Berapa Harga Plastik UV Greenhouse?

Update harga plastik UV greenhouse silahkan klik DISINI.
Sedangkan Cara pemesanan silahkan langsung hubungi kami:
SMS/Call/WA: 08123-258-4950 / 0877-0282-1277 / 0852-3392-5564
Phone/fax: 031-8830487
Email: limcorporation2009@gmail.com
* Kantor buka Senin – Sabtu pkl. 08.15-16.00 WIB, hari Minggu dan hari besar tutup.
# Dapatkan update info terbaru tentang Pertanian & Perkebunan? Silahkan klik DISINI

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Budidaya Kamboja Dengan Baik & Benar

Bunga Kamboja merupakan jenis tanaman hias yang asal usulnya dari dataran Afrika dan Amerika. Maka tak heran jika kamboja memang agak jarang di temukan di dataran Indonesia.

* Bunga kamboja memiliki beberapa varian jenis bunga, diantaranya :
1. Adenium Windmill
2. Adenium Swazicum
3. Adenium Waterfall
4. Adenium Obesum
5. Adenium Multiflorum
6. Adenium White Knight
7. Adenium Boehmianum

* Teknik Budidaya Bunga Kamboja.
Bunga kamboja bisa dijadikan tanaman hias apabila ditanam disekeliling rumah.
Tanaman bunga kamboja mampu hidup lama tanpa ketergantungan dengan air hujan sekalipun dan bunga kamboja dapat tumbuh liar di daerah gurun panas. Tidak heran apabila bunga kamboja disebut tumbuhan yang memiliki usia paling tua dikarenakan dapat menyimpan air lebih banyak di setiap bagian tubuhnya (akar, daun, batang, bungan dan buah). usianya bisa mencapai puluhan sampai ratusan tahun lamanya.

Baca Juga : Langkah Budidaya Ubi Jalar

* Ciri-ciri Bunga Kamboja.
– Tanaman kamboja ini memiliki wangi yang khas
– Memiliki warna yang dominan pada mahkota bunganya yaitu warna merah keunguan dan putih
– Tanaman kamboja bisa tumbuh tinggi hingga 6 meter
– Mempunyai batang utama sangat keras, namun kayu pada cabang-cabangnya tergolong lunak dan bergetah.
– Memiliki warna hijau pada daun dan berbentuk lonjong dengan ujung yang meruncing dan tanaman ini dapat tumbuh sepanjang tahun.

* Manfaat Bunga Kamboja.
Selain memiliki bunga yang indah,  tanaman ini juga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Beberapa penyakit yang dapat diobati dengan menggunakan tanaman ini, adalah : kaki pecah-pecah, kencing nanah, gigi berlubang, sakit disentri atau mencret, dan sakit bisul. 

* Tidak hanya itu kamboja masih memiliki manfaat lainnya yaitu :

sebagai antibiotik. Getah daun pada bunga kamboja memiliki beberapa kandungan seperti tanin, flavonoid, alkaloid, dan tripterpenoid.
Kandungan tersebut bersifat racun di dalam batang bunga kamboja. Racun tersebut dapat digunakan sebagai antibiotik dan mematikan kuman, asal digunakakan dengan dosis dan takaran yang tepat.
teh bunga kamboja. Bunga kamboja yang dicampur bersama teh dipercaya bisa memberikan manfaat yang baik bagi pencernaan.
pelengkap sayuran. Bunga kamboja yang digunakan sebagai pelengkap sayuran, dapat memberikan aroma lebih sedap, dan juga baik untuk efek terapi dan kesehatan.

* Perawatan Tanaman Kamboja
Anda bisa merawatnya dengan cara menanam di bawah intensitas sinar matahari langsung supaya bunganya dapat tumbuh dengan sempurna. Lalu anda dapat memangkas daunnya agar terlihat rapi. Pastikan untuk anda menghindarkan tanaman ini dari hama utama,  sejenis serangga atau tungau. Biasanya serangga tersebut bersarang di bawah daun. Selain itu, pastikan juga apakah tanaman kamboja sudah cukup air atau belum dengan melihat air yang keluar dari bawah pot. Jika sudah keluar, itu menandakan bahwa cadangan air yang tersimpan sudah sukup penuh.

Perkembangbiakan Bunga Kamboja
A. Biji.
proliferasi dengan biji merupakan cara untuk memperoleh jenis-jenis adenium baru. Bonggol yang mengembang menunjukkan adenium dari biji.

B.Sambung.
Cara yang paling banyak dipakai untuk memperbanyak adenium hibrida adalah dengan cara sambung/grafting. Batang bawah berketurunan pada biji yang bonggolnya bagus dengan batang atas dari jenis hibrida yang diharapkan. Bekas sambungan akan hilang setalah beberapa waktudan jadilah tanaman baru yang cantik.

Batang bawah dengan ukuran yang lebih besar juga bisa digunakan untuk menyambung disetiap cabangnya, Batang bawah yang dipilih untuk dijadikan sambungan umumnya berumur 9-12 bulan. Bonggol akan memberi pertumbuhan yang baik dan sehat bagi batang atas karna adanya vitamin sehingga cara sambung ini mempunyai tingkat kesuksesan tinggi. Teknik yang paling sering dipakai karena memiliki tingkat keberhasilan yang paling tinggi ialah teknik model v.

Dibutuhkan waktu 10 sampai 30 hari agar sambungan menyatu. Tidak lupa untuk melepas tali sambungan agar tidak menganggu penyerapan makanan ke batang atas. Setelah beberapa hari, cabang baru dapat muncul dari batang bawah, cabang ini sebaiknya dipangkas agar tidak mengganggu.

C. Stek.
Gampangnya terjadi pembusukan dan minimnya tingkat keberhasilan adalah kekurangan dari teknik stek kamboja namun cara ini sangat sering digunakan karena kemudahannya . Cara ini juga sulit untuk mendapatkan bonggol yang bagus, membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyerupai besar bonggol adenium yang berasal dari biji. Cara ini masih dilakukan untuk varietas-varietas yang murah dan memperbanyak jenis kamboja jepang (adenium varietas “singapore” ) yang notabene mandul teknik ini biasanya dilakukan. Jenis kamboja hibrida terkdang juga melakukan cara ini disaat darurat saja, yaitu dimana tidak ada batang bawah yang bagus padahal ada batang atas yang terlanjur dipotong.

Teknik ini sangat mudah untuk dilakukan, yakni dengan cara potong batang yang akan di-stek dan dipangkas daunnya. Setelah itu oleskan zat perangsang akar pada bekas potongan. Tananam bunga kamboja baru bisa ditancapkan pada media tanam yang sudah diangin-anginkan selama satu malam dan biarkan media sedikit lembab, tidak kering tidak pula basah. Setelah beberapa hari akar akan muncul sendiri dan diikuti dengan tumbuhnya tunas.

Baca Juga : Cara Menanam Jahe Merah Menggunakan Teknik Vertikultur Dalam Polybag

D. Cangkok.
Teknik mencangkok dilakukan untuk mengurangi kegagalan yang biasa terjadi dengan cara stek . Dengan teknik mencangkok, akar tentu akan tumbuh lebih dulu baru ditanam, sehingga tanaman dapat langsung menyerap unsur hara dari tanah. Namun diperlukan tenaga ekstra untuk melakukan pencangkokan, sehingga cara ini jarang dipakai.

Pertama kali harus dipilih batang yang sudah cukup tua karena batang yang muda sangat rentan patah dan sukar untuk dikupas kulitnya secara benar, batang yang sudah tua ditandai dengan warna coklat. Hal ini terjadi karena batangnya yang masih lunak dan sulit dicari letak kambiumnya sehingga pengupasan kulit bisa tanpa sengaja terlalu dalam.

Teknik mencangkok Bunga Kamboja sama halnya  dengan mencangkok tanaman lain yang berkambium pada umumnya. Kulit dikupas melingkar batang sampai terlihat kambiumnya, kambium tersebut lalu dihilangkan dengan cara dikerok sampai kambiumnya tidak bersisa. Kemudian bekas kupasan itu ditutup dengan media tanam. Media tersebut harus selalu lembab untuk memastikan akar akan tumbuh. Sesudah 2 bulan dari metode pencangkokan maka akan tumbuh akar yang cukup sehingga cangkokan siap dipindah menjadi tanaman tersendiri.  SELAMAT MENCOBA…

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Cara Budidaya Kamboja Dengan Baik & Benar “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat…

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mudah Merawaat Anggrek

Anggrek merupakan tanaman hias yang bunganya sangat indah. Anggrek sudah dikenal manusia sejak dari 200 tahun yang lalu tapi baru 50 tahun terakhir mulai dibudidayakan di Indonesia. Pusat tanaman anggrek di Eropa ialah Inggris, sedangkan di Asia ialah Muangthai. Di Indonesia, anggrek banyak berada di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera maupun di Irian Jaya.

  • Jenis bunga anggrek yang berada di Indonesia termasuk jenis yang indah diataranya yaitu:
    ^ Vanda tricolor (di Jawa Barat dan di Kaliurang)
    ^ Vandahookeriana (warnanya ungu berbintik-bintik berasal dari Sumatera)
    ^ Anggrek ralat (Dendrobium phalaenopsis), anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis), anggrek (Paphiopedilun praestans) dari Irian Jaya
    ^ Anggrek Paphiopedilun glaucophyllum yang berasal dari Jawa Tengah.

Baca Juga : Cara Jitu Memperoleh Bibit Mangga Unggul Dengan Mudah

  • Berdasarkan karakter hidupnya tananam hias anggrek dibedakan menjadi 3, yaitu :

Anggrek Ephytis merupakan jenis anggrek yang menumpang pada batang pohon lain namun tidak merusak atau merugikan yang ditumpangi. Bagian yang digunakan untuk melekat ialah akarnya, sedangkan akar yang fungsinya untuk mencarri makanan ialah akar udara.
Anggrek semi Ephytis merupakan jenis anggrek yang menempel dengan pohon atau tanaman lain tetapi tidak merusak yang ditumpangi, akar lekatnya berfungsi seperti akar udara yaitu untuk mencari makanan untuk berkembang.
Anggrek Terrestris ialah jenis anggrek yang hidup di atas tanah humus dan subur.

Untuk budidaya ataupun ingin bunga anggrek tersebut tumbuh dengan baik anda harus mengerti media atau tempat yang cocok dengan jenis anggrek itu sendiri. Budidaya menanam bunga anggrek tidak harus menggunakan pot, karena tanaman anggrek bisa menempel pada tanaman lain. Untuk lebih baiknya tentu akan lebih maksimal bila menggunakan pot tersendiri.

  • lokasi yang Bagus untuk Budidaya Tanaman Anggrek

Tidak hanya memperhatikan lokasi saja namun juga perlu memperhatikan media yang akan dipakai untuk penanaman anggrek. Pilihlah lokasi yang mempunyai intensitas matahari yang cukup baik, karena pertumbuhan tanaman anggrek sangat terpengaruh dengan intensitas sinar matahari yang didapat. Upayakan jika menyamakan jenis tumbuhan anggrek berdasarkan tingkat intensitas matahari yang didapat sehingga anggrek bisa tumbuh secara optimal.

  • Berdasarkan tingkat kebutuhan intensitas cahayanya anggrek terbagi menjadi tiga jenis, yaitu :

Jenis pertama tanaman anggrek yang harus terkena sinar matahari secara langsung. Tipe anggrek yang cocok untuk dibudidayakan pada tempat terbuka adalah anggrek Vanda, anggrek Arachnis dan anggrek Renanthera.

Jenis kedua ialah jenis anggrek yang bisa tumbuh dengan baik di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Tipe anggrek yang cocok untuk lingkungan ini adalah anggrek Ancedium, anggrek Dendrobium, atau anggrek Cattleya.
Untuk membudidayakan tanaman anggrek jenis kedua diatas anda harus memiliki tempat tertentu yang sudah dirancang sedemikian rupa agar bisa memaksimalkan pertumbuhan anggrek yang Anda tanam.

Jenis terakhir iala jenis tanaman anggrek yang tidak ingin terkena sinar matahari, sehingga Anda harus menempatkan tanaman ini di tempat yang teduh. Jika Anda mempunyai halaman rumah yang teduh, sebaiknya Anda menanam jenis Anggrek Paphiopedilum dan anggrek Phalaenopsis.

  • Perhatikan Ketinggian Pot Anggrek

Yang tidak kalah penting dalam berbudidaya tanaman anggrek ialah ketinggian lokasi untuk penanaman anggrek itu sendiri. Selain kondisi lingkungan ketinggian lokasi penanaman anggrek juga mempengaruhi pertumbuhan anggrek yang Anda budidayakan. Teknik menanam selanjutnya yaitu menanam anggrek berdasarkan ketinggian lokasi tanam. Ketinggian lokasi tanam anggrek terbagi menjadi tiga jenis.

Tinggal di lokasi dengan ketinggian 1001 m dpl sangat cocok untuk ditanami tanaman anggrek jenis cymbidium dan anggrek miltonia.
Jika Anda ingin membudidayakan anggrek jenis Dendrobium, Oncidium atau Cattleya Anda wajib menempatkan tanaman ini pada ketinggian 500 sampai 1000 m dpl.

Jenis ketiga adalah anggrek yang akan tumbuh secara optimal bila ditempatkan pada ketinggian 500 m dpl. Salah satu contoh tanaman anggrek yang berkembang pada ketinggian ini adalah anggrek jenis Vanda dan Arachnis. Selain ketinggian lokasi tanam Anda juga harus memperhatikan sirkulasi udara di tempat tersebut.

Tempat yang baik untuk pertumbuhan anggrek adalah tempat yang memiliki angin sepoi-sepoi. Hal lain yang harus diperhatikan yakni kelembaban udaranya agar tanaman anggrek bisa tumbuh subur dan menghasilkan bunga yang indah.

Sebelum menanam bunga anggrek pastikan anda memilih bibit yang mempunyai kualitas yang baik. Pilihlah bibit yang siap untuk dibudidayakan misal bibit yang sudah berusia 1 tahun dan sudah memiliki daun serta akar.Tanamlah bibit ke dalam plastik selama 3 bulan, sesudah 3 bulan pindahkan ke dalam pot kecil dengan diameter 6 cm sampai 12 cm. Berikanlah pupuk organik sewaktu metode pembibitan agar pertumbuhan anggrek maksimal. Setelah 3 bulan berada di pot kecil Anda bisa memindahkan anggrek ke dalam pot yang berukuran lebih besar.

  • Ingin anggrek memiliki perkembangan yang optimal dan memiliki warna bunga yang cerah ada beberapa tips yang bisa dilakukan.

* Akar bibit bunga anggrek

Setelah tiga bulan, umumnya akar akan mulai tumbuh dan seringkali sampai terangkat keluar dari tanah. Melihat keadaan ini mungkin Anda akan langsung memasukan kembali akar yang terangkat kedalam tanah. Akan tetapi, jangan lakukan hal itu, karena justru akan membahayakan tanaman anggrek yang Anda tanam. Sebaiknya yang perlu Anda lakukan yaitu seraya memindahkan tanaman tersebut ke dalam pot yang lebih besar.

* Batang bunga anggrek

Sebagian tanaman anggrek kadang memiliki batang yang tinggi. Untuk menjaga batang anggrek agar tidak mudah jatuh, Anda bisa menggunakan tiang untuk menyangga batang anggrek tersebut. Tiang penyangga ini untuk menegaskan bahwa batang anggrek tetap bisa berdiri tegak.

* Menempatkan pada suhu yang tepat

Anggrek akan berkembang dengan baik pada lokasi yang mempunyai suhu sekitar 14 derajat celcius hingga 36 derajat celcius. Jika anda ingin melihat tanaman anggrek anda menghasilkan bunga yang indah melebihi apa yang diharapankan maka anda harus menjaga suhu dengan teratur.

Baca Juga : Teknik Budidaya Durian Agar Cepat Berbuah

  • Cara memindahkan anggrek

Jangan memindahkan tanaman anggrek dengan asal asalan, sebelum mengambil bibit anggrek terlebih dahulu dan menyiapkan pot baru yang akan digunakan sebagai tempat baru untuk anggrek, jika pot baru sudah siap pindahkan tanaman anggrek tersebut.

Letak tanaman bunga anggrek pastikan benar dan tambahkan sedikit media tanam lain seperti pakis cincang.
Bagi Anda yang masih pemula dan ingin mencoba membudidayakan tanaman anggrek ini, cobalah untuk membudidayakan anggrek hitam atau anggrek bulan disekitar rumah Anda. Selamat mencoba cara menanam dan budidaya bunga anggrek.

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Cara Mudah Merawaat Anggrek “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat…

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment