Cara Budidaya Kamboja Dengan Baik & Benar

Bunga Kamboja merupakan jenis tanaman hias yang asal usulnya dari dataran Afrika dan Amerika. Maka tak heran jika kamboja memang agak jarang di temukan di dataran Indonesia.

* Bunga kamboja memiliki beberapa varian jenis bunga, diantaranya :
1. Adenium Windmill
2. Adenium Swazicum
3. Adenium Waterfall
4. Adenium Obesum
5. Adenium Multiflorum
6. Adenium White Knight
7. Adenium Boehmianum

* Teknik Budidaya Bunga Kamboja.
Bunga kamboja bisa dijadikan tanaman hias apabila ditanam disekeliling rumah.
Tanaman bunga kamboja mampu hidup lama tanpa ketergantungan dengan air hujan sekalipun dan bunga kamboja dapat tumbuh liar di daerah gurun panas. Tidak heran apabila bunga kamboja disebut tumbuhan yang memiliki usia paling tua dikarenakan dapat menyimpan air lebih banyak di setiap bagian tubuhnya (akar, daun, batang, bungan dan buah). usianya bisa mencapai puluhan sampai ratusan tahun lamanya.

Baca Juga : Langkah Budidaya Ubi Jalar

* Ciri-ciri Bunga Kamboja.
– Tanaman kamboja ini memiliki wangi yang khas
– Memiliki warna yang dominan pada mahkota bunganya yaitu warna merah keunguan dan putih
– Tanaman kamboja bisa tumbuh tinggi hingga 6 meter
– Mempunyai batang utama sangat keras, namun kayu pada cabang-cabangnya tergolong lunak dan bergetah.
– Memiliki warna hijau pada daun dan berbentuk lonjong dengan ujung yang meruncing dan tanaman ini dapat tumbuh sepanjang tahun.

* Manfaat Bunga Kamboja.
Selain memiliki bunga yang indah,  tanaman ini juga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Beberapa penyakit yang dapat diobati dengan menggunakan tanaman ini, adalah : kaki pecah-pecah, kencing nanah, gigi berlubang, sakit disentri atau mencret, dan sakit bisul. 

* Tidak hanya itu kamboja masih memiliki manfaat lainnya yaitu :

sebagai antibiotik. Getah daun pada bunga kamboja memiliki beberapa kandungan seperti tanin, flavonoid, alkaloid, dan tripterpenoid.
Kandungan tersebut bersifat racun di dalam batang bunga kamboja. Racun tersebut dapat digunakan sebagai antibiotik dan mematikan kuman, asal digunakakan dengan dosis dan takaran yang tepat.
teh bunga kamboja. Bunga kamboja yang dicampur bersama teh dipercaya bisa memberikan manfaat yang baik bagi pencernaan.
pelengkap sayuran. Bunga kamboja yang digunakan sebagai pelengkap sayuran, dapat memberikan aroma lebih sedap, dan juga baik untuk efek terapi dan kesehatan.

* Perawatan Tanaman Kamboja
Anda bisa merawatnya dengan cara menanam di bawah intensitas sinar matahari langsung supaya bunganya dapat tumbuh dengan sempurna. Lalu anda dapat memangkas daunnya agar terlihat rapi. Pastikan untuk anda menghindarkan tanaman ini dari hama utama,  sejenis serangga atau tungau. Biasanya serangga tersebut bersarang di bawah daun. Selain itu, pastikan juga apakah tanaman kamboja sudah cukup air atau belum dengan melihat air yang keluar dari bawah pot. Jika sudah keluar, itu menandakan bahwa cadangan air yang tersimpan sudah sukup penuh.

Perkembangbiakan Bunga Kamboja
A. Biji.
proliferasi dengan biji merupakan cara untuk memperoleh jenis-jenis adenium baru. Bonggol yang mengembang menunjukkan adenium dari biji.

B.Sambung.
Cara yang paling banyak dipakai untuk memperbanyak adenium hibrida adalah dengan cara sambung/grafting. Batang bawah berketurunan pada biji yang bonggolnya bagus dengan batang atas dari jenis hibrida yang diharapkan. Bekas sambungan akan hilang setalah beberapa waktudan jadilah tanaman baru yang cantik.

