Manfaat Daun Suji, Tanaman Yang Bisa Ditanam Di Greenhouse

Dracaena Angustifolia atau yang kerap disapa daun suji merupakan tumbuhan perdu tahunan yang bagian daunnya sering dimanfaatkan masyarakat sebagai pewarna makanan alami berwarna hijau. Warna daun hijau yang dihasilkan oleh daun suji lebih pekat dan hijau dibandingkan daun pandan.

Membedakan daun suji ini cukup mudah, jika Anda menemukan daun yang mirip dengan daun pandan dengan ciri-ciri:

  • Bau yang harum seperti pandan
  • Memiliki rasa pahit
  • Terasa dingin layaknya daun mint
  • Daunnya nampak lebih kecil dibandingkan daun pandan.

Selain sebagai pewarna makanan, daun suji juga bisa ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman hias dan juga ia disenangi karena aromanya yang harum. Bunga dari tumbuhan ini memiliki warna kuning dan kadang berwarna ungu.

Daun suji juga dikenal sebagai obat tradisional dari Asia Timur yang dipercaya menyembuhkan penyakit leukemia.

sujii lagii

Bertikut Kandungan Daun Suji :

1. Saponin

Saponin adalah senyawa jenis glikosida yang sangat banyak ditemukan pada tumbuhan-tumbuhan hijau, termasuk tumbuhan suji, khususnya di daunnya. Saponin ini memiliki ciri berupa buih yang jika dikocok akan membentuk buih yang tahan lama. Saponin memiliki rasa yang pahit jika dikonsumsi. Saponin ini bisa jadi sebuah racun bagi hewan berdarah dingin seperti ikan, namun ia tidak beracun pada manusia. Ia juga memiliki efek anti jamur, dan juga sering digunakan sebagai bahan baku dalam proses biosintesis obat antiradang atau kortikosteroid.

2. Tanin

Daun suji juga mengandung tanin yang merupakan senyawa fenol. Tanin memiliki sifat yang mudah larut dalam air karena tanin mengandung fenol, ia dapat mengikat logam berat, serta bersifat anti jamur.

Tanin memiliki manfaat yang baik dalam anti septik pada jaringan luka, misalnya luka bakar, karena tanin mampu mengendapkan protein. Ia juga mampu menetralkan keracunan alkaloid dengan mengeluarkan asam tamak yang tidak larut air.

3. Polifenol

Polifenol adalah senyawa yang sudah dikenal dalam bidang kesehatan. Bahan yang juga berasal dari daun suji ini memiliki sifat antioksidan tinggi. Flavonoid adalah senyawa polifenol yang sangat populer digunakan sekarang. Senyawa yang dikenal sebagai pembawa warna hijau pada tumbuhan dan buah-buahan ini memiliki efek yang sangat baik bagi kesehatan.

Baca Juga :
Greenhouse Tempat Budidaya Paprika Hidroponik
Budidaya Paprika Hidroponik
Aeroponik, Teknik Unik Ramah Lingkungan
Unik! Buidaya Cabai Rainbow “Pedas”nya Kecantikan Cabai

Polifenol menunjukkan aktivitas antioksidan yang mampu menyeimbangkan kesehatan tubuh dengan mengeluarkan racun yang terakumulasi di dalam tubuh.

4. Alkaloid

Alkaloid adalah senyawa basa yang terdapat pada tumbuhan hijau, termasuk daun suji. Alkaloid ini sudah dikenal sebagai obat dari berbagai penyakit karena sifatnya sebagai sedatif, antispasmodik, antihelmentik, analgesik, antimalaria, antibiotik, emetik ekspektorn, antipiretik, relaksan otot, antihipertensi, bronkodilator, simpatomemetik, insektisida, dan antiradang.

Manfaat daun suji untuk kesehatan adalah dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit ringan hingga berat. Jika Anda ingin memanfaatkan daun suji sebagai penyembuh penyakit, olahlah daun suji dengan cara:

  • Ambil beberapa helai daun suji yang segar dan cuci hingga bersih
  • Rebus air ke dalam panci kira-kira 3-4 gelas hingga mendidih.
  • Masukkan daun suji ke dalam air mendidih.
  • Tunggu rebusan daun suji tersebut hingga airnya berkurang hingga 1 gelas.
  • Dinginkan air hasil rebusan daun suji.
  • Campurkan dengan madu agar rasanya tidak begitu pahit.
  • Minumlah air rebusan daun suji tersebut paling tidak 1 hingga 2 kali per hari.

Penyakit-penyakit yang bisa disembuhkan daun suji :

1. Batuk

Dari batuk kering hingga batuk berdahak, daun suji mampu meredakan batuk tersebut. Cukup konsumsi air rebusan daun suji dua kali sehari sebelum tidur malam hari, dan setelah bangun pagi. Ini karena daun suji mengandung alkaloid yang bersifat antiradang dan pelega tenggorokan.
2. Leukemia

Leukemia atau juga sering disebut sebagai kanker darah adalah penyakit yang sangat sulit untuk disembuhkan. Penyakit ini sering menyerang anak-anak. Dengan rutin minum air rebusan daun suji, maka penyakit leukemia dapat dicegah karena kandungan daun suji tersebut bersifat sebagai antioksidan.

3. Penawar racun

Alkaloid dalalm daun suji adalah zat yang sangat baik dalam menawarkan racun di dalam tubuh. oleh karena itu jika Anda salah makan yang menyebabkan sering muntah dan mual, silakan minum air rebusan daun suji sebagai penawaran pertamanya.

sujii

4. Menangkal radikal bebas

Radikal bebas biasa ditemukan pada polusi udara. Efek dari radikal bebas ini cukup berbahaya bagi kesehatan misalnya penyakit kanker paru sebagai akibat terlalu sering menghirup radikal bebas di udara. Untuk mencegah radikal bebas ini masuk ke dalam tubuh, konsumsilah daun salam karena sifatnya yang tinggi antioksidan.

5. Mengobati sesak napas

Sesak napas adalah salah satu gejala dari penyakit asma. Sesak napas ini diakibatkan karena paru-paru yang terpapar oleh polusi udara. Kembali ke daun suji, konsumsilah daun suji untuk meredakan sesak napas karena daun suji juga memiliki sifat bronkodilator yang mampu meredakan spasme bronkus sehingga bernapas kembali lega.

6. Kesehatan kulit

Daun suji tidak hanya dapat diminum saja, namun ia juga bisa digunakan menjadi masker dan lulur untuk peremajaan kulit. Kandungan daun suji seperti folifenol dan flavonoid bersifat memberikan kelembababan kulit dan mengurangi minyak berlebih pada wajah.

Anda bisa gunakan daun suji sebagai masker dengan cara menumbuknya menjadi halus atau boleh juga di-blender hingga lembut. Langsung aplikasikan ke wajah Anda, boleh dicampurkan dengan putih telur, madu, dan bahan lainnya yang dirasa perlu.

7. Pembersih Mulut

Bau mulut merupakan suatu masalah mulut yang pastinya akan membuat seseorang menjadi risih. Bau mulut ini terjadi karena banyaknnya bakteri dalam mulut yang tak terkontrol. Oleh karena itu, silakan berkumur-kumur dengan air hasil rebusan daun suji karena daun suji juga memiliki sifat sebagai antibakteri.

8. Mengobati masalah pencernaan

Susah buang air besar dan sembelit adalah masalah kesehatan yang sering dialami. Kandungan daun suji yang bermanfaat untuk mengobati masalah pencernaan ini adalah tannin. Tanin akan melancarkan buang air besar dengan cara meningkatkan pergerakan usus sehingga pencernaan kembali sehat.

ini sujii

9. Meredakan nyeri haid

Nyeri haid biasanya dialami oleh wanita menjelang haid. Nyeri biasanya dirasakan pada bagian perut bagian bawah. Untuk meredakan nyeri haid ini cukup mudah. Manfaatkan daun suji untuk meredakannya karena daun suji memiliki sifat analgesik yang mampu meredakan nyeri ringan seperti nyeri haid.

10. Menurunkan kolesterol dalam darah

Banyaknya makan makanan yang mengandung kolesterol tinggi akan meningkatkan kadar kolesterol di dalam darah. Banyak sekali penyakit yang disebabkan oleh kolesterol yang menumpuk di dalam darah seperti penyakit jantung, stroke, dan hipertensi. Ada kandungan saponin di dalam daun suji yang mampu menurunkan kadar kolesterol di dalam darah.

Selain itu, sifanya sebagai radikal bebas maka atherosclerosis atau penyakit menumpuknya kolesterol di dalam pembuluh darah bisa dikurangi dan dicegah oleh daun suji.

 

Advertisements

Aeroponik, Teknik Unik Ramah Lingkungan

Aeroponik berasal dari kata aero ialah udara dan ponus ialah daya. Jadi sederhananya sistem menanam menggunakan teknik aeroponik merupakan suatu cara bercocok tanam di udara tanpa melibatkan penggunaan tanah.

