10 Tips Komplit Langkah Budidaya Kelapa Dugan Kualitas Tinggi

Varietas

Tipe Dalam
Karakter dari penyerbukan silang tanaman mengakibatkan macam pada pohon/individu serta populasi yang cukup tinggi, berbunga pada 3-7 tahun sesudah tanam, batang berbonggol serta mempunyai kualitas kopra yang baik, serta batang hingga kelopak yang memiliki ukuran semakin besar. Kelapa dalam yang kerap ditanam yaitu type kelapa dalam Rubescens (Kelapa merah).

Tipe Genjah
Karakter tanaman tipe genjah umumnya menyerbuk sendiri (sekitaran 90%), buahnya banyak lantaran cepat berbunga, batang tak berbonggol serta ukuran batang ataupun buahnya lebih kecil di banding kelapa tipe dalam.

Tipe Hibrida
Tipe hibrida yang datang dari persilangan varietas kelapa dalam serta kelapa genjah. yang membuahkan beberapa karakter baik/unggul dari ke-2 tipe kelapa asal. Tempat yang pas untuk menanam bibit kelapa yaitu tanah berpasir, berabu gunung serta tanah liat dengan pH 5, 2 – 8. Pas di tanam di daerah yang lega, cahaya matahari yang cukup, curah hujan 1300-2300 mm / tahun. Bila daerah kering produksi buah bakal menyusut sebesar 50%, namun bila sangat lembab/basah bisa terserang penyakit, jamur serta hama.

Prasyarat Tumbuh

Iklim
1. Kelapa tumbuh baik pada daerah dengan curah hujan pada 1300-2300 mm/ tahun, bahkan juga hingga 3800 mm atau lebih, selama tanah memiliki drainase yang baik.
2. Kelapa suka pada cahaya matahari dengan lama penyinaran minimal 120 jam / bulan. sebagai sumber daya fotosintesis.
3. Kelapa begitu sensitif pada suhu rendah serta tumbuh terbaik pada suhu 20-27 derajat C. Pada suhu 15 derajat C, bakal berlangsung pergantian fisiologis tanaman kelapa.
4. Kelapa tumbuh baik pada rH bulanan rata-rata 70-80% minimal 65% rH hawa begitu rendah, namun apabila tanaman rH sangat tinggi menyebabkan hama serta penyakit.

Ketinggian Tempat
1. Tanaman kelapa tumbuh baik didaerah dataran rendah dengan Ketinggian yang maksimal 0-450 m dpl. Pada ketinggian 450-1000 m dpl saat berbuah terlambat, serta kandungan minyaknya rendah.

Media Tanam
Tanaman kelapa tumbuh pada beragam tipe tanah seperti aluvial, laterit, vulkanik, pasir, tanah liat atau tanah berbatu, namun yang paling baik pada tanah aluvial. Kelapa bisa berkembang pada pH 5-8, optimum pada pH 5. 5-6, 5. Pada tanah dengan pH diatas 7, 5 serta tak ada keseimbangan nutrisi, kerap tunjukkan tanda-tanda defisiensi besi serta mangan.

Kelapa memerlukan tanah pada keadaan kalau saat ada kandungan air tanah sama juga dengan supply air ditambah curah hujan sepanjang bulan. pertama atau sama juga dengan potensi evapotranspirasi, air tanah ada. Neraca air tanah di pengaruhi oleh karakter fisik tanah, kandungan bahan organik serta terlebih kondisi penutup tanah. Relung atau kedalaman tanah yang dikehendaki minimum 80-100 cm.

Tanaman kelapa memerlukan tempat yang datar (0-3%). Pada tingkat kemiringan tempat yang lebih tinggi (3-50%) mesti di buat teras untuk menghindar degradasi tanah akibat erosi, menjaga kesuburan tanah serta melakukan perbaikan tanah.

degannnnnnn

Langkah Budidaya

Pembibitan

Kriteria Benih
Kriteria pohon induk berusia 20-40 tahun, produksi tinggi 80-120 butir/pohon/tahun. terus-terusan dengan tingkat tinggi kopra 25 kg/pohon/tahun, batang yang kuat serta lurus dengan sperical berupa mahkota bola atau semisperical, daun serta batang yang kuat, bebas dari hama serta penyakit.

