Cara budidaya jambu air

a. Lokasi budidaya
Jambu air akan berkembang lebih baik apabila berada di ketinggian antara 5 – 500 meter
dari permukaan laut. Jika pohon di tanam di wilayah lebih tinggi hasilnya kurang optimal.
Atau setidaknya perlu perawatan yang lebih khusus agar produktivitasnya memuaskan.
Tanaman ini menghendaki pencahayaan matahari langsung dengan insentitas sektar 40-80
persen dalam sehari. Suhu yang ideal untuk pertumbuhanya berkisar 10 – 28°C dengan tigkat
kelembaban 50 – 80%.

b. Pembibitan
Perbanyakan tanaman jambu air bisa dilakukan dengan 2 cara, yakni cara generatif dan
vegetatif. Cara generatif adalah cara memperbanyak tanaman dengan biji. Cara ini
membutuhkan waktu yang panjang mulai dari perbanyakan, penanaman hingga tanaman berbuah
berbuah.
meskipun cara vegetatif ialah cara perbanyakan tanaman tidak dengan biji. Pada jambu air
bisa dilakukan dengan penyangkokan, okulasi dan penyetekan.
Budidaya jambu air yang menggunakan bibit vegetatif lebih cepat dalam berbuah. Hal ini
terjadi karena sejatinya pohon sudah memiliki umur. Berbeda dengan benih jambu air yang
memakai biji karena pertumbuhan pohon harus secara natural dan membutuhkan waktu lama
untuk bisa berbuah.
Pola penanaman jambu air dengan bibit vegetatif juga sangat direkomendaskan untuk budidaya
menggunakan pot atau polibag. Karena bibit vegetatif akan memiliki ukuran yang lebih
pendek namun sudah dapat berbuah.
Salah satu perbanyakan vegetatif yang populer adalah dengan cara cangkok. berikut beberapa
tipsnya:
Pilih induk yang berumur sekitar 10 – 15 tahun.
Pilh indukan yang memiliki kualitas tumbuh atau kesuburan bagus, jambu yang enak, dan
lebat.
Cabang yang akan dicangkok hendaknya memiliki fisik bagus dan tidak cacat.
Cangkok pada cabang dan biarkan hingga akar cukup panjang.
Jika akar sudah panjang, potong dibagian bawah cangkokan dan benih jambu air siap untuk di
tanam.
Penanaman bibit
Setelah mendapatkan bibit yang diinginkan, selanjutnya melakukan penanaman. Penanaman
bibit jambu air sebaiknya diatur dengan jarak sekitar 8 x 8 meter agar daun bisa lega dan
tidak saling tindih.
Setelah itu buatlah lubang yang ukuranya 60 x 60 x 60 cm, biarkan lubang terbuka selama 2
– 3 hari bisa juga ditambahkan pupuk kandang sebagai pupuk dasarnya.
Setelah itu bibit tanaman siap dimasukkan ke dalamnya. Tutupi dengan tanah yang sudah
dicampur dengan pupuk kompos lalu siram. Proses penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi
atau sore hari, agar setelah ditanam pohon tidak langsung terkena sinar terik. Pohon perlu
penyesuaian agar tidak stres dengan lahan yang baru.
Ketika melakukan penanaman pada musim kemarau, lakukan penyiraman tiap pagi dan sore.
Sementara jika menanam pada musim penghujan perhatikan agar pohon tidak tergenang air
dalam waktu yang lama.
Pemupukan tanaman
Pemupukan ialah hal yang harus dilakukan pada budidaya jambu air agar tanaman bisa
berkembang dengan baik dan meghasilkan buah yang lebat. Pemupukan jambu air dimulai dari
pertama tanam, yakni mencampurkan pupuk kompos saat penanaman bibit seperti penjelasan di
atas.
sesudahnya pemupukan awal, kemudian pohon jambu air dapat menerima pupuk 3 bulan sekali
atau paling sedikit 2 kali dalam setahun. Pengairan perlu di perhatikan agar tidak
tergenang saat musim hujan dan tidak kekeringan saat musim kemarau tiba. Cara pemupukan
jambu air ialah dengan menaruh pupuk pada jarak sekitar 1 meter dari pohon. Buatlah sebuah
lubang dan masukan pupuk di lubang tersebut.
Masalah gulma dan rumput liar juga penting untuk di pantau agar pohon tidak terganggu
pertumbuhanya karena gulma-gulma. Perhatkan pula masalah hama dan penyakit yang mungkin
menyerang. Apabila pohon terkena hama atau penyakit maka berikan penanganan secepatnya.
Pemangkasan cabang
Untuk mendapatkan buah yang lebat dan maksimal maka perlu dilakukan pemotongan pada cabang
atau dahan-dahan jambu air. Pemotongan ini dilakukan agar tajuk baru bisa terbentuk
sehingga mendapatkan kanopi yang sempurna.
Kanopi dan cabang yang mempuyai kekuatan berbuah lebih banyak sehingga pada saatnya
berbuah, pohon akan mempunyai banyak ranting yang berbuah.
Selain itu, pemotongan juga dilakukan untuk mengurangi pohon jambu air yang terlalu
rimbun. Pohon yang sangat rimbun yang memiliki banyak cabang yang tidak berbuah dan yang
kurang terkena cahaya matahari, lebih baik dipotong saja agar cabang-cabang yang
berpontensi berbuah bagus bisa tumbuh maksimal.
Pemanenan
Saat jambu air sudah mulai berbunga, salah satu hama yang banyak menyerang adalah lalat
buah. Lalat buah ini selalu menyerang bunga yang berumur sekitar 15 hari dan akan membuat
bunga menjadi gugur atau buah jambu air menjadi busuk.
Untuk mengatasi serangan bunga jambu dari hama lalat buah, maka bunga perlu dilakukan
pembungkusan. Jika ternyata bunga sudah terserang hama lalat, maka penanganan lah yang
perlu dilakukan. Penyelesaianya dapat dibuat dengan memberikan fungisida serta insektisida
dengan dosisi secukupnya.
Jambu air biasanya akan berbuah 2 kali dalam setahun, yakni pada kisaran bulan Juni-
Agustus dan November-Desember. Panen dapat dilakukan jika buah sudah matang. Matangnya
jambu air biasanya ditandai dengan ukuran yang besar (sesuai varietas), berubah dari hijau
menjadi kemerah-merahan (tergantung varietas).
Prose pemanenan dilakukan beberapa kali dengan cara petik pilih. Hal ini dibuat karena
jambu air tidak matang secara bersama-sama sehingga panenya hanya dilakukan pada jambu air
yang sudah matang. Untuk menjaga agar jambu air bisa tetap segar sedkit lebih lama maka
lakukan penyimpanan pada lemari pendingin.

Advertisements

About Lim Mulyono

Entrepreneur
This entry was posted in Apa Itu Plastik UV Green House?, Penggunaan Plastik UV Pada Rumah Bibit, Plastik UV, Uncategorized and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s