Inilah Manfaat Daun Seledri Bagi Kesehatan!!

Seledri, yang punya nama ilmiah Apium graveolens, adalah sayuran yang punya segudang manfaat kesehatan. Sayuran ini dikenal sebagai sumber antioksidan yang sangat baik, juga sumber enzim bermanfaat, serta vitamin dan mineral seperti vitamin K, vitamin C, kalium, folat, dan vitamin B6.

Selama berabad-abad, seledri sudah dipercaya sebagai obat anti-hipertensi, dan sampai saat ini dibuktikan bahwa memang ada banyak manfaat seledri bagi sistem kardiovaskular. Dalam penelitian farmakologi baru-baru ini, ditemukan adanya aktivitas antioksidan sekaligus anti-inflamasi dalam seledri yang membantu meningkatkan tekanan darah dan kada kolesterol, serta mencegah penyakit jantung.

Seledri juga menyediakan serat makanan

terutama ketika Anda makan lebih dari 1 cangkir seledri yang meningkatkan fungsi pencernaan dan menurunkan berat badan. Selain itu, sayuran ini banyak mengandung air dan elektrolit yang mencegah dehidrasi, dan senyawa khusus yang bekerja sebagai diuretik dan mengurangi gejala perut kembung.

Karena memiliki kandungan antioksidan flavonoid dan fitonutrien polifenol, seledri juga punya manfaat lain yang signifikan untuk meningkatkan kinerja hati, kulit, mata, dan kesehatan kognitif. Untuk membantu Anda melihat lebih jelas apa saja manfaat seledri bagi kesehatan, maka kami rangkumkan berikut ini.

Membantu menurunkan kolesterol tinggi

Manfaat seledri ini dapat bermanfaat untuk memperbaiki atau menjaga kesehatan jantung. Seledri mengandung senyawa unik bernama 3-n-butylphthalide (BuPh) yang sebelumnya dilaporkan memiliki fungsi penurun lipid. Namun para peneliti yakin seledri punya banyak senyawa bermanfaat lainnya yang masih perlu diteliti.

Mengatasai penyakit radang

Seledri mengandung antioksidan dan polisakarida yang diketahui bertindak sebagai anti-inflamasi (peradangan), khususnya senyawa flavonoid dan polifenol. Keduanya dapat memperbaiki kesehatan secara keseluruhan, terutama bagi para lansia, dengan melawan serangan radikal bebas yang bisa memicu peradangan. Peradangan seringkali menimbulkan penyakit kronis seperti kanker, penyakit hati, artritis, dan banyak lagi.

Para peneliti telah mengidentifikasi lebih dari selusin jenis antioksidan yang membuat seledri begitu bermanfaat ini termasuk asam fenolik seperti asam kafeik dan asam ferulik, juga flavaol seperti quetecin. Semua ini membuat seledri berkhasiat untuk mengobati berbagai macam kondisi yang diperparah oleh peradangan seperti nyeri sendi, asam urat, infeksi ginjal dan hati, gangguan kulit, sindrom iritasi usus, dan infeksi saluran kemih.

Membantu mencegah dan mengatasi darah tinggi

Ekstrak biji seledri memiliki fungsi anti-hipertensi yang membantu mengurangi tekanan darah tinggi. Perlu diketahui bahwa darah tinggi adalah faktor risiko yang memicu penyakit jantung koroner.

Membantu menurunkan berat badan

Seledri sangat rendah kalori dan bisa bermanfaat untuk membantu mengurangi bobot badan karena khasiat kandungan-kandungan utamanya untuk membakar lemak. Salah satu manfaat utama dari seledri berasal dari kandungan padat nutrisinya yang menyediakan khasiat antioksidan, elektrolit, vitamin dan mineral seperti vitamin C, vitamin B, dan kalium semuanya dengan kalori yang sangat sedikit.

Membantu mencegah kanker

Seledri masih satu kerabat dengan sayuran pencegah kanker lain seperti wortel, adas, peterseli, dan lobak, yang semuanya mengandung senyawa polyacetylenes. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa tersebut membantu mengurangi kadar racun dan menghambat pembentukan sel kanker, khususnya kanker payudara, kanker usus, dan leukemia.

Polyacetylenes memiliki banyak kegunaan untuk meningkatkan kekebalan tubuh, termasuk melawan pembentukan tumor dengan menghentikan sel-sel bermutasi untuk berkembangbiak. Menurut staf pengajar Departemen Ilmu Pertanian di Aarhus University of Denmark, “Polyacetylenes telah menunjukkan banyak kemampuan bioaktif unik termasuk anti-inflamasi, antiplatelet-aggregatory, sitotoksik, aktivitas anti-tumor, serta aktivitas terhadap bakteri dan Mycoplasma.”

Mengetahui begitu banyaknya manfaat seledri bagi kesehatan, tentu membuat Anda ingin rutin mengonsumsi seledri. Namun ingatlah bahwa seledri yang baik adalah seledri yang tidak tercemar bahan kimia dan bersih.

Ketika memilih seledri di pasar, pastikan batangnya masih kokoh atau tidak terlalu lembek. Jika masih ada daun-daunnya, carilah yang warna daunnya cerah dan tidak layu. Jangan langsung cuci seledri setelah dibawa pulang, karena ini justru membuat seledri gampang busuk.

Sebaiknya biarkan seledri dalam keadaan kering, bungkus dengan kertas, lalu simpan di lemari es selama maksimal 5-7 hari. Lebih dari itu, seledri biasanya mulai layu dan kehilangan kandungan gizinya. Juga tidak dianjurkan untuk membekukan seledri karena setelah dicairkan seledri jadi gampang layu dan lembek.

Untuk mengonsumsinya, Anda cukup membersihkan dan memotong seledri, lalu buang bagian dalamnya yang berwarna putih dan agak keras. Daun seledri bisa digunakan dalam resep sup atau tumis-tumisan. Daunnya sama seperti batang seledri, juga adalah sumber yang baik dari vitamin dan mineral penting, jadi jangan buang. Anda hanya perlu pastikan batang dan daunnya bersih dari kotoran dan bahan-bahan kimia pestisida. Jadi, nikmatilah manfaat seledri dalam resep masakan kesukaan Anda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s