Ingin Berkebun di Lahan Sempit, Coba Terapkan 10 Inovasi Ini!

Bercocok tanam merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi sebagian orang. Kegiatan berkebun ini identik dengan lahan yang luas dan di luar rumah. Karena kecenderungan tersebut sering menjadi penghambat untuk mulai berkebun, apalagi bagi masyarakat di perkotaan.

Manusia terus melaksanakan inovasi. Saat ini, orang bisa berkebun walaupun tak mempunyai lahan, Anda bisa memanfaatkan lahan sempit seperti di rumah untuk berkebun. Sudah bukan jamannya lagi khawatir berkebun di rumah dengan lahan sempit. Banyak sekali metode dan cara unik yang bisa Anda laksanakan untuk membuat kebun sendiri di rumah, berikut inspirasi berkebun di rumah dengan lahan sempit.

1. Ganti Pot dengan Kantong Tanaman

Kantong Tanaman

Proses menanam dengan pot cenderung memerlukan banyak tempat, Anda bisa menggantinya dengan kantong-kantong tanaman. Kantong tersebut kemudian diisi dengan tanah dan ditanami tumbuhan. Untuk memaksimalkan ruang sempit, kantong bisa dipasang dengan cara digantung atau dipasang di dinding.

2. Bikin Kebun Vertikal

Kebun Vertikal

Berkebun dengan cara vertikal sangat cocok dengan kondisi rumah yang lahannya sangat terbatas. Anda bisa berkreasi dengan kebun vertikal dengan meletakan tanaman di dinding, pagar, atau papan.

3. Kebun Sayur Sekaligus Penghias Ruangan

Kebun Sayur Sekaligus Penghias Ruangan

Tanaman hias tidak selalu bunga berwarna-warni. Tanaman lain seperti bumbu dapur juga bisa menjadi penghias ruangan. Anda juga bisa letakkan pot-pot kecil berisi tanaman bumbu dapur seperti daun mint atau basil di sudut-sudut ruangan atau dekat jendela dapur.

4. Manfaatkan Toples Bekas

Manfaatkan Toples Bekas Untuk Tanaman

Umumnya banyak toples bekas yang tak dipakai di rumah. Sekarang Anda bisa memanfaatkannya menjadi media tanam. Tanaman-tanaman penyedap rasa seperti basil, rosemary, atau oregano cocok ditanam di toples bekas.

BACA JUGA:
Yuk Cari Tau Jenis Tanaman Hias Berdasarkan Bentuknya, Penasaran?
Yuk Intip Metode Tanam Unik dari Jepang, Mau Tau Kan!
Cara Menanam Bonsai, Si Tanaman Kerdil dengan Harga Selangit

5. Hidroponik

Hidroponik

Metode hidroponik merupakan salah satu cara menanam tanpa menggunakan tanah. Cara menanam hidroponik lebih menekankan pada pemenuhan nutrisi tanaman. Dengan media tanam pot atau pipa, berkebun bisa lebih praktis. Kelebihan dari hidroponik yaitu bisa diletakan di dalam atau luar ruangan.

6. Satu Pot Besar Beberapa Tanaman

Satu Pot Besar Beberapa Tanaman

Mungkin Anda malas atau kerepotan merawat tanaman dengan jumlah pot yang banyak. Dengan meletakan beberapa jenis tanaman dalam satu pot besar bisa menjadi solusi terbaik. Siapkan satu pot berukuran besar, kemudian tanam dengan beragam jenis.

7. Gantungin Aja

Gantungin Aja

Untuk memanfaatkan dimensi ruangan, Anda bisa menggantungkan tanaman seperti misalnya di dapur. Tentu saja pastikan tali penggantung kuat menahan beban tanaman dan pot.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

8. Bikin Green House Mini

Bikin Green House Mini

Menanam tanaman dalam sebuah greenhouse fungsinya untuk memanipulasi kondisi lingkungan supaya sesuai dengan karakter tanaman di dalamnya. Greenhouse bisa dibuat sendiri dengan sederhana di rumah, misal dengan model rak kaca yang tembus cahaya. Beberapa tanaman seperti lidah mertua, suplir, atau daun gajah cocok ditanam dengan metode ini.

9. Kebun Bertingkat

Kebun Bertingkat

Kebun bertingkat bisa menjadi cara berkebun di tempat atau lahan sempit. Prinsip dari kebun bertingkat mirip dengan terasering di kawasan pegunungan. Kebun bertingkat bisa menjadi solusi minimnya lahan yang Anda miliki di rumah. Di setiap tingkatan, Anda bisa menanam berdasarkan jenis tumbuhannya.

10. Kebun Dalam Rak

Kebun Dalam Rak

Rak display bertingkat fungsinya untuk meletakkan berbagai pot tumbuhan. Anda bisa meletakkannya di dalam rumah. Tentu saja perhatikan pencahayaan yang cukup Supaya tanaman bisa berfotosintesis.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Ingin Berkebun di Lahan Sempit, Coba Terapkan 10 Inovasi Ini! dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Yuk Cari Tau Jenis Tanaman Hias Berdasarkan Bentuknya, Penasaran?

Jenis tanaman hias sangat beragam. Salah satu penggolongan tanaman hias yang paling sering dipakai yaitu berdasarkan bentuknya. Tak hanya itu, tanaman hias juga bisa dikelompokkan dari pola hidupnya.

Apabila Anda ingin membuat sebuah taman, komposisi jenis tanaman hias akan menentukan keindahan suatu taman. Mulai dari tinggi, ukuran, sampai penggolongan khusus. Berikut ini beberapa jenis tanaman hias yang patut diketahui sebelum Anda membuat taman.

Herba dan Semak

Tanaman Hias Semak

Tanaman yang bisa dikategorikan sebagai herba dan semak yaitu tumbuhan yang memiliki batang kecil dan sedikit mengayu. Tanaman ini memiliki percabangan rendah atau menempel pada tanah. Anda bisa bertanam kemangi, seledri, ataupun ketumbar yang tak hanya bisa dimanfaatkan sebagai bumbu dapur juga bisa mempercantik ruangan.

Perdu

Perdu memiliki ukuran lebih besar dibandingkan semak, serta mempunyai percabangan yang relatif lebih tinggi. Umumnya, perdu adalah pohon berbatang tegak. Jenis tanaman hias perdu diantaranya yaitu kembang sepatu dan kaca piring.

Tanaman Merambat

Tanaman Hias Merambat

Tak sama dengan perdu ataupun semak, terdapat jenis tanaman lain dengan batang kecil yang tumbuh merambat. Tanaman ini membutuhkan sandaran dalam pertumbuhannya. Contoh tanaman hias merambat yaitu alamanda, bugenvil, samapi lampion irian.

Pohon

Tanaman Hias Pohon

Sebutan pohon disematkan bagi tanaman yang berbatang besar dengan percabangan yang tinggi dan terletak di atas tanah. Adapun beberapa pohon yang bisa dikategorikan ke dalam tanaman hias yaitu pohon glodogan, pohon tanjung, dan pohon bodi.

Tanaman Air

Tanaman Hias Air

Tanaman hias air sangat beragam. Tanaman ini cocok ditanam terutama jika Anda mempunyai kolam ikan. Beberapa jenisnya yaitu teratai, paku ekor kuda, dan tipa. Cara menanamnya juga tak sulit, Dan juga dengan perawatannya karena tak membutuhkan penyiraman secara rutin.

BACA JUGA:
Yuk Intip Metode Tanam Unik dari Jepang, Mau Tau Kan!
Cara Menanam Bonsai, Si Tanaman Kerdil dengan Harga Selangit
Jenis Kendala Saat Budidaya Hidroponik dan Cara Ampuh Penanganannya

Palem

Tanaman Hias Palem

Menghias taman akan terasa kurang tanpa kehadiran tanaman ini. Palem adalah kelompok famili Palmae. Anda bisa bertanam banyak jenis palma mulai dari phunix, lontar, palem segitiga, kamedoria, kariota, aren, sampai ekor tupai.

Bentuk palem juga sangat beragam. Ada palem dengan ukuran yang besar dan ada juga palem hias mini. Palem berukuran kecil ini cocok ditanam dalam pot dan diletakkan di teras ataupun bagian dalam rumah Anda.

Bambu

Tanaman Hias Bambu

Famili Graminae atau Poaceae, lebih dikenal sebagai bambu, juga bisa dipakai sebagai tanaman untuk mempercantik halaman rumah. Sama seperti palem, jenis dan ukuran bambu hias juga sangat beragam. Mulai dari rumput air, bambu kuning, sampai dengan rumput sate.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Paku-pakuan

Tanaman Hias Paku Pakuan

Paku-pakuan adalah tanaman tanpa batang sebab tubuhnya langsung menancap pada tanah atau tanaman inangnya. Beberapa famili paku-pakuan hias yaitu Polypodiaceae, Pteridaceae, Selaginellaceae, Oleandraceae, Davalliaceae, Marattiaceae, dan Aspleniaceae.

Kaktus dan Sukulen

Tanaman Hias Kaktus Sukulen

Apabila Anda ingin bertanam tanaman hias yang tak terlalu memerlukan banyak air, Anda bisa bertanam kaktus ataupun sukulen. Tanaman ini merupakan jenis tanaman lunak yang tak berkayu. Batangnya bisa dipakai untuk menyimpan air. Contoh tanaman ini yaitu Neoregelia sp., Aloe sp., dan Mammilaria elongata.

Tanaman Buah

Tanaman Hias Buah

Beberapa jenis tanaman buah juga bisa sekaligus dipakai sebagai tanaman hias pekarangan. Umumnya tanaman buah ditanam di halaman seperti pohon durian, pohon rambutan, dan pohon pala.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Yuk Cari Tau Jenis Tanaman Hias Berdasarkan Bentuknya, Penasaran? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Intip Metode Tanam Unik dari Jepang, Mau Tau Kan!

Kokedama

Jual Plastik Ultraviolet Kualitas Terbaik – Lim Corporation

Negara Jepang ternyata tak hanya terkenal dengan seni merangkai bunga ikebana. Dalam kurun waktu terakhir metode menanam tanaman dengan cara unik dari negeri matahari terbit itu juga tengah populer, kokedama namanya. Ternyata cara membuatnya cukup mudah, lho!

Nah, kokedama sendiri berasal dari kata Jepang, yaitu koke yang artinya lumut dan dama artinya bola. Jadi, tanaman diolah dengan membungkus akar memakai tanah dan lumut kering sehingga berbentuk bulat. Wadah atau pot sama sekali tak diperlukan dalam proses ini. Untuk Anda yang tinggal di apartemen, umumnya keterbatasan lahan seringkali menjadi masalah tersendiri.

Oleh sebab itu, tak aneh bila banyak orang yang tinggal di apartemen kecil kesulitan untuk membuat taman. Akan tetapi, sekarang Anda tak perlu khawatir lagi dengan masalah ini. Karena hadirnya metode kokedama ini bisa menjadi solusi untuk Anda yang ingin menghadirkan taman kecil di ruangan yang terbatas. Bukan hanya membuat ruangan lebih asri, tanaman ini juga bisa menyaring udara juga lho. Untuk itu simak ulasan di bawah ini yuk supaya tau cara membuatnya!

Alat & Bahan yang Dibutuhkan

Secara tradisional, tanaman yang sering dipakai untuk dijadikan kokedama yaitu berasal dari pohon bonsai. Tetapi, Anda juga bisa memakai tanaman lain yang berakar kecil dan cocok ditempatkan di area yang tak terang. Karena lumut yang dipakai bukanlah jenis yang cocok terkena sinar. Inilah alat dan bahan yang harus disiapkan:
* Tanaman pilihan
* Lumut jenis spaghnum atau sheet yang bisa Anda temukan di toko kerajinan tangan
* Pupuk kompos untuk bonsai atau kombinasi tanah bonsai dan lumut gambut
* Tali atau benang tebal
* Mangkok
* Sarung tangan berkebun

BACA JUGA:
Cara Menanam Bonsai, Si Tanaman Kerdil dengan Harga Selangit
Jenis Kendala Saat Budidaya Hidroponik dan Cara Ampuh Penanganannya
Anggur Hitam, Buah dengan Segudang Manfaat dan Khasiat

Dan untuk jenis tanamannya, Anda bisa memilih tumbuhan indoor yang bisa hidup hanya dengan sedikit sinar matahari dan air, seperti contohnya:
* Monstera,
* Monstera Obliqua,
* Peace Lily,
* Sirih Gading,
* Succelent, dan
* String of Heart.

Jenis tanaman yang disebutkan di atas ini hanya perlu disiram seminggu sekali, sangat cocok untuk masyarakat urban yang hanya bisa mengurus tanaman ketika akhir pekan.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Cara Pembuatan Kokedama

1. Ambilah tanaman yang akan dipakai dari pot, kemudian sisihkan tanah yang masih menempel pada akarnya.

2. Apabila sudah bersih, bungkus akar tanaman dengan gumpalan lumut spaghnum sampai tertutupi semuanya, tekan-tekan sedikit supaya semuanya bersatu, dan sisihkan.

3. Siapkan mangkok, setelah itu tuangkan pupuk kompos atau campuran tanah bonsai dan lumut gambut kering. Berikan tambahan sedikit air perlahan-lahan sampai teksturnya menjadi lembut dan seluruhnya bersatu serta tertempel.

4. Selanjutnya masukkan tanaman ke dalam mangkok dan selubungi seluruhnya dengan tanah. Angkat tanaman, kemudian mulai membuat gumpalan berbentuk bulat. Untuk ukurannya bisa Anda sesuaikan dengan keinginan.

5. Sesudah akar tanaman tertutupi tanah, kembali lapisi bagian tersebut dengan memakai beberapa lapisan lumut kering. Lebih baik lagi jika Anda memilih jenis lumut sheet untuk proses ini.

6. Tahap terakhir, pakailah tali yang sudah Anda siapkan kemudian lilit gumpalan tanah serta lumut dengan pola yang Anda inginkan. Selanjutnya ikat bagian akhirnya dengan kencang supaya bola tanah dan lumut bersatu dengan baik.

Cara Penggunaan & Perawatan

Tanaman kokedama yang sudah jadi bisa Anda tambahkan tali supaya tanaman tersebut bisa digantung. Karena itulah tanaman ini cocok untuk Anda yang tak mempunyai area rumah yang besar. Anda juga bisa memajangnya di piring atau beberapa wadah unik lainnya. Kokedama tak perlu perawatan yang ribet! Cukup menyemprotkan air bersih di gumpalan bola ketika sudah tampak kering. Laksanakan penyemprotan tersebut sekitar 10 sampai 15 menit saja. Gampang, bukan? Coba praktikkan di rumah, yuk!

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Yuk Intip Metode Tanam Unik dari Jepang, Mau Tau Kan!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Cara Menanam Bonsai, Si Tanaman Kerdil dengan Harga Selangit

Tanaman Bonsai

Jual Plastik UV Greenhouse Berkualitas – Lim Corporation

Bonsai merupakan salah satu tanaman hias yang banyak digemari di masyarakat. Untuk harganya bonsai sendiri yaitu terbilang cukup mahal jadi umumnya bonsai dimiliki hanya oleh kalangan menengah ke atas.

Bentuk bonsai yaitu tanaman kerdil yang indah, unik dan lucu. Untuk itulah, bonsai mempunyai pengertian sebagai tanaman kerdil yang diletakkan dalam pot. Walaupun tumbuhan ini berusia lebih dari satu tahun, bonsai harus tetap tumbuh dalam bentuk yang kerdil.

Tanaman bonsai yang sering kita temukan di tempat penjualan tanaman hias memang mempunyai harga yang mahal, akan tetapi sebetulnya teknik budidaya bonsai bisa dikerjakan siapa saja. Hal ini bisa dilaksanakan dengan mengerdilkan tanaman yang besar dan membentuknya menjadi kecil dan diletakkan pada pot. Berikut ini beberapa tahapannya.

Pemilihan Tanaman Untuk Bonsai

Dalam membudidayakan tanaman bonsai, lebih baiknya memilih bibit bonsai yang sehat dan tak terserang penyakit serta mempunyai daun yang berwarna hijau. Lebih baik bibit tersebut asalnya dari stek atau cangkokan yang tak mempunyai akar berbentuk tunggang tetapi banyak mempunyai akar lateral.

Terdapat beberapa tanaman yang bisa dibuat bonsai diantaranya yaitu maja, sawo, cerme, jambu biji, beringin, kayu manis dan masih banyak lagi. Ukuran diameter tumbuhan yang akan dijadikan bonsai lebih baik yang berukuran besar jadi tumbuhan bisa mirip dengan tumbuhan besar saat dikerdilkan. Bukan hanya itu tumbuhan yang dipilih juga sebaiknya mempunyai percabangan yang indah jadi nilai seni ketika dibentuk bonsai masih bisa terlihat dan menarik perhatian.

BACA JUGA:
Jenis Kendala Saat Budidaya Hidroponik dan Cara Ampuh Penanganannya
Anggur Hitam, Buah dengan Segudang Manfaat dan Khasiat
Rahasia Optimalnya Ternak Kambing Etawa, Ini Jawabannya
Jangan Asal Semprot Tanaman! Coba Lakukan Sesuai Aturan Menyiram Ini

Pemangkasan dan Pembentukan

Teknik budidaya bonsai pertama yang bisa dilaksanakan yaitu dengan membuang dahan-dahan tumbuhan yang tak dibutuhkan. Tak hanya itu saja tanaman bisa juga dipangkas. Tujuan hal ini yaitu untuk menentukan bentuk tumbuhan bonsai sesuai dengan yang diharapkan.

Supaya tak terjadi pengeringan, pemangkasan dilaksanakan di bagian pangkal percabangan terutama bagian cabang yang tersisa. Hal ini juga bisa mengendalikan pertumbuhan cabang supaya tak terjadi terlalu cepat.

Proses pemotongan akar bonsai lebih baik dikerjakan dengan mengarah ke samping supaya pertumbuhan bisa diperbanyak. Kemudian, bisa dilaksanakan teknik pengawatan. Pengawatan harus dilaksanakan hati-hati untuk membentuk cabang, batang dan ranting. Berbagai bentuk bonsai bisa dipilih sesuai selera seperti bentuk tegak lurus, miring atau tegak berliku.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Penyiapan Pot

Bukan hanya mempersiapkan tanaman yang akan dijadikan bonsai, kita juga harus mempersiapkan pot yang akan dipakai sebagai media penanaman bonsai. Bagian dasar pot harus dilapisi dengan kerikil kecil yang kemudian ditimbun dengan tanah. Sebelum dimasukkan ke dalam tanah, lebih baik akar bakalan bonsai dikurangi supaya sesuai dengan ukuran pot.

Kemudian bonsai bisa dipindahkan ke dalam pot yang sudah siap tersebut. Cara menanam bonsai yang benar yaitu dengan memindahkan sebagian dulu media tanam ke dalam pot, kemudian menanam bakalan bonsai dengan posisi tepat. Sesudah itu cara tanam terakhir yaitu dengan memasukkan sisa media tanam, kemudian dipadatkan dengan memakai ujung jari dan telapak tangan.

Plastik UV Greenhouse
Produsen Plastik UV Harga Murah

Perawatan Bonsai

Perawatan bonsai juga harus rutin dilaksanakan supaya tanaman terus tumbuh dan tak mati. Sesudah bonsai tumbuh, kita harus rutin mengamati bagaimana pertumbuhan dahan, cabang, ranting serta batangnya. Apabila dahan dan cabangnya tumbuh secara berlebihan, maka bisa dilaksanakan proses pemangksan secara rutin supaya tak menyimpang dan mengurangi keindahan bentuk bonsai.

Untuk ranting-ranting yang tumpang tindih juga harus dihilangkan, begitu juga dengan dahan yang terlalu rimbun. Dalam setahun, pemupukan bonsai bisa dilaksanakan 3 kali dengan memakai pupuk kimia. Akan lebih bagus bila ditambah dengan pupuk kandang, kompos ataupun bahan organik lainnya. Dan sementara itu, penyiraman harus rutin dilaksanakan setiap hari.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Cara Menanam Bonsai, Si Tanaman Kerdil dengan Harga Selangit” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Jenis Kendala Saat Budidaya Hidroponik dan Cara Ampuh Penanganannya

Kendala Saat Berhidroponik

Distributor Plastik UV Harga Murah – Lim Corporation

Hidroponik menjadi solusi pertanian di perkotaan atau sering disebut juga urban farming. Akan tetapi, kendala harian berhidroponik seringkali mengakibatkan hasil yang didapat tidak maksimal. Oleh karena itu, kenali beberapa kendala hariannya berikut ini dan temukan solusi untuk mengatasinya.

Perubahan Kepekatan Larutan

Membudidayakan tanaman dengan teknologi hidroponik di tempat terbuka memerlukan perhatian ekstra. Sebab, apabila musim hujan tiba, air hujan yang turun akan masuk ke sela-sela instalasi. Parahnya lagi, air hujan mampu mengubah kepekatan larutan nutrisi sehingga menyebabkan kepekatan larutan berubah, salah satu akibatnya adalah pH larutan menjadi turun.

Jika hal ini terjadi, solusi yang bisa dilakukan untuk mencegahnya adalah dengan membuat bak penampungan yang bisa dibuka dan ditutup. Selain itu, bisa juga membuat saluran alternatif sehingga air hujan dapat keluar.

Temperatur Larutan yang Tinggi

Temperatur larutan sangat berkaitan erat dengan kadar oksigen. Semakin tinggi suhu pada larutan nutrisi, semakin sedikit kadar oksigennya. Jika kandungan oksigen dalam nutrisi sedikit, hal ini tentu berpengaruh pada perkembangan tanaman.

BACA JUGA:
Anggur Hitam, Buah dengan Segudang Manfaat dan Khasiat
Rahasia Optimalnya Ternak Kambing Etawa, Ini Jawabannya
Jangan Asal Semprot Tanaman! Coba Lakukan Sesuai Aturan Menyiram Ini
Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan

Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan meletakkan tendon penampung larutan di dalam tanah. Hal ini bertujuan agar tendon terlindung dari sinar matahari dan suhu larutan tetap stabil.

Pengaruh Sinar Matahari

Di dalam pertanian dengan metode hidroponik, sinar matahari yang terlalu berlebihan bisa menjadi ancaman yang serius. Hal ini disebabkan oleh sinar matahari dapat memanaskan pemanasan tutup talang sehingga mengakibatkan tanaman yang menempel menjadi rusak bahkan gosong. Selain itu, sinar matahari yang berlebihan juga dapat membuat aktivitas fotosintesis terlalu tinggi.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan memberikan naungan seperti paranet atau jaring peneduh pada area budidaya tanaman hidroponik.

Pengendapan Larutan Nutrisi

Masalah ini terjadi jika penerapan pertanian dengan teknologi hidroponik tidak dilakukan dengan menggunakan listrik. Dan akibatnya, larutan nutrisi yang berada di instalasi akan statis dan unsur hara mengendap jadi tak bisa terserap oleh akar. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan melakukan pengadukan rutin sebanyak 3 kali sehari. Pengadukan ini dapat dilakukan dengan menggunakan tangan.

Gangguan Listrik

Plastik uv 21

Pompa yang dibiarkan menyala terus-menerus selama 1 × 24 jam akan mengalami pemanasan dan akhirnya mati. Jika ini terjadi, sudah pasti akan menimbulkan masalah besar bagi tanaman hidroponik karena nutrisi tidak bisa dialirkan ke akar tanaman. Jika gangguan listrik terjadi selama 2 jam, kemungkinan besar tanaman akan mati dan mendatangkan kerugian bagi Anda.

Cara atau solusi yang sesuai untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan menerapkan sistem hidroponik yang minim pemakaian listrik seperti jaring apung atau sumbu. Solusi lain, yaitu dengan menggunakan media tanam yang mampu mengikat air lebih banyak, salah satu jenis yang sering digunakan adalah rockwool.

Demikian pembahasan artikel tentang “Jenis Kendala Saat Budidaya Hidroponik dan Cara Ampuh Penanganannya”, semoga bermanfaat untuk Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Anggur Hitam, Buah dengan Segudang Manfaat dan Khasiat

Khasiat Anggur Hitam
Manfaat dan Khasiat Anggur Hitam

Distributor Plastik UV Lokal dan Import High Quality – Lim Corporation

Buah anggur adalah tanaman yang berupa perdu merambat dan tergolong dalam keluarga Vitaceae. Umumnya buah ini dipakai untuk membuat jus anggur, jelly, minuman anggur, minyak biji anggur dan kismis, atau bisa juga dimakan langsung. Buah ini juga dikenal karena mengandung banyak senyawa polifenol dan resveratol yang berperan aktif dalam berbagai metabolisme tubuh, serta mampu mencegah terbentuknya sel kanker dan berbagai penyakit lainnya. Yang juga dikaitkan dengan adanya senyawa metabolit sekunder pada buah anggur yang berperan penting sebagai senyawa antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas.

Ada beberapa jenis anggur yang tersebar di seluruh dunia. Salah satunya adalah anggur hitam. Manfaat anggur hitam sangat terkenal karena nutrisi yang ada di dalamnya. Semakin gelap warna anggur, semakin tinggi kadar anti-oksidan yang terkandung di dalamnya. Hal ini membuat anggur hitam disebut-sebut sebagai yang paling sehat di antara varietas lainnya.

Menambahkan anggur hitam ke dalam sajian diet sehat adalah cara sederhana untuk menambah nutrisi tubuh. Dengan demikian, tak ada salahnya bagi Anda untuk mengulik manfaat dari si bulat kecil hitam ini. Nah berikut ini beberapa manfaat dari buah anggur hitam.

A. Perawatan Kulit
Karena tingginya tingkat resveratrol dan antioksidan lainnya menjadikan anggur hitam mampu membantu menjaga kesehatan kulit. Antioksidan diketahui bisa membantu memperlambat proses penuaan, menghalang paparan radikal bebas yang menimbulkan keriput, dan meningkatkan elastisitas kulit.

B. Menyehatkan Rambut
Sejumlah studi menemukan, konsumsi anggur hitam dan buah-buah lain yang kaya anti-oksidan dapat membantu memperkuat akar rambut. Konsumsi anggur juga dapat membuat rambut semakin berkilau hingga menghilangkan peradangan pada kulit kepala yang dapat merusak folikel rambut.

BACA JUGA:
Rahasia Optimalnya Ternak Kambing Etawa, Ini Jawabannya
Jangan Asal Semprot Tanaman! Coba Lakukan Sesuai Aturan Menyiram Ini
Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan
Tau Gak Sih Apa Upside Down Methods Itu? Yuk Kepoin Disini

C. Mengatasi Diabetes
Resveratrol dalam anggur hitam dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Secara tidak langsung, hal ini dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada pengidap atau orang-orang yang berisiko diabetes.

D. Menyehatkan Jantung
Polifenol dalam anggur hitam ampuh melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Senyawa satu ini diketahui dapat membantu mengobati hipertensi dan peradangan. Kandungan flavonoid, asam fenolik, dan resveratrol pada anggur hitam ini bisa mengurangi angka kematian akibat gangguan kardiovaskular.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

E. Mencegah Kanker
Sejumlah penelitian telah meninjau dampak positif konsumsi anggur terhadap pencegahan kanker. Berbagai senyawa dalam anggur ditemukan dapat mencegah berbagai bentuk kanker. Lagi-lagi, salah satu senyawa yang menjadi perhatian adalah resveratrol. Kandungan resveratrol sangat berlimpah ditemukan pada anggur hitam. Resveratrol memiliki sifat antikanker terhadap kanker usus besar, payudara, prostat, dan paru-paru. Senyawa ini juga dipercaya dapat melengkapi pengobatan kanker konvensional seperti kemoterapi dan radiasi.

F. Meningkatkan Fungsi Otak
Resveratrol dalam anggur hitam berperan dalam meningkatkan fungsi otak. Asupan resveratrol dapat mencegah kepikunan pada lansia. Sejumlah studi pada tikus menunjukkan kemanjuran resveratrol dalam mencegah alzheimer. Kendati demikian, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan keterkaitan antara keduanya.

G. Membantu Proses Tidur
Tak banyak penelitian yang meninjau keterkaitan antara anggur hitam dan aktivitas tidur. Namun, secara umum diyakini bahwa salah satu manfaat anggur hitam adalah membantu tidur lebih nyenyak. Pasalnya, anggur dipercaya sebagai salah satu sumber melatonin (hormon tidur) terbaik.

H. Mengantur Gula Darah
Konsumsi anggur hitam membantu penyembuhan diabetes. Sebab resveratrol merupakan sejenis fenol alami pada anggur hitam yang berperan penting untuk meningkatkan sekresi dan sensitivitas insulin sehingga menjaga gula darah.

I. Meningkatkan Penglihatan
Dalam buah anggur hitam ini terdapat kandungan lutein dan zeaxanthin dan kedua kandungan karotenoid tersebut diketahui mampu menjaga penglihatan yang baik. Konsumsi anggur hitam akan memberikan perlindungan yang sangat signifikan dan melindungi kerusakan oksidatif retina serta mencegah dari kebutaan.

J. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Tanaman buah ini kaya akan vitamin C, vitamin K dan vitamin A dan juga disertai dengan flavonoid serta mineral, yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Di dalam buah ini juga kaya akan gula dan asam organik yang mampu menghilangkan sembelit, gangguan pencernaan dan mengobati masalah pada ginjal.

K. Menjaga Kesehatan Tulang
Kandungan senyawa dalam anggur hitam mampu membantu dalam mengobati sindrom metabolik. Sebab sindrom metabolik ini mampu meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, stroke dan diabetes yang bisa mengakibatkan keroposnya tulang dan juga mencegah osteoporosis juga.

L. Menjaga Berat Badan
Antioksidan yang terkandung dalam anggur hitam ini mampu membantu mengeluarkan toksin yang tak diinginkan di dalam tubuh, karena akibatnya pada penurunan berat badan. Anggur hitam rendah kalori dan mengonsumsinya setiap hari akan membantu menurunkan berat badan dengan lebih cepat.

Demikian pembahasan artikel tentang “Anggur Hitam, Buah dengan Segudang Manfaat dan Khasiat”, semoga bermanfaat untuk Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Rahasia Optimalnya Ternak Kambing Etawa, Ini Jawabannya

Kandang Kambing Etawa
Rahasia Optimalnya Ternak Kambing Etawa, Ini Jawabannya

Sama seperti rumah kita, dalam proses pembuatanya membutuhkan keahlihan serta ketrampilan tersendiri, dalam membuat kandang kambing etawa pun juga sama seperti itu. Cara pembuatan kandang Kambing bisa di kerjakan dengan membayar tukang kayu untuk menyelesaikan supaya hasilnya lebih terlihat maksimal, nyaman, rapi, serta sedap bila di pandang. Apabila yang Anda inginkan bisa terwujud, jadi seperti yang sudah dijelaskan pada tulisan diatas, maka akan berdampak besar pada hasil produktifitas nanti, kambing akan gampang gemuk serta mengalami peningkatan reproduksi yang lebih baik.

Melindungi kambing etawa dari hal yang membahayakan kesehatan serta keselamatannya, menjaga kambing dari serangan hewan pemangsa serta buruknya cuaca. Pembuatan kandang kambing jangan sampai menghambat aktifitas lain seperti makan, minum, tidur, dan lain-lainnya karena akan mengganggu kenyamanannya. Memudahkan untuk selalu mengontrol keadaan kambing karena berada didalam lingkup suatu tempat.

Untuk pembangunan kandang kambing yang sama dengan standart, jadi area lokasi kandang haruslah sedikit jauh dari pemukiman warga, serta usahakan untuk sejauh mungkin dari tempat tinggal warga. Apabila rumah Anda berjarak lumayan jauh dari rumah tetangga, jadi minimal untuk lokasi kandang bisa terbuat dengan jarak sekitar 10m dari rumah Anda. Tujuannya untuk menghindarkan dari aroma yang tak enak yang dikeluarkan dari kotoran kambing dan juga sisa makanan dari si kambing yang membusuk. Akan lebih bagus apabila pada lokasi kandang dibuat pada tempat yang banyak ditumbuhi pepohonan, dengan adanya beberapa pepohonan pada area kandang kambing maka akan berguna untuk mengurangi aroma tak sedap yang dihasilkan oleh kotoran Kambing.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Dalam proses pembuatan dan ukuran kandang kambing etawa harus di sesuaikan dengan kebutuhan, maksudnya jumlah kambing etawa yang akan diternakkan. Lebih baik 1 ekor kambing berusia dewasa di tempatkan pada kandang yang berukuran 1,5 m2 serta jika Anda akan memulai bisnis ternak kambing etawa dengan bibit awalnya 15 ekor jadi ukuran kandang yang dibutuhkan yaitu dengan angka minim 15 x 1,5 m2 ataupun sama sekitar 22.5 m2.

BACA JUGA:
Jangan Asal Semprot Tanaman! Coba Lakukan Sesuai Aturan Menyiram Ini
Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan
Tau Gak Sih Apa Upside Down Methods Itu? Yuk Kepoin Disini
Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!

Untuk tahap pembangunan kandang etawa perlu dirancang dulu untuk perkembangan bisnis ternak kambing yang akan Anda jalankan. Karena Anda akan membutuhkan kandang untuk menampung hasil dari anak kambing etawa yang sudah di sapih dulu, dan juga kandang kambing usahakan harus sudah terkonsep untuk langkah kedepannya dengan cara membangun rumah kandang yang berukuran lebih besar. Dengan adanya sebuah kandang yang bagus atau sesuai standart tergolong sebuah investasi berjangka panjang dan nantinya akan terpakai jika bisnis ternak kambing etawa sudah makin berkembang serta membutuhkan banyak tempat.

Untuk kandang kambing etawa jangan yang tergenang air ataupun tempat yang kerap tergenang air hujan. Apabila Anda akan memulai bisnis berternak kambing etawa dengan benih awal sekitar 10 ekor, jadi bagusnya dalam pembuatan kandang kambing dengan konsep yang khusus karena bisnis ternak kambing etawa ini harus dikerjakan dengan keseriusan serta penanganan yang khusus. Jika Anda sedang mengawali bisnis ternak kambing etawa dengan anakan awal sekitar 5 saja, maka untuk kandang sendiri harusnya dibangun secara sederhana saja untuk meminimalkan dana yang dikeluarkan.

Dan yang tak kalah pentingnya yaitu atap kandang yang menentukan dalam hal suhu udara yang ada didalamnya. Kandang yang terasa panas akan membuat kambing etawa cepat stress, dan jika kandang terlalu dingin akan membuat cepat kembung. Pemilihan untuk material kandang khususnya atap sangatlah menjadi penting, sangat dianjurkan untuk memasang plastik berkualitas daripada asbes. Ataupun bisa juga Anda memakai plastik ultraviolet yang bisa memproteksi sinar radiasi matahari maka kandang masihlah terasa hangat serta suhu udaranya yang relatif stabil atau normal, sedangkan apabila memakai asbes kandang kambing etawa bakal gampang terasa panas apalagi jika musim kemarau, bisa dibayangkan bagaimana panasnya kandang tersebut.

Saat ini untuk memperolehnya pun cukup gampang, apalagi sekarang sudah zaman modern serta masuk ke era teknologi, yang mana Anda bisa memesan dan membeli plastik ultraviolet atau plastik uv secara online.

Demikian artikel pembahasan tentang “Rahasia Optimalnya Ternak Kambing Etawa, Ini Jawabannya”, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Jangan Asal Semprot Tanaman! Coba Lakukan Sesuai Aturan Menyiram Ini

Cara Menyiram Tanaman
Jangan Asal Semprot Tanaman! Coba Lakukan Sesuai Aturan Menyiram Ini

Menyiram tanaman adalah hal yang wajib Anda lakukan dalam berkebun. Alasannya sangat jelas bahwa tanaman butuh air untuk bertahan hidup. Namun, tahukah Anda? Ternyata terdapat aturan menyiram tanaman yang tidak hanya sekedar menyemprotkan air. Apa sajakah itu?

Menyiram Mengikuti Cuaca

Saat sedang panas-panasnya, Anda mungkin harus menyiram tanaman setiap hari. Namun, tetap tidak menyiramnya di siang bolong dengan matahari yang sangat terik. Beruntungnya, curah hujan di Indonesia cukup tinggi. Saat hari itu datang, Anda bisa menghemat air dan membiarkan alam untuk menjaga tanaman Anda. Namun, Anda tetap perhatikan sistem pengairannya. Jangan sampai tanaman terendam air.

Sesuaikan dengan Ukuran Tanaman

Sebaiknya, Anda tidak menuang semua air di dalam alat penyiram tananam ke pot yang berisi tanaman kecil karena itu akan membuatnya tenggelam. Hal ini juga berpengaruh pada tempat Anda menanam. Pot besar dengan tanaman kecil cukup disiram 4—7 hari sekali. Di sisi lain, tanaman sedang dalam pot kecil butuh air yang lebih banyak karena tanahnya tidak bisa menyimpan air terlalu lama. Jadi, Anda harus menyiramnya dua kali sehari.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pelajari Aturan Menyiram

Satu tanaman mungkin butuh dua kali asupan air sehari. Jadi, Anda butuh menyiramnya dua kali. Tanaman lain mungkin bisa bertahan dengan sedikit air setiap harinya. Beberapa di antaranya bisa tetap hidup sampai satu minggu ke depan.

Nah, di sinilah Anda harus jeli melihat tanaman. Pilih pagi atau sore hari untuk menyiram tanaman. Hindari siang hari yang panas karena Anda akan sia-sia. Malam hari pun tampaknya bukan pilihan waktu menyiram tanaman yang tepat.

Baca Juga:
Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan
Tau Gak Sih Apa Upside Down Methods Itu? Yuk Kepoin Disini
Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!

Jumlah Air yang Pas

Coba cek tanah tempat tanaman Anda hidup. Jika Anda menanam di pot, pastinya ada lubang untuk mengalirkan air supaya tidak mengendap di sana. Tanah yang terlalu lembap juga tidak akan buat tanaman subur. Terlalu kering pun malah mematikan.

Untuk memastikan tanaman Anda tercukupi, silakan cek tanahnya. Saat tanah masih terasa lembap, simpan air untuk yang lain. Namun, jika sudah terlalu kering, sebenarnya tanaman Anda sudah berteriak, hanya saja Anda tidak mendengar mereka.

Menyiram Bagian yang Tepat

Tanaman cukup pintar untuk menyalurkan air dan nutrisi ke seluruh bagian tubuhnya. Jadi, tak ada gunanya Anda menyiram batang dan daunnya. Bagian yang harus Anda basahi adalah tanah di sekitar tanaman tersebut. Menyiramkan air pada tanaman malah bisa menimbulkan jamur atau parasit. Selain memunculkan bintik hitam, tanaman juga bisa mati karenanya.

Tidak Gegabah Waktu Menyiram

Bagi Anda yang melaksanakan hobi berkebun di luar ruangan, tanaman Anda mungkin warnanya tak terlalu cerah. Tanaman Anda mungkin terkena panas yang berlebih atau polusi dari kendaraan bermotor. Sebab, tanaman juga mempunyai kekuatan sendiri buat menjaga kelembapan dirinya. Hal yang bisa Anda laksanakan adalah membasahi tanahnya segera saat melihat tanaman tampak tak terlalu sehat.

banner-plastik

Menjaga Pot Tetap Kering

Khusus bagi Anda yang menanam di pot, sebaiknya jaga tanaman supaya tetap kering. Maksudnya, selalu buang air yang tertahan di bawah pot. Jangan biarkan air tersebut terlalu lama di sana karena akan memengaruhi kelembapan tanah. Terlalu banyak air yang mengendap juga berbahaya untuk kesehatan tanaman.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan

Budidaya Menguntungkan
Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan

Sekarang banyak kalangan pebisnis yang mulai melirik budidaya tanaman sebagai lahan penghasil keuntungan baru. Alasannya cukup masuk akal, sebab hasil dari budidaya tanaman memang cukup menjanjikan dengan investasi yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan bisnis lainnya misalnya minyak atau emas.

Tetapi tentu saja, bagi Anda yang baru ingin memulai bisnis budidaya tanaman ini, dibutuhkan adanya pengetahuan mengenai cara budidaya tanaman yang menguntungkan supaya modal Anda tak sia-sia serta mampir lewat belaka.

Cara Budidaya Tanaman yang Menguntungkan

Kelihaian mengenai pemilihan jenis tanaman, lokasi, serta teknik dalam bercocok tanam adalah sedikit dari beberapa faktor yang harus kita perhatikan. Lantas apa sajakah faktor pendukung lain supaya usaha budidaya tanaman kita menjadi sukses serta menguntungkan? Untuk itu simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

1. Pilih Jenis Tanaman yang Cepat Panen

Usaha budidaya Anda akan sangat menguntungkan jika jenis tanaman yang dipilih merupakan tanaman yang cepat panen sekaligus mempunyai nilai jual tinggi. Bukan hanya itu, tanaman tersebut juga harus gampang ditanam supaya bisa meminimalkan kegagalan panen di awal budidaya. Jenis tanaman seperti di atas paling sering kita jumpai di beberapa tanaman berikut ini.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Tanaman Sayur
Tanaman sayur seperti paprika, tomat, jagung manis, kacang panjang, kangkung, dan banyak lagi. Jenis tanaman di atas dikenal gampang ditanam, gampang dalam perawatan, serta masa panennya juga tergolong cepat.

Tanaman seperti kacang panjang dan kangkung bisa kita panen dalam hitungan minggu sesudah masa tanam awal, sedangkan jenis tanaman seperti cabe dan tomat bisa kita ambil hasilnya dalam waktu bulanan. Untuk skala panen yang lebih lama bisa kita temui pada jenis tanaman seperti jagung, tetapi walaupun tak secepat tanaman sayur lainnya, keuntungan yang diperoleh dari panen jangung tak kalah menggiurkan.

Coba pikirkan, jagung manis yang kita panen bisa dijual dengan harga Rp. 1000 jika di lahan pertanian Anda ada 1000 tanaman jagung saja, maka keuntungan yang diperoleh bisa mencapai Rp. 1.000.000 kalikan saja dengan jumlah bonggol jagung yang ada di setiap pohonnya. Keuntungan tentu bisa berkali-kali lipat.

Tanaman Herbal
Bukan saja sayur-sayuran, jenis tanaman herbal juga menjanjikan keuntungan yang berlipat. Adapun jenis tanaman herbal yang baik ditanam yaitu jahe, kunyit, daun basil, dan banyak lainnya. Tanaman herbal ini sangat gampang tumbuh dan sangat cocok ditanam di negara tropis seperti Indonesia. Lagi pula keperluan pasar akan ketersediaan tanaman herbal semacam ini juga sangatlah tinggi.

Baca Juga:
Tau Gak Sih Apa Upside Down Methods Itu? Yuk Kepoin Disini
Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!
Ternyata, Ini Alasan Pentingnya Plastik UV Dalam Budidaya Greenhouse Hidroponik

Tanaman Hias
Masyarakat Indonesia umumnya juga sangat menggemari tanaman hias. Maka mencoba membudidayakan tanaman hias adalah peluang yang tak boleh dilewatkan. Tanaman hias semacam mawar, melati, serta bunga bougenvile adalah tanaman hias faforit masyarakat yang gampang dikembangbiakkan serta cepat dalam penjualannya.

Apabila kita ingat beberapa tren belakangan mulai dari euphorbia sampai gelombang cinta merupakan sejumlah contoh yang bisa kita ambil untuk mengetahui betapa besar keuntungan dari budidaya tanaman hias bila tanaman itu sedang digandrungi. Jadi pandai-pandailah melihat keperluan pasar untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.

2. Lokasi Penanaman yang Tepat

Kita harus bersyukur sebab negara kita Indonesia dikaruniai tanah yang subur dan matahari bersinar hampir di sepanjang tahunnya, dengan curah hujan yang cukup melimpah pula. Faktor iklim tropis ini sangatlah menguntungkan bagi para pembudidaya, akan tetapi, kita tentu tak bisa memaksakan suatu tanaman harus tumbuh dengan subur pada satu lokasi tertentu.

Ada jenis tanaman yang akan tumbuh baik dan subur bila ditanam pada lahan yang sejuk semacam pegunungan, tetapi ada pula tanaman yang hanya bisa bertahan pada lahan di dataran rendah. Keunikan dan ciri khas dari setiap tanaman inilah yang harus kita pelajari supaya bisa memperoleh hasil maksimal dalam budididaya kita.

Dan jangan lupakan juga faktor jenis tanah yang diperlukan, contohnya jenis lahan budidaya tanaman kacang tanah akan lain dengan jenis tanah untuk menanam cabe.

3. Kenali Hama yang Biasa Menyerang

Hama bukan saja perusak tanaman, tetapi kehadirannya mampu membuat para petani merugi total dengan gagal panen. Karena itu sangat penting untuk mengenali jenis hama yang sering hinggap tanaman yang sedang kita budidayakan. Dengan pengetahuan itu, akan sangat gampang bagi kita untuk mengantisipasi adanya serangan hama tersebut.

Semisal, cara mengatasi hama monyet pada tanaman karet kita tak mungkin menyamakan dengan cara membasmi hama ulat pada bawang merah. Kedua jenis hama tersebut berbeda karakter dan tentu saja berbeda juga cara mengatasinya.

4. Manfaatkan Lahan Sempit

Bagaimana bila tak punya banyak lahan untuk melakukan budidaya? Tak masalah, sebab budidaya tanaman Anda juga bisa sukses meski lahan atau tanah yang Anda punya tak seluas punya orang. Coba manfaatkan saja lahan sempit tersebut dengan mengaplikasikan teknik hidroponik, silakan pelajari lebih lanjut tanaman apa saja yang bisa ditanam secara hidroponik?.

Adanya teknologi yang berkembang semakin maju ini, Anda juga bisa menanam di atas atap rumah, di sekeliling tembok bangunan dengan mengaplikasikan metode vertikal garden pada lahan sempit, dan bahkan di pohon makro sekalipun. Untuk Anda yang belum mengerti dengan istilah pohon makro, cara menanam ini bisa kita jumpai dalam kasus penanaman toge. Tentu tak diperlukan lahan berhektar-hektar untuk bisa panen toge dengan melimpah.

Hanya cukup sediakan wadah yang besar sebagai media tempat kacang hijau bertumbuh menjadi toge. Apabila usaha di lahan dadakan ini sudah berhasil, tak menutup kemungkinan Anda bisa mengembangkan budidaya tanaman Anda dengan membeli sebidang tanah yang diusahakan kembali. Keuntungan tetap diperoleh, sementara Anda punya tabungan berupa properti yang sangat berharga.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Tau Gak Sih Apa Upside Down Methods Itu? Yuk Kepoin Disini

Upside-down Methods
Tau Gak Sih Apa Upside Down Methods Itu? Yuk Kepoin Disini

Apakah Anda menginginkan tampilan yang baru untuk tanaman di rumah Anda? Apabila menanam tanaman di pot yang sudah umum dilakukan masih dirasa belum cukup, Anda bisa mencoba menanam tanaman dengan cara terbalik. Terbalik? Ya, maksud terbalik di sini merupakan tanaman ada di bawah pot sedangkan media tanamnya berada di bagian atas pot.

Setelah itu pot tersebut diletakkan dengan cara digantung jadi tanaman akan terlihat terbalik. Cara menanam seperti ini di luar negeri dikenal dengan sebutan upside-down methods. Metode menanam seperti ini tujuannya supaya tanaman terlihat cantik dan rimbun. Bukan hanya itu, bila salah satu tumbuhan ada yang mati, kita masih bisa berharap pada tanaman yang lain.

Namun bila Anda khawatir dengan pertumbuhannya, maka Anda bisa menanam hanya di bagian bawah saja. Dengan hanya satu tanaman yang muncul dari bagian bawah pot, maka taman di rumah akan terlihat lebih menarik dan juga unik.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Umumnya metode ini dipakai untuk menanam buah timun dan tomat. Hal itu didasari alasan karena gaya gravitasi umumnya melawan perkembangan buah tomat. Apabila tomat ditanam dengan cara menjuntai ke bawah. Maka pertumbuhan yang diharapkan bisa lebih baik.

Menanam dengan upside-down methods juga mempunyai keunggulan lain seperti membuat tanaman lebih lembab sebab memungkinkan air bisa sampai di daun secara lebih cepat. Hal ini juga bisa membuat tanaman tumbuh menghadap ke matahari secara alami. Selain itu metode ini juga membuat tahap perawatan seperti aktivitas memantai, melihat, atau memangkas tanaman menjadi lebih gampang.

Baca Juga:
Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!
Ternyata, Ini Alasan Pentingnya Plastik UV Dalam Budidaya Greenhouse Hidroponik
Mari! Atasi Krisis Pangan Dengan Budidaya Sayuran Sendiri Sistem Vertiminaponik

Lantas bagaimana cara supaya tanaman bisa menjulur dari bawah pot? Caranya yaitu dengan melubangi sisi bawah pot atau wadah tanaman. Saat ini di luar negeri sudah banyak yang menjual media khusus untuk metode menanam seperti ini jadi Anda tak perlu lagi repot – repot melubangi bagian bawah pot.

Akan tetapi memakai metode ini sebetulnya tak harus dilaksanakan dengan cara yang rumit. Karena Anda juga bisa memakai pot biasa atau botol bekas yang tersedia di rumah. Untuk botol bekas, Anda bisa memotongnya menjadi 2 bagian. Gunakan bagian atasnya yang mempunyai tutup.

Sedangkan untuk sisi bawahnya, Anda bisa membuat lubang di bagian bawah. Lubang tersebut cukup seperlunya saja dan disesuaikan dengan ukuran tanaman. Setelah itu masukkan tanaman ke dalam pot dengan cara terbalik. Selanjutnya keluarkan dedaunan dari tanaman tersebut melalui lubang.

Jadi akar tumbuhan masih tetap di dalam pot. Langkah berikutnya, Anda bisa menambah media tanam lain atau tanah di atasnya. Untuk tanamannya sendiri sebaiknya pilihlah tanaman yang masih kecil supaya Anda tak kesulitan ketika mengeluarkan dedaunan atau batangnya melalui lubang.

Namun apabila ingin memindahkan tumbuhan yang sudah cukup besar, sebaiknya Anda berhati – hati supaya akar dan daunnya tak rusak. Selanjutnya, gantungkan tanaman tersebut di teras atau tempat yang diinginkan. Perhatikan juga material dan kemampuan gantuangan, cantelan, atau tali yang dipakai. Sekarang Anda pun bisa menonjolkan upside-down methods untuk mempercantik rumah Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3