Sebenarnya kalau melihat proses yang sesungguhnya di lapangan, teknik aeroponik lebih tepatnya merupakan suatu tipe hidroponik (memberdayaakan air) karena air yang berisi larutan hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Akar tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan hara tersebut. Cara menyemprotkan air dan nutrisi diantaranya menggunakan irigasi sprinkler.

Cara Kerja Sistem Aeroponik
Terdapat tiga jenis sistem aeroponik;
1. Tekanan rendah (simpel),
2. Tekanan tinggi (menengah),
3. Sistem aeroponik komersial.

Sistem aeroponik simpel adalah sistem yang mudah untuk dipraktekkan. Tetapi tentu saja karena sederhana konsekuensinya tidak terlalu efektif. Teknik ini menggunakan air nutrisi yang disemprotkan dengan pompa kecil / jet untuk memberikan nutrisi ke tanaman.

kentang aeroponik

Sistem aeroponik tekanan tinggi ialah dengan cara memakai pompa yang tekananya tinggi dan yang mampu menyemprotkan larutan yang kaya nutrisi ke akar. Sistem ini sudah dirancang dengan perangkat untuk pemurnian udara/air, polimer khusus, dan metode sterilisasi hara.

Alat Bahan dan Media Tanam Aeroponik
Alat – alat yang digunakan dalam teknik aeroponik ini antara lain sebagai berikut :
1. Jaringan Irigasi Sprinkler
2. Jet Pump (pompa air)
3. Nozzle Sprinkler
4. Pipa Paralon/PVC
5. Pipa Etilen
6. Rokcwool
7. Styrofoam
8. Larutan Nutrisi
9. Bibit Tanaman

Baca Juga :
Greenhouse Tempat Budidaya Paprika Hidroponik
Budidaya Paprika Hidroponik
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Unik! Buidaya Cabai Rainbow “Pedas”nya Kecantikan Cabai

Cara menggunakan sistem aeroponik secara sederhana ialah sebagai berikut:
Styrofoam yang diberi lubang tanam dengan jarak sekitar 15 cm, dan di ganjal menggunakan rockwool untuk menaruh semaian sayuran yang nanti akan ditancapkan pada lubang tanam. Dibawah styrofoam terdapat alat bernama sprinkler yang mengeluarkan kabut larutan yang berisi nutrisi-nutrisi ke atas hingga mengenai akar diatas itu juga terdapat bagian akar tanaman akan tumbuh menjalar ke bawah.

aeroponik

Sprinkler dapat menyiram tanaman yang sesuai jadwal, dapat juga mendistribusi air di permukaan tanah secara terus-menerus selama produksi tanaman dan jumlah air yang sama dengan tenaga kerja rendah. Pengabutan bisa diatur secara otomatis, on – off bergantian memakai timer, asal durasi matinya (off) tidak lebih dari 15 menit karena dikhawatirkan tanaman akan menjadi layu. Larutan nutrisi yang melekat pada akar akan masih tetap ada dalam kisaran waktu 15 menit. Pancaran atau pengabutan juga dapat diberikan hanya pada waktu siang hari saja. Tetapi, sistem ini tidak dianjurkan karena kesempatan pemberian nutrisi pada tanaman menjadi kurang maksimal.

Keuntungan dari Sistem Aeroponik
Aeroponik merupakan kesempatan besar bagi petani yang tidak mempunyai media tanam tanah kosong, karena aeroponik tidak perlu menggunakan tanah, tetapi media tanamnya ialah styrofoam.

Sayuran yang ditanam menggunakan sistem aeroponik terbukti mempunyai kualitas yang sangat baik, segar, dan memiliki citarasa yang tinggi. Sayuran aeroponik dapat mengisi peluang kebutuhan tingkat masyarakat menengah ke atas.

Greenhouse Tempat Budidaya Paprika Hidroponik

PERSEMAIAN

Nyaris sama juga dengan komoditi yang lain, komoditi paprika dengan system hidroponik juga dikerjakan pembibitan terlebih dulu. Periode pembibitan awal dari system dari bercocok tanam yang begitu utama lantaran bakal memastikan sukses tidaknya tanaman pada saat produksi.