Buah yang masak tua karakteristik untuk benih, yakni ± 12 bulan. umur, 4/5 sisi kulit berwarna coklat, bulat serta bentuk agak lonjong, serat tidak luka, tak memiliki kandungan hama, panjang buah 22-25 cm, lebar 17-22 cm buah, buah licin serta halus, saat diguncang terdengar nada.

Penyiapan Benih
Seleksi benih sesuai sama kriteria, istirahatkan benih sepanjang ± 1 bulan. dalam gudang dengan keadaan hawa segar serta kering, tak bocor, juga tak langsung terserang cahaya matahari serta suhu hawa dalam gudang 25-27 derajat C serta dikerjakan dengan menumpuk buah dengan cara piramidal tunggal setinggi 1 meter. serta dilihat secara teratur.

Teknik Penyemaian Benih

Pembibitan di bedengan
Tempat persemaian topografi datar, drainase yang baik, dekat sumber air dengan jumlah yang cukup banyak, dekat dengan tempat penanaman. Persiapan persemaian dengan polybag. Pemrosesan tanah hingga gembur sedalam 30-40 cm, berbentuk bedengan dengan lebar 2 m tinggi 25 cm panjang tergantung pada tanah dengan jarak 60-80 Cm pada bendengan. Untuk polybag, terbuat dari poliprophylene hitam dengan ukuran 50 x 40 cm dan 0, 2 mm tidak tipis, berlubang, diameter bawah 0, 5 cm 7, 5 cm jarak pada lubang sejumlah 48 buah untuk aerasi, drainase serta lalu berisi tanah halus, tanah atas saat tanah berat mesti digabung pasir 2 : 1.

Baca Juga :

Pendederan
1. Dengan menyayat benih selebar ± 5 cm pada benjolan sabut samping tangkai bertemu sisi terlebar dengan alat yang tajam serta janganlah diulang.
2. Tanam benih dalam tanah sedalam 2/3 sisi dengan sayatan menghadap keatas serta mikrofil ke timur.
3. Penanaman dengan posisi segitiga bersinggungan. Tiap-tiap satu persegi bisa di isi 30 – 35 benih atau 25. 000 butir untuk areal 1 hektar.
– Lama pembibitan 5-7 bulan ; jarak tanam 60x60x60 cm ; jumlah bibit 24. 000/ha.
– Lama pembibitan 7-9 bulan ; jarak tanam 60x60x60 cm ; jumlah bibit 17. 000/ha.
– Lama pembibitan 9-11 bulan ; jarak tanam 60x60x60 cm ; jumlah bibit 1. 000/ha.
– Apabila disemai di bedengan, jadi sesudah benih berkecambah (panjang tunas 3-4 cm) butuh dipindahkan ke polybag.
4. Persemaian di polybag berjalan sepanjang 6-12 bulan, berdaun ± 6 helai serta tinggi 90-100 cm.

gerrr suegerrrrrrrrrrr

Persemaian bibit dalam polybag

Pembibitan Kitri
1. Prasyarat tempat tanah datar, terbuka, dekat sumber air, dekat arel pertanaman, dan cukup subur serta gampang dipantau.

Langkah bikin bedengan :
1. Tanah di proses sedalam 30-40 cm, dibikin bersih dari gulma/batuan serta digemburkan.
2. Bentuk bedengan memiliki ukuran 6 x 2 x 0. 2 meter dengan jarak antar bedengan 80 cm.
3. Mengajir sesuai sama jarak tanam bibit yakni 60 x 60 x 60 cm.

Menanam kecambah :
1. Menanam kecambah sesuai dengan besarnya benih.
2. Menanam kecambah dalam lubang dengan tertanam sampai pangkal pemula.

