Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!

Manfaat Tanaman Ceri
Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!

Jual Plastik UV Untuk Budidaya Greenhouse – Lim Corporation

Buah dengan warna merah cerah ini banyak dipakai sebagai hiasan makanan ataupun minuman. Tak banyak yang tahu bahwa buah ini bisa tumbuh di banyak negara di dunia. Mulai dari Asia, Australia, Eropa, sampai dengan Amerika, buah ceri banyak dibudidayakan. Dan bahkan, musim tanam ceri berbeda-beda di setiap wilayah.

Ceri adalah anggota dari marga Prunnus. Tanaman ini masih satu kerabat dengan banyak buah populer lain seperti apel, pir, dan arbei. Buah ini menjadi salah satu buah yang populer, produksi ceri di dunia bahkan mencapai sampai 3 juta ton per tahun.

Popularitas buah ceri ini tak lepas dari pesonanya sebagai penghias hidangan. Bukan hanya itu, buah ceri juga banyak terdapat kandungan manfaat yang baik bagi tubuh. Konsumsi buah ceri secara rutin mampu menurunkan jumlah kadar asam urat dalam tubuh. Ceri juga memiliki kandungan anti-oksidan yang tinggi dalam bentuk antosianin, yakni zat warna pada buah cerah tersebut.

Musim tanam ceri di berbagai belahan dunia cukup berbeda-beda. Buah yang satu ini bisa tumbuh dalam kurun waktu yang sangat singkat. Waktu yang paling tepat untuk memanen buah ceri yaitu ketika musim panas.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Tanaman ini merupakan pohon beriklim sedang, biji ceri memerlukan udara dingin untuk bisa tumbuh. Hal ini karena tanaman ceri adalah pohon yang merevolusi untuk mencegah perkecambahan pada musim gugur. Biji tersebut belum akan muncul ketika musim dingin. Dengan demikian, musim tanam ceri yang paling tepat yaitu ketika musim gugur.

Lubang untuk membudidayakan tanaman ceri dibuat ketika musim gugur sesudah suhunya berubah turun. Sementara, bibit tanaman ceri tersebut baru akan menampakkan dirinya ketika musim semi.

Baca Juga:
Teknik Simpel Pembibitan Mawar, Salah Satu Tanaman Hias Terpopuler
Budidaya Tanaman Cabai Merah Dengan Inovasi Cut Back, Mau Tau Caranya?
Anda Wajib Tau! 10 Unsur Penerapan Teknologi Saat Budidaya Padi
Rahasia Meningkatkan Hasil Panen Dengan Teknik Rotasi Tanaman, Mau Coba?

Sampai masa berbuah yang pertama, tanaman ini memerlukan waktu 3-4 tahun. Buah yang muncul juga belum sempurna. 7 tahun sesudah masa tanam barulah buah akan mengalami kematangan yang sempurna.

Cuaca yang dingin membuat tanaman ini tak bisa dibudidayakan di negara beriklim tropis. Indonesia merupakan salah satu negara yang tak bisa ditumbuhi oleh tanaman ceri. Seluruh keperluan buah ceri di Indoensia diperoleh dari impor yang asalnya dari negara penghasil ceri.

Di Australia dan Selandia Baru, masa puncak panen ceri berlangsung pada akhir Desember. Hal ini karena musim panas di negara-negara sisi selatan bumi mengalami musim panas pada bulan tersebut.

Sementara, di belahan bumi utara seperti Eropa Selatan dan Amerika Utara, Juni adalah musim puncak panen buah ceri. Di Kanada tak jauh berbeda. Panen buah ceri di negara bersimbol daun mapel ini mengalami musim panen buah ceri pada Juli sampai Agustus. Sementara di Inggris, kebanyakan ceri akan bisa dipanen secara maksimal pada bulan Juli.

Demikian penjelasan mengenai artikel berjudul “Dibalik Fungsinya Untuk Hidangan, Ternyata Ceri Sangat Bermanfaat Bagi Tubuh Lhoo!”. Semoga penjelasan artikel tersebut bisa bermanfaat bagi Anda.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Plastik UV untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik UV dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Advertisements

Kenalkan 5 Teknologi Baru Bidang Pertanian di Indonesia, Mau Tau?

