Faktor Penting yang Wajib Anda Tau Ketika Budidaya Metode Aquaponik

Aquaponik Kuy

Kelebihan atau keunggulan dari akuaponik memang terletak pada produk yang dipanen bisa berupa dua jenis komoditas pangan, yaitu sayuran dan ikan. Contohnya saja, Anda bisa memanen kangkung bersamaan dengan ikan lele. Akan tetapi, seperti proses budidaya pada umumnya, memanen sayuran dan ikan akuaponik juga harus memerhatikan beberapa hal. Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan saat panen.

Waktu Panen

Setiap jenis sayuran mempunyai waktu panen yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, penting untuk memerhatikan jenis sayuran yang akan ditanam. Apabila sayuran dipanen ketika sudah berumur tua, sayuran sudah tak enak untuk dikonsumsi karena sayuran akan menjadi keras. Akan tetapi, bila tanaman dipanen ketika masih muda, ukuran sayuran akan lebih kecil karena pertumbuhannya belum maksimal.

Panen akan lebih baik bila dilaksanakan pada pagi hari ketika kondisi sayuran masih segar. Perkiraan panen jenis sayuran yang umumnya dipakai dalam akuaponik sebagai berikut.

* Caisin 12 hari
* Bayam hijau 14 hari
* Kangkung 14 hari
* Pakcoy green 19 hari

Baca Juga:
Dibalik Populernya, Ternyata Ini Kelemahan Sistem Sumbu & Sistem Rakit Apung
Yuk Intip Metode Beternak Bebek Petelur yang Efisien & Efektif
Hama & Penyakit yang Harus Anda Ketahui Sebelum Budidaya Selada

Cara panen

Untuk memulai cara panen Akuaponik bisa Anda laksanakan dengan cara mencabut sayuran dari netpot, kemudian letakkan netpot pada bak. Dan selanjutnya, letakkan sayuran pada keranjang dengan posisi vertikal. Pastikan sayuran tak ditumpuk secara padat supaya kondisi fisik sayuran tak ada yang patah akibat tertekan.

Sesudah sayuran terkumpul, sayuran disortir untuk dipisahkan dari sayuran yang rusak dan beberapa kotoran yang menempel pada sayuran. Apabila sayuran akan dijual ke pasar, rockwool dan akar lebih baiknya jangan dicabut. Hal itu bertujuan sebagai identitas bahwa tanaman ditanam secara hidroponik.

Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Panen Ikan

Tentunya panen ikan akan memerlukan waktu yang lebih lama daripada panen sayuran. Panen ikan baru bisa dilaksanakan sesudah mengerjakan panen sayuran beberapa kali. Ikan yang dipanen dapat terlihat dari bobot yang optimal dan mempunyai kondisi fisik yang sehat. Untuk lele, umumnya akan dipanen ketika sudah berbobot 7—8 ekor per kg, ikan nila 4 ekor per kg, dan ikan patin 2 ekor per kg.

Cara memanen yang dilaksanakan untuk seluruh ikan yang ada di dalam kolam bisa dilaksanakan dengan cara pengosongan air pada bak. Akan tetapi, bila hanya sebagian tak perlu mengerjakan pengosongan air. Proses panen harus dilaksanakan secara hati-hati, supaya ikan yang dipanen akan tetap hidup.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Faktor Penting yang Wajib Anda Tau Ketika Budidaya Metode Aquaponik” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Hama & Penyakit yang Harus Anda Ketahui Sebelum Budidaya Selada

Hama & Penyakit Tanaman Selada

Salah satu diantara tantangan dalam budidaya selada yaitu adanya berbagai jenis hama dan penyakit tanaman yang menyerang. Hama dan penyakit selada ini sangatlah beragam. Akan tetapi, ada 4 jenis hama dan penyakit yang paling banyak meresahkan para petani selada. Berikut penjelasan selengkapnya.

Jangel

Jenis hama yang pertama yaitu jangel, dengan nama ilmiahnya yakni Bradybaena similaris ferussac. Hama ini mempunyai bentuk seperti siput yang sangat kecil. Ukuran dari jangel hanya sekitar 2 cm. Hama jangel cukup berbahaya dalam menyerang tanaman ini.

Bukan hanya tanaman yang disemaikan, jangel juga menyerang tanaman yang sudah tumbuh di lahan. Tanaman dengan segala umur sangat rentan terserang jangel. Umumnya hama ini bersembunyi pada pangkal daun di bagian dalam. Serangan hama jangel bisa membuat daun berlubang. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda segera mengatasi serangan hama jika melihat adanya selada budidaya Anda yang mulai berlubang.

Tangek

Bukan hanya jangel, tangek juga merupakan musuh alami dari tanaman ini. Tangek mempunyai nama ilmiah Parmalion pupilaris humb. Sekilas, tangek mirip dengan jangel. Hanya saja, tangek tak mempunyai rumah siput seperti jangel.

Baca Juga:
Ternyata Ini Alasan Milenial Harus Mulai Budidaya Metode Hidroponik
Jangan Asal Budidaya, Coba Pahami Faktor Ini Dulu!
Mau Bertanam Metode Roof Garden, Coba Pahami 3 Ciri Tanaman Ini Dulu!

Serangan hama tangek bisa dideteksi dari adanya lubang pada daun tangek. Pada musim kemarau, serangan tangek akan lebih berbahaya ketimbang di musim hujan. Serangan tangek bisa mengakibatkan penurunan produktivitas dan kualitas selada yang Anda budidayakan.

Busuk Lunak

Busuk lunak dikenal juga sebagai soft rot. Penyakit tanaman selada ini diakibatkan oleh bakteri Erwinia carotovara. Bagian yang diserang oleh bakteri ini adalah bagian daunnya. Serangan akan mulai tampak pertama-tama pada bagian tepi daun. Ciri utama busuk lunak diawali dengan warna daun menjadi cokelat. Kemudian, daun akan mengalami pelayuan.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Bukan hanya menyerang selada yang masih tumbuh di lahan, penyakit busuk lunak juga bisa menyerang selada yang sudah siap diangkut ke pasar. Oleh karena itu, pastikan kembali tanaman yang hendak Anda panen dalam keadaan prima dan optimal.