A. Persiapan

Fasilitas, alat, serta bahan yang perlu disiapkan yaitu Nursery, Tray semai/wadah, Benih (contoh benih paprika yang ada seperti spertacus F1, Goldflame F1, Kelvin F1), Media semai (Rockwool-Grodan/Sekam bakar, dan lain-lain), Thermometer serta Hygrometer, Pinset, Ruangan semai/almari semai serta Alat semprot (hand sprayer).

tomat-hidroponik

B. Aspek yang Memengaruhi

Terdapat banyak aspek yang memengaruhi kesuksesan dalam persemaian/pembibitan diantaranya kwalitas benih, type media yang dipakai, suhu serta kelembapan, intensitas sinar serta tehnis pembibitan.

A. Sanitasi Greenhouse

Aktivitas ini adalah aktivitas untuk bersihkan greenhouse dari rumput atau bekas tanaman yang lain, sampah serta benda-benda yang lain yg tidak dikehendaki.

B. Sterilisasi Greenhouse

Sterilisasi dikerjakan dengan maksud untuk bersihkan semua greenhouse dari mikroorganisme (telur/larva, virus, bakteri serta fungi) yang bisa merugikan tanaman.

PERSIAPAN TANAM

• Sebelumnya media diletakkan, terlebih dulu media dimasukkan dalam plastik slab atau     pot.
• Apabila memakai plastik slab, ukuran yang umum dipakai yaitu 100 x 25 cm apabila memakai polybag, ukurannya 35 x 40 cm
• Media yang umum dipakai yaitu sekam bakar, rockwool-grodan atau cocopeat.
• Plastik mulsa dipasang pada permukaan bedengan atau dibawa slab agar kar tanaman tak kerancuan/masuk dalam tanah.
• Lalu media itu diatur di dalam greenhouse sesuai sama jarak tanam yang dikehendaki (di Lembang standard antar bedengan ± 140 cm serta antar tanaman ± 50cm
• Buat lubang tanam dengan diameter ± 15 cm pada permukaan slab (bila memakai system slab)

paprika hidrrooponik

PENYIRAMAN DAN PEMUPUKAN

Pemupukan serta Penyiraman (fertigasi) pada budidaya system hidroponik biasanya dikerjakan dengan cara berbarengan. Tehnis fertigasi dapat dikerjakan dengan manual atau system irigasi tetes (drip irrigation sistem), namun yang paling baik untuk fertigasi yaitu dengan system irigasi tetes yang berkwalitas baik dengan hal tersebut fertigasi dapat rata, tenaga kerja tidaklah terlalu banyak, menghemat saat (kurun waktu singkat dapat menyiram tanaman dalam jumlah yang banyak)

Baca Juga :
Usaha Leci, Rasakan Manis Gurihnya Keuntungan!
Budidaya Paprika Hidroponik
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Unik! Buidaya Cabai Rainbow “Pedas”nya Kecantikan Cabai

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT

Mencegah serta pengendalian bisa dikerjakan lewat cara :
• Melindungi kebersihan, buang bekas tanaman/gulma jauh dari tempat greenhouse/masuk bak sampah serta dibakar.
• Sterilisasi greenhouse (pakai lysol, formalin, serta pestisida) ini mesti dikerjakan tiap-tiap awal musim tanam/sebelumnya tanam diawali.
• Menempatkan bak disenfeksi kaki untuk menghindar masuknya telur/larva hama serta patogen penyakit yang terbawa oleh alas kaki.
• Memakai varietas yang resisten
• Tanaman yang terkena penyakit (virus, bakteri) dimasukkan ke kantong/karung plastik lantas buang jauh dari tempat greenhouse/dibakar.
• Biologis, dengan memakai musuh alami (predator), namun langkah tersebut di Indonesia masihlah tidak sering dikerjakan.
• Pakai susu skim (kandungan protein minimum 35%) dengan konsentrasi 100 gr/1 liter airuntuk hindari terjadinya penularan virus ketika miwil (prunning)
• Kimiawi (pestisida), ini bakal jadi bagus bila pemakaiannya pas dalam penentuan type, konsentrasi serta volume semprot. Selain itu dapat memiliki dampak kurang baik bila dalam pemakaiannya salah. Untuk hindari terjadinya kekeliruan, membutuhkan pengetahuan tehnis serta alat (nozzle) kwalitas tinggi.
• Kerjakan pengendalian berbarengan dengan kebun di sekitar (kebun tetangga) agar ingindalian hama serta penyakit mungkin saja semakin lebih efisien
Satu hal butuh di perhatikan dampak pestisida pada kesehatan petani, customer, serta lingkungan. Untuk hindari hal itu mesti memakai pengaman seperti jas/baju semprot, sarung tangan, masker, kacamata serta pengaman yang lain.

