Cara Menanam Cabai Saat Musim Hujan

Menanam cabai di musim hujan memerlukan teknik budidaya dan perawatan yan cukup intensif dibandingkan jika menanam cabai pada musim kemarau. Menanam cabai pada musim hujan bukanlah musim yang ideal bagi budidaya cabai, sehingga biasanya menanam cabai pada musim hujan disebut sebagai bertanam cabai di luar musim (off season). Pada saat mengadakan pembudidayaan tanaman cabai di musim hujan anda akan menghadapi kendala cuaca yang tidak kondusif bagi tumbuh kembangnya tanaman cabai secara normal. Musim hujan ditandai dengan curah hujan yang tinggi dan kelembaban yang tinggi. Beberapa hal akan memicu berkembangnya organisme pengganggu tanaman baik hama maupun penyakit tanaman sehingga risiko kegagalan panennya menjadi lebih besar.

Walaupun demikian menanam cabai pada musim hujan mempunyai potensi untuk memperoleh keuntungan yang tinggi. Harga yang tinggi pada saat musim hujan menjadi incaran para petani. Penyebab kenaikan harga cabai di saat musim hujan ini disebabkan oleh stok cabai yang sangat menurun drastis, dikarenakan pada saat musim hujan hanya sedikit yang mengusahakan tanaman cabai karena risiko kegagalanya sangat besar.

Iklim
Curah hujan yang tinggi atau iklim yang basah tidak sesuai untuk pertumbuhan tanaman cabai. Pada keadaan tersebut tanaman akan mudah terserang penyakit, terutama yang disebabkan oleh cendawan, yang dapat menyebabkan bunga gugur dan buah membusuk. Curah hujan yang baik untuk pertumbuhan tanaman cabai merah adalah sekitar 600-1200 mm per tahun.

Baca Juga :
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

Sinar matahari sangat diperlukan sejak pertumbuhan bibit hingga tanaman berproduksi. Dengan begitu, tumbuhan cabai termasuk ke dalam kelompok tanaman C3 tidak menghendaki sinar matahari secara penuh. Tanaman dari kelompok C3 memiliki titik kompensasi cahaya rendah dan dibatasi oleh tingginya fotorespirasi. Oleh karena itu, peningkatan suhu dan intensitas cahaya matahari menyebabkan tanaman cabai merah tidak dapat tumbuh optimal.

Penggunaan Greenhouse
Penggunaan greenhouse (rumah naungan) merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi intensitas cahaya matahari yang tinggi. Pada fase bibit, semua jenis tanaman tidak tahan terhadap intensitas cahaya matahari penuh. Pada tanaman kelompok C3 termasuk tanaman cabai, naungan tidak hanya diperlukan pada fase bibit, tetapi diperlukan juga sepanjang siklus hidup tanaman tersebut. Dampak penggunaan naungan terhadap iklim mikro antara lain:

Intensitas cahaya matahari berkurang sebesar 30-40%
Aliran udara di sekitar tajuk berkurang
Kelembaban udara di sekitar tajuk lebih stabil (60-70%)
Laju evapotranspirasi berkurang
Terjadi keseimbangan antara ketersediaan air dengan tingkat transpirasi tanaman
Pada budidaya cabai merah, dapat membuat rumah naungan sederhana ialah bangunan yang terdiri atas rangka yang terbuat dari besi, kayu atau bambu dengan atap yang terbuat dari plastik UV. Struktur bangunan naungan harus dirancang sesuai dengan kondisi cuaca di Indonesia. Bahan plastik UV dapat memantulkan sinar matahri langsung yang mengarah ke rumah naungan yang dapat mengurangi intensitas cahaya pada tanaman cabai.

Misalnya, rumah naungan seluas 1000 m2 dengan ukuran 40m x 25m. Rumah nanungan dengan luasan lebih dari 1.000 m2, jika terjadi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang membahayakan dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Bangunan screenhouse merupakan bangunan semipermanen yang kerangkanya terbuat dari bambu.

Pemasangan
Tiang dasar menggunakan pasak untuk menyambungkan bambu satu sama lain sehingga tidak mudah goyang. Tiang terdiri dari tiang utama, tiang ke-2,ke-3, dan tiang ke-4, palang dada, palang dinding, atap 1 dan atap 2, juga bentangan siku-siku yang menjadikan bangunan tersebut kuat. Tinggi tiang utama adalah 6,5 meter, tiang kedua 5,5 meter, tiang ketiga 4,5 meter, tinggi tiang keempat 3,5 meter. Jarak antar tiang adalah 3,5 meter.

Pemasangan dinding untuk rumah naungan perlu diperhatikan hati-hati. Pembuatan dinding rumah naungan ditujukan untuk mengatur sirkulasi udara. Tidak menjadi masalah jika rumah naungan tidak mempunyai dinding, atau hanya membuat atap saja. Pembuatan dinding pada rumah naungan bisa mengakibatkan terperangkapnya hama/penyakit yang justru akan membawa dampak negatif bagi pertumbuhan tanaman cabai jika sanitasi dalam rumah naungan tidak terjaga dengan baik.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Advertisements

About Lim Mulyono

Entrepreneur
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s