Mau Bertanam Metode Roof Garden, Coba Pahami 3 Ciri Tanaman Ini Dulu!

Roof Garden

Ketidakadaan lahan untuk bercocok tanam membuat sebagian besar orang memilih bertanam di tempat-tempat yang tak umum. Untuk salah satunya yaitu memakai bagian atap hunian sebagai lahan bertanam. Teknik bercocok tanam seperti ini dikenal dengan sebutan roof garden. Anda ingin mencoba? Sebelumnya Anda harus tahu jenis tanaman yang cocok untuk roof garden ini. Berikut penjelasan selengkapnya.

Tak perlu lahan yang luas, Anda bisa melaksanakannya di atas hunian Anda secara sederhana. Bercocok tanam di atap ini akan memberikan kesan asri yang mirip dengan roof garden yang ada di hotel-hotel mewah pada umumnya. Adapun syaratnya yaitu menemukan jenis tanaman yang cocok untuk roof garden dengan tepat sebab tak semua tanaman bisa ditanam di atap hunian Anda. Berikut ini beberapa ciri tanaman yang bisa ditanam dengan metode roof garden.

Tahan Sinar Matahari

Tahan terhadap sinar matahari adalah syarat mutlak dari tanaman yang cocok untuk roof garden. Jenis tanaman yang ditanam di atap akan terpapar sinar matahari lebih banyak bila dibandingkan dengan tanaman yang ditanam di lahan atau di dalam ruangan. Karena itulah, coba pikirkan ulang bila Anda ingin membudidayakan anggrek sebagai tanaman roof garden.

BACA JUGA:
Ingin Berkebun di Lahan Sempit, Coba Terapkan 10 Inovasi Ini!
Yuk Cari Tau Jenis Tanaman Hias Berdasarkan Bentuknya, Penasaran?
Yuk Intip Metode Tanam Unik dari Jepang, Mau Tau Kan!

Adapun beberapa jenis tanaman yang memerlukan sinar matahari dalam jumlah banyak diantaranya yaitu palem, sikas, bougenville, dan pucuk merah. Jenis tanaman ini tak akan terganggu dengan banyaknya sinar matahari dan justru akan semakin subur jika sinar matahari semakin banyak.

Tanaman Berakar Langsing

Akar tanaman yang tak membesar penting sebagai pertimbangan memilih tanaman yang cocok untuk roof garden. Akar yang membesar bisa merusak dinding dan atap hunian Anda sehingga rawan membahayakan tempat yang Anda tinggali.

Untuk jenis tanaman berakar langsing ini sangat banyak. Contohnya saja kamboja, cemara udang, jeruk, kembang sepatu, dan tanaman belimbing. Pastikan untuk mengecek kondisi tanaman setiap bulan. Jika bagian akar tumbuh terlalu lebat, hal ini bisa berpotensi merusak hunian Anda.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Tanaman Berbatang Lunak

Bukan hanya akar, batang juga harus diperhatikan dalam mencari tanaman yang cocok untuk roof garden. Lebih baik, pilihlah tanaman dengan pertumbuhan yang lambat dan bentuk batang yang lunak. Jenis tanaman ini antara lain seperti pandan, lidah mertua, lili paris, jade plant, dan kucai mini.

Umumnya semakin sering suatu tanaman terkena paparan matahari, medianya akan lebih cepat kering. Mineral pun akan lebih cepat terserap. Akibatnya, tanaman ini memerlukan lebih banyak pupuk dan air ketimbang tanaman di lahan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Mau Bertanam Metode Roof Garden, Coba Pahami 3 Ciri Tanaman Ini Dulu!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ingin Berkebun di Lahan Sempit, Coba Terapkan 10 Inovasi Ini!

Bercocok tanam merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi sebagian orang. Kegiatan berkebun ini identik dengan lahan yang luas dan di luar rumah. Karena kecenderungan tersebut sering menjadi penghambat untuk mulai berkebun, apalagi bagi masyarakat di perkotaan.

Manusia terus melaksanakan inovasi. Saat ini, orang bisa berkebun walaupun tak mempunyai lahan, Anda bisa memanfaatkan lahan sempit seperti di rumah untuk berkebun. Sudah bukan jamannya lagi khawatir berkebun di rumah dengan lahan sempit. Banyak sekali metode dan cara unik yang bisa Anda laksanakan untuk membuat kebun sendiri di rumah, berikut inspirasi berkebun di rumah dengan lahan sempit.

