Berikut Tanaman Yang Dapat Dikembang Biakan Dengan Menggunakan Greenhouse

1. Palem Kuning (Chrysalidocarpus)

palem kuning
Tanaman hias yang satu ini memiliki batang dan dahan yang cenderung berwarna agak kekuningan, terutama apabila terkena sinar matahari. Tanaman ini dapat berkembang biak dengan biji, tingginya pun bisa sampai 4 meter apabila ditanam di luar pot (bisa menggunakan polybag). Anda juga dapat menanam palem kuning didalam pot agar tidak terlalu tinggi dan meletakkannya di dalam ruangan untuk membersihkan udara kotor dan menyerap racun yang dapat berasal dari asap rokok.

2. Bunga Peace Lily

peace lilly
Tanaman ini umumnya berwarna merah dan putih, daunnya panjang dan berwarna gelap. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak sinar matahari sehingga sangat cocok diletakkan di dalam ruangan.
Tanaman ini sangat senang air dan dapat menyerap polusi di dalam rumah. Lebih baik diletakkan agak jauh dari area yang terkena matahari atau jendela, sehingga usianya dapat lebih lama.

3. Pakis Boston (Pakis Pedang)

pakiss
Tanaman hias ini berasal dari Amerika, Meksiko, India Barat dan Afrika namun sangat mudah ditemukan di Indonesia.
Tanaman ini tidak tahan panas dan bisa menyimpan asupan air yang cukup banyak. Tanaman ini biasa ditanam langsung di tanah, di dalam pot atau juga digantung. Ia dapat menyerap polusi udara dan membersihkan udara di dalam ruangan Anda.

4. Sirih Belanda (Devil’s Ivy)

sirih belanda
Sirih Belanda tanaman hias yang biasanya diletakkan di dalam pot. Ia adalah termasuk tanaman monokotil dan doyan air. Tanaman ini dapat menyerap aneka racun dan polusi di dalam ruangan, dan cocok diletakkan untuk Anda yang doyan merokok di rumah.

5. Sanseviera (Lidah Mertua)

lidah mertua
Tanaman hias ini memiliki daun yang keras, tegak dan ujungnya meruncing. Tanaman ini sangat ampuh menyerap polusi dan racun sehingga cocok diletakkan di dalam pot dan disimpan di dalam ruangan.
Tanaman hias pembersih udara di dalam ruangan di atas tadi sangat mudah ditemukan di sekeliling Anda dan umumnya harganya cenderung murah. Saya pribadi sudah menanam pohon 3-5 di rumah dan alhamdulillah ruangan lebih segar.

 



Kami CV. Lim Corporation menyediakan Plastik UV Untuk Atap Greenhouse dengan kandungan UV 6-12%. Kunjungi http://www.plastikuv123.com atau https://bit.ly/2qpgNi5

INFO Selengkapnya Hub :

  • 0852 3392 5564
  • 0877 0282 1277
  • 0812 3258 4950

 

Advertisements

Unik! Budidaya Cabai Rainbow “Pedas”nya Kecantikan Cabai

     Warnanya yang mencolok dan rasanya yang tidak terlalu pedas, membuat cabe rainbow atau yang dikenal dengan nama cabe pelangi kini mulai menjadi barang buruan kalangan penghobi tanaman cabe. Cabe yang memiliki varian warna lebih dari satu ini sedang menjadi tren terutama di dunia agribisnis tanaman hias.

     Media tanam Cabe Pelangi terbagi menjadi 2, yaitu dengan pot/polybag kecil dan media tanah. Jika menggunakan media tanah lansung jarak antar tanaman satu dengan yang lainnya yang ideal ialah 1 meter.

rainbow chili
Gunakan tanah humus agar pertumbuhan pohon optimal. Campurkan tanah humus dengan ampas teh dengan perbandingan 2:1 aduk hingga merata.
Sebelum tanah dituangkan ke dalam wadah usahakan wadah dalam kondisi kering, karena jika dalam kondisi basah tanah bisa tumbuh jamur dan terkontaminasi sehingga dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
Sebelum penyemaian, rendam dahulu biji cabe dengan cairan pupuk organik dengan takaran 1 tutup botol cairan organik ditambah dengan 4 liter air, biarkan selama 2 jam. Hal itu bertujuan sebagai perangsang agar cangkang cabe pecah dan mudah untuk berkecambah.

  1. Penyemaian Cabe Pelangi

    1. Buat lubang kecil sedalam 1 cm pada media tanam pot. Jika media tanam adalah tanah maka biji cabe hias diletakkan begitu saja lalu tutup dengan tanah kira-kira setengah cm.
    2. Letakkan persemaian di tempat teduh, usahakan tanah dalam kondisi tak banyak terlalu mengandung air.
    3. Setelah usia 1 minggu berikan pupuk organik dengan takaran 1 cangkir pupuk dicampur dengan 4 liter air dan diamkan selama 1 hari 1 malam.
    4. Siram masing-masing tanaman sampai basah menyeluruh, lakukan penyiraman setiap 1 atau 2 minggu sekali secara berkesinambungan.
    5. Hindari pemakaian wadah besi dalam penyiraman, karena bakteri baik yang terkandung dalam pupuk akan menempel pada besi.
    6. Setelah disemai dalam waktu 4 hari sampai 3 minggu cabe sudah mulai berkecambah.
    7. Pindahkan tanaman cabe ke tempat yang cukup tersinari matahari ketika cabai hias sudah tumbuh 4 helai daun. Namun hindari paparan sinar matahari yang begitu terik karena bibit bisa layu sehingga pertumbuhannya kurang optimal.
    8. Jika tanaman cabai sudah memiliki 4-6 helai daun maka dapat dipindahkan ke dalam pot yang lebih besar. Minimal diameter 25 cm, jika pot lebih besar akan lebih baik bagi pertumbuhan tanaman.
    9. Dalam memindahkan tanaman usahakan agar akar tanaman tidak rusak.

cabai indah
Cabai Rainbow
  1. Panen Dan Perawatan

    1. Tanaman cabe sudah berbuah dan bisa dipanen ketika sudah berumur 5 bulan
    2. Waktu memanen yang tepat ialah siang hari agar petani bisa lebih jeli membedakan mana cabe yang belum masak dan cabe yang sudah siap panen.
    3. Petik tiap ujung tangkai cabe dengan tangan langsung secara satu per satu agar cabe tak rusak.
    4. Untuk pembibitan, iris daging buah cabe ambil biji cabe menggunakan pinset lalu diamkan biji cabe dalam waktu satu hari dengan cara diangin-anginkan hingga kering. Hal itu dilakukan untuk menghindari tumbuhnya jamur yang menyebabkan kebusukan.
    5. Setelah kering, biji cabe sudah bisa dimasukkan ke dalam kemasan dan siap untuk dipasarkan.
    6. Pasca panen lakukan pemotongan pada bagian ranting atau daun yang sudah tua. -Daun tua memiliki ciri fisik berwarna hijau pekat dan bertekstur keras.
    7. Potong bagian ranting atau daun tua menggunakan gunting dengan posisi menyamping. Untuk mendapatkan hasil maskimal potong bagian ranting yang dekat dengan daun (sekitar lokasi pemotongan masih memiliki daun).
    8. Dalam 1 pohon bisa dilakukan lebih dari 1 kali pemotongan tergantung dengan jumlah daun tua.
    9. Daun tua atau ranting yang sudah dipotong akan tumbuh dan mengeluarkan bunga kembali dalam waktu 1 bulan.

Baca Juga :
Usaha Leci, Rasakan Manis Gurihnya Keuntungan!
Budidaya Paprika Hidroponik
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

 

  1. Mengatasi Hama

    1. Untuk mengatasi hama kutu daun bisa menggunakan aneka rempah-rempah yang bersifat hangat seperti jahe, cengkeh, sereh, merica, bawang putih dan bawang merah.
    2. Giling halus semua rempah dan campurkan dengan air, sebagai catatan warna air harus tetap keruh (karena jika terlalu banyak air, warna akan bening).
    3. Berikan putih telur sesuai takaran pembuatan, putih telur bertujuan sebagai perekat pupuk pada tanaman.
    4. Pemberiannya, saring racikan pupuk dan diamkan selama 3-4 hari dengan kondisi wadah tertutup rapat agar aroma rempah tak hilang.
    5. Semprotkan pupuk secara berkala pada bagian tanaman yang terkena hama kutu daun. Dalam waktu beberapa hari ke depan tanaman akan kembali pulih.
    6. Potong dan buang bagian ranting yang sudah terserang hama cukup parah. Semprotkan pupuk pada bagian yang dipotong sebagai sarana pembersihan dari     telur kutu daun agar tanaman dapat tumbuh subur kembali.

 

Sekian dari artikel ini, semoga bermanfaat.

Usaha Leci, Rasakan Manis Gurihnya Keuntungan!

 

Selama ini, buah leci lebih banyak dijumpai dalam bentuk olahan. Lazimnya, digunakan sebagai campuran es buah, permen, sirup, roti, selai hingga makanan kalengan. Sangat jarang ditemukan bentuk segarnya.

Buah dengan nama latin Leachi chinensis ini memang cocok diolah sebagai bahan makanan atau minuman karena memiliki cita rasa yang manis dan mengandung banyak air. Selain lezat, buah ini juga punya banyak khasiat kesehatan. Salah satunya mencegah anemia.

Lantaran bisa diolah menjadi berbagai komoditas makanan olahan, peluang ekonomi membudidayakan tanaman asal China Selatan ini semakin menjanjikan.

Yulianis, salah satu pembudidaya buah leci asal Lamongan, Jawa Timur mengaku, sudah membudidayakan buah ini sejak tahun lalu. Ia tertarik membudidayakan buah ini karena prospek bisnisnya lumayan bagus. “Permintaan leci tinggi untuk dijadikan makanan olahan,” katanya.

Yulianis menanam leci di atas lahan seluas 300 meter persegi. Ia mengaku, baru sekali panen leci sejak penanaman pertama. Buah leci sendiri panen setiap setahun sekali.

Leci yang ia tanam adalah leci dataran rendah. Menurutnya, belum banyak budidaya leci dataran rendah di Indonesia. “Saya sendiri mendapat bibit leci dari Thailand,” katanya.

leci
Budidaya Leci Untung Sampai 30 Juta

Sekali panen, Yulianis bisa menghasilkan 400 kilogram (kg) buah leci. Ia langsung menyalurkan panen buah lecinya ke pengusaha makanan olahan di Surabaya. Buah leci mentah ini dihargai Rp 25.000 per kilogram (kg).

Setelah diolah menjadi makanan kaleng, harganya Rp 20.000 per kaleng ukuran 200 gram. Selain pengusaha makanan kaleng, ia juga memasok leci ke industri pembuatan sirup dan aneka olahan makanan lain di Surabaya, Bali, dan Lombok.

Dengan luasnya jangkauan pasar, sekali panen, ia bisa menghasilkan omzet sebesar Rp 50 juta. Yulianis menyebutkan, laba bersih budidaya leci sekitar 15%. Pendapatan itu belum termasuk hasil dari menjual bibit leci. Menurut Yulianis, sebagian pohon leci yang ia tanam dijual lagi ke pasar. Untuk bibit hasil cangkokan dengan ukuran 40 sentimeter (cm)–50 cm dihargai sebesar Rp 150.000 per batang.

Petani lain yang membudidayakan buah leci adalah Usman di Purworejo, Jawa Tengah. Ia menanam dua jenis leci, yakni leci lokal dan leci kom. Leci lokal memang diperuntukkan ditanam di dataran rendah. Sedangkan leci kom berasal dari dataran China.

Saat ini, Usman memiliki lahan budidaya seluas 1 hektare. Lahan tersebut bisa ditanami hingga 800–1.000 bibit pohon leci dengan jarak tanam 3 meter antar pohon. Sama seperti Yulianis, ia juga menjual buah leci dan bibit pohon leci.

Baca Juga :
Inilah Khasiat Dari Sawo Duren Yang Jarang Diketahui
Budidaya Paprika Hidroponik
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

Negera China yang menjadi asal dari buah leci ini mempunyai iklim subtropis. Karena beriklim beda dengan Indonesia, faktor utama yang perlu diperhatikan dalam budidaya tanaman ini adalah kondisi cuaca.

Yulianis, pembudidaya leci asal Lamongan, Jawa Timur, mengatakan, penanaman leci sebaiknya dilakukan saat musim penghujan antara bulan November hingga Januari. Sebab, saat itu, suhu di sebagian wilayah Indonesia lebih rendah. “Tanaman leci itu tidak perlu mendapat air yang banyak, hanya cuacanya saja yang tidak boleh panas ekstrem, ” kata dia.

Menurut Yulianis, bibit leci dataran rendah asal Thailand lebih gampang beradaptasi dengan cuaca dan iklim di Indonesia, sehingga lebih mudah perawatannya. “Adanya rekayasa genetika beberapa tahun ini, banyak tanaman subtropis yang dapat dibudidayakan di daerah tropis, seperti arbei, wortel, apel, dan jeruk. Yang terpenting, ialah para petani harus jeli dalam membaca iklim dan tahu cara merawatnya.” kata Yulianis

Setelah ditanam, leci juga tetap perlu dipupuk agar cepat berbuah. Pupuk kandang atau pupuk kompos merupakan salah satu pupuk yang dapat mempercepat pertumbuhan pohon leci sendiri. Penggunaan pupuk kandang ini akan membantu mempercepat pertumbuhan bunga, sehingga cepat berbuah. Selain leci, Yulianis juga membudidayakan kelengkeng yang juga merupakan satu keluarga dengan buah leci. Ia bilang, perawatannya hampir mirip dengan penanaman kelengkeng.

Langkah Membuat Green House Agar Didapat Manfaat Yang Optimal

 

Prinsip kerja dari green house yakni pengaturan cahaya matahari, suhu, dan kelembaban sampai tanaman dapat tumbuh dalam kondisi yang optimal.

Penggunaan green house sebagai sarana bertanam sudah sejak mulai lama ditangani oleh pertanian di luar negeri namun penggunaannya di Indonesia sendiri masih tetap relatif sedikit dan makin banyak digunakan hanya cuma untuk penelitian oleh institusi pendidikan. Walaupun sesungguhnya jika sebagian petani kita dapat tahu, tahu dan mulai buat green house sebagai tempat produksi tanaman baik tanaman obat/herbal, sayuran, tanaman hias maupun tanaman buah dalam pot jadi penggunaan green house ini dapat berikan banyak manfaat.

Langkah Buat Green House

1. Tentukan tempat untuk buat atau bangun green house
2. Buat ukuran green house sesuai sama luas tempat yang tersedia
3. Buat kerangka green house. Anda dapat buat kerangka sama dengan rumah atau menggunakan type lengkung. Jika Anda tentukan type lengkung buat rangka lengkungan menggunakan pipa PVC.
4. Tutuplah atap menggunakan plastik dan tutuplah sekitar dengan paranet/screen. Paranet akan menjaring masuknya serangga masuk dalam green house.
5. Gunakan paku, tali dan lem untuk menyambung dan merekatkan.
6. Jangan sampai lupa buat pintu untuk Anda keluar masuk dalam green house.
7. Buat bedeng-bedeng persemaian atau sebagian rak untuk menyimpan tanaman sama seperti selera.

Manfaat Green House Dalam Pertanian

greenhouse_cedar_frame_original_mine_large
1. Dapat Meyakinkan Jadwal Penanaman/Produksi

Ada banyak tanaman yang cocok ditanam di musim hujan dan sebaliknya. Dengan menggunakan green house kita dapat menanam tanaman yang umum ditanam di musim hujan di musim kemarau karena ada pengaturan kondisi lingkungan hidup dan terdapatnya air yang cukup.
2. Dapat Tingkatkan Hasil Pertanian

Hasil produksi atau hasil panen akan jadi tambah baik dari segi jumlah maupun kualitasnya. Kondisi lingkungan hidup tanaman dalam green house yang optimal dan terkendalinya serangan hama dan penyakit dapat tingkatkan hasil panen.
3. Begitu mungkin saja Berkebun Organik

Tren beberapa orang sekarang ini lebih cenderung tentukan makanan sehat, makanan bebas bahan kimia yang didapat baik dari pupuk maupun sisa pestisida. Dengan kondisi green house yang terkontrol jadi serangan hama penyakit akan alami penurunan dan tak perlu menggunakan pestisida.

*Simak Juga Artikel Berikut Manfaat Greenhouse

Yang Harus Diperhatikan Dalam Buat Green House Untuk Pertanian

Untuk dapatkan manfaat green house seperti yang diterangkan di atas jadi pembuatan green house harus di buat sedemikian rupa seperti :

1. Green House sebaiknya di buat dengan ketinggian atap maksimal setinggi orang dewasa. Green house yang tidaklah sangat tinggi dapat memudahkan perawatan tanaman dan pemberantasan hama lewat cara manual tidak ada pestisida.

2. Green House di buat tertutup tetapi tetap masih peroleh aliran udara yang baik. Untuk mengakalinya Anda dapat menggunakan sebagian jaring/screen di dinding green house agar serangga tak dapat masuk namun masih tetap dapat dilewati udara.

3. Green house di buat memiliki bahan yang sederhana agar dapat menghemat biaya pembuatan. Anda dapat juga menggunakan barang bekas seperti genteng bekas dan kayu bekas untuk sekat.

Plastik Ultraviolet LLDPE/LDPE dengan kandungan antioxidan dan uv stabiliser 6% dan 14% biasa digunakan untuk Pertanian Organik, Hidroponik, Aeroponik, dan pembuatan kompos, plastik uv juga bisa dimanfaatkan untuk proses penjemuran. Kami menyediakan ukuran 3m/1,5m x 92m x 200mc. Siap kirim ke seluruh wilayah di Indonesia. Untuk info harga bisa langsung Hub 087702821277 | 085233925564 | 081232584950. selengkapnya bisa dilihat disini www.uvplastik99.com

Menanam Mentimun Dengan Cara Hidroponik

Langkah Menanam Ketimum Dengan cara Hidroponik

Mentimun yaitu type tanaman sayur yang pasti selalu diperlukan dalam dapur. Kita dapat menanam mentimun menggunakan system hidroponik dengan memberbagi dengan kata lain sediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman berbentuk larutan dengan tutorial disiramkan, diteteskan, dialirkan dengan kata lain disemprotkan pada media tumbuh tanaman mentimun. Budidaya mentimun hidroponik ini dapat jadi alternatid buat kamu yang tidak memiliki tempat yang luas. Serta dengan menggunakan system ini anda dapat peroleh tidak sedikit keuntungan yang didapat.