59333206 - tractor spraying glyphosate pesticides on a corn field
Kenalkan 5 Teknologi Baru Bidang Pertanian di Indonesia

Jual Plastik Ultraviolet Harga Murah – Lim Corporation

Tak begitu banyak yang tahu bahwa Indonesia juga mempunyai inovator dalam bidang teknologi pertanian. Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian, melaksanakan kerja sama dengan para peneliti untuk mengembangkan teknologi di sektor pertanian. Hasilnya, berbagai macam teknologi untuk pertanian pun sudah tercipta.

“Kami akan segera terbitkan buku 500 Teknologi Inovatif Pertanian dalam waktu dekat ini,” kata Agung Hendriadi, Sekretaris Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian, kepada Jitunews di Jakarta. Ia mengatakan, dalam buku tersebut akan berisi seluruh penelitian yang dikembangkan oleh Badan Litbang Pertanian, mulai dari varietas baru berbagai macam tanaman, perkembangan alat dan mesin pertanian, sampai pengembangan produk pertanian.

Adapun 5 teknologi pertanian dari berbagai inovator tersebut yang dikembangkan oleh Badan Litbang Pertanian. Dari kelima teknologi ini sudah mendapatkan lisensi dari Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HKI):

1. Alat Pengering Cepat Kedelai Brangkasan
Alat yang dirancang oleh I Ketut Tastra dari Balai Penelitian Kacang-kacangan dan Umbi-umbian ini bisa mencegah turunnya mutu benih kedelai akibat terlambatnya proses pengeringan. Komponen alatnya, antara lain drum pemanas udara, dua kompor minyak tanah sebagai sumber panas, dan sebuah blower untuk menghisap dan menghembuskan udara panas.

Apabila dibandingkan dengan alat pengering konvensional, alat ini bisa mempercepat proses pengeringan jadi mampu menghemat waktu pengeringan dari 8 hari menjadi 1 hari. Tak hanya itu, teknologi pengering ini juga bisa meningkatkan mutu (daya tumbuh) benih kedelai sampai mencapai 90,3%.

2. Tarikan Matrik Tanah Liat
Sistem irigasi pertanian konvensional yang memasok air dari permukaan tanah dinilai tak efektif, terutama pada tanah dengan tekstur berpasir. Air tanah akan tertahan dan terlindung di bawah tanah dengan tekstur berpasir tersebut. Jadi harus sebuah alat yang bisa menarik air dari bawah permukaan ke atas permukaan supaya tersedia air bagi tanaman. Dengan kondisi tersebut, Subowo dari Balai Penelitian Tanah merancang teknologi yang disebut tarikan matrik tanah liat ini.

Bentuk alat ini sangatlah sederhana, yaitu plumpung yang terdiri dari silinder dengan lubang-lubang vertikal ataupun miring. Teknologi tarikan matrik tanah liat bisa mengatasi kendala kekurangan air bagi tanaman pada lahan dengan tekstur berpasir.

Baca Juga:
Dibalik Rasa Manisnya, Ternyata Pepaya Menyimpan Ribuan Manfaat Untuk Tubuh
Kurangnya Suplai Pada Pasar, Membuat Potensi Bisnis Kroto Sangat Menjanjikan
Iniloh! 5 Perkembangan Teknologi Pertanian Di Masa Depan

3. Instalasi Pengolah Limbah untuk Biogas, Pupuk Cair, dan Pakan Ternak
Instalasi ini bisa mengolah limbah ternak yang terbuang menjadi sesuatu yang bermanfaat, seperti biogas, pupuk organik cair, dan bahan pakan ternak. Tak hanya itu, dengan menmakai instalasi ini limbah ternak bisa terkelola dengan baik. Jika limbah ternak tak dikelola dengan tepat, maka akan menimbulkan pencemaran lingkungan yang serius.