Batang bawah dengan ukuran yang lebih besar juga bisa digunakan untuk menyambung disetiap cabangnya, Batang bawah yang dipilih untuk dijadikan sambungan umumnya berumur 9-12 bulan. Bonggol akan memberi pertumbuhan yang baik dan sehat bagi batang atas karna adanya vitamin sehingga cara sambung ini mempunyai tingkat kesuksesan tinggi. Teknik yang paling sering dipakai karena memiliki tingkat keberhasilan yang paling tinggi ialah teknik model v.

Dibutuhkan waktu 10 sampai 30 hari agar sambungan menyatu. Tidak lupa untuk melepas tali sambungan agar tidak menganggu penyerapan makanan ke batang atas. Setelah beberapa hari, cabang baru dapat muncul dari batang bawah, cabang ini sebaiknya dipangkas agar tidak mengganggu.

C. Stek.
Gampangnya terjadi pembusukan dan minimnya tingkat keberhasilan adalah kekurangan dari teknik stek kamboja namun cara ini sangat sering digunakan karena kemudahannya . Cara ini juga sulit untuk mendapatkan bonggol yang bagus, membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyerupai besar bonggol adenium yang berasal dari biji. Cara ini masih dilakukan untuk varietas-varietas yang murah dan memperbanyak jenis kamboja jepang (adenium varietas “singapore” ) yang notabene mandul teknik ini biasanya dilakukan. Jenis kamboja hibrida terkdang juga melakukan cara ini disaat darurat saja, yaitu dimana tidak ada batang bawah yang bagus padahal ada batang atas yang terlanjur dipotong.

Teknik ini sangat mudah untuk dilakukan, yakni dengan cara potong batang yang akan di-stek dan dipangkas daunnya. Setelah itu oleskan zat perangsang akar pada bekas potongan. Tananam bunga kamboja baru bisa ditancapkan pada media tanam yang sudah diangin-anginkan selama satu malam dan biarkan media sedikit lembab, tidak kering tidak pula basah. Setelah beberapa hari akar akan muncul sendiri dan diikuti dengan tumbuhnya tunas.

Baca Juga : Cara Menanam Jahe Merah Menggunakan Teknik Vertikultur Dalam Polybag

D. Cangkok.
Teknik mencangkok dilakukan untuk mengurangi kegagalan yang biasa terjadi dengan cara stek . Dengan teknik mencangkok, akar tentu akan tumbuh lebih dulu baru ditanam, sehingga tanaman dapat langsung menyerap unsur hara dari tanah. Namun diperlukan tenaga ekstra untuk melakukan pencangkokan, sehingga cara ini jarang dipakai.

Pertama kali harus dipilih batang yang sudah cukup tua karena batang yang muda sangat rentan patah dan sukar untuk dikupas kulitnya secara benar, batang yang sudah tua ditandai dengan warna coklat. Hal ini terjadi karena batangnya yang masih lunak dan sulit dicari letak kambiumnya sehingga pengupasan kulit bisa tanpa sengaja terlalu dalam.

Teknik mencangkok Bunga Kamboja sama halnya  dengan mencangkok tanaman lain yang berkambium pada umumnya. Kulit dikupas melingkar batang sampai terlihat kambiumnya, kambium tersebut lalu dihilangkan dengan cara dikerok sampai kambiumnya tidak bersisa. Kemudian bekas kupasan itu ditutup dengan media tanam. Media tersebut harus selalu lembab untuk memastikan akar akan tumbuh. Sesudah 2 bulan dari metode pencangkokan maka akan tumbuh akar yang cukup sehingga cangkokan siap dipindah menjadi tanaman tersendiri.  SELAMAT MENCOBA…

Demikian Pembahasan Artikel Tentang ” Cara Budidaya Kamboja Dengan Baik & Benar “. Terima kasih Telah Berkunjung Di Blog Kami. Semoga Bermanfaat…

Advertisements

About Lim Mulyono

Entrepreneur
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s