Untuk sumber bibit mentimun yang datang dari benih mentimun jadi harus disemaikan terlebih dulu. Biasanya benih tanaman yang relatif semakin besar dapat ditanam lewat cara segera pada wadah yang telah disediakan, akan namun benih mentimun ini memiliki ukuran yang kecil jadi harus disemai terlebih dulu baru diperbuat geser tanam.

timun hidroponik

  • Persiapan Media Tanaman

persiapan media tanam, yakni dengan mengisikan media tanam ke polybag. Terlebih dulu sediakan wadah tempat pertanaman yang besar kecilnya sesuai dengan tanaman mentimun yang akan dibudidayakan. Baiknya pengisian diperbuat di dekat lokasi penanaman didalam green house agar sterilitas media masihlah terbangun.

Sinyal awal dari bibit mentimun dapat dipindahtanamkan adalah telah terlihat 2 daun instansi pada bibit yang telah berkembang prima. Janganlah memegang bibit mentimun pada batangnya, sebab batang itu begitu rapuh bahkan juga bila diperbuat dengan hati-hati masihlah dapat merusaknya lewat cara fatal. Juga tidak dibenarkan memegang semaian pada akarnya. Jika tanaman awal mulanya kami bibitkan terlebih dulu pada media tanah, jadi sebelumnya ditanam dengan system hidroponik terlebih dulu akarnya dibikin bersih dari tanah serta kotoran yang melekat.

  • Penyiraman

Penyiraman diperbuat lewat cara kontinu, dengan tanda jika media tumbuh dipegang dengan tangan merasa kering. Meida tanam hidroponik berbentuk kering jadi penyiraman tanaman janganlah sampai telat. Penyiraman diperbuat dengan handsprayer, gembor/emprat dengan kata lain gayung. Langkah penyiraman untuk benih berkapasitas kecil lumayan dengan handsprayer 4-5 kali satu hari untuk melindungi kelembapan media. Untuk benih berkapasitas besar digunakan gembor/emprat bercelah halus dengan kata lain tree sprayer. Penyiraman diperbuat dengan gembor diperbuat setidak sedikit 5-6 kali satu hari serta ditambahkan larutan encer hara.

Penyiraman dapat diperbuat dengan Sprinkle Irrigation Sistem serta Drip Irrigation Sistem, yakni system penyiraman semprot serta tetes. Sumber tenaga datang dari pompa.

hid 2

  • Pemangkasan

Pemangkasan diperbuat untuk buang cabang yang tidak diinginkan, tunas air, dengan kata lain cabang yang terserang serangan penyakit. Pemangkasan diperbuat untuk memberi pertumbuhan

Tanaman yang telah ada di wadah tanam pada saat 7 hari membutuhkan penopang agar dapat berdiri tegak jadi tanaman dapat tumbuh rapi serta teratur. Penopang itu diberbagi dengan tutorial mengikat tanaman dengan tali (benang rami).

Penjarangan bunga perlu diperbuat agar perkembangan buah sama besar. Namun hasil riset penjarangan bunga pada ketimun Gherkin tidak tunjukkan hasil yang tidak sama juga dengan perlakuan tanpa ada penjarangan bunga. Ingindalian hama serta penyakit dapat diperbuat baik lewat cara manual ataupun dengan pestisida.

Pada saat pemberian hara pada tanaman mentimun jadi pH juga perlu di perhatikan pH yang sangat rendah dengan kata lain sangat tinggi dapat menghalangi perkembangan tanaman. Jumlah serta konsentrasi pupuk yang ditambahkan di pengaruhi oleh type serta fase perkembangan tanaman. Konsentrasi hara yang sangat tinggi akan beresiko pada rusaknya perakaran tanaman.

Sekian Dari Artikel ini semoga bermanfaat.

 

Inilah Khasiat Dari Sawo Duren Yang Jarang Diketahui

Sawo duren dikenal dengan sebutan sawo apel. Buah ini merupakan jenis sawo yang bentuknya mirip seperti buah apel. Warna buah ini terdiri dari beberapa macam, yaitu ungu, hijau, dan merah. Struktur bagian dalam buah sawo duren menyerupai belimbing dengan bentuk bintang dan biji yang kecil. Buah ini berasa manis dan enak untuk dikonsumsi secara langsung. Anda juga bisa mengolah sawo duren ini menjadi bahan baku es krim.

Sawo duren adalah makanan dari jenis buah yang tidak hanya enak untuk dinikmati namun juga memberikan nutrisi yang mencukupi untuk kesehatan tubuh Anda. Buah ini mempunya beberapa kandungan alami seperti mineral dan vitamin, yaitu karbohidrat, kalsium, energy, protein, lemak, fosfor, vitamin A, vitamin B1,zat besi, dan juga vitamin C. Sawo duren juga mampu menjadi buah dengan khasiat herbal untuk mengatasi dan mencegah serangan penyakit.

Sawo Duren, Manfaat Sawo Duren, Khasiat Sawo Duren
Supaya Anda mengerti tentang arti mengenai pemahaman manfaat serta khasiat-khasiat sawo duren ini, maka kami akan berikan rincian-rincian penjelasan tentang beberapa fungsi buah ini untuk kesehatan Anda. Berikut ini rincian-rincian informasinya;

1. Mengatasi diare

Khasiat sawo duren untuk mengatasi diare sudah terbukti ampuh dalam meredakan gejala dan penyakit diare tersebut. Buah juga akan membersihkan saluran pencernaan Anda terlebih dahulu kemudian menghilangkan penyakit diarenya.

2. Mencegah anemia

Ternyata khasiat sawo duren juga bagus untuk Anda yang menderita penyakit anemia. Zat besi yang cukup banyak terdapat dibuah ini berfungsi agar produksi sel darah merah di dalam tubuh Anda lebih cepat.

Baca Juga :
Manfaat Kantong Plastik Yang Sangat Penting
Budidaya Paprika Hidroponik
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

 

3. Mengatasi peradangan mulut

Bagi Anda yang mengalami peradangan terutama pada bagian mulut sawo duren juga bisa mngatasinya. Buah ini akan secara aktif mengeluarkan kandungan nutrisinya untuk menyembuhkan mulut Anda yang meradang sehingga dapat sembuh kembali kembali secara cepat.

4. Menyehatkan tulang

Khasiat sawo duren untuk tulang didapatkan dari kandungan kalsiumnya. Sawo duren ini sudah diteliti lebih lanjut dan ternyata buah ini juga mempunyai kandungan kalsium yang cukup untuk kesehatan, kekuatan, dan ketahanan tulang Anda, dapat juga mencegah penyakit pengeroposan (osteoporosis).

