Ingin Berkebun di Lahan Sempit, Coba Terapkan 10 Inovasi Ini!

Bercocok tanam merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi sebagian orang. Kegiatan berkebun ini identik dengan lahan yang luas dan di luar rumah. Karena kecenderungan tersebut sering menjadi penghambat untuk mulai berkebun, apalagi bagi masyarakat di perkotaan.

Manusia terus melaksanakan inovasi. Saat ini, orang bisa berkebun walaupun tak mempunyai lahan, Anda bisa memanfaatkan lahan sempit seperti di rumah untuk berkebun. Sudah bukan jamannya lagi khawatir berkebun di rumah dengan lahan sempit. Banyak sekali metode dan cara unik yang bisa Anda laksanakan untuk membuat kebun sendiri di rumah, berikut inspirasi berkebun di rumah dengan lahan sempit.

1. Ganti Pot dengan Kantong Tanaman

Kantong Tanaman

Proses menanam dengan pot cenderung memerlukan banyak tempat, Anda bisa menggantinya dengan kantong-kantong tanaman. Kantong tersebut kemudian diisi dengan tanah dan ditanami tumbuhan. Untuk memaksimalkan ruang sempit, kantong bisa dipasang dengan cara digantung atau dipasang di dinding.

2. Bikin Kebun Vertikal

Kebun Vertikal

Berkebun dengan cara vertikal sangat cocok dengan kondisi rumah yang lahannya sangat terbatas. Anda bisa berkreasi dengan kebun vertikal dengan meletakan tanaman di dinding, pagar, atau papan.

3. Kebun Sayur Sekaligus Penghias Ruangan

Kebun Sayur Sekaligus Penghias Ruangan

Tanaman hias tidak selalu bunga berwarna-warni. Tanaman lain seperti bumbu dapur juga bisa menjadi penghias ruangan. Anda juga bisa letakkan pot-pot kecil berisi tanaman bumbu dapur seperti daun mint atau basil di sudut-sudut ruangan atau dekat jendela dapur.

4. Manfaatkan Toples Bekas

Manfaatkan Toples Bekas Untuk Tanaman

Umumnya banyak toples bekas yang tak dipakai di rumah. Sekarang Anda bisa memanfaatkannya menjadi media tanam. Tanaman-tanaman penyedap rasa seperti basil, rosemary, atau oregano cocok ditanam di toples bekas.

BACA JUGA:
Yuk Cari Tau Jenis Tanaman Hias Berdasarkan Bentuknya, Penasaran?
Yuk Intip Metode Tanam Unik dari Jepang, Mau Tau Kan!
Cara Menanam Bonsai, Si Tanaman Kerdil dengan Harga Selangit

5. Hidroponik

Hidroponik

Metode hidroponik merupakan salah satu cara menanam tanpa menggunakan tanah. Cara menanam hidroponik lebih menekankan pada pemenuhan nutrisi tanaman. Dengan media tanam pot atau pipa, berkebun bisa lebih praktis. Kelebihan dari hidroponik yaitu bisa diletakan di dalam atau luar ruangan.

6. Satu Pot Besar Beberapa Tanaman

Satu Pot Besar Beberapa Tanaman

Mungkin Anda malas atau kerepotan merawat tanaman dengan jumlah pot yang banyak. Dengan meletakan beberapa jenis tanaman dalam satu pot besar bisa menjadi solusi terbaik. Siapkan satu pot berukuran besar, kemudian tanam dengan beragam jenis.

7. Gantungin Aja

Gantungin Aja

Untuk memanfaatkan dimensi ruangan, Anda bisa menggantungkan tanaman seperti misalnya di dapur. Tentu saja pastikan tali penggantung kuat menahan beban tanaman dan pot.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

8. Bikin Green House Mini

Bikin Green House Mini

Menanam tanaman dalam sebuah greenhouse fungsinya untuk memanipulasi kondisi lingkungan supaya sesuai dengan karakter tanaman di dalamnya. Greenhouse bisa dibuat sendiri dengan sederhana di rumah, misal dengan model rak kaca yang tembus cahaya. Beberapa tanaman seperti lidah mertua, suplir, atau daun gajah cocok ditanam dengan metode ini.

9. Kebun Bertingkat

Kebun Bertingkat

Kebun bertingkat bisa menjadi cara berkebun di tempat atau lahan sempit. Prinsip dari kebun bertingkat mirip dengan terasering di kawasan pegunungan. Kebun bertingkat bisa menjadi solusi minimnya lahan yang Anda miliki di rumah. Di setiap tingkatan, Anda bisa menanam berdasarkan jenis tumbuhannya.

10. Kebun Dalam Rak

Kebun Dalam Rak

Rak display bertingkat fungsinya untuk meletakkan berbagai pot tumbuhan. Anda bisa meletakkannya di dalam rumah. Tentu saja perhatikan pencahayaan yang cukup Supaya tanaman bisa berfotosintesis.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Ingin Berkebun di Lahan Sempit, Coba Terapkan 10 Inovasi Ini! dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan

Budidaya Menguntungkan
Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan

Sekarang banyak kalangan pebisnis yang mulai melirik budidaya tanaman sebagai lahan penghasil keuntungan baru. Alasannya cukup masuk akal, sebab hasil dari budidaya tanaman memang cukup menjanjikan dengan investasi yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan bisnis lainnya misalnya minyak atau emas.

Tetapi tentu saja, bagi Anda yang baru ingin memulai bisnis budidaya tanaman ini, dibutuhkan adanya pengetahuan mengenai cara budidaya tanaman yang menguntungkan supaya modal Anda tak sia-sia serta mampir lewat belaka.

Cara Budidaya Tanaman yang Menguntungkan

Kelihaian mengenai pemilihan jenis tanaman, lokasi, serta teknik dalam bercocok tanam adalah sedikit dari beberapa faktor yang harus kita perhatikan. Lantas apa sajakah faktor pendukung lain supaya usaha budidaya tanaman kita menjadi sukses serta menguntungkan? Untuk itu simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

1. Pilih Jenis Tanaman yang Cepat Panen

Usaha budidaya Anda akan sangat menguntungkan jika jenis tanaman yang dipilih merupakan tanaman yang cepat panen sekaligus mempunyai nilai jual tinggi. Bukan hanya itu, tanaman tersebut juga harus gampang ditanam supaya bisa meminimalkan kegagalan panen di awal budidaya. Jenis tanaman seperti di atas paling sering kita jumpai di beberapa tanaman berikut ini.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Tanaman Sayur
Tanaman sayur seperti paprika, tomat, jagung manis, kacang panjang, kangkung, dan banyak lagi. Jenis tanaman di atas dikenal gampang ditanam, gampang dalam perawatan, serta masa panennya juga tergolong cepat.

Tanaman seperti kacang panjang dan kangkung bisa kita panen dalam hitungan minggu sesudah masa tanam awal, sedangkan jenis tanaman seperti cabe dan tomat bisa kita ambil hasilnya dalam waktu bulanan. Untuk skala panen yang lebih lama bisa kita temui pada jenis tanaman seperti jagung, tetapi walaupun tak secepat tanaman sayur lainnya, keuntungan yang diperoleh dari panen jangung tak kalah menggiurkan.

Coba pikirkan, jagung manis yang kita panen bisa dijual dengan harga Rp. 1000 jika di lahan pertanian Anda ada 1000 tanaman jagung saja, maka keuntungan yang diperoleh bisa mencapai Rp. 1.000.000 kalikan saja dengan jumlah bonggol jagung yang ada di setiap pohonnya. Keuntungan tentu bisa berkali-kali lipat.

Tanaman Herbal
Bukan saja sayur-sayuran, jenis tanaman herbal juga menjanjikan keuntungan yang berlipat. Adapun jenis tanaman herbal yang baik ditanam yaitu jahe, kunyit, daun basil, dan banyak lainnya. Tanaman herbal ini sangat gampang tumbuh dan sangat cocok ditanam di negara tropis seperti Indonesia. Lagi pula keperluan pasar akan ketersediaan tanaman herbal semacam ini juga sangatlah tinggi.

Baca Juga:
Tau Gak Sih Apa Upside Down Methods Itu? Yuk Kepoin Disini
Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!
Ternyata, Ini Alasan Pentingnya Plastik UV Dalam Budidaya Greenhouse Hidroponik

Tanaman Hias
Masyarakat Indonesia umumnya juga sangat menggemari tanaman hias. Maka mencoba membudidayakan tanaman hias adalah peluang yang tak boleh dilewatkan. Tanaman hias semacam mawar, melati, serta bunga bougenvile adalah tanaman hias faforit masyarakat yang gampang dikembangbiakkan serta cepat dalam penjualannya.

Apabila kita ingat beberapa tren belakangan mulai dari euphorbia sampai gelombang cinta merupakan sejumlah contoh yang bisa kita ambil untuk mengetahui betapa besar keuntungan dari budidaya tanaman hias bila tanaman itu sedang digandrungi. Jadi pandai-pandailah melihat keperluan pasar untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.

2. Lokasi Penanaman yang Tepat

Kita harus bersyukur sebab negara kita Indonesia dikaruniai tanah yang subur dan matahari bersinar hampir di sepanjang tahunnya, dengan curah hujan yang cukup melimpah pula. Faktor iklim tropis ini sangatlah menguntungkan bagi para pembudidaya, akan tetapi, kita tentu tak bisa memaksakan suatu tanaman harus tumbuh dengan subur pada satu lokasi tertentu.

Ada jenis tanaman yang akan tumbuh baik dan subur bila ditanam pada lahan yang sejuk semacam pegunungan, tetapi ada pula tanaman yang hanya bisa bertahan pada lahan di dataran rendah. Keunikan dan ciri khas dari setiap tanaman inilah yang harus kita pelajari supaya bisa memperoleh hasil maksimal dalam budididaya kita.

Dan jangan lupakan juga faktor jenis tanah yang diperlukan, contohnya jenis lahan budidaya tanaman kacang tanah akan lain dengan jenis tanah untuk menanam cabe.

3. Kenali Hama yang Biasa Menyerang

Hama bukan saja perusak tanaman, tetapi kehadirannya mampu membuat para petani merugi total dengan gagal panen. Karena itu sangat penting untuk mengenali jenis hama yang sering hinggap tanaman yang sedang kita budidayakan. Dengan pengetahuan itu, akan sangat gampang bagi kita untuk mengantisipasi adanya serangan hama tersebut.

Semisal, cara mengatasi hama monyet pada tanaman karet kita tak mungkin menyamakan dengan cara membasmi hama ulat pada bawang merah. Kedua jenis hama tersebut berbeda karakter dan tentu saja berbeda juga cara mengatasinya.

4. Manfaatkan Lahan Sempit

Bagaimana bila tak punya banyak lahan untuk melakukan budidaya? Tak masalah, sebab budidaya tanaman Anda juga bisa sukses meski lahan atau tanah yang Anda punya tak seluas punya orang. Coba manfaatkan saja lahan sempit tersebut dengan mengaplikasikan teknik hidroponik, silakan pelajari lebih lanjut tanaman apa saja yang bisa ditanam secara hidroponik?.

Adanya teknologi yang berkembang semakin maju ini, Anda juga bisa menanam di atas atap rumah, di sekeliling tembok bangunan dengan mengaplikasikan metode vertikal garden pada lahan sempit, dan bahkan di pohon makro sekalipun. Untuk Anda yang belum mengerti dengan istilah pohon makro, cara menanam ini bisa kita jumpai dalam kasus penanaman toge. Tentu tak diperlukan lahan berhektar-hektar untuk bisa panen toge dengan melimpah.

Hanya cukup sediakan wadah yang besar sebagai media tempat kacang hijau bertumbuh menjadi toge. Apabila usaha di lahan dadakan ini sudah berhasil, tak menutup kemungkinan Anda bisa mengembangkan budidaya tanaman Anda dengan membeli sebidang tanah yang diusahakan kembali. Keuntungan tetap diperoleh, sementara Anda punya tabungan berupa properti yang sangat berharga.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3