Perancang instalasi pengolah limbah untuk biogas, pupuk cair, dan pakan ternak yaitu Suprio Guntoro dan 7 orang lainnya dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bali.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

4. Alat Irigasi Tipe Sprinkler Berjalan untuk Rumah Kaca
Alat berkonstruksi kokoh ini dirancang sesuai dengan keperluan sistem irigasi di rumah kaca. Namun, tak menutup kemungkinan alat ini juga bisa dipakai di areal terbuka. Salah satu fungsinya, yaitu bisa bergerak maju-mundur untuk memberikan air dengan ukuran partikel, waktu, dan jumlah sesuai dengan keperluan tanaman.

Alat irigasi tipe sprinkler berjalan untuk rumah kaca dirancang oleh Teguh Wikan Widodo bersama 4 orang lainnya dari Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian. Keunggulan atau kelebihan alat irigasi tipe sprinkler berjalan tersebut yaitu sifatnya yang fleksibel karena bisa diatur tinggi-rendahnya jadi bisa disesuaikan dengan tinggi tanaman. Jadi aplikasi air untuk irigasi lebih efisien.

5. Perangkat Uji Cepat Tanah Kering (PUTK)
Alat pengukur serta cairan formula kimia untuk menentukan status hara, P, K, bahan organik, pH, dan keperluan kapur di lahan kering adalah bagian dari perangkat uji cepat tanah kering. Teknologi ini memungkinkan penyuluh lapangan atau kelompok tani untuk menganalisis unsur-unsur yang ada pada lahan kering.

Jadi berdasarkan analisis tersebut, mereka bisa membuat rekomendasi pemupukan untuk padi gogo, jagung, dan kedelai di tanah kering. Alat yang dikembangkan oleh Balai Penelitian Tanah ini dikemas dengan praktis, gampang untuk dibawa, dan bisa diisi ulang.

* Info lengkap mengenai harga Plastik UV silahkan klik http://bit.ly/hargaplastikuv

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Plastik UV atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk greenhouse atau penjemuran atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Ternyata, Ini 5 Kunci Sukses Budidaya Tanaman Hias Yang Wajib Diketahui

Budidaya Tanaman Hias
Kunci Sukses Budidaya Tanaman Hias

Distributor Plastik Ultraviolet Merk VATAN – Lim Corporation

Pada industri agribisnis budidaya tanaman hias jadi salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan. Mengingat juga bahwa sekarang tanaman hias menjadi salah satu keperluan pokok terutama bagi masyarakat perkotaan yang memerlukan ruang terbuka hijau. Tak hanya itu juga, bisa dilihat bahwa trend tanaman hias selalu mengalami peningkatan permintaan. Bukan saja bagi masyarakat umum, tetapi juga pengelola usaha seperti apartment dan juga hotel samapi usaha seperti resto dan juga cafe.

Lebih-lebih kepedulian masyarakat akan lingkungan juga semakin meningkat, jadi pastinya kehadiran tanaman hias menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung penghijauan pada lingkungan. Walaupun setiap tahunnya selalu mengalami perubahan trend dalam jenis tanaman hias yang diminati. Akan tetapi beberapa jenis tanaman hias seperti bunga angrek, tanaman bonsai samapi tanaman daun hijau masih tetap mempunyai tempat di hati masyarakat. Pastinya hal ini semakin menunjukkan bahwa budidaya tanaman hias masih mempunyai potensi yang bagus dan terbuka lebar seperti pada cara merawat bunga jambu supaya tak rontok.

Tetapi faktanya tak semua pembudidaya bisa sukses dalam usaha ini. Terutama bagi mereka yang baru akan mencoba memulainya, terlebih lagi bila tak diimbangi dengan pengetahuan dan keahlian yang memadai. Pastinya hal ini bila tak diperhatikan akan bisa memberikan dampak negatif bagi kelangsungan usaha selanjutnya. Dengan demikian, dibutuhkan pengetahuan khusus untuk bisa mencapai kesuksesan dalam budidaya tanaman hias.

1. Memilih Jenis Tanaman Hias yang Akan Dibudidayakan
Langkah awal yang harus diperhatikan yaitu pastinya menentukan jenis tanaman hias yang akan dibudidayakan. Menjadi pembudidaya Anda harus memahami mengenai trend tanaman hias yang akan hits dipasaran. Karena tanaman hias tidak ubahnya trend fashion yang selalu saja bisa berganti setiap tahunnya seperti pada cara menanam bunga lee kuan yew.

Apabila pada tahun 2000 an trend akan tanaman anthurium melanda para hobiis jadi mengakibatkan harga anthurium waktu itu sangat tinggi bahkan ada yang mencapai nilai ratusan juta rupiah. Sekarang akan jauh berbeda, karena anthurium tak lagi seberharga dulu.

Baca Juga: Teknik Perbanyakan Tanaman Insulin Dengan Cara Stek, Coba & Nikmati Keuntungannya!

Pasti menebak trend tanaman hias tak gampang, karena pasar juga akan selalu berubah. Tetapi, di tahap awal ini ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan terutama dalam memilih jenis tanaman hias yang akan dibudididayakan. Hal tersebut antara lain yaitu:

– Untuk jenis tanaman berbungan seperti anggrek dan mawar anda tetap bisa memakainya sebagai jenis tanaman yang akan dibudidayakan.
– Untuk jenis tanaman seperti bonsai Anda juga bisa menambahkan sebagai koleksi.
– Jenis tanaman berdaun hijau seperti anthurium juga layak dimasukkan kedalam daftar.
– Dan yang sekarang ini sedang hits dan trend serta diprediksi akan terus menjadi trend yaitu jenis tanaman sukulen.
– Bukan saja beberapa tanaman diatas ansa juga bisa menambahkan kedalam daftar jenis tanaman yang sering dipakai untuk taman.
– Karena tanaman ini relatif cukup banyak dicari dan populer sebagai tanaman yang dipakai oleh taman.

2. Manajemen Pemeliharaan dan Perawatan
teknik berikutnya untuk kesuksesan budidaya tanaman hias yang akan anda geluti yaitu dengan memperhatikan manajemen pemeliharaan dan perawatannya. Dalam hal ini, yaitu elemen paling penting karena hal ini akan menjadi penentu dalam keberhasilan budidaya. Tak hanya itu, mengingat bahwa tanaman hias anda tak akan langsung terjual saat itu juga, tentu pemeliharaan dan perawatan akan bisa menjadi penentu kualitas tanaman hias yang dihasilkan. Karena itulah beberapa hal yang wajib menjadi perhatian anda antara lain yaitu:

– Penyiraman
Penyiraman pasti adalah bagian penting dalam budidaya tanaman hias. Karena air adalah faktor utama yang bisa mendukung kelangsungan hidup tanaman. Dan sebaiknya laksanakan penyiraman secara teratur minimal sebanyak 2 kali dalam sehari yakni saat pagi dan sore hari. Pakailah air yang bersih dan juga siram memakai selang atau gembor. Siram pada media tanam dan juga bagian daun tanaman sekaligus untuk membersihkan kotoran pada bagian daun.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

– Pemupukan
Proses ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan nutrisi pada tanaman. Pemupukan dilaksanakan sebagai upaya untuk mempertahankan kesuburan media jadi tanaman bisa tumbuh dengan baik dan optimal. Laksanakan pemupukan dengan menambah unsur NPK yang merupakan unsur dasar yang diperlukan oleh tanaman. Pemupukan bisa dikerjakan dengan cara ditaburkan ke media tanam atau juga dikerjakan berbarengan dengan penyiraman jadi lebih efisien. Untuk dosis dan frekuensi penyiraman bisa disesuaikan dengan keperluan tanaman.

Baca Juga: Iniloh! 2 Faktor Penting Yang Sangat Berpengaruh Pada Tumbuh Kembang Tanaman

– Pemangkasan
Pemangkasan dikerjakan pada tanaman hias daun dan bunga. Pemangkasan ini merupakan cara untuk menjaga estetika dan nilai indah dari tanaman hias sendiri. Karena tanaman hias nilai jualnya juga di tentukan oleh estetika atau keindahan tanaman itu sendiri. Sebab itulah untuk menjaga tanaman hias supaya tetap indah maka harus dilaksanakan pemangkasan secara rutin dan teratur.

3. Manajemen Penanggulangan Hama dan Penyakit
Tips selanjutnya yang juga tak kalah pentingnya yaitu mengenai manajemen penanggulangan hama dan penyakit seperti dalam cara membuat taman bunga dari barang bekas. Dalam hal ini amat penting dikerjakan untuk meminimalisir kegagalan panen akibat dari serangan hama dan penyakit.

Tak hanya penyemprotan memakai insektisida dan fungisida pengendalian preventif sebagai upaya pencegahan juga penting dikerjakan. Seperti misalanya menjaga lingkungan tempat tumbuh dengan menjaga kebersihan dan sanitasi dan juga menjaga kelembaban lingkungan.

4. Manajemen Promosi dan Pemasaran
Untuk pembudidaya baru pastinya Anda harus melaksanakan promosi dan pemasaran dalam rangka memperkenalkan budidaya yang anda geluti. Dan tentunya Anda harus berupaya dan mulai bersaing dengan pembudidaya tanaman hias yang sudah lebih dulu eksis.

Karena itulah tentu saja Anda harus memperkenalkan usaha anda dengan lebih giat dan keras. Anda bisa melaksanakannya dengan ikut berbagai pameran jadi tentu bisa semakin meningkatkan peluang anda untuk dikenal lebih banyak orang.

Baca Juga: Manfaat Tanaman Waru Landak dari Hiasan Rumah Hingga Atasi Gejala Penyakit

5. Bagaimana Menarik Para Hobiis Tanaman Hias
Dan Trik yang terakhir yaitu tentu Anda harus mempunyai daya tarik terutama pada para hobiis. Contohnya dari segi harga, produk atau juga keunikan lainnya. Dan pasti dengan ini Anda akan bisa bersaing dengan para pembudidaya yang sudah lebih dulu eksis dibandingkan Anda. Wajib diketahui juga bahwa semakin variatif jenis tanaman hias yang Anda jual pastinya juga akan bisa memberikan banyak pilihan bagi para pembeli.

Dengan demikian, Anda bisa dengan gampang menarik minat para hobiis dengan menyajikan berbagai jenis tanaman hias yang unik. Semakin unik dan berbeda dari yang lainnya maka peluang Anda untuk dikenal dan memperoleh keuntungan akan semakin besar.

* Info lengkap mengenai harga Plastik UV silahkan klik http://bit.ly/hargaplastikuv

Bila Anda membutuhkan dan ingin memesan Plastik UV atau Plastik Pertanian & Perkebunan untuk greenhouse atau penjemuran atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL/WA pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp: 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile: 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Atau chat langsung dengan admin klik salah satu tautan berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

5 Trik & Tips Jitu Budidaya Paprika Dengan Plastik UV, Dijamin Ciamik

Paprika-2-e1507783642359

Distributor Plastik UV Green House – Lim Corporation

Paprika yaitu tanaman penghasil buah yang memiliki rasa manis serta terdapat sedikit rasa pedas. Tanaman paprika sendiri termasuk jenis tanaman dari suku Solanaceae, pertama kali tanaman ini populer di wilayah Amerika Selatan. Buah paprika memiliki warna hijau ketika masih muda, ketika sudah tua menjadi warna kuning, ungu ataupun warna merah. Di Indonesia, tanaman ini masih jarang dibudidayakan tetapi hal tersebut bisa dijadikan sebuah peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

Meski sekarang ini tanaman paprika masih belum cukup terkenal, tetapi nyatanya banyak dipakai untuk salah satu bahan masakan sayuran khas dari Indonesia, jadi peluang untuk mengembangkan usaha di sektor komoditas paprika di negara Indonesia sekarang ini sangat terbuka lebar.

Tak hanya memiliki nilai jual yang sangat baik, tetapi permintaan pasar akan paprika ini juga terus semakin naik, khususnya permintaan dari restoran mewah ataupun hotel-hotel. Oleh karena itu Anda bisