New !! Geomembran Sebagai Solusi Kelangkaan Garam Di Indonesia

belakangan ini masyarakat indonesia digemparkan atas pemberitahuan tentang kesukaran garam dibeberapa daerah. Hal ini menjadi tugas bagi dinas perikanan dan kelautan untuk meninjau daerah-daerah penghasil garam di Indonesia, salah satunya yaitu daerah probolinggo sebagai penghasil garam no.2 setelah Madura,di Jawa Timur. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Probolinggo, Dedy Isfandy mengatakan akan mengevaluasi kesukaran dan mahalnya harga garam. Salah satunya ialah untuk menambah lahan garam dengan sistem geo isolator.

Untuk Dedy, geo isolator adalah sebuah lahan garam geo isolator dengan mengenakan terpal. Yang berfungsi untuk mempersingkat proses pembuatan garam, dan memperbanyak hasil produksi. Dedy mengatakan, nantinya sistem geo isolator itu akan disebar di beberapa tempat pada kelompok tani garam di Kabupaten Probolinggo. Akan tetapi, Dedy tidak merinci ada berapa tambak garam yang akan di fasilaitasi sistem geo isolator itu. Dedy mengklarifikasi, menurunnya produksi garam di Kabupaten Probolinggo, karena gejala cuaca yang tidak mendukung, sehingga penghasil garam tidak menentu dan terpaksa petani harus memanen garamnya dengan usia dini.

Beralaskan kasus saat ini bahwa sentuhan teknologi sangat dibutuhkan untuk menambah produksi dan kualitas garam. merombak/merubah penyusunan lahan dari tradisional menjadi semi intensif dibutuhkan Untuk penambahan produksi , karena pada lahan tradisional umumnya terdiri dari :
kolam penampung air muda, kolam peminihan, meja kristalisasi sebaliknya kolam penampung air tua hanya ada disekitar meja kristalisasi yang berbentu parit. Lahan semi intensif memiliki beberapa kolam yang diantara lain ialah kolam penampung air tua,kolam penampungan air muda,kolam peminihan,kolam ulir dan meja kristalisasi. Lahan semi intensif lebih cepat mendapat air tua dengan penambahan kolam ulir, untuk menambah produksi garam perlu diluaskannya meja kristalisasi, hal ini dilakukan supaya tidak perlu khawatir lagi untuk kekurangan air tua karena pasokan air tua sudah tersedia di kolam penampung air tua.

Yang harus dilakukan pembudidaya garam untuk meningkatkan mutu garam ialah penjagan air tua yang akan dilepas ke meja kristalisasi dimana air tua yang akan dilepas harus mempunyai kepekatan 25° Be agar mendapat kristal garam yang baik yaitu kristal garam tersebut tidak mudah rapuh dengan waktu pemanenan minimal 10 hari.

Salah satu barang yang digunakan pada saat pengerjaan garam menggunakan teknik geo isolator adalah geomembran. Geomembran adalah produk HDPE ( high density polyethylene)/LDPE (low density polyethylene). Fungsi utamanya produk plastik geomembran adalah tahan air,geomembran berbentuk lembaran yang dipacking gulungan dengan ukuran bermacam-macam.

 

Segi terpenting dalam geomembran adalah pengolahan bahan polyethylen yang digunakan,ketebalan produk,kerekatan bahan kimia yang terkandung, ketahanan produk,dll. Geomembran ini sangat cocok digunakan untuk geoisolator pembuatan garam,pelapis tambak/kolam agar air tidak meresap kedalam tanah,kolam renang,kolam penampungan air,kolam balong pertamina,spillway,waduk bahkan geomembran dapat diaplikasikan dengan material lain yang berfungsi sebagai pengontrol aliran air atau limbah pabrik. Akan tetapi saat ini geomembran paling populer digunakan untuk tambak dan kolam penampung air. Kami berharap kedepanya geomembran bisa menjadi solusi untuk mengatasi kelangkaan garam di Indonesia. Adapun aplikasi geomembran diantaranya :
– Tempat pembuangan limbah industri
– Tempat pembuangan akhir sampah
– Kolam pengolahan air industri
– Penampungan air buangan
– Penampungan heap leach dan kolam tailing
– Floating cover
– Kolam buatan dan dekoratif
– Secodary containment
– Kontrol kadar air pada tanah ekspansif
– Lapis kedap pada danau
– Waduk agrikultur
– Terowongan
– Kontrol kadar air pada tanah ekspansif
– Kanal irigasi & drainase
– Lapis kedap pada tambak

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s