Busuk Pangkal Daun

Dan yang terakhir yakni ada penyakit busuk pangkal daun yang mengincar tanaman selada milik Anda. Penyebab utama penyakit busuk pangkal daun adalah Felicularia filamentosa. Sama seperti namanya, bagian utama yang diserang oleh penyakit ini yaitu bagian pangkal daun. Anda harus waspada karena penyerangan biasanya terjadi menjelang masa panen.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Hama & Penyakit yang Harus Anda Ketahui Sebelum Budidaya Selada” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Cari Tau Jenis Tanaman Hias Berdasarkan Bentuknya, Penasaran?

Jenis tanaman hias sangat beragam. Salah satu penggolongan tanaman hias yang paling sering dipakai yaitu berdasarkan bentuknya. Tak hanya itu, tanaman hias juga bisa dikelompokkan dari pola hidupnya.

Apabila Anda ingin membuat sebuah taman, komposisi jenis tanaman hias akan menentukan keindahan suatu taman. Mulai dari tinggi, ukuran, sampai penggolongan khusus. Berikut ini beberapa jenis tanaman hias yang patut diketahui sebelum Anda membuat taman.

Herba dan Semak

Tanaman Hias Semak

Tanaman yang bisa dikategorikan sebagai herba dan semak yaitu tumbuhan yang memiliki batang kecil dan sedikit mengayu. Tanaman ini memiliki percabangan rendah atau menempel pada tanah. Anda bisa bertanam kemangi, seledri, ataupun ketumbar yang tak hanya bisa dimanfaatkan sebagai bumbu dapur juga bisa mempercantik ruangan.

Perdu

Perdu memiliki ukuran lebih besar dibandingkan semak, serta mempunyai percabangan yang relatif lebih tinggi. Umumnya, perdu adalah pohon berbatang tegak. Jenis tanaman hias perdu diantaranya yaitu kembang sepatu dan kaca piring.

Tanaman Merambat

Tanaman Hias Merambat

Tak sama dengan perdu ataupun semak, terdapat jenis tanaman lain dengan batang kecil yang tumbuh merambat. Tanaman ini membutuhkan sandaran dalam pertumbuhannya. Contoh tanaman hias merambat yaitu alamanda, bugenvil, samapi lampion irian.

Pohon

Tanaman Hias Pohon

Sebutan pohon disematkan bagi tanaman yang berbatang besar dengan percabangan yang tinggi dan terletak di atas tanah. Adapun beberapa pohon yang bisa dikategorikan ke dalam tanaman hias yaitu pohon glodogan, pohon tanjung, dan pohon bodi.

Tanaman Air

Tanaman Hias Air

Tanaman hias air sangat beragam. Tanaman ini cocok ditanam terutama jika Anda mempunyai kolam ikan. Beberapa jenisnya yaitu teratai, paku ekor kuda, dan tipa. Cara menanamnya juga tak sulit, Dan juga dengan perawatannya karena tak membutuhkan penyiraman secara rutin.

BACA JUGA:
Yuk Intip Metode Tanam Unik dari Jepang, Mau Tau Kan!
Cara Menanam Bonsai, Si Tanaman Kerdil dengan Harga Selangit
Jenis Kendala Saat Budidaya Hidroponik dan Cara Ampuh Penanganannya

Palem

Tanaman Hias Palem

Menghias taman akan terasa kurang tanpa kehadiran tanaman ini. Palem adalah kelompok famili Palmae. Anda bisa bertanam banyak jenis palma mulai dari phunix, lontar, palem segitiga, kamedoria, kariota, aren, sampai ekor tupai.

Bentuk palem juga sangat beragam. Ada palem dengan ukuran yang besar dan ada juga palem hias mini. Palem berukuran kecil ini cocok ditanam dalam pot dan diletakkan di teras ataupun bagian dalam rumah Anda.

Bambu

Tanaman Hias Bambu

Famili Graminae atau Poaceae, lebih dikenal sebagai bambu, juga bisa dipakai sebagai tanaman untuk mempercantik halaman rumah. Sama seperti palem, jenis dan ukuran bambu hias juga sangat beragam. Mulai dari rumput air, bambu kuning, sampai dengan rumput sate.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Paku-pakuan

Tanaman Hias Paku Pakuan

Paku-pakuan adalah tanaman tanpa batang sebab tubuhnya langsung menancap pada tanah atau tanaman inangnya. Beberapa famili paku-pakuan hias yaitu Polypodiaceae, Pteridaceae, Selaginellaceae, Oleandraceae, Davalliaceae, Marattiaceae, dan Aspleniaceae.

Kaktus dan Sukulen

Tanaman Hias Kaktus Sukulen

Apabila Anda ingin bertanam tanaman hias yang tak terlalu memerlukan banyak air, Anda bisa bertanam kaktus ataupun sukulen. Tanaman ini merupakan jenis tanaman lunak yang tak berkayu. Batangnya bisa dipakai untuk menyimpan air. Contoh tanaman ini yaitu Neoregelia sp., Aloe sp., dan Mammilaria elongata.

Tanaman Buah

Tanaman Hias Buah

Beberapa jenis tanaman buah juga bisa sekaligus dipakai sebagai tanaman hias pekarangan. Umumnya tanaman buah ditanam di halaman seperti pohon durian, pohon rambutan, dan pohon pala.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Yuk Cari Tau Jenis Tanaman Hias Berdasarkan Bentuknya, Penasaran? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Jangan Asal Semprot Tanaman! Coba Lakukan Sesuai Aturan Menyiram Ini

Cara Menyiram Tanaman
Jangan Asal Semprot Tanaman! Coba Lakukan Sesuai Aturan Menyiram Ini

Menyiram tanaman adalah hal yang wajib Anda lakukan dalam berkebun. Alasannya sangat jelas bahwa tanaman butuh air untuk bertahan hidup. Namun, tahukah Anda? Ternyata terdapat aturan menyiram tanaman yang tidak hanya sekedar menyemprotkan air. Apa sajakah itu?

Menyiram Mengikuti Cuaca

Saat sedang panas-panasnya, Anda mungkin harus menyiram tanaman setiap hari. Namun, tetap tidak menyiramnya di siang bolong dengan matahari yang sangat terik. Beruntungnya, curah hujan di Indonesia cukup tinggi. Saat hari itu datang, Anda bisa menghemat air dan membiarkan alam untuk menjaga tanaman Anda. Namun, Anda tetap perhatikan sistem pengairannya. Jangan sampai tanaman terendam air.

Sesuaikan dengan Ukuran Tanaman

Sebaiknya, Anda tidak menuang semua air di dalam alat penyiram tananam ke pot yang berisi tanaman kecil karena itu akan membuatnya tenggelam. Hal ini juga berpengaruh pada tempat Anda menanam. Pot besar dengan tanaman kecil cukup disiram 4—7 hari sekali. Di sisi lain, tanaman sedang dalam pot kecil butuh air yang lebih banyak karena tanahnya tidak bisa menyimpan air terlalu lama. Jadi, Anda harus menyiramnya dua kali sehari.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pelajari Aturan Menyiram

Satu tanaman mungkin butuh dua kali asupan air sehari. Jadi, Anda butuh menyiramnya dua kali. Tanaman lain mungkin bisa bertahan dengan sedikit air setiap harinya. Beberapa di antaranya bisa tetap hidup sampai satu minggu ke depan.

Nah, di sinilah Anda harus jeli melihat tanaman. Pilih pagi atau sore hari untuk menyiram tanaman. Hindari siang hari yang panas karena Anda akan sia-sia. Malam hari pun tampaknya bukan pilihan waktu menyiram tanaman yang tepat.

Baca Juga:
Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan
Tau Gak Sih Apa Upside Down Methods Itu? Yuk Kepoin Disini
Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!

Jumlah Air yang Pas

Coba cek tanah tempat tanaman Anda hidup. Jika Anda menanam di pot, pastinya ada lubang untuk mengalirkan air supaya tidak mengendap di sana. Tanah yang terlalu lembap juga tidak akan buat tanaman subur. Terlalu kering pun malah mematikan.

Untuk memastikan tanaman Anda tercukupi, silakan cek tanahnya. Saat tanah masih terasa lembap, simpan air untuk yang lain. Namun, jika sudah terlalu kering, sebenarnya tanaman Anda sudah berteriak, hanya saja Anda tidak mendengar mereka.

Menyiram Bagian yang Tepat

Tanaman cukup pintar untuk menyalurkan air dan nutrisi ke seluruh bagian tubuhnya. Jadi, tak ada gunanya Anda menyiram batang dan daunnya. Bagian yang harus Anda basahi adalah tanah di sekitar tanaman tersebut. Menyiramkan air pada tanaman malah bisa menimbulkan jamur atau parasit. Selain memunculkan bintik hitam, tanaman juga bisa mati karenanya.

Tidak Gegabah Waktu Menyiram

Bagi Anda yang melaksanakan hobi berkebun di luar ruangan, tanaman Anda mungkin warnanya tak terlalu cerah. Tanaman Anda mungkin terkena panas yang berlebih atau polusi dari kendaraan bermotor. Sebab, tanaman juga mempunyai kekuatan sendiri buat menjaga kelembapan dirinya. Hal yang bisa Anda laksanakan adalah membasahi tanahnya segera saat melihat tanaman tampak tak terlalu sehat.

banner-plastik

Menjaga Pot Tetap Kering

Khusus bagi Anda yang menanam di pot, sebaiknya jaga tanaman supaya tetap kering. Maksudnya, selalu buang air yang tertahan di bawah pot. Jangan biarkan air tersebut terlalu lama di sana karena akan memengaruhi kelembapan tanah. Terlalu banyak air yang mengendap juga berbahaya untuk kesehatan tanaman.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan

Budidaya Menguntungkan
Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan

Sekarang banyak kalangan pebisnis yang mulai melirik budidaya tanaman sebagai lahan penghasil keuntungan baru. Alasannya cukup masuk akal, sebab hasil dari budidaya tanaman memang cukup menjanjikan dengan investasi yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan bisnis lainnya misalnya minyak atau emas.

Tetapi tentu saja, bagi Anda yang baru ingin memulai bisnis budidaya tanaman ini, dibutuhkan adanya pengetahuan mengenai cara budidaya tanaman yang menguntungkan supaya modal Anda tak sia-sia serta mampir lewat belaka.

Cara Budidaya Tanaman yang Menguntungkan

Kelihaian mengenai pemilihan jenis tanaman, lokasi, serta teknik dalam bercocok tanam adalah sedikit dari beberapa faktor yang harus kita perhatikan. Lantas apa sajakah faktor pendukung lain supaya usaha budidaya tanaman kita menjadi sukses serta menguntungkan? Untuk itu simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

1. Pilih Jenis Tanaman yang Cepat Panen

Usaha budidaya Anda akan sangat menguntungkan jika jenis tanaman yang dipilih merupakan tanaman yang cepat panen sekaligus mempunyai nilai jual tinggi. Bukan hanya itu, tanaman tersebut juga harus gampang ditanam supaya bisa meminimalkan kegagalan panen di awal budidaya. Jenis tanaman seperti di atas paling sering kita jumpai di beberapa tanaman berikut ini.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Tanaman Sayur
Tanaman sayur seperti paprika, tomat, jagung manis, kacang panjang, kangkung, dan banyak lagi. Jenis tanaman di atas dikenal gampang ditanam, gampang dalam perawatan, serta masa panennya juga tergolong cepat.

Tanaman seperti kacang panjang dan kangkung bisa kita panen dalam hitungan minggu sesudah masa tanam awal, sedangkan jenis tanaman seperti cabe dan tomat bisa kita ambil hasilnya dalam waktu bulanan. Untuk skala panen yang lebih lama bisa kita temui pada jenis tanaman seperti jagung, tetapi walaupun tak secepat tanaman sayur lainnya, keuntungan yang diperoleh dari panen jangung tak kalah menggiurkan.

Coba pikirkan, jagung manis yang kita panen bisa dijual dengan harga Rp. 1000 jika di lahan pertanian Anda ada 1000 tanaman jagung saja, maka keuntungan yang diperoleh bisa mencapai Rp. 1.000.000 kalikan saja dengan jumlah bonggol jagung yang ada di setiap pohonnya. Keuntungan tentu bisa berkali-kali lipat.

Tanaman Herbal
Bukan saja sayur-sayuran, jenis tanaman herbal juga menjanjikan keuntungan yang berlipat. Adapun jenis tanaman herbal yang baik ditanam yaitu jahe, kunyit, daun basil, dan banyak lainnya. Tanaman herbal ini sangat gampang tumbuh dan sangat cocok ditanam di negara tropis seperti Indonesia. Lagi pula keperluan pasar akan ketersediaan tanaman herbal semacam ini juga sangatlah tinggi.

Baca Juga:
Tau Gak Sih Apa Upside Down Methods Itu? Yuk Kepoin Disini
Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!
Ternyata, Ini Alasan Pentingnya Plastik UV Dalam Budidaya Greenhouse Hidroponik

Tanaman Hias
Masyarakat Indonesia umumnya juga sangat menggemari tanaman hias. Maka mencoba membudidayakan tanaman hias adalah peluang yang tak boleh dilewatkan. Tanaman hias semacam mawar, melati, serta bunga bougenvile adalah tanaman hias faforit masyarakat yang gampang dikembangbiakkan serta cepat dalam penjualannya.

Apabila kita ingat beberapa tren belakangan mulai dari euphorbia sampai gelombang cinta merupakan sejumlah contoh yang bisa kita ambil untuk mengetahui betapa besar keuntungan dari budidaya tanaman hias bila tanaman itu sedang digandrungi. Jadi pandai-pandailah melihat keperluan pasar untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.

2. Lokasi Penanaman yang Tepat

Kita harus bersyukur sebab negara kita Indonesia dikaruniai tanah yang subur dan matahari bersinar hampir di sepanjang tahunnya, dengan curah hujan yang cukup melimpah pula. Faktor iklim tropis ini sangatlah menguntungkan bagi para pembudidaya, akan tetapi, kita tentu tak bisa memaksakan suatu tanaman harus tumbuh dengan subur pada satu lokasi tertentu.

Ada jenis tanaman yang akan tumbuh baik dan subur bila ditanam pada lahan yang sejuk semacam pegunungan, tetapi ada pula tanaman yang hanya bisa bertahan pada lahan di dataran rendah. Keunikan dan ciri khas dari setiap tanaman inilah yang harus kita pelajari supaya bisa memperoleh hasil maksimal dalam budididaya kita.

Dan jangan lupakan juga faktor jenis tanah yang diperlukan, contohnya jenis lahan budidaya tanaman kacang tanah akan lain dengan jenis tanah untuk menanam cabe.

3. Kenali Hama yang Biasa Menyerang

Hama bukan saja perusak tanaman, tetapi kehadirannya mampu membuat para petani merugi total dengan gagal panen. Karena itu sangat penting untuk mengenali jenis hama yang sering hinggap tanaman yang sedang kita budidayakan. Dengan pengetahuan itu, akan sangat gampang bagi kita untuk mengantisipasi adanya serangan hama tersebut.

Semisal, cara mengatasi hama monyet pada tanaman karet kita tak mungkin menyamakan dengan cara membasmi hama ulat pada bawang merah. Kedua jenis hama tersebut berbeda karakter dan tentu saja berbeda juga cara mengatasinya.

4. Manfaatkan Lahan Sempit

Bagaimana bila tak punya banyak lahan untuk melakukan budidaya? Tak masalah, sebab budidaya tanaman Anda juga bisa sukses meski lahan atau tanah yang Anda punya tak seluas punya orang. Coba manfaatkan saja lahan sempit tersebut dengan mengaplikasikan teknik hidroponik, silakan pelajari lebih lanjut tanaman apa saja yang bisa ditanam secara hidroponik?.

Adanya teknologi yang berkembang semakin maju ini, Anda juga bisa menanam di atas atap rumah, di sekeliling tembok bangunan dengan mengaplikasikan metode vertikal garden pada lahan sempit, dan bahkan di pohon makro sekalipun. Untuk Anda yang belum mengerti dengan istilah pohon makro, cara menanam ini bisa kita jumpai dalam kasus penanaman toge. Tentu tak diperlukan lahan berhektar-hektar untuk bisa panen toge dengan melimpah.

Hanya cukup sediakan wadah yang besar sebagai media tempat kacang hijau bertumbuh menjadi toge. Apabila usaha di lahan dadakan ini sudah berhasil, tak menutup kemungkinan Anda bisa mengembangkan budidaya tanaman Anda dengan membeli sebidang tanah yang diusahakan kembali. Keuntungan tetap diperoleh, sementara Anda punya tabungan berupa properti yang sangat berharga.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Tau Gak Sih Apa Upside Down Methods Itu? Yuk Kepoin Disini

Upside-down Methods
Tau Gak Sih Apa Upside Down Methods Itu? Yuk Kepoin Disini

Apakah Anda menginginkan tampilan yang baru untuk tanaman di rumah Anda? Apabila menanam tanaman di pot yang sudah umum dilakukan masih dirasa belum cukup, Anda bisa mencoba menanam tanaman dengan cara terbalik. Terbalik? Ya, maksud terbalik di sini merupakan tanaman ada di bawah pot sedangkan media tanamnya berada di bagian atas pot.

Setelah itu pot tersebut diletakkan dengan cara digantung jadi tanaman akan terlihat terbalik. Cara menanam seperti ini di luar negeri dikenal dengan sebutan upside-down methods. Metode menanam seperti ini tujuannya supaya tanaman terlihat cantik dan rimbun. Bukan hanya itu, bila salah satu tumbuhan ada yang mati, kita masih bisa berharap pada tanaman yang lain.

Namun bila Anda khawatir dengan pertumbuhannya, maka Anda bisa menanam hanya di bagian bawah saja. Dengan hanya satu tanaman yang muncul dari bagian bawah pot, maka taman di rumah akan terlihat lebih menarik dan juga unik.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Umumnya metode ini dipakai untuk menanam buah timun dan tomat. Hal itu didasari alasan karena gaya gravitasi umumnya melawan perkembangan buah tomat. Apabila tomat ditanam dengan cara menjuntai ke bawah. Maka pertumbuhan yang diharapkan bisa lebih baik.

Menanam dengan upside-down methods juga mempunyai keunggulan lain seperti membuat tanaman lebih lembab sebab memungkinkan air bisa sampai di daun secara lebih cepat. Hal ini juga bisa membuat tanaman tumbuh menghadap ke matahari secara alami. Selain itu metode ini juga membuat tahap perawatan seperti aktivitas memantai, melihat, atau memangkas tanaman menjadi lebih gampang.

Baca Juga:
Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!
Ternyata, Ini Alasan Pentingnya Plastik UV Dalam Budidaya Greenhouse Hidroponik
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik

Lantas bagaimana cara supaya tanaman bisa menjulur dari bawah pot? Caranya yaitu dengan melubangi sisi bawah pot atau wadah tanaman. Saat ini di luar negeri sudah banyak yang menjual media khusus untuk metode menanam seperti ini jadi Anda tak perlu lagi repot – repot melubangi bagian bawah pot.

Akan tetapi memakai metode ini sebetulnya tak harus dilaksanakan dengan cara yang rumit. Karena Anda juga bisa memakai pot biasa atau botol bekas yang tersedia di rumah. Untuk botol bekas, Anda bisa memotongnya menjadi 2 bagian. Gunakan bagian atasnya yang mempunyai tutup.

Sedangkan untuk sisi bawahnya, Anda bisa membuat lubang di bagian bawah. Lubang tersebut cukup seperlunya saja dan disesuaikan dengan ukuran tanaman. Setelah itu masukkan tanaman ke dalam pot dengan cara terbalik. Selanjutnya keluarkan dedaunan dari tanaman tersebut melalui lubang.

Jadi akar tumbuhan masih tetap di dalam pot. Langkah berikutnya, Anda bisa menambah media tanam lain atau tanah di atasnya. Untuk tanamannya sendiri sebaiknya pilihlah tanaman yang masih kecil supaya Anda tak kesulitan ketika mengeluarkan dedaunan atau batangnya melalui lubang.

Namun apabila ingin memindahkan tumbuhan yang sudah cukup besar, sebaiknya Anda berhati – hati supaya akar dan daunnya tak rusak. Selanjutnya, gantungkan tanaman tersebut di teras atau tempat yang diinginkan. Perhatikan juga material dan kemampuan gantuangan, cantelan, atau tali yang dipakai. Sekarang Anda pun bisa menonjolkan upside-down methods untuk mempercantik rumah Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!

Manfaat Tanaman Ceri
Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!

Jual Plastik UV Untuk Budidaya Greenhouse – Lim Corporation

Buah dengan warna merah cerah ini banyak dipakai sebagai hiasan makanan ataupun minuman. Tak banyak yang tahu bahwa buah ini bisa tumbuh di banyak negara di dunia. Mulai dari Asia, Australia, Eropa, sampai dengan Amerika, buah ceri banyak dibudidayakan. Dan bahkan, musim tanam ceri berbeda-beda di setiap wilayah.

Ceri adalah anggota dari marga Prunnus. Tanaman ini masih satu kerabat dengan banyak buah populer lain seperti apel, pir, dan arbei. Buah ini menjadi salah satu buah yang populer, produksi ceri di dunia bahkan mencapai sampai 3 juta ton per tahun.

Popularitas buah ceri ini tak lepas dari pesonanya sebagai penghias hidangan. Bukan hanya itu, buah ceri juga banyak terdapat kandungan manfaat yang baik bagi tubuh. Konsumsi buah ceri secara rutin mampu menurunkan jumlah kadar asam urat dalam tubuh. Ceri juga memiliki kandungan anti-oksidan yang tinggi dalam bentuk antosianin, yakni zat warna pada buah cerah tersebut.

Musim tanam ceri di berbagai belahan dunia cukup berbeda-beda. Buah yang satu ini bisa tumbuh dalam kurun waktu yang sangat singkat. Waktu yang paling tepat untuk memanen buah ceri yaitu ketika musim panas.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Tanaman ini merupakan pohon beriklim sedang, biji ceri memerlukan udara dingin untuk bisa tumbuh. Hal ini karena tanaman ceri adalah pohon yang merevolusi untuk mencegah perkecambahan pada musim gugur. Biji tersebut belum akan muncul ketika musim dingin. Dengan demikian, musim tanam ceri yang paling tepat yaitu ketika musim gugur.

Lubang untuk membudidayakan tanaman ceri dibuat ketika musim gugur sesudah suhunya berubah turun. Sementara, bibit tanaman ceri tersebut baru akan menampakkan dirinya ketika musim semi.

Baca Juga:
Teknik Simpel Pembibitan Mawar, Salah Satu Tanaman Hias Terpopuler
Budidaya Tanaman Cabai Merah Dengan Inovasi Cut Back, Mau Tau Caranya?
Anda Wajib Tau! 10 Unsur Penerapan Teknologi Saat Budidaya Padi
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Sampai masa berbuah yang pertama, tanaman ini memerlukan waktu 3-4 tahun. Buah yang muncul juga belum sempurna. 7 tahun sesudah masa tanam barulah buah akan mengalami kematangan yang sempurna.

Cuaca yang dingin membuat tanaman ini tak bisa dibudidayakan di negara beriklim tropis. Indonesia merupakan salah satu negara yang tak bisa ditumbuhi oleh tanaman ceri. Seluruh keperluan buah ceri di Indoensia diperoleh dari impor yang asalnya dari negara penghasil ceri.

Di Australia dan Selandia Baru, masa puncak panen ceri berlangsung pada akhir Desember. Hal ini karena musim panas di negara-negara sisi selatan bumi mengalami musim panas pada bulan tersebut.

Sementara, di belahan bumi utara seperti Eropa Selatan dan Amerika Utara, Juni adalah musim puncak panen buah ceri. Di Kanada tak jauh berbeda. Panen buah ceri di negara bersimbol daun mapel ini mengalami musim panen buah ceri pada Juli sampai Agustus. Sementara di Inggris, kebanyakan ceri akan bisa dipanen secara maksimal pada bulan Juli.

Demikian penjelasan mengenai artikel berjudul “Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!”. Semoga penjelasan artikel tersebut bisa bermanfaat bagi Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik UV dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ternyata, Ini Alasan Pentingnya Plastik UV Dalam Budidaya Greenhouse Hidroponik

Pentingnya Plastik UV
Ternyata, Ini Alasan Pentingnya Plastik UV Dalam Budidaya Greenhouse Hidroponik

Jual Plastik Ultraviolet Greenhouse – Lim Corporation

Pernahkan anda mendengar plastik UV? Sebenarnya apa itu plastik UV? Bila mendengar kosa kata yang satu ini yaitu UV, percaya atau tidak pikiran anda akan melayang pada body lotion maupun pelembab wajah. Pendapat seperti itu sangatlah wajar, apalagi bila anda adalah seorang perempuan. Namun apakah anda tahu bahwa teknologi anti UV atau ultra violet kini tidak hanya hadir pada produk-produk kecantikan anda. Kini teknologi anti UV telah merambah bidang pertanian, terutama dalam teknologi greenhouse. Dengan munculnya perkembangan teknologi anti UV dibidang pertanian yaitu seperti plastik UV greenhouse.

Plastik UV (Ultra Violet) green house merupakan sebuah inovasi baru dari material untuk pembuata greenhouse. Plastik UV merupakan jenis plastik yang terdapat lapisan bahan kimia tertentu, yang bisa melindungi dari sinar ultra violet yang berlebihan. Jangan menyamakan plastik UV greenhouse ini dengan plastik yang dijual pada umumnya di pasaran. Plastik jenis ini dipakai untuk mencegah tanaman dari kerusakan akibat paparan sinar ultra violet.

Pada umumnya plastik UV digunakan sebagai atap greenhouse. Karena plastik UV in akan melindungi tanaman dari sinar matahari atau radiasi ultra violet yang berlebihan. Lalu apa yang membuat anda harus memakai plastik UV dalam pembuatan greenhouse? Adapun beberapa pertimbangan kenapa anda perlu dan harus menggunakan plastik ultra violet atau UV dalam bangunan greenhouse anda:

Baca Juga:
Wow! Budidaya Tanaman Sayur Yang Lagi Viral Dengan Polybag, Mau Tau?
Dibalik Cita Rasa Yang Nikmat, Ternyata Ini Rahasia Para Petani Kopi!
Iniloh! 4 Cara Simpel Budidaya Kacang Panjang Dengan Mulsa Plastik
Hasil Panen Kurang Optimal? Coba Terapkan Cara Ini Saat Pengolahannya

1). Harga Murah
Untuk plastik ultraviolet greenhouse ini memiliki harga yang sangat bersahabat dengan kantong anda. Karena plastik UV ini dijual dengan harga yang cukup terjangkau. Bila dibandingkan dengan harga kaca utuk atap greenhouse plastik UV jauh lebih murah. Jadi anda tetap dapat membangun greenhouse dengan bajet minimum.

2). Melindungi Tanaman dari Hujan
Plastik ultra violet selain bermanfaat untuk mengurangi radiasi matahari yang masuk kedalam greenhouse, plastik UV juga berfungsi melindungi tanaman dari hujan. Dengan itu tanaman yang ada didalam greenhouse dengan atap plastik UV ini tak akan kontak langsung dengan air hujan ketika terjadi hujan. Jadi Anda tak perlu kuawatir bila terjadi hujan lebat tanaman anda akan rusak tertimpa air hujan, sebab plastik ini akan mencegah air masuk kedalam greenhouse.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

3). Memaksimalkan Proses Fotosintesis
Ketika anda menggunakan plastik UV sebagai atap greenhouse. Anda akan mendapat berbagai manfaat dan keuntungan, salah satunya adalah maksimalnya proses fotosintesis tanaman yang anda tanam di greenhouse. Sebab plastik UV bisa memaksimalkan proses fotosintesis pada tanaman, sehingga hasil produk atau komuditi pertanian yang anda tanam akan semakin meningkat.

4). Melindungi dari Hama Tanaman Yang Mengganggu
Plastik UV yang anda gunakan sebagai atap greenhouse dapat melindungi tanaman dari hama, seperti serangga pengganggu. Oleh sebab kondisi atap yang tertutup akan menimalisir masuknya serangga kedalam greenhouse untuk merusak tanaman yang anda tanam.

5). Meminimalkan Penggunaan Pestisida & Bahan Kimia Lainnya
Berdasarkan pada poin empat diatas, plastik UV greenhouse bisa meminimalkan hama tanaman. Ketika hama tanaman semakin sedikit maka penggunaan pestisida pembasmi hama & bahan kimia lainnya juga akan semakin sedikit.

Itulah beberapa alasan mengapa anda perlu & harus menggunakan platik UV sebagai atap greenhouse anda. Anda tak perlu ragu & tidak perlu khawatir dengan biaya atau modal yang tinggi. Karena dengan menggunakan plastik UV, anda bisa membangun greenhouse yang handal untuk tanaman atau komuditi pertanian anda dengan bajet yang minimal. Tidak cukup sampai disitu saja, anda juga memperoleh produk atau hasil panen yang lebih bagus bila menggunakan plastik Uv greenhouse sebab tanaman yang anda tanam bisa berfotosintesis dengan maksimal.

Sekian penjelasan mengenai manfaat plastik uv greenhouse untuk tanaman. Selanjutnya bagaimana? Tertarik untuk menggunakan plastik ultra violet atau UV dalam konstruksi bangunan greenhouse anda?

* Info lengkap mengenai harga Plastik UV silahkan klik http://bit.ly/hargaplastikuv

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Plastik UV atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk greenhouse atau penjemuran atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik

Vertiminaponik
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik

Jual Plastik Ultraviolet Untuk Greenhouse – Lim Corporation

Jumlah populasi manusia dimuka bumi ini semakin tahun terus bertambah. Bertambahnya jumlah populasi ini pasti juga diikuti oleh keperluan pangan, terutama pada masyarakat perkotaan yang mempunyai populasi lebih padat jika dibandingkan dengan daerah lainnya.

Kondisi peningkatan pangan ini ternyata tak diikuti oleh perluasan sumber daya seperti lahan, tenaga kerja dan modal. Terutama bagi masyarakat perkotaan, lahan menjadi semakin sempit dengan adanya pengembangan industri dan pembangunan perkotaan. Berkurangnya jumlah petani oleh para pekerja pabrik dan perkantoran, pedagang, ataupun pelaku dari proses pemindahan produksi. Hal ini membuat perkotaan menjadi bergantung dengan wilayah subur dan disekitarnya untuk menopang keperluan pangan.

Karena tingginya tingkat ketergantungan pangan ini sangat memungkinkan terjadinya fluktuasi harga pangan yang tinggi. Kondisi ini akan diperparah dengan adanya berbagai pemain bisnis di rantai pasok pangan. Bergantung siapa yang mempunyai bargain position yang lebih tinggi, maka harga penjualan berfluktuasi sesuai margin keuntungan yang dikehendaki.

Dimulai dari kondisi tak menguntungkan tersebut, terlebih lagi di Indonesia terjadi krisis ekonomi yang hebat di tahun 1997 silam, sebab itu berkembanglah pertanian perkotaan. Pertanian perkotaan adalah praktek budidaya tanaman, pemrosesan hasil tanam dan distribusi bahan pangan di wilayah kota. Sebetulnya bukan hal yang baru apabila kita berbicara tentang hidroponik dan akuaponik. Karena teknologi tersebut sebetulnya sudah dikembangkan oleh berbagai negara.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Prinsip pertanian perkotaan yaitu bagaimana bisa memenuhi keperluan pangan dengan segala keterbatasan, baik lahan ataupun waktu dan tenaga kerja yang semakin menjadi barang yang mahal di wilayah perkotaan. Lahan yang dipakai dalam konsep pertanian perkotaan bisa menjadi hal yang tak terduga di pertanian konvensional, seperti pekarangan, dinding, balkon, atap-atap bangunan, pinggiran jalan, ataupun tepi sungai.

Metode yang dipakai juga semakin bervariasi sesuai dengan ruang yang dipkai. Contohnya saja vertikultur (memakai rak bertingkat untuk memperoleh ruang lebih luas), vertiminaponik (memodif aquaponik yang dibuat vertikal), hidroponik (bercocok tanam dengan memakai media selain tanah), wolkaponik (memodif hidroponik yang disusun vertikal).

Baca Juga:
Yuk!! Kenalan Dengan Inovasi Bioteknologi Dalam Sistem Pertanian
Dengan Polybag Hasil Panen Budidaya Melon Melimpah, Mau Tau Caranya?
Wow! Sistem Ini Mampu Menghemat Air Saat Budidaya Ikan Nila, Bagaimana Caranya?

Pemanfaatan pekarangan mempunayi fungsi sebagai ketahanan pangan di tingkat keluarga, organisasi terkecil di sebuah masyarakat. Apabila ketahanan pangan di tingkat keluarga sudah dipenuhi, bukan tak mungkin ketahanan pangan di tingkat nasional bisa diraih. Contoh kasus yang masih diingat yaitu tingginya harga cabe rawit di tahun 2017 yaitu tembus mencapai 100 ribu/Kg di berbagai kota di Indonesia yang kemudian disikapi oleh Kementerian Pertanian dengan program “Gertam Cabe” dengan membagikan bibit cabe rawit secara gratis kepada masyarakat. Kondisi harga salah satu komoditas hortikultura ini berangsur-angsur turun dan normal.

Menurut penelitian empiris terbukti bahwa pertanian perkotaan mampu meningkatkan keamanan pangan, meningkatkan pendapatan rumah tangga, menciptakan peluang lapangan kerja, serta kelestarian lingkungan. Susunan taman dengan tanaman sayuran akan meningkatkan nilai estetika kota, menjaga kualitas udara dan mengurangi limbah sampah.

Vertiminaponik adalah modifikasi dari metode akuaponik yang disusun secara vertikal. Metode akuaponik yaitu sebuah metode yang mengkombinasikan antara tanaman dan ikan sehingga terjadi simbiosis antara keduanya.

Komponen biologikal dalam proses akuaponik terdiri dari ikan, tanaman dan bakteri. Bakteri ini berperan sangat penting dalam simbiosis tanaman dan ikan. Ikan menghasilkan amonia, amonia diubah menjadi nitrit oleh bakteri, nitrit tersebut kemudian dioksidasi oleh bakteri menghasilkan nitrat. Nitrat ini yang kemudian diperlukan tanaman. Aliran air yang melelaui tanaman secara langsung juga menyaring kotoran dan meningkatkan oksigen di dalam air jadi bisa dipakai kembali oleh ikan. Kandungan amonia dan nitrit bersifat toxic pada ikan, jadi peran tanaman juga begitu penting untuk keberlangsungan hidup ikan.

Aspek keseimbangan antara populasi ikan serta tanaman menjadi kunci penting untuk hasil dalam proses akuaponik. Jumlah ikan harus seimbang dengan jumlah tanaman. Apabila populasi ikan berlebihan, maka kandungan amonia akan tinggi dan tak mampu diserap seluruhnya oleh tanaman, jadi kemungkinan besar ikan akan mengalami keracunan. Dan juga sebaliknya bila populasi tanaman lebih tinggi dibandingkan ikan, maka jumlah amonia sebagai sumber nitrat tak mampu memenuhi keperluan tanaman akan mengakibatkan tanaman tak subur, pucat dan kekuningan.

* Info Lengkap Mengenai Harga Plastik UV Klik tautan berikut ini http://bit.ly/hargaplastikuv

Bila Anda Membutuhkan Dan Ingin Memesan Plastik UV atau Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Kenalkan 5 Teknologi Baru Bidang Pertanian di Indonesia, Mau Tau?

59333206 - tractor spraying glyphosate pesticides on a corn field
Kenalkan 5 Teknologi Baru Bidang Pertanian di Indonesia

Jual Plastik Ultraviolet Harga Murah – Lim Corporation

Tak begitu banyak yang tahu bahwa Indonesia juga mempunyai inovator dalam bidang teknologi pertanian. Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian, melaksanakan kerja sama dengan para peneliti untuk mengembangkan teknologi di sektor pertanian. Hasilnya, berbagai macam teknologi untuk pertanian pun sudah tercipta.

“Kami akan segera terbitkan buku 500 Teknologi Inovatif Pertanian dalam waktu dekat ini,” kata Agung Hendriadi, Sekretaris Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian, kepada Jitunews di Jakarta. Ia mengatakan, dalam buku tersebut akan berisi seluruh penelitian yang dikembangkan oleh Badan Litbang Pertanian, mulai dari varietas baru berbagai macam tanaman, perkembangan alat dan mesin pertanian, sampai pengembangan produk pertanian.

Adapun 5 teknologi pertanian dari berbagai inovator tersebut yang dikembangkan oleh Badan Litbang Pertanian. Dari kelima teknologi ini sudah mendapatkan lisensi dari Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI):

1. Alat Pengering Cepat Kedelai Brangkasan
Alat yang dirancang oleh I Ketut Tastra dari Balai Penelitian Kacang-kacangan dan Umbi-umbian ini bisa mencegah turunnya mutu benih kedelai akibat terlambatnya proses pengeringan. Komponen alatnya, antara lain drum pemanas udara, dua kompor minyak tanah sebagai sumber panas, dan sebuah blower untuk menghisap dan menghembuskan udara panas.

Apabila dibandingkan dengan alat pengering konvensional, alat ini bisa mempercepat proses pengeringan jadi mampu menghemat waktu pengeringan dari 8 hari menjadi 1 hari. Tak hanya itu, teknologi pengering ini juga bisa meningkatkan mutu (daya tumbuh) benih kedelai sampai mencapai 90,3%.

2. Tarikan Matrik Tanah Liat
Sistem irigasi pertanian konvensional yang memasok air dari permukaan tanah dinilai tak efektif, terutama pada tanah dengan tekstur berpasir. Air tanah akan tertahan dan terlindung di bawah tanah dengan tekstur berpasir tersebut. Jadi harus sebuah alat yang bisa menarik air dari bawah permukaan ke atas permukaan supaya tersedia air bagi tanaman. Dengan kondisi tersebut, Subowo dari Balai Penelitian Tanah merancang teknologi yang disebut tarikan matrik tanah liat ini.

Bentuk alat ini sangatlah sederhana, yaitu plumpung yang terdiri dari silinder dengan lubang-lubang vertikal ataupun miring. Teknologi tarikan matrik tanah liat bisa mengatasi kendala kekurangan air bagi tanaman pada lahan dengan tekstur berpasir.

Baca Juga:
Dibalik Rasa Manisnya, Ternyata Pepaya Menyimpan Ribuan Manfaat Untuk Tubuh
Kurangnya Suplai Pada Pasar, Membuat Potensi Bisnis Kroto Sangat Menjanjikan
Iniloh! 5 Perkembangan Teknologi Pertanian Di Masa Depan

3. Instalasi Pengolah Limbah untuk Biogas, Pupuk Cair, dan Pakan Ternak
Instalasi ini bisa mengolah limbah ternak yang terbuang menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti biogas, pupuk organik cair, dan bahan pakan ternak. Tak hanya itu, dengan menmakai instalasi ini limbah ternak bisa terkelola dengan baik. Jika limbah ternak tak dikelola dengan tepat, maka akan menimbulkan pencemaran lingkungan yang serius.

Perancang instalasi pengolah limbah untuk biogas, pupuk cair, dan pakan ternak yaitu Suprio Guntoro dan 7 orang lainnya dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bali.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

4. Alat Irigasi Tipe Sprinkler Berjalan untuk Rumah Kaca
Alat berkonstruksi kokoh ini dirancang sesuai dengan keperluan sistem irigasi di rumah kaca. Namun, tak menutup kemungkinan alat ini juga bisa dipakai di areal terbuka. Salah satu fungsinya, yaitu bisa bergerak maju-mundur untuk memberikan air dengan ukuran partikel, waktu, dan jumlah sesuai dengan keperluan tanaman.

Alat irigasi tipe sprinkler berjalan untuk rumah kaca dirancang oleh Teguh Wikan Widodo bersama 4 orang lainnya dari Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian. Keunggulan atau kelebihan alat irigasi tipe sprinkler berjalan tersebut yaitu sifatnya yang fleksibel karena bisa diatur tinggi-rendahnya jadi bisa disesuaikan dengan tinggi tanaman. Jadi aplikasi air untuk irigasi lebih efisien.

5. Perangkat Uji Cepat Tanah Kering (PUTK)
Alat pengukur serta cairan formula kimia untuk menentukan status hara, P, K, bahan organik, pH, dan keperluan kapur di lahan kering adalah bagian dari perangkat uji cepat tanah kering. Teknologi ini memungkinkan penyuluh lapangan atau kelompok tani untuk menganalisis unsur-unsur yang ada pada lahan kering.

Jadi berdasarkan analisis tersebut, mereka bisa membuat rekomendasi pemupukan untuk padi gogo, jagung, dan kedelai di tanah kering. Alat yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Tanah ini dikemas dengan praktis, gampang untuk dibawa, dan bisa diisi ulang.

* Info lengkap mengenai harga Plastik UV silahkan klik http://bit.ly/hargaplastikuv

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Plastik UV atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk greenhouse atau penjemuran atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3