5. Menjaga kesehatan mata

Vitamin A yang terkandung dalam buah ini dapat Anda konsumsi sebagai buah yang bernutrisi untuk menjaga kesehatan mata Anda. Buah ini akan mencegah penyakit mata seperti rabun jauh maupun rabun dekat.

6. Menumbuhkan tulang

Buah sawo duren juga bisa digunakan sebagai makanan penguat dan membantu pertumbuhan tulang. Untuk anak-anak dan penderita patah tulang yang sedang dalam masa penyembuhan buah ini dapat untuk dikonsumsi agar mempercepat penyembuhan.

7. Anti kanker usus

Buah sawo duren adalah jenis buah dengan khasiatnya yang diyakini menjadi salah satu obat anti kanker, terutama kanker usus. Buah ini punya juga mempunyai kandungan vitamin C yang baik untuk melindungi sel tubuh di bagian terutama usus Anda sehingga tidak menyebabkan sel kanker yang berkepanjangan.

8. Mencegah infeksi

Buah sawo duren bisa mencegah infeksi pada tubuh Anda. Hal itu karena buah ini punya kandungan gizi yang baik untuk mencegah timbulnya infeksi. Serangan infeksi tidak mempan untuk Anda jika Anda meamakan buah ini setiap hari.

9. Obat disentri yang alami

Untuk penderita penyakit disentri buah ini juga dapat menyembuhkan penyakit disentri juga. Buah ini mengandung nutrisi yang alami sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk efek sampingya. Konsumsilah buah ini dengan teratur jika ingin menyembuhkan penyakit disentri Anda.

10. Menguatkan gigi

Buah sawo duren dengan dengan kandungan kalsiumnya tidak hanya berguna untuk tulang Anda, namun juga untuk gigi-gigi Anda. Jadi makanlah buah ini setiap hari agar gigi Anda tetap kuat, dan jangan lupa untuk rutin menggosok gigi sehari dua kali.

Selain 10 manfaat dan khasiat sawo duren untuk kesehatan, ada lagi 5 manfaat lainnya dari buah ini yang perlu Anda ketahui. Berikut ini manfaat lainnya:
5 Manfaat dan Khasiat Sawo Duren Lainnya:

  • Mempercantik kulit
  • Makanan sehat ibu hamil
  • Mencegah kulit kusam
  • Membuat awet muda
  • Menangkal efek radikal bebas

 

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

@khlm

5 Cara Budidaya Tanaman Lidah Mertua, Dengan Mudah & Sederhana

Lidah mertua adalah tumbuhan apotek hidup yang lumayan populer baik nama ataupun faedahnya. Orang-orang di Indonesia memakai tumbuhan ini baik cuma untuk hiasan pada ruang tamunya maupun mempergunakan fungsinya untuk tanaman sebagai kesehatan, kecantikan atau lainnya.

Berikut ini tips-tips penting saat menanam lidah mertua supaya tumbuh subur serta indah, yaitu antara lain :

1. Pakai Media Tanam Yang Ideal

Tanaman ini memiliki daun yang cukup tebal serta terdapat kandungan air sukulen. Lidah mertua dapat hidup pada tanah dengan kondisi yang kering serta tumbuh subur ketika dibudidayakan pada keadaan yang lembab. Tetapi lidah mertua tidak menyukai media tanam yang terlalu berpasir. Oleh sebab itu Anda dapat memakai media tanam yang berasal dari campuran tanah humus, sekam padi, pasir, serta pupuk organik memakai perbandingan yaitu 1:1:1:1. Perpaduan bahan media tanam yang selaras mungkin dapat mengikat kandungan air dalam jumlah angka yang lumayan.

2. Penentuan Pot Yang Tepat

Tak masalah kalau Anda membudidayakan lidah mertua dengan cara langsung di taman. Namun keindahan tumbuhan ini bakal nampak lebih unik ketika ditanam pada pot. Supaya lidah mertua bisa berkembang dengan normal, penentuan pot perlu memerlukan aspek yang sesuai dengan varietas tumbuhannya, keindahan penampilan. Dianjurkan menggunakan pot dari keramik sebab bahannya mempunyai pori-pori, memiliki estetika tinggi, serta kuat/kokoh. Letakkan alas seperti pecahan genteng maupun sabut kelapa di dalam pot guna menahan media tanam supaya tak gampang hanyut.

3. Kerjakan Perkembangbiakan Secara Berkala

Tanaman lidah mertua tergolong gampang untuk dikembangbiakkan. Karena itu, pemindahan pot dikerjakan tiap 2x setahun jadi pertumbuhan tanaman tiap pot selalu terkendali. Untuk perbanyakan lidah mertua umumnya bisa dikerjakan memakai sistem tunas serta stek daun, yang mana sistem tunas cukup lebih mudah daripada sistem stek daun yang cuma dapat dikerjakan di varietas tertentu saja.

4. Pemupukan Secara Berakala & Teratur

Karena tanaman ini tahan akan kondisi kering, maka lidah mertua tak harus memerlukan pemupukan dengan rutin. Tetapi kalau Anda mau sansevieria yang ditanam berkembang dengan optimal, tak ada salahnya jika memberi pupuk dengan teratur tiap 3 bulan sekali. Untuk pupuk sendiri, yang perlu diberikan yaitu cukup dengan pupuk organik.

5. Penyiraman Ketika Dibutuhkan

Tahapan penyiraman lidah mertua bisa dikerjakan cukup ketika dibutuhkan sebab tanaman ini dibudidayakan di pot. Penyiraman dengan berlebihan justru bakal menyebabkan sistem perakaran dapat membusuk. Umumnya penyiraman dikerjakan tiap 3 hari sekali memakai jumlah air yang normal saja. Bersamaan ketika menyiram, dianjurkan pula guna membersihkan daun-daun tanaman supaya selalu nampak elok/indah dipandang mata.

Sekian Dari Artikel Saya, Semoga Bermanfaat…

Inilah Beberapa Tips Cara Budidaya Jambu Air.

Untuk menghasilkan buah jambu air yang lebat, manis, segar dan berwarna bagus ada dua macam faktor yang mempengaruhinya yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal yaitu iklim, cuaca, musim, kondisi geografis tempat menanam buah jambu air, curah hujan, angin dan lain-lain. Sedangkan faktor internalnya yaitu perlakuan terhadap tanaman seperti penyiraman, pemupukan, penyiangan hama dan lain-lain.

