Ingin Hasil Panen Cabai Lebih Berisi, Yuk Ikuti Cara Sukses Budidaya Cabai Dengan Plastik UV

cabai uv

Rumah tanaman atau populer dengan sebutan greenhouse ini sebuah bangunan yang dipakai untuk membudidayakan tanaman. Greenhouse terbuat dari bahan gelas ataupun plastik UV. Untuk tanaman cabe yang di budidayakan di dalam greenhouse mempunyai banyak keuntungan bagi petani karena tanaman cabe akan lebih tahan dari serangan hama dan penyakit serta panen bisa menjadi lebih cepat. Berikut merupakan cara tepat budidaya cabe di greenhouse.

Syarat Tumbuh

Tanaman cabe bisa ditanam pada daerah dataran rendah ataupun dataran tinggi. Iklim yang sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman cabe yaitu curah hujan, angin, suhu, sinar matahari serta kelembaban tanah. Tanaman cabe sangat cocok dengan tanah yang mempunyai tekstur gembur, remah, tak terlalu liat, dan tak terlalu poros serta kaya akan bahan organik.

Lahan digemburkan dulu serta dibuatkan bedengan dengan jarak setiap bedengan sekitar 60cm dengan lebar 1m serta tinggi 30cm-40cm, untuk panjang bedengan di sesuaikan dengan kondisi lahan. Kemudian bedengan ditaburi pupuk kandang 200kg/hektar. Kemudian buatlah saluran pembuangan air berlebih disetiap bedengan supaya kelebihan air tak mengendap di bedengan, karena bisa membuat akar membusuk. Buat green house dari bahan bambu untuk kerangka dan plastik uv untuk bagian atapnya. Dengan memakai greenhouse, tanaman cabe dijamin terlindungi dibandingkan dengan cara konvensional. Ketika budidaya cabe pemakaian plastik UV juga mempengaruhi dari proses fotosintesis tanaman menjadi lebih efektif, melindungi tanaman dari hujan serta menjaga kestabilan suhu udara.

Pasanglah mulsa plastik untuk menutupi bedengan supaya kelembaban tanah tetap terjaga, kemudian lubangi mulsa plastik dengan jarak 10cm setiap tanaman dalam 1 baris dan 20cm setiap baris. Dalam 1 bedengan bisa dibuat 3 baris memanjang.

Baca Juga :

Penyemaian

Sebelum tanaman cabe ditanam dalam bedengan, benih cabe di semai dalam tray. 1 tray bisa menaruh sekitar 100 benih cabe. Supaya pertumbuhan cabe optimal, lebih dulu benih cabe di rendam dalam larutan enzim SolBi 3 tetes yang dilarutkan dengan 200ml air mulai dari jam 8 malam sampai dengan jam 7 pagi.

Benih yang tenggelam di ambil untuk di tanam dalam tray yang sudah diisikan dengan media tanam berupa tanah dan pupuk kandang yang halus. Selama prose penyemaian benih di semprot air 1 kali 1 hari dengan spray kecil. Dengan memakai cara tersebut, bibit kecil yang ada di tray bisa tumbuh daun lebih cepat dan bisa segera dipindahkan ke bedengan yang sudah dibuat.

Penanaman dan Pemeliharaan

Sebelum ditanam, bedengan dibasahi dengan air dahulu. Sebaiknya bibit tak dicabut, tetapi cukup cuma merenggangkan tray jadi perakaran tak rusak ketika ditanam dalam lubang tanam. Bibit yang sudah ditanam, kemudian disiram 2 kali 1 minggu, supaya kelembaban tanah yang dilapisi mulsa plastik tetap terjaga dan tak terjadi pembusukan pada tanaman. Proses penyiangan gulma bisa ditangani 2 kali ketika masa tanam.

Pemberian pupuk sintetis NPK Mutiara atau NPK Cantik diberikan 2 kali 1 bulan. Ketika memberikan pupuk sintetis pada tanaman, sebelumnya berikan tambahan enzim SolBi dengan dosis 1kg pupuk NPK dengan 1 botol SolBi yang dilarutkan dalam 200 liter air.

Bentuk ukuran cabe yang dihasilkan pun lebih gemuk dan panjang. Kecuali, pemberian tambahan enzim yang diberikan setiap 1 bulan 1 kali ini juga bisa memperpanjang musim tanam sampai sekitar 11 bulan dari normalnya yang hanya 7 bulan. Anda juga perlu untuk memperhatikan tingkat kelembaban pada kebun supaya tanaman tehindar dari penyakit yang sering menyerang cabe seperti layu fusarium dan antraknosa yang sering terlihat ketika kelembaban tinggi. Dan untuk mengatasi hama yang seringkali terlihat yaitu dengan menyemprotkan cairan insektisida dan serangga tak akan mampu untuk berkembang biak.

Panen

Ciri-ciri cabe yang sudah siap panen, yaitu dilihat dari tingkat kemerahan buah sekitar 90%. Panen yang pertama bisa ditangani 2 bulan sesudah tanam. Cara menanam cabe di green house ini dinilai lebih cepat dibandingkan dengan metode umum yang baru bisa di panen sesudah 4 bulan. Cara memetiknya yaitu, cabe dipetik dengan tangkainya supaya ketahanannya lebih lama ketika proses pendistribusian. Sesudah cabe dipanen atau dipetik, cabai dimasukkan dalam kardus ataupun plastik karung.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Plastik UV untuk pembuatan green house atau untuk pengeringan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 1 ton
– Kandungan UV protektor 5%, jika minta kandungan UV diatas 5% akan dikenakan harga untuk kenaikan tiap 1% nya Rp 500,-/kg
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim Ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Advertisements

Unik! Budidaya Cabai Rainbow “Pedas”nya Kecantikan Cabai

     Warnanya yang mencolok dan rasanya yang tidak terlalu pedas, membuat cabe rainbow atau yang dikenal dengan nama cabe pelangi kini mulai menjadi barang buruan kalangan penghobi tanaman cabe. Cabe yang memiliki varian warna lebih dari satu ini sedang menjadi tren terutama di dunia agribisnis tanaman hias.

     Media tanam Cabe Pelangi terbagi menjadi 2, yaitu dengan pot/polybag kecil dan media tanah. Jika menggunakan media tanah lansung jarak antar tanaman satu dengan yang lainnya yang ideal ialah 1 meter.

rainbow chili
Gunakan tanah humus agar pertumbuhan pohon optimal. Campurkan tanah humus dengan ampas teh dengan perbandingan 2:1 aduk hingga merata.
Sebelum tanah dituangkan ke dalam wadah usahakan wadah dalam kondisi kering, karena jika dalam kondisi basah tanah bisa tumbuh jamur dan terkontaminasi sehingga dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.
Sebelum penyemaian, rendam dahulu biji cabe dengan cairan pupuk organik dengan takaran 1 tutup botol cairan organik ditambah dengan 4 liter air, biarkan selama 2 jam. Hal itu bertujuan sebagai perangsang agar cangkang cabe pecah dan mudah untuk berkecambah.

  1. Penyemaian Cabe Pelangi

    1. Buat lubang kecil sedalam 1 cm pada media tanam pot. Jika media tanam adalah tanah maka biji cabe hias diletakkan begitu saja lalu tutup dengan tanah kira-kira setengah cm.
    2. Letakkan persemaian di tempat teduh, usahakan tanah dalam kondisi tak banyak terlalu mengandung air.
    3. Setelah usia 1 minggu berikan pupuk organik dengan takaran 1 cangkir pupuk dicampur dengan 4 liter air dan diamkan selama 1 hari 1 malam.
    4. Siram masing-masing tanaman sampai basah menyeluruh, lakukan penyiraman setiap 1 atau 2 minggu sekali secara berkesinambungan.
    5. Hindari pemakaian wadah besi dalam penyiraman, karena bakteri baik yang terkandung dalam pupuk akan menempel pada besi.
    6. Setelah disemai dalam waktu 4 hari sampai 3 minggu cabe sudah mulai berkecambah.
    7. Pindahkan tanaman cabe ke tempat yang cukup tersinari matahari ketika cabai hias sudah tumbuh 4 helai daun. Namun hindari paparan sinar matahari yang begitu terik karena bibit bisa layu sehingga pertumbuhannya kurang optimal.
    8. Jika tanaman cabai sudah memiliki 4-6 helai daun maka dapat dipindahkan ke dalam pot yang lebih besar. Minimal diameter 25 cm, jika pot lebih besar akan lebih baik bagi pertumbuhan tanaman.
    9. Dalam memindahkan tanaman usahakan agar akar tanaman tidak rusak.

cabai indah
Cabai Rainbow
  1. Panen Dan Perawatan

    1. Tanaman cabe sudah berbuah dan bisa dipanen ketika sudah berumur 5 bulan
    2. Waktu memanen yang tepat ialah siang hari agar petani bisa lebih jeli membedakan mana cabe yang belum masak dan cabe yang sudah siap panen.
    3. Petik tiap ujung tangkai cabe dengan tangan langsung secara satu per satu agar cabe tak rusak.
    4. Untuk pembibitan, iris daging buah cabe ambil biji cabe menggunakan pinset lalu diamkan biji cabe dalam waktu satu hari dengan cara diangin-anginkan hingga kering. Hal itu dilakukan untuk menghindari tumbuhnya jamur yang menyebabkan kebusukan.
    5. Setelah kering, biji cabe sudah bisa dimasukkan ke dalam kemasan dan siap untuk dipasarkan.
    6. Pasca panen lakukan pemotongan pada bagian ranting atau daun yang sudah tua. -Daun tua memiliki ciri fisik berwarna hijau pekat dan bertekstur keras.
    7. Potong bagian ranting atau daun tua menggunakan gunting dengan posisi menyamping. Untuk mendapatkan hasil maskimal potong bagian ranting yang dekat dengan daun (sekitar lokasi pemotongan masih memiliki daun).
    8. Dalam 1 pohon bisa dilakukan lebih dari 1 kali pemotongan tergantung dengan jumlah daun tua.
    9. Daun tua atau ranting yang sudah dipotong akan tumbuh dan mengeluarkan bunga kembali dalam waktu 1 bulan.

Baca Juga :
Usaha Leci, Rasakan Manis Gurihnya Keuntungan!
Budidaya Paprika Hidroponik
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Budidaya Padi Organik Dengan Metode SRI

 

  1. Mengatasi Hama

    1. Untuk mengatasi hama kutu daun bisa menggunakan aneka rempah-rempah yang bersifat hangat seperti jahe, cengkeh, sereh, merica, bawang putih dan bawang merah.
    2. Giling halus semua rempah dan campurkan dengan air, sebagai catatan warna air harus tetap keruh (karena jika terlalu banyak air, warna akan bening).
    3. Berikan putih telur sesuai takaran pembuatan, putih telur bertujuan sebagai perekat pupuk pada tanaman.
    4. Pemberiannya, saring racikan pupuk dan diamkan selama 3-4 hari dengan kondisi wadah tertutup rapat agar aroma rempah tak hilang.
    5. Semprotkan pupuk secara berkala pada bagian tanaman yang terkena hama kutu daun. Dalam waktu beberapa hari ke depan tanaman akan kembali pulih.
    6. Potong dan buang bagian ranting yang sudah terserang hama cukup parah. Semprotkan pupuk pada bagian yang dipotong sebagai sarana pembersihan dari     telur kutu daun agar tanaman dapat tumbuh subur kembali.

 

Sekian dari artikel ini, semoga bermanfaat.