1. Ganti Pot dengan Kantong Tanaman

Kantong Tanaman

Proses menanam dengan pot cenderung memerlukan banyak tempat, Anda bisa menggantinya dengan kantong-kantong tanaman. Kantong tersebut kemudian diisi dengan tanah dan ditanami tumbuhan. Untuk memaksimalkan ruang sempit, kantong bisa dipasang dengan cara digantung atau dipasang di dinding.

2. Bikin Kebun Vertikal

Kebun Vertikal

Berkebun dengan cara vertikal sangat cocok dengan kondisi rumah yang lahannya sangat terbatas. Anda bisa berkreasi dengan kebun vertikal dengan meletakan tanaman di dinding, pagar, atau papan.

3. Kebun Sayur Sekaligus Penghias Ruangan

Kebun Sayur Sekaligus Penghias Ruangan

Tanaman hias tidak selalu bunga berwarna-warni. Tanaman lain seperti bumbu dapur juga bisa menjadi penghias ruangan. Anda juga bisa letakkan pot-pot kecil berisi tanaman bumbu dapur seperti daun mint atau basil di sudut-sudut ruangan atau dekat jendela dapur.

4. Manfaatkan Toples Bekas

Manfaatkan Toples Bekas Untuk Tanaman

Umumnya banyak toples bekas yang tak dipakai di rumah. Sekarang Anda bisa memanfaatkannya menjadi media tanam. Tanaman-tanaman penyedap rasa seperti basil, rosemary, atau oregano cocok ditanam di toples bekas.

BACA JUGA:
Yuk Cari Tau Jenis Tanaman Hias Berdasarkan Bentuknya, Penasaran?
Yuk Intip Metode Tanam Unik dari Jepang, Mau Tau Kan!
Cara Menanam Bonsai, Si Tanaman Kerdil dengan Harga Selangit

5. Hidroponik

Hidroponik

Metode hidroponik merupakan salah satu cara menanam tanpa menggunakan tanah. Cara menanam hidroponik lebih menekankan pada pemenuhan nutrisi tanaman. Dengan media tanam pot atau pipa, berkebun bisa lebih praktis. Kelebihan dari hidroponik yaitu bisa diletakan di dalam atau luar ruangan.

6. Satu Pot Besar Beberapa Tanaman

Satu Pot Besar Beberapa Tanaman

Mungkin Anda malas atau kerepotan merawat tanaman dengan jumlah pot yang banyak. Dengan meletakan beberapa jenis tanaman dalam satu pot besar bisa menjadi solusi terbaik. Siapkan satu pot berukuran besar, kemudian tanam dengan beragam jenis.

7. Gantungin Aja

Gantungin Aja

Untuk memanfaatkan dimensi ruangan, Anda bisa menggantungkan tanaman seperti misalnya di dapur. Tentu saja pastikan tali penggantung kuat menahan beban tanaman dan pot.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

8. Bikin Green House Mini

Bikin Green House Mini

Menanam tanaman dalam sebuah greenhouse fungsinya untuk memanipulasi kondisi lingkungan supaya sesuai dengan karakter tanaman di dalamnya. Greenhouse bisa dibuat sendiri dengan sederhana di rumah, misal dengan model rak kaca yang tembus cahaya. Beberapa tanaman seperti lidah mertua, suplir, atau daun gajah cocok ditanam dengan metode ini.

9. Kebun Bertingkat

Kebun Bertingkat

Kebun bertingkat bisa menjadi cara berkebun di tempat atau lahan sempit. Prinsip dari kebun bertingkat mirip dengan terasering di kawasan pegunungan. Kebun bertingkat bisa menjadi solusi minimnya lahan yang Anda miliki di rumah. Di setiap tingkatan, Anda bisa menanam berdasarkan jenis tumbuhannya.

10. Kebun Dalam Rak

Kebun Dalam Rak

Rak display bertingkat fungsinya untuk meletakkan berbagai pot tumbuhan. Anda bisa meletakkannya di dalam rumah. Tentu saja perhatikan pencahayaan yang cukup Supaya tanaman bisa berfotosintesis.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Ingin Berkebun di Lahan Sempit, Coba Terapkan 10 Inovasi Ini! dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Cari Tau Jenis Tanaman Hias Berdasarkan Bentuknya, Penasaran?

Jenis tanaman hias sangat beragam. Salah satu penggolongan tanaman hias yang paling sering dipakai yaitu berdasarkan bentuknya. Tak hanya itu, tanaman hias juga bisa dikelompokkan dari pola hidupnya.

Apabila Anda ingin membuat sebuah taman, komposisi jenis tanaman hias akan menentukan keindahan suatu taman. Mulai dari tinggi, ukuran, sampai penggolongan khusus. Berikut ini beberapa jenis tanaman hias yang patut diketahui sebelum Anda membuat taman.