Kita tidak bisa mengubah faktor eksternal, tetapi kita bisa menyikapinya sesuai dengan kondisi yang terjadi. Misalnya, kita tidak perlu melakukan penyiraman setiap hari pada musim penghujan. Agar jambu dapat berbuah seperti yang diharapkan, maka tidak bisa lepas dari proses awal pertama kali menyiapkan bibit buah jambu air, menyiapkan media tanam sampai ke teknik penanaman buah jambu air.

  • Lokasi budidaya

    Jambu air akan berkembang lebih baik apabila berada di ketinggian antara 5 – 500 meter dari permukaan laut. Jika pohon di tanam di wilayah lebih tinggi hasilnya kurang optimal/setidaknya perlu perawatan yang lebih khusus agar produktivitasnya memuaskan. Tanaman ini menghendaki pencahayaan matahari langsung dengan insentitas sektar 40-80 persen dalam sehari. Suhu yang ideal untuk pertumbuhanya berkisar 10 – 28°C dengan tigkat kelembaban 50 – 80%.

  • Pembibitan

    Perbanyakan tanaman jambu air bisa dilakukan dengan 2 cara, yakni cara generatif dan vegetatif. Cara generatif adalah cara memperbanyak tanaman dengan biji. Cara ini membutuhkan waktu yang panjang mulai dari perbanyakan, penanaman hingga tanaman berbuah. meskipun cara vegetatif ialah cara perbanyakan tanaman tidak dengan biji. Pada jambu air bisa dilakukan dengan penyangkokan, okulasi dan penyetekan. Budidaya jambu air yang menggunakan bibit vegetatif lebih cepat dalam berbuah. Hal ini terjadi karena sejatinya pohon sudah memiliki umur.

    Berbeda dengan benih jambu air yang memakai biji karena pertumbuhan pohon harus secara natural dan membutuhkan waktu lama untuk bisa berbuah. Pola penanaman jambu air dengan bibit vegetatif juga sangat direkomendaskan untuk budidaya menggunakan pot atau polibag. Karena bibit vegetatif akan memiliki ukuran yang lebih pendek namun sudah dapat berbuah. Salah satu perbanyakan vegetatif yang populer adalah dengan cara cangkok.

  • Berikut beberapa tipsnya:

– Pilih induk yang berumur sekitar 10 – 15 tahun.
– Pilh indukan yang memiliki kualitas tumbuh atau kesuburan bagus, jambu yang sedap dan lebat.
– Cabang yang akan dicangkok hendaknya memiliki fisik bagus dan tidak cacat.
– Cangkok pada cabang dan biarkan hingga akar cukup panjang.
– Jika akar sudah panjang, potong dibagian bawah cangkokan dan benih jambu air siap untuk di tanam.

  • Penanaman bibit

– Setelah mendapatkan bibit yang diinginkan, selanjutnya melakukan penanaman.
– Penanaman bibit jambu air sebaiknya diatur dengan jarak sekitar 8 x 8 meter agar daun bisa lega dan tidak saling tindih.
– Setelah itu buatlah lubang yang ukuranya 60 x 60 x 60 cm, biarkan lubang terbuka selama 2- 3 hari bisa juga ditambahkan pupuk kandang sebagai pupuk dasarnya.
– Setelah itu bibit tanaman siap dimasukkan ke dalamnya. Tutupi dengan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kompos lalu siram. Proses penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari, agar setelah ditanam pohon tidak langsung terkena sinar terik. Pohon perlu penyesuaian agar tidak stres dengan lahan yang baru. Ketika melakukan penanaman pada musim kemarau, lakukan penyiraman tiap pagi dan sore. Sementara jika menanam pada musim penghujan perhatikan agar pohon tidak tergenang air dalam waktu yang lama.

  • Pemupukan tanaman

Pemupukan ialah hal yang harus dilakukan pada budidaya jambu air agar tanaman bisa berkembang dengan baik dan meghasilkan buah yang lebat. Pemupukan jambu air dimulai dari pertama tanam, yakni mencampurkan pupuk kompos saat penanaman bibit seperti penjelasan diatas.
– Sesudahnya pemupukan awal, kemudian pohon jambu air dapat menerima pupuk 3 bulan sekali atau paling sedikit 2 kali dalam setahun. Pengairan perlu di perhatikan agar tidak tergenang saat musim hujan dan tidak kekeringan saat musim kemarau tiba. – Cara pemupukan jambu air ialah dengan menaruh pupuk pada jarak sekitar 1 meter dari pohon. Buatlah sebuah lubang dan masukan pupuk di lubang tersebut.
– Masalah gulma dan rumput liar juga penting untuk di pantau agar pohon tidak terganggu pertumbuhanya karena gulma-gulma.

Perhatikan pula masalah hama dan penyakit yang mungkin menyerang. Apabila pohon terkena hama atau penyakit maka berikan penanganan secepatnya.
– Pemangkasan cabang untuk mendapatkan buah yang lebat dan maksimal maka perlu dilakukan pemotongan pada cabang atau dahan-dahan jambu air. Pemotongan ini dilakukan agar tajuk baru bisa terbentuk sehingga mendapatkan kanopi yang sempurna.
– Kanopi dan cabang yang mempuyai kekuatan berbuah lebih banyak sehingga pada saatnya berbuah, pohon akan mempunyai banyak ranting yang berbuah.
– Selain itu, pemotongan juga dilakukan untuk mengurangi pohon jambu air yang   terlalu rimbun. Pohon yang sangat rimbun yang memiliki banyak cabang yang tidak berbuah dan yang kurang terkena cahaya matahari, lebih baik dipotong saja agar cabang-cabang yang berpontensi berbuah bagus bisa tumbuh maksimal.

  Pemanenan, Saat jambu air sudah mulai berbunga, salah satu hama yang banyak menyerang adalah lalat buah. Lalat buah ini selalu menyerang bunga yang berumur sekitar 15 hari dan akan membuat bunga menjadi gugur atau buah jambu air menjadi busuk. Untuk mengatasi serangan bunga jambu dari hama lalat buah, maka bunga perlu dilakukan pembungkusan. Jika ternyata bunga sudah terserang hama lalat, maka penanganan lah yang perlu dilakukan. Penyelesaianya dapat dibuat dengan memberikan fungisida serta insektisida dengan dosisi secukupnya.