Berikut Tanaman Yang Dapat Dikembang Biakan Dengan Menggunakan Greenhouse

1. Palem Kuning (Chrysalidocarpus)

palem kuning
Tanaman hias yang satu ini memiliki batang dan dahan yang cenderung berwarna agak kekuningan, terutama apabila terkena sinar matahari. Tanaman ini dapat berkembang biak dengan biji, tingginya pun bisa sampai 4 meter apabila ditanam di luar pot (bisa menggunakan polybag). Anda juga dapat menanam palem kuning didalam pot agar tidak terlalu tinggi dan meletakkannya di dalam ruangan untuk membersihkan udara kotor dan menyerap racun yang dapat berasal dari asap rokok.

2. Bunga Peace Lily

peace lilly
Tanaman ini umumnya berwarna merah dan putih, daunnya panjang dan berwarna gelap. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak sinar matahari sehingga sangat cocok diletakkan di dalam ruangan.
Tanaman ini sangat senang air dan dapat menyerap polusi di dalam rumah. Lebih baik diletakkan agak jauh dari area yang terkena matahari atau jendela, sehingga usianya dapat lebih lama.

3. Pakis Boston (Pakis Pedang)

pakiss
Tanaman hias ini berasal dari Amerika, Meksiko, India Barat dan Afrika namun sangat mudah ditemukan di Indonesia.
Tanaman ini tidak tahan panas dan bisa menyimpan asupan air yang cukup banyak. Tanaman ini biasa ditanam langsung di tanah, di dalam pot atau juga digantung. Ia dapat menyerap polusi udara dan membersihkan udara di dalam ruangan Anda.

4. Sirih Belanda (Devil’s Ivy)

sirih belanda
Sirih Belanda tanaman hias yang biasanya diletakkan di dalam pot. Ia adalah termasuk tanaman monokotil dan doyan air. Tanaman ini dapat menyerap aneka racun dan polusi di dalam ruangan, dan cocok diletakkan untuk Anda yang doyan merokok di rumah.

5. Sanseviera (Lidah Mertua)

lidah mertua
Tanaman hias ini memiliki daun yang keras, tegak dan ujungnya meruncing. Tanaman ini sangat ampuh menyerap polusi dan racun sehingga cocok diletakkan di dalam pot dan disimpan di dalam ruangan.
Tanaman hias pembersih udara di dalam ruangan di atas tadi sangat mudah ditemukan di sekeliling Anda dan umumnya harganya cenderung murah. Saya pribadi sudah menanam pohon 3-5 di rumah dan alhamdulillah ruangan lebih segar.

 



Kami CV. Lim Corporation menyediakan Plastik UV Untuk Atap Greenhouse dengan kandungan UV 6-12%. Kunjungi http://www.plastikuv123.com atau https://bit.ly/2qpgNi5

INFO Selengkapnya Hub :

  • 0852 3392 5564
  • 0877 0282 1277
  • 0812 3258 4950

 

Unik! Budidaya Cabai Rainbow “Pedas”nya Kecantikan Cabai

     Warnanya yang mencolok dan rasanya yang tidak terlalu pedas, membuat cabe rainbow atau yang dikenal dengan nama cabe pelangi kini mulai menjadi barang buruan kalangan penghobi tanaman cabe. Cabe yang memiliki varian warna lebih dari satu ini sedang menjadi tren terutama di dunia agribisnis tanaman hias.

     Media tanam Cabe Pelangi terbagi menjadi 2, yaitu dengan pot/polybag kecil dan media tanah. Jika menggunakan media tanah lansung jarak antar tanaman satu dengan yang lainnya yang ideal ialah 1 meter.

rainbow chili
Gunakan tanah humus agar pertumbuhan pohon optimal. Campurkan tanah humus dengan ampas teh dengan perbandingan 2:1 aduk hingga merata.
Sebelum tanah dituangkan ke dalam wadah usahakan wadah dalam kondisi kering, karena jika dalam kondisi basah tanah bisa tumbuh jamur dan terkontaminasi sehingga dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
Sebelum penyemaian, rendam dahulu biji cabe dengan cairan pupuk organik dengan takaran 1 tutup botol cairan organik ditambah dengan 4 liter air, biarkan selama 2 jam. Hal itu bertujuan sebagai perangsang agar cangkang cabe pecah dan mudah untuk berkecambah.

  1. Penyemaian Cabe Pelangi

    1. Buat lubang kecil sedalam 1 cm pada media tanam pot. Jika media tanam adalah tanah maka biji cabe hias diletakkan begitu saja lalu tutup dengan tanah kira-kira setengah cm.
    2. Letakkan persemaian di tempat teduh, usahakan tanah dalam kondisi tak banyak terlalu mengandung air.
    3. Setelah usia 1 minggu berikan pupuk organik dengan takaran 1 cangkir pupuk dicampur dengan 4 liter air dan diamkan selama 1 hari 1 malam.
    4. Siram masing-masing tanaman sampai basah menyeluruh, lakukan penyiraman setiap 1 atau 2 minggu sekali secara berkesinambungan.
    5. Hindari pemakaian wadah besi dalam penyiraman, karena bakteri baik yang terkandung dalam pupuk akan menempel pada besi.
    6. Setelah disemai dalam waktu 4 hari sampai 3 minggu cabe sudah mulai berkecambah.
    7. Pindahkan tanaman cabe ke tempat yang cukup tersinari matahari ketika cabai hias sudah tumbuh 4 helai daun. Namun hindari paparan sinar matahari yang begitu terik karena bibit bisa layu sehingga pertumbuhannya kurang optimal.
    8. Jika tanaman cabai sudah memiliki 4-6 helai daun maka dapat dipindahkan ke dalam pot yang lebih besar. Minimal diameter 25 cm, jika pot lebih besar akan lebih baik bagi pertumbuhan tanaman.
    9. Dalam memindahkan tanaman usahakan agar akar tanaman tidak rusak.

cabai indah
Cabai Rainbow
  1. Panen Dan Perawatan

    1. Tanaman cabe sudah berbuah dan bisa dipanen ketika sudah berumur 5 bulan
    2. Waktu memanen yang tepat ialah siang hari agar petani bisa lebih jeli membedakan mana cabe yang belum masak dan cabe yang sudah siap panen.
    3. Petik tiap ujung tangkai cabe dengan tangan langsung secara satu per satu agar cabe tak rusak.
    4. Untuk pembibitan, iris daging buah cabe ambil biji cabe menggunakan pinset lalu diamkan biji cabe dalam waktu satu hari dengan cara diangin-anginkan hingga kering. Hal itu dilakukan untuk menghindari tumbuhnya jamur yang menyebabkan kebusukan.
    5. Setelah kering, biji cabe sudah bisa dimasukkan ke dalam kemasan dan siap untuk dipasarkan.
    6. Pasca panen lakukan pemotongan pada bagian ranting atau daun yang sudah tua. -Daun tua memiliki ciri fisik berwarna hijau pekat dan bertekstur keras.
    7. Potong bagian ranting atau daun tua menggunakan gunting dengan posisi menyamping. Untuk mendapatkan hasil maskimal potong bagian ranting yang dekat dengan daun (sekitar lokasi pemotongan masih memiliki daun).
    8. Dalam 1 pohon bisa dilakukan lebih dari 1 kali pemotongan tergantung dengan jumlah daun tua.
    9. Daun tua atau ranting yang sudah dipotong akan tumbuh dan mengeluarkan bunga kembali dalam waktu 1 bulan.

Baca Juga :
Usaha Leci, Rasakan Manis Gurihnya Keuntungan!
Budidaya Paprika Hidroponik
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

 

  1. Mengatasi Hama

    1. Untuk mengatasi hama kutu daun bisa menggunakan aneka rempah-rempah yang bersifat hangat seperti jahe, cengkeh, sereh, merica, bawang putih dan bawang merah.
    2. Giling halus semua rempah dan campurkan dengan air, sebagai catatan warna air harus tetap keruh (karena jika terlalu banyak air, warna akan bening).
    3. Berikan putih telur sesuai takaran pembuatan, putih telur bertujuan sebagai perekat pupuk pada tanaman.
    4. Pemberiannya, saring racikan pupuk dan diamkan selama 3-4 hari dengan kondisi wadah tertutup rapat agar aroma rempah tak hilang.
    5. Semprotkan pupuk secara berkala pada bagian tanaman yang terkena hama kutu daun. Dalam waktu beberapa hari ke depan tanaman akan kembali pulih.
    6. Potong dan buang bagian ranting yang sudah terserang hama cukup parah. Semprotkan pupuk pada bagian yang dipotong sebagai sarana pembersihan dari     telur kutu daun agar tanaman dapat tumbuh subur kembali.

 

Sekian dari artikel ini, semoga bermanfaat.