Herba dan Semak

Tanaman Hias Semak

Tanaman yang bisa dikategorikan sebagai herba dan semak yaitu tumbuhan yang memiliki batang kecil dan sedikit mengayu. Tanaman ini memiliki percabangan rendah atau menempel pada tanah. Anda bisa bertanam kemangi, seledri, ataupun ketumbar yang tak hanya bisa dimanfaatkan sebagai bumbu dapur juga bisa mempercantik ruangan.

Perdu

Perdu memiliki ukuran lebih besar dibandingkan semak, serta mempunyai percabangan yang relatif lebih tinggi. Umumnya, perdu adalah pohon berbatang tegak. Jenis tanaman hias perdu diantaranya yaitu kembang sepatu dan kaca piring.

Tanaman Merambat

Tanaman Hias Merambat

Tak sama dengan perdu ataupun semak, terdapat jenis tanaman lain dengan batang kecil yang tumbuh merambat. Tanaman ini membutuhkan sandaran dalam pertumbuhannya. Contoh tanaman hias merambat yaitu alamanda, bugenvil, samapi lampion irian.

Pohon

Tanaman Hias Pohon

Sebutan pohon disematkan bagi tanaman yang berbatang besar dengan percabangan yang tinggi dan terletak di atas tanah. Adapun beberapa pohon yang bisa dikategorikan ke dalam tanaman hias yaitu pohon glodogan, pohon tanjung, dan pohon bodi.

Tanaman Air

Tanaman Hias Air

Tanaman hias air sangat beragam. Tanaman ini cocok ditanam terutama jika Anda mempunyai kolam ikan. Beberapa jenisnya yaitu teratai, paku ekor kuda, dan tipa. Cara menanamnya juga tak sulit, Dan juga dengan perawatannya karena tak membutuhkan penyiraman secara rutin.

BACA JUGA:
Yuk Intip Metode Tanam Unik dari Jepang, Mau Tau Kan!
Cara Menanam Bonsai, Si Tanaman Kerdil dengan Harga Selangit
Jenis Kendala Saat Budidaya Hidroponik dan Cara Ampuh Penanganannya

Palem

Tanaman Hias Palem

Menghias taman akan terasa kurang tanpa kehadiran tanaman ini. Palem adalah kelompok famili Palmae. Anda bisa bertanam banyak jenis palma mulai dari phunix, lontar, palem segitiga, kamedoria, kariota, aren, sampai ekor tupai.

Bentuk palem juga sangat beragam. Ada palem dengan ukuran yang besar dan ada juga palem hias mini. Palem berukuran kecil ini cocok ditanam dalam pot dan diletakkan di teras ataupun bagian dalam rumah Anda.

Bambu

Tanaman Hias Bambu

Famili Graminae atau Poaceae, lebih dikenal sebagai bambu, juga bisa dipakai sebagai tanaman untuk mempercantik halaman rumah. Sama seperti palem, jenis dan ukuran bambu hias juga sangat beragam. Mulai dari rumput air, bambu kuning, sampai dengan rumput sate.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Paku-pakuan

Tanaman Hias Paku Pakuan

Paku-pakuan adalah tanaman tanpa batang sebab tubuhnya langsung menancap pada tanah atau tanaman inangnya. Beberapa famili paku-pakuan hias yaitu Polypodiaceae, Pteridaceae, Selaginellaceae, Oleandraceae, Davalliaceae, Marattiaceae, dan Aspleniaceae.

Kaktus dan Sukulen

Tanaman Hias Kaktus Sukulen

Apabila Anda ingin bertanam tanaman hias yang tak terlalu memerlukan banyak air, Anda bisa bertanam kaktus ataupun sukulen. Tanaman ini merupakan jenis tanaman lunak yang tak berkayu. Batangnya bisa dipakai untuk menyimpan air. Contoh tanaman ini yaitu Neoregelia sp., Aloe sp., dan Mammilaria elongata.

Tanaman Buah

Tanaman Hias Buah

Beberapa jenis tanaman buah juga bisa sekaligus dipakai sebagai tanaman hias pekarangan. Umumnya tanaman buah ditanam di halaman seperti pohon durian, pohon rambutan, dan pohon pala.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Yuk Cari Tau Jenis Tanaman Hias Berdasarkan Bentuknya, Penasaran? dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Yuk Intip Metode Tanam Unik dari Jepang, Mau Tau Kan!

Kokedama

Jual Plastik Ultraviolet Kualitas Terbaik – Lim Corporation

Negara Jepang ternyata tak hanya terkenal dengan seni merangkai bunga ikebana. Dalam kurun waktu terakhir metode menanam tanaman dengan cara unik dari negeri matahari terbit itu juga tengah populer, kokedama namanya. Ternyata cara membuatnya cukup mudah, lho!

Nah, kokedama sendiri berasal dari kata Jepang, yaitu koke yang artinya lumut dan dama artinya bola. Jadi, tanaman diolah dengan membungkus akar memakai tanah dan lumut kering sehingga berbentuk bulat. Wadah atau pot sama sekali tak diperlukan dalam proses ini. Untuk Anda yang tinggal di apartemen, umumnya keterbatasan lahan seringkali menjadi masalah tersendiri.

Oleh sebab itu, tak aneh bila banyak orang yang tinggal di apartemen kecil kesulitan untuk membuat taman. Akan tetapi, sekarang Anda tak perlu khawatir lagi dengan masalah ini. Karena hadirnya metode kokedama ini bisa menjadi solusi untuk Anda yang ingin menghadirkan taman kecil di ruangan yang terbatas. Bukan hanya membuat ruangan lebih asri, tanaman ini juga bisa menyaring udara juga lho. Untuk itu simak ulasan di bawah ini yuk supaya tau cara membuatnya!

Alat & Bahan yang Dibutuhkan

Secara tradisional, tanaman yang sering dipakai untuk dijadikan kokedama yaitu berasal dari pohon bonsai. Tetapi, Anda juga bisa memakai tanaman lain yang berakar kecil dan cocok ditempatkan di area yang tak terang. Karena lumut yang dipakai bukanlah jenis yang cocok terkena sinar. Inilah alat dan bahan yang harus disiapkan:
* Tanaman pilihan
* Lumut jenis spaghnum atau sheet yang bisa Anda temukan di toko kerajinan tangan
* Pupuk kompos untuk bonsai atau kombinasi tanah bonsai dan lumut gambut
* Tali atau benang tebal
* Mangkok
* Sarung tangan berkebun

BACA JUGA:
Cara Menanam Bonsai, Si Tanaman Kerdil dengan Harga Selangit
Jenis Kendala Saat Budidaya Hidroponik dan Cara Ampuh Penanganannya
Anggur Hitam, Buah dengan Segudang Manfaat dan Khasiat

Dan untuk jenis tanamannya, Anda bisa memilih tumbuhan indoor yang bisa hidup hanya dengan sedikit sinar matahari dan air, seperti contohnya:
* Monstera,
* Monstera Obliqua,
* Peace Lily,
* Sirih Gading,
* Succelent, dan
* String of Heart.

Jenis tanaman yang disebutkan di atas ini hanya perlu disiram seminggu sekali, sangat cocok untuk masyarakat urban yang hanya bisa mengurus tanaman ketika akhir pekan.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Cara Pembuatan Kokedama

1. Ambilah tanaman yang akan dipakai dari pot, kemudian sisihkan tanah yang masih menempel pada akarnya.

2. Apabila sudah bersih, bungkus akar tanaman dengan gumpalan lumut spaghnum sampai tertutupi semuanya, tekan-tekan sedikit supaya semuanya bersatu, dan sisihkan.

3. Siapkan mangkok, setelah itu tuangkan pupuk kompos atau campuran tanah bonsai dan lumut gambut kering. Berikan tambahan sedikit air perlahan-lahan sampai teksturnya menjadi lembut dan seluruhnya bersatu serta tertempel.

4. Selanjutnya masukkan tanaman ke dalam mangkok dan selubungi seluruhnya dengan tanah. Angkat tanaman, kemudian mulai membuat gumpalan berbentuk bulat. Untuk ukurannya bisa Anda sesuaikan dengan keinginan.

5. Sesudah akar tanaman tertutupi tanah, kembali lapisi bagian tersebut dengan memakai beberapa lapisan lumut kering. Lebih baik lagi jika Anda memilih jenis lumut sheet untuk proses ini.

6. Tahap terakhir, pakailah tali yang sudah Anda siapkan kemudian lilit gumpalan tanah serta lumut dengan pola yang Anda inginkan. Selanjutnya ikat bagian akhirnya dengan kencang supaya bola tanah dan lumut bersatu dengan baik.

Cara Penggunaan & Perawatan

Tanaman kokedama yang sudah jadi bisa Anda tambahkan tali supaya tanaman tersebut bisa digantung. Karena itulah tanaman ini cocok untuk Anda yang tak mempunyai area rumah yang besar. Anda juga bisa memajangnya di piring atau beberapa wadah unik lainnya. Kokedama tak perlu perawatan yang ribet! Cukup menyemprotkan air bersih di gumpalan bola ketika sudah tampak kering. Laksanakan penyemprotan tersebut sekitar 10 sampai 15 menit saja. Gampang, bukan? Coba praktikkan di rumah, yuk!

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Yuk Intip Metode Tanam Unik dari Jepang, Mau Tau Kan!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Jenis Kendala Saat Budidaya Hidroponik dan Cara Ampuh Penanganannya

Kendala Saat Berhidroponik

Distributor Plastik UV Harga Murah – Lim Corporation

Hidroponik menjadi solusi pertanian di perkotaan atau sering disebut juga urban farming. Akan tetapi, kendala harian berhidroponik seringkali mengakibatkan hasil yang didapat tidak maksimal. Oleh karena itu, kenali beberapa kendala hariannya berikut ini dan temukan solusi untuk mengatasinya.

Perubahan Kepekatan Larutan

Membudidayakan tanaman dengan teknologi hidroponik di tempat terbuka memerlukan perhatian ekstra. Sebab, apabila musim hujan tiba, air hujan yang turun akan masuk ke sela-sela instalasi. Parahnya lagi, air hujan mampu mengubah kepekatan larutan nutrisi sehingga menyebabkan kepekatan larutan berubah, salah satu akibatnya adalah pH larutan menjadi turun.

Jika hal ini terjadi, solusi yang bisa dilakukan untuk mencegahnya adalah dengan membuat bak penampungan yang bisa dibuka dan ditutup. Selain itu, bisa juga membuat saluran alternatif sehingga air hujan dapat keluar.

Temperatur Larutan yang Tinggi

Temperatur larutan sangat berkaitan erat dengan kadar oksigen. Semakin tinggi suhu pada larutan nutrisi, semakin sedikit kadar oksigennya. Jika kandungan oksigen dalam nutrisi sedikit, hal ini tentu berpengaruh pada perkembangan tanaman.

BACA JUGA:
Anggur Hitam, Buah dengan Segudang Manfaat dan Khasiat
Rahasia Optimalnya Ternak Kambing Etawa, Ini Jawabannya
Jangan Asal Semprot Tanaman! Coba Lakukan Sesuai Aturan Menyiram Ini
Trik Rahasia Budidaya Tanaman Agar Hasil Menguntungkan

Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan meletakkan tendon penampung larutan di dalam tanah. Hal ini bertujuan agar tendon terlindung dari sinar matahari dan suhu larutan tetap stabil.

Pengaruh Sinar Matahari

Di dalam pertanian dengan metode hidroponik, sinar matahari yang terlalu berlebihan bisa menjadi ancaman yang serius. Hal ini disebabkan oleh sinar matahari dapat memanaskan pemanasan tutup talang sehingga mengakibatkan tanaman yang menempel menjadi rusak bahkan gosong. Selain itu, sinar matahari yang berlebihan juga dapat membuat aktivitas fotosintesis terlalu tinggi.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan memberikan naungan seperti paranet atau jaring peneduh pada area budidaya tanaman hidroponik.

Pengendapan Larutan Nutrisi

Masalah ini terjadi jika penerapan pertanian dengan teknologi hidroponik tidak dilakukan dengan menggunakan listrik. Dan akibatnya, larutan nutrisi yang berada di instalasi akan statis dan unsur hara mengendap jadi tak bisa terserap oleh akar. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan melakukan pengadukan rutin sebanyak 3 kali sehari. Pengadukan ini dapat dilakukan dengan menggunakan tangan.

Gangguan Listrik

Plastik uv 21

Pompa yang dibiarkan menyala terus-menerus selama 1 × 24 jam akan mengalami pemanasan dan akhirnya mati. Jika ini terjadi, sudah pasti akan menimbulkan masalah besar bagi tanaman hidroponik karena nutrisi tidak bisa dialirkan ke akar tanaman. Jika gangguan listrik terjadi selama 2 jam, kemungkinan besar tanaman akan mati dan mendatangkan kerugian bagi Anda.

Cara atau solusi yang sesuai untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan menerapkan sistem hidroponik yang minim pemakaian listrik seperti jaring apung atau sumbu. Solusi lain, yaitu dengan menggunakan media tanam yang mampu mengikat air lebih banyak, salah satu jenis yang sering digunakan adalah rockwool.

Demikian pembahasan artikel tentang “Jenis Kendala Saat Budidaya Hidroponik dan Cara Ampuh Penanganannya”, semoga bermanfaat untuk Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3