Jambu air biasanya akan berbuah 2 kali dalam setahun, yakni pada kisaran bulan Juni – Agustus dan November – Desember. Panen dapat dilakukan jika buah sudah matang. Matangnya jambu air biasanya ditandai dengan ukuran yang besar (sesuai varietas), berubah dari hijau menjadi kemerah-merahan (tergantung varietas). Proses pemanenan dilakukan beberapa kali dengan cara petik pilih. Hal ini dibuat karena jambu air tidak matang secara bersama-sama sehingga panenya hanya dilakukan pada jambu air yang sudah matang. Untuk menjaga agar jambu air bisa tetap segar sedkit lebih lama maka lakukan penyimpanan pada lemari pendingin.

Budidaya Paprika Hidropinik

Pada zaman ini metode pertanian hidroponik telah menjadi tren di masyarakat. Pertanian yang dilakukan dengan media air/non tanah ini dapat menghasilkan produk yang berkualitas prima. Produk-produk hidroponik selalu dicari oleh pasar terutama di kota-kota besar dan daerah-daerah pariwisata yang merupakan pengkonsumsi produk mewah dan berkualitas ini.

Sebelum melangsungkan penanaman pada tanaman paprika pastikan green house siap terlebih dahulu. Greenhouse paprika sebaiknya dibuat agak kuat dengan tiang utama beton atau besi yang kuat dan dibuat agak tinggi sekitar 4-5 meter. Itu dikarenakan paprika dapat tumbuh tinggi ke atas mencapai 6-7 meter tergantung dari perawatan. Greenhouse yang dibuat kuat juga bertujuan agar saat paprika berbuat greenhouse tidak roboh. Karena saat berbuah 1 pohon paprika dapat memiliki buah total dengan berat 2 kg. Greenhouse juga harus dalam kondisi bersih dan steril untuk mengurangi serangan hama dan penyakit. Setelah greenhouse siap baru kita melakukan penanaman.

Persiapan Bibit
Bibit (benih) paprika hidroponik tergolong mahal mencapai 3.000-5.000 per biji tergantung jenis dan merek. Oleh karena itu tahap pembibitan menjadi sangat penting untuk diketahui agar mengurangi resiko dan kerugian. Bibit yang baik akan menghasilkan tanaman yang baik pula. Benih paprika bisa di beli di toko – toko pertanian dengan berbagai jenis merek (Athena, Sany, Spartakus, Goldflame, Calvin, Insani, Chang dll) semua bibit tersebut bagus tergantung dari perawatan kita.

Baca Juga :
Manfaat Kantong Plastik Yang Sangat Penting
Cara Menanam Cabai Saat Musim Hujan
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

Benih terlebih dahulu direndam dengan air hangat kuku selama ± 30 menit, sambil menunggu kita bisa menyiapkan media semai yang akan digunakan. Basahi media dengan air bersih dan pastikan media basah sampai merata dan biarkan sesaat agar air siraman yang berlebihan menetes itu menunjukkan media tanam sudah jenuh dan siap digunakan.

Buatlah bolongan kecil – kecil pada rockwool-Grodan (apabila menggunakan Rockwool) atau lubang tanam jika menggunakan tre dan sekam bakar. Letakkan benih satu persatu pada setiap lubang dengan posisi calon lembaga (titik tumbuh menghadap kebawah ± 0,5 cm dengan menggunakan pinset, setelah semua benih disemai kemudian tutup dengan plastik mulsa agar suasana lembab dan hangat sehingga benih lebih cepat berkecambah.

Benih-benih tersebut ditaruh di lemari semai (germenation chamber), selama di lemari semai suhu optimal 20-25 ºC dengan RH 70%-90%. Suhu dan RH dapat diatur dengan cara memasang lampu jika suhu rendah dan Jika kelembaban rendah semprotkan air ke dalam lemari semai dengan menggunakan hand sprayer.
Benih akan berkecambah dalam waktu ± 7 hari, plastik mulsa dibuka kemudian bibit dipindahkan ke tempat yang ada sinar dengan tetap menjaga suhu dan kelembaban.

Bibit dengan koteledon tumbuh sempurna, dipindahkan ke polybag 15 x 15 cm yang telah dibasahi dengan larutan nutrisi (JORO A&B Mix atau merek nutrisi lain) dengan EC. 1 mS/Cm atau 700 ppm dan pH. 5.5 sampai 6.5. Pada saat pemeliharaan dipersemaian/pembibitan meliputi penyiraman 1-2 kali sehari (tergantung cuaca, fase pertumbuhan bibit, dan media yang digunakan), pengendalian hama dan penyakit selama di nursery misalnya trips, mite, leaf miner, rebah kecambah dll) dan yang tak kalah pentingnya adalah pengaturan kembali jarak antar tanam agar daun tanaman tidak saling menutupi. Bibit siap tanam ke greenhouse produksi setelah berumur ± 21 hari di polybag atau sudah berdaun ± 5 helai.

Persiapan Media Tanam Dan Penanaman
Media tanam yang digunakan pada budidaya paprika hidroponik adalah sekam bakar. Ada banyak media tanam yang dapat digunakan yang penting bersifat steril, aerasi dan porositas baik. Jadi media tanam dapat menahan air dengan optimal (tidak basah/kering). Kenapa sekam bakar lebih dipilih oleh para petani paprika hidroponik?, karena media ini murah, mudah didapat, mudah dibuat dan yang pasti steril dan memiliki aerasi dan porositas yang baik. Untuk skala komersil media yang murah sangat diperlukan karena dapat menekan biaya produksi. Polybag yang akan digunakan dalam media penanaman bisa berupa polibag ember (ukuran 50 cm) atau jenis polibag bantal (sleb). Untuk petani pemula sebaiknya menggunakan media polibag ember karena nutrisi yang diserap media tanam akan lebih baik dan akar dapat berkembang dengan lebih leluasa. Akan tetapi dari penggunaan media tanam ini memiliki kelemahan lebih mahal dibandingkan sleb karena menggunakan sekam bakar lebih banyak dan harga polibag ini lebih mahal.

Panen
Keunggulan budidaya paprika hidroponik adalah umur panen yang relatif panjang dan produk yang dapat dipertahankan kesegaranya relatif lebih lama. Beberapa tips yang dapat dilakukan adalah.
1. Supaya tumbuhan paprika dapat berbuah awet dan dapat dipanen dalam jangka waktu yang panjang. Buah petama dari cabang pertama dipanen hijau jangan dibiarkan menjadi merah atau kuning. Hal tersebut akan mengurangi beban tanaman saat tanaman masih muda itu membuat tanaman akan hidup lebih lama.
2. Jika terjadi serangan penyakit yang berat, sebaiknya paprika juga di panen hijau. Karena meringankan beban dari tanaman. Selepas tanaman sehat barulah paprika dapat dipanen hingga merah atau kuning (masak fisiologis).
3. Saat melakukan panen gunakan cutter/pisau yang tajam sehingga tidak melukai pangkal tangkai buah.Jika terluka tanaman dapat stress dan pertumbuhan buah berikutnya tidak normal.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB

Cara Menanam Cabai Saat Musim Hujan

Menanam cabai di musim hujan memerlukan teknik budidaya dan perawatan yan cukup intensif dibandingkan jika menanam cabai pada musim kemarau. Menanam cabai pada musim hujan bukanlah musim yang ideal bagi budidaya cabai, sehingga biasanya menanam cabai pada musim hujan disebut sebagai bertanam cabai di luar musim (off season). Pada saat mengadakan pembudidayaan tanaman cabai di musim hujan anda akan menghadapi kendala cuaca yang tidak kondusif bagi tumbuh kembangnya tanaman cabai secara normal. Musim hujan ditandai dengan curah hujan yang tinggi dan kelembaban yang tinggi. Beberapa hal akan memicu berkembangnya organisme pengganggu tanaman baik hama maupun penyakit tanaman sehingga risiko kegagalan panennya menjadi lebih besar.

Walaupun demikian menanam cabai pada musim hujan mempunyai potensi untuk memperoleh keuntungan yang tinggi. Harga yang tinggi pada saat musim hujan menjadi incaran para petani. Penyebab kenaikan harga cabai di saat musim hujan ini disebabkan oleh stok cabai yang sangat menurun drastis, dikarenakan pada saat musim hujan hanya sedikit yang mengusahakan tanaman cabai karena risiko kegagalanya sangat besar.

Iklim
Curah hujan yang tinggi atau iklim yang basah tidak sesuai untuk pertumbuhan tanaman cabai. Pada keadaan tersebut tanaman akan mudah terserang penyakit, terutama yang disebabkan oleh cendawan, yang dapat menyebabkan bunga gugur dan buah membusuk. Curah hujan yang baik untuk pertumbuhan tanaman cabai merah adalah sekitar 600-1200 mm per tahun.

Baca Juga :
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI
Teknik Jitu Mengendalikan Hama Keong Mas Pada Tanaman Padi
Ciri – Ciri Karung Beras Yang Baik Untuk Konsumen
Manfaat Karung Beras dan Karung Laminasi

Sinar matahari sangat diperlukan sejak pertumbuhan bibit hingga tanaman berproduksi. Dengan begitu, tumbuhan cabai termasuk ke dalam kelompok tanaman C3 tidak menghendaki sinar matahari secara penuh. Tanaman dari kelompok C3 memiliki titik kompensasi cahaya rendah dan dibatasi oleh tingginya fotorespirasi. Oleh karena itu, peningkatan suhu dan intensitas cahaya matahari menyebabkan tanaman cabai merah tidak dapat tumbuh optimal.

Penggunaan Greenhouse
Penggunaan greenhouse (rumah naungan) merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi intensitas cahaya matahari yang tinggi. Pada fase bibit, semua jenis tanaman tidak tahan terhadap intensitas cahaya matahari penuh. Pada tanaman kelompok C3 termasuk tanaman cabai, naungan tidak hanya diperlukan pada fase bibit, tetapi diperlukan juga sepanjang siklus hidup tanaman tersebut. Dampak penggunaan naungan terhadap iklim mikro antara lain:

Intensitas cahaya matahari berkurang sebesar 30-40%
Aliran udara di sekitar tajuk berkurang
Kelembaban udara di sekitar tajuk lebih stabil (60-70%)
Laju evapotranspirasi berkurang
Terjadi keseimbangan antara ketersediaan air dengan tingkat transpirasi tanaman
Pada budidaya cabai merah, dapat membuat rumah naungan sederhana ialah bangunan yang terdiri atas rangka yang terbuat dari besi, kayu atau bambu dengan atap yang terbuat dari plastik UV. Struktur bangunan naungan harus dirancang sesuai dengan kondisi cuaca di Indonesia. Bahan plastik UV dapat memantulkan sinar matahri langsung yang mengarah ke rumah naungan yang dapat mengurangi intensitas cahaya pada tanaman cabai.

Misalnya, rumah naungan seluas 1000 m2 dengan ukuran 40m x 25m. Rumah nanungan dengan luasan lebih dari 1.000 m2, jika terjadi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang membahayakan dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar. Bangunan screenhouse merupakan bangunan semipermanen yang kerangkanya terbuat dari bambu.

Pemasangan
Tiang dasar menggunakan pasak untuk menyambungkan bambu satu sama lain sehingga tidak mudah goyang. Tiang terdiri dari tiang utama, tiang ke-2,ke-3, dan tiang ke-4, palang dada, palang dinding, atap 1 dan atap 2, juga bentangan siku-siku yang menjadikan bangunan tersebut kuat. Tinggi tiang utama adalah 6,5 meter, tiang kedua 5,5 meter, tiang ketiga 4,5 meter, tinggi tiang keempat 3,5 meter. Jarak antar tiang adalah 3,5 meter.

Pemasangan dinding untuk rumah naungan perlu diperhatikan hati-hati. Pembuatan dinding rumah naungan ditujukan untuk mengatur sirkulasi udara. Tidak menjadi masalah jika rumah naungan tidak mempunyai dinding, atau hanya membuat atap saja. Pembuatan dinding pada rumah naungan bisa mengakibatkan terperangkapnya hama/penyakit yang justru akan membawa dampak negatif bagi pertumbuhan tanaman cabai jika sanitasi dalam rumah naungan tidak terjaga dengan baik.

Kami Lim Corporation juga menjual Bantal Silikon, Kantong Sampah, Karung Beras Dan Kami juga menjual alat – alat Pertanian & Perkebunan. Untuk info lebih lanjut klik -> DISINI <- Atau anda juga bisa hubungi kami di : SMS/Call/WA: 0852.3392.5564 / 08123.258.4950 / 0877.0282.1277 . Call dan WA hanya dilayani pada jam kantor pukul 08.15 -16.00 WIB