Pemeliharaan Penyemaian

Pemeliharaan waktu pendederan, mencakup :
1. Penyiraman, dikerjakan dengan memakai gembor atau springkel pada dua hari I 5 liter/m2/hari, setiap pagi serta sore, serta Setelah itu 6 liter/m2/hari.
2. Untuk tahu cukup tidaknya penyiraman, jadi sesudah 2 jam di bagian sayatan ditekan dengan ibu jari, jika keluar air jadi penyiraman sudah cukup.
3. Pembersihan rumput-rumputan untuk menghindar adanya inang hama dan penyakit.

Pemeliharaan ketika pembibitan, yaitu :
1. Penyiraman, dikerjakan hingga jemu, setelah itu bisa disiram dengan gembor, selang atau spingkel saat pagi serta sore hari. Keperluan penyiraman per polybag /hari, tergantung pada usia bibit.

Baca Juga :
Menanam Bunga Morning Glory
Cara Mudah Budidaya Buah Zaitun
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Strowberry! Buah Imut Mudah Budidayanya

2. Proteksi, dengan pemberian insektisida atau fungisida dengan dosis rata-rata 2 cc/liter serta disemprotkan pada tanaman hingga basah serta rata. Penyiangan gulma, dikerjakan setiap satu bulan sekali, dengan mekanis ataupun herbisida.

3. Pemupukan, yakni Nitrogen, Phosphat, Kalium serta Magnesium yang dikerjakan setiap bulan sekali dengan mencampurakannya dalam tanah polybag setebal 3 cm.

4. Seleksi bibit, mencakup : memisahkan tanaman yang kerdil, terserang penyakit, hama serta dikerjakan terus menerus dengan interval 1 bulan sesudah bibit berusia 1 bulan denganKriteria bibit yang baik.

Perpindahan Bibit

Perpindahan bibit sebaiknya waktu musim hujan, melalui cara :
1. Bibit kitri ; dipindahkan dalam bentuk bibit cabutan yang dibongkar dari persemaian bibit. Usia bibit pada saat perpindahan sudah meraih 9-12 bulan.
2. Bibit polybag ; dipindahkan pada usia 9-12 bulan. Dua hingga tiga hari sebelum dipindahkan akar yang keluar dari polybag harus dipotong.

Pemrosesan Media Tanam

Persiapan
Persiapan yang dibutuhkan yaitu persiapan pemrosesan tanah serta proses survai. Maksudnya adalah untuk mengetahui tanaman, kemiringan tanah, kondisi tanah, memastikan keperluan tenaga kerja, bahan paralatan serta biaya yang dibutuhkan.

Pembukaan Lahan

Tempat berbentuk rimba. Aktivitas yang dikerjakan mencakup :
1. Penebasan semak serta dihimpun, dikeringkan serta dibakar.
2. Penebangan pohon, dengan tinggi penebangan tergantung besarnya pohon.
3. Tempat tanaman kelapa tua. Pohon kelapa tua ditebang pada leher akar.
4. Jika sangat mungkin batang kelapa bisa di jual sebagai bahan bangunan.

Areal alang-alang

Aksi yang dikerjakan bisa dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :
1. Alang-alang tinggi 80 cm
2. Babat alang-alang menjadi ± 20 cm, setelah itu dibiarkan supaya tumbuh kembali hingga 30-40 cm.

Semprot dengan herbisida yang memiliki kandungan bahan aktif glyphosate (Round up) sejumlah 5 liter, 2, 4 diamine, serta Dowpon. Pengguanan Round up untuk tiap hektar dibutuhkan. Sesudah dua minggu, kerjakan penyemprotan koreksi melewati cara spot spraying memakai round up sejumlah 0. 5 liter per hektar.

Tempat Sisa Pertanian
Tak perlu pembukaan tempat lagi, serta bisa segera dikerjakan dengan bebrapa aksi pengajiran, pembuatan lubang tanam, penanaman legume serta aksi lain yang dibutuhkan setelah itu.

Pembentukan Bedengan
Bedengan di buat melingkar tempat dengan diameter 200 cm untuk menghindar hujan masuk ke leher batang tanaman bibit.

Pengapuran
Pengapuran dikerjakan jika tanah memiliki keasaman yang tinggi. Pengapuran dikerjakan pada tanah hingga pH 6-8.

Pemupukan
Pemupukan memakai pupuk TSP sejumlah 300 gram untuk tiap lubang (tempat yang ditanami) melalui cara digabungkan pada tanah top soil yang ada di samping utara lubang, lalu memasukkan tanah itu dalam lubang.

mudaaa

Teknik Penanaman

Pemilihan Pola Tanam
sistem tanam yang baik yakni sistem tanam sisi tiga lantaran pemanfatan tempat serta pengambilan cahaya matahari bakal optimal. Jarak tanam 9 x 9 x 9 meter dengan pola ini jumlah tanaman semakin lebih banyak 15% dari sistem bujur sangkar.

Pembuatan Lubang Tanam
Pembuatan lubang tanam dikerjakan paling lambat 1-2 bulan sebelumnya penanaman untuk menyingkirkan keasaman tanah, dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm sampai dengan 100 x 100 x 100 cm. Pembuatan lubang pada tempat miring (200) dikerjakan dengan pembuatan teras individu selebar 1. 25 m ke arah lereng diatasnya serta 1 m ke arah lereng di bawahnya. Teras di buat miring 10 derajat ke arah dalam.

Langkah Penanaman
Penanaman dikerjakan pada awal musim hujan, sesudah hujan turun dengan teratur serta cukup untuk membasahi tanah, saat tanam di bebrapa bulanselanjutnya curah hujan sebelumnya meraih 200 mm.

Cara penanaman yaitu seperti berikut :
1. Top tanah digabung dengan pupuk fosfat 300 gram per lubang serta dimasukkan kedalam lubang dipotong melingkar tanam.
2. Polybag dibagian bawah, dimasukkan kedalam lubang tanam, serta bikin irisan hingga akhir, bekas polybag bergantung di saham selanjutnya untuk meyakinkan kalau polybag yang sudah dihapus dari lubang tanam, Arah penanaman harus sama.
3. 1 ha benih dibutuhkan, bila jarak 9 x 9x 9 m, segitiga sama sisi, yaitu 143 batang serta cadangan benih yang perlu disiapkan untuk sulaman 17 batangj, hingga jumlah bibit yang perlu disiapkan 160 batang.

Pemeliharaan Tanaman

Penjarangan serta Penyulaman
Penyulaman dikerjakan pada tanaman yang tumbuh kerdil diserang hama serta penyakit berat serta mati, dikerjakan pada musim hujan sesudah tanaman terlebih dulu didongkel serta dibakar pada musim kemarau. Keperluan tanaman bergantung pada iklim serta intensitas pemeliharaan umumnya untuk 143 batang/Ha 17 batang.

Penyiangan
Penyiangan dikerjakan pada piringan selebar 1 meter pada tahun kedua 1, 5 meter, dan ketiga 2 meter Langkahnya memakai koret atau parang yang diayunkan ke arah dalam, memotong gulma hingga batas permukaan tanah dengan interval penyiangan 4 minggu sekali (musim hujan) atau 6 minggu 2 bulan sekali (musim kemarau).

Perempalan
Dikerjakan pada daun serta penutup bunga yang sudah kering (berwarna coklat), melalui cara memanjat pohon kelapa maupun dilewatkan hingga jatuh sendiri.

Pemupukan
1. Pemupukan dikerjakan jika tanah tidak bisa memenuhu unsur hara yang diperlukan.
2. Pada usia 1 bulan di beri 100 gram urea/pohon menyebar pada jarak 15 cm dari pangkal batang.
3. Setelah itu 2 kali dalam setahun pada bulan April/mei (akhir musim hujan) dan bulan Oktober/Nopember (awal musim hujan).

Pengairan serta Penyiraman
Penyiraman dikerjakan pada musim kemarau untuk mencegah kekeringan yang dilakukan dua atau tiga hari sekali pada waktu sore. caranya dengan mengalirkan air melewati parit-parit di sekitar bedengan atau dengan penyiraman secara langsung.

Waktu Penyemprotan Pestisida
Dikerjakan setiap 20 hari dengan mengggunakan Sevin 85 WP, Basudin 10 gram, Bayrusil 25 EC dengan kosenttrasi 0. 4% setiap 10 hari atau 0. 6% setiap 20 hari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s