Mau Bertanam Metode Roof Garden, Coba Pahami 3 Ciri Tanaman Ini Dulu!

Roof Garden

Ketidakadaan lahan untuk bercocok tanam membuat sebagian besar orang memilih bertanam di tempat-tempat yang tak umum. Untuk salah satunya yaitu memakai bagian atap hunian sebagai lahan bertanam. Teknik bercocok tanam seperti ini dikenal dengan sebutan roof garden. Anda ingin mencoba? Sebelumnya Anda harus tahu jenis tanaman yang cocok untuk roof garden ini. Berikut penjelasan selengkapnya.

Tak perlu lahan yang luas, Anda bisa melaksanakannya di atas hunian Anda secara sederhana. Bercocok tanam di atap ini akan memberikan kesan asri yang mirip dengan roof garden yang ada di hotel-hotel mewah pada umumnya. Adapun syaratnya yaitu menemukan jenis tanaman yang cocok untuk roof garden dengan tepat sebab tak semua tanaman bisa ditanam di atap hunian Anda. Berikut ini beberapa ciri tanaman yang bisa ditanam dengan metode roof garden.

Tahan Sinar Matahari

Tahan terhadap sinar matahari adalah syarat mutlak dari tanaman yang cocok untuk roof garden. Jenis tanaman yang ditanam di atap akan terpapar sinar matahari lebih banyak bila dibandingkan dengan tanaman yang ditanam di lahan atau di dalam ruangan. Karena itulah, coba pikirkan ulang bila Anda ingin membudidayakan anggrek sebagai tanaman roof garden.

BACA JUGA:
Ingin Berkebun di Lahan Sempit, Coba Terapkan 10 Inovasi Ini!
Yuk Cari Tau Jenis Tanaman Hias Berdasarkan Bentuknya, Penasaran?
Yuk Intip Metode Tanam Unik dari Jepang, Mau Tau Kan!

Adapun beberapa jenis tanaman yang memerlukan sinar matahari dalam jumlah banyak diantaranya yaitu palem, sikas, bougenville, dan pucuk merah. Jenis tanaman ini tak akan terganggu dengan banyaknya sinar matahari dan justru akan semakin subur jika sinar matahari semakin banyak.

Tanaman Berakar Langsing

Akar tanaman yang tak membesar penting sebagai pertimbangan memilih tanaman yang cocok untuk roof garden. Akar yang membesar bisa merusak dinding dan atap hunian Anda sehingga rawan membahayakan tempat yang Anda tinggali.

Untuk jenis tanaman berakar langsing ini sangat banyak. Contohnya saja kamboja, cemara udang, jeruk, kembang sepatu, dan tanaman belimbing. Pastikan untuk mengecek kondisi tanaman setiap bulan. Jika bagian akar tumbuh terlalu lebat, hal ini bisa berpotensi merusak hunian Anda.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Tanaman Berbatang Lunak

Bukan hanya akar, batang juga harus diperhatikan dalam mencari tanaman yang cocok untuk roof garden. Lebih baik, pilihlah tanaman dengan pertumbuhan yang lambat dan bentuk batang yang lunak. Jenis tanaman ini antara lain seperti pandan, lidah mertua, lili paris, jade plant, dan kucai mini.

Umumnya semakin sering suatu tanaman terkena paparan matahari, medianya akan lebih cepat kering. Mineral pun akan lebih cepat terserap. Akibatnya, tanaman ini memerlukan lebih banyak pupuk dan air ketimbang tanaman di lahan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Mau Bertanam Metode Roof Garden, Coba Pahami 3 Ciri Tanaman Ini Dulu!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Jangan Asal Semprot Tanaman! Coba Lakukan Sesuai Aturan Menyiram Ini

Cara Menyiram Tanaman
Jangan Asal Semprot Tanaman! Coba Lakukan Sesuai Aturan Menyiram Ini

Menyiram tanaman adalah hal yang wajib Anda lakukan dalam berkebun. Alasannya sangat jelas bahwa tanaman butuh air untuk bertahan hidup. Namun, tahukah Anda? Ternyata terdapat aturan menyiram tanaman yang tidak hanya sekedar menyemprotkan air. Apa sajakah itu?

Menyiram Mengikuti Cuaca

Saat sedang panas-panasnya, Anda mungkin harus menyiram tanaman setiap hari. Namun, tetap tidak menyiramnya di siang bolong dengan matahari yang sangat terik. Beruntungnya, curah hujan di Indonesia cukup tinggi. Saat hari itu datang, Anda bisa menghemat air dan membiarkan alam untuk menjaga tanaman Anda. Namun, Anda tetap perhatikan sistem pengairannya. Jangan sampai tanaman terendam air.

Sesuaikan dengan Ukuran Tanaman

Sebaiknya, Anda tidak menuang semua air di dalam alat penyiram tananam ke pot yang berisi tanaman kecil karena itu akan membuatnya tenggelam. Hal ini juga berpengaruh pada tempat Anda menanam. Pot besar dengan tanaman kecil cukup disiram 4—7 hari sekali. Di sisi lain, tanaman sedang dalam pot kecil butuh air yang lebih banyak karena tanahnya tidak bisa menyimpan air terlalu lama. Jadi, Anda harus menyiramnya dua kali sehari.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Pelajari Aturan Menyiram

Satu tanaman mungkin butuh dua kali asupan air sehari. Jadi, Anda butuh menyiramnya dua kali. Tanaman lain mungkin bisa bertahan dengan sedikit air setiap harinya. Beberapa di antaranya bisa tetap hidup sampai satu minggu ke depan.

Nah, di sinilah Anda harus jeli melihat tanaman. Pilih pagi atau sore hari untuk menyiram tanaman. Hindari siang hari yang panas karena Anda akan sia-sia. Malam hari pun tampaknya bukan pilihan waktu menyiram tanaman yang tepat.

Baca Juga:
Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan
Tau Gak Sih Apa Upside Down Methods Itu? Yuk Kepoin Disini
Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!

Jumlah Air yang Pas

Coba cek tanah tempat tanaman Anda hidup. Jika Anda menanam di pot, pastinya ada lubang untuk mengalirkan air supaya tidak mengendap di sana. Tanah yang terlalu lembap juga tidak akan buat tanaman subur. Terlalu kering pun malah mematikan.

Untuk memastikan tanaman Anda tercukupi, silakan cek tanahnya. Saat tanah masih terasa lembap, simpan air untuk yang lain. Namun, jika sudah terlalu kering, sebenarnya tanaman Anda sudah berteriak, hanya saja Anda tidak mendengar mereka.

Menyiram Bagian yang Tepat

Tanaman cukup pintar untuk menyalurkan air dan nutrisi ke seluruh bagian tubuhnya. Jadi, tak ada gunanya Anda menyiram batang dan daunnya. Bagian yang harus Anda basahi adalah tanah di sekitar tanaman tersebut. Menyiramkan air pada tanaman malah bisa menimbulkan jamur atau parasit. Selain memunculkan bintik hitam, tanaman juga bisa mati karenanya.

Tidak Gegabah Waktu Menyiram

Bagi Anda yang melaksanakan hobi berkebun di luar ruangan, tanaman Anda mungkin warnanya tak terlalu cerah. Tanaman Anda mungkin terkena panas yang berlebih atau polusi dari kendaraan bermotor. Sebab, tanaman juga mempunyai kekuatan sendiri buat menjaga kelembapan dirinya. Hal yang bisa Anda laksanakan adalah membasahi tanahnya segera saat melihat tanaman tampak tak terlalu sehat.

banner-plastik

Menjaga Pot Tetap Kering

Khusus bagi Anda yang menanam di pot, sebaiknya jaga tanaman supaya tetap kering. Maksudnya, selalu buang air yang tertahan di bawah pot. Jangan biarkan air tersebut terlalu lama di sana karena akan memengaruhi kelembapan tanah. Terlalu banyak air yang mengendap juga berbahaya untuk kesehatan tanaman.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian dan Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3