Cara Menanam Tomat Cherry Di Dalam Pot

Berikut cara menanam tomat cherry di pot :

1. Taruhlah pot tanaman yang sudah dipersiapkan ditempat yang terkena cahaya matahari namun terlindungi dari angin yang kencang. Karena angin kencang dapat merusak dan merontokkan daun, mematahkan batang, menghancurkan bunga, bahkan dapat merontokkan buah. Tomat cherry tumbuh paling sempurna pada suhu antara 21,1 – 26,6 derajat Celcius.

2. Buatlah kandang tomat disekitar tanaman tomat yang masih muda. Kandang tomat bisa terbuat dari kawat dan harus memiliki ruang yang cukup antar kawat, supaya muat untuk tangan Anda.
Menanam tomat cherry di pot yang sudah dibuatkan kandang, memungkinkan tanaman untuk tumbuh secara alami tanpa harus dipangkas. Selain itu, kandang juga dapat menghindarkan tanaman dari predator seperti siput.

3. Siramlah tanaman tomat cherry setiap kali tanah terlihat mulai agak mengering. Tuangkan air di atas tanah hingga mengalir keluar dari bagian bawah pot. Dengan cara tersebut bukan daun yang dibasahi, melainkan tanah yang mendapatkan tambahan air. Daun yang basah dalam jangka waktu panjang dapat memicu busuknya daun dan tanaman jadi lebih mudah terpapar penyakit. Jika cuaca kering dan panas, tanaman mungkin perlu disirami setiap hari.

4. Berikan pupuk yang sudah larut dalam air sesegera mungkin setelah tanaman ditempatkan di dalam pot. Campur 2 sdm pupuk 5-10-5 ke dalam tiga liter air. Tuangkan campuran pupuk di tanah sekitar tanaman. Berikan pupuk lagi ketika tomat pertama kali muncul, kemudian dua minggu setelah tomat pertama matang, dan satu bulan setelah tomat pertama matang.

5. Panenlah tomat cherry ketika sudah matang dan kulitnya masih terasa kencang.

tomat-hidroponik

Tomat cherry jarang dibudidayakan di ladang konvensional. Tanaman ini lebih sering dibudidayakan di dalam Green House.

Jika Anda membutuhkan Plastik UV untuk Green House. Kami siap melayani pemesanan Plastik UV untuk Green House Anda. Untuk info pemesanan bisa hubungi kami langsung pada jam kerja ( 08.15 – 16.00 WIB ). Call/SMS di 087703463868 – 081230598686 – 081553451269/ 031-8830487

Yuk! baca juga 5 Tanaman Hias Yang Dapat Ditanam Didalam Greenhouse

Advertisements

5 Tanaman Hias Yang Dapat Ditanam Didalam Greenhouse

1. Palem Kuning (Chrysalidocarpus)
HL_80_300Tanaman hias yang satu ini memiliki batang dan dahan yang cenderung berwarna agak kekuningan, terutama apabila terkena sinar matahari. Tanaman ini berkembang biak dengan biji, tingginya pun bisa sampai 4 meter apabila ditanam di luar pot (bisa menggunakan polybag). Anda juga dapat menanam palem kuning didalam pot jika tidak ingin tumbuh terlalu tinggi dan Anda dapat meletakkannya di dalam ruangan untuk membersihkan udara kotor dan menyerap racun yang dapat berasal dari asap rokok.

 

 

 

2. Bunga Peace Lily
downloadBunga Peace Lily pada umumnya berwarna putih dan merah, daunnya pun panjang serta berwarna gelap. Bunga ini tidak membutuhkan terlalu banyak sinar matahari sehingga sangat cocok jika diletakkan di dalam greenhouse. Tetapi bunga ini sangat menyukai air. Bunga ini juga dapat menyerap polusi, akan lebih baik jika diletakkan agak jauh dari area yang terkena matahari atau jendela, karena hal tersebut dapat memperpanjang usianya agar lebih lama.

3. Pakis Boston (Pakis Pedang)
pakis-boston.-229x300Tanaman hias ini berasal dari Amerika, Meksiko, India Barat dan Afrika namun di Indonesia sendiri tanaman ini juga sangat mudah ditemukan.
Tanaman ini tidak tahan terhadap panas dan bisa menyimpan asupan air yang cukup banyak. Tanaman ini biasa ditanam langsung di tanah (bisa juga menggunakan polybag), di dalam pot ataupun digantung. Tanaman Pakis Boston juga dapat menyerap polusi udara dan membersihkan udara di dalam ruangan Anda.

 

 

4. Sirih Belanda (Devil’s Ivy)
tanaman2_thenewecologistSirih Belanda adalah tanaman hias yang biasanya diletakkan di dalam pot. Tanaman Sirih Belanda termasuk tanaman monokotil dan sangat menyukai air. Tanaman ini dapat menyerap berbagai macam racun dan polusi di dalam ruangan.

5. Sanseviera (Lidah Mertua)
lidah-mertua-2pcTanaman Lidah Mertua ini memiliki daun yang keras dan tegak, ujungnya meruncing. Tanaman ini sangat ampuh untuk menyerap polusi dan racun sehingga cocok diletakkan di dalam pot dan disimpan di dalam ruangan.

 

 

 

 

Baca juga artikel tentang Cara Membuat Kolam Ikan Di Lahan Pekarangan (Hemat Lahan)

Kami melayani pemesanan Plastik UV untuk Green House. Untuk info pemesanan bisa hubungi kami langsung pada jam kerja ( 08.15 – 16.00 WIB ). Call/SMS di 087703463868 – 081230598686 – 081553451269/ 031-8830487

Cara Membuat Kolam Ikan Di Lahan Pekarangan (Hemat Lahan)

Persiapan Kolam
Cara membuat kolam yaitu dengan membersihkan dan meratakan permukaan tanah terlebih dahulu, kemudian lapisi dengan jerami agar perubahan suhu kolam tidak berubah drastis. Kolam dibangun dengan menumpuk batako sebanyak 3 tingkatan (membentuk kotak) dan dilapisi terpal transparan (Plastik UV) sesuai dengan bentuk kolam (kotak). Supaya kuat untuk menahan air berikan batako diatas lipatan terakhir.

Untuk menjaga kwalitas air, maka bangunlah atap penutup kolam yang terbuat dari bambu dan terpal. Bangunan tersebut dimaksudkan untuk melindungi kolam dari air hujan yang dapat menyebabkan perubahan pada pH kolam secara drastis. Kolam dipasang instalasi aerasi sebanyak 4 titik di tiap kolam. Hal tersebut dilakukan supaya ketersediaan oksigen dalam kolam senantiasa tercukupi dengan padat tebar ikan yang tinggi. Selain itu kotoran ikan dan sisa pakan tetap melayang di badan air dan tidak mengendap didasar kolam.

gb29

Kolam yang telah terbentuk di isi air sebanyak 1/3 bagian dan direndam dengan kotoran ayam yang dimasukkan ke dalam karung sebagai media pupuk selama 2 hari. Setelahnya kotoran tersebut dipindahkan dan air kolam di diamkan dibawah sinar matahari supaya terkena sinar matahari selama 4 hari hingga air kolam berubah warna menjadi warna hijau. Setelah warna air tersebut berubah menjadi hijau, maka air kolam ditambahkan sebanyak 2/3 bagian.

Kami melayani pemesanan Plastik UV untuk Green House / Kolam Ikan. Untuk info pemesanan bisa hubungi kami langsung call/sms di 087703463868 – 081230598686 – 081553451269/ 031-8830487

Plastik UV Green House 1

Yuk mengetahui lebih dalam tentang plastik UV dengan klik → Mengetahui Lebih Dalam Plastik UV (UltraViolet)

 

Cara Merawat Tanaman Hias

Tanaman hias banyak disukai oleh kaum hawa, karena keindahan tanaman hias dapat memikat hati bagi siapapun yang memandangnya. Selain itu, tanaman juga berperan sebagai penghasil oksigen yang sangatlah diperlukan oleh manusia untuk bernafas. Karenanya ada tanaman hias selain memperindah tempat juga dapat membuat suatu tempat menjadi lebih sejuk serta tidak gersang.

Anthurium

Supaya tanaman hias bisa tumbuh dengan baik berikut panduan untuk merawat tanaman hias :

1. Penyiraman Tanaman Hias
Penyiraman dilakukan 2x sehari apabila cuaca sedang panas atau tergantung dari media tanamnya, bila masih basah, penyiraman dapat dilakukan cukup satu kali sehari bahkan juga bisa dua hari sekali.

2. Pemupukan Tanaman Hias
Pemupukan dikerjakan denganteratur memakai NPK seimbang (16-16-16) dengan dosis 2 gr per liter air (1/2 sendok teh), Pupuk dicampurkan dalam air serta disiramkan ke tanaman (jangan sampai berkenaan dengan daun) setiap 2 minggu sekali. Satu liter air bisa untuk 4-5 tanaman tergantung dari besarnya pot.

3. Penyimpanan Tanaman Hias
Anthurium menyukai tempat yang teduh atau di dalam ruangan atau seperti di teras rumah, karena hanya membutuhkan sedikit sinar. Bila diletakkan diluar ruangan harus di beri naungan seperti paranet / plastik UV.

4. Mengubah Pot dan Media Tanaman Hias
Penggantian Media sesuai dengan besarnya tanaman.
Media bisa berasal dari campuran sekam dan pupuk kandang (2 : 1) atau menggunakan pakis cacah.

5. Perbanyakan Tanaman Hias
Dapat dilakukan dengan biji. Atau langkah termudah yaitu dengan split anakan yang ada. Yang sebelumnya harus sudah disediakan media tanamnya.

Yuk Baca Juga Alasan Plastik UV Digunakan Untuk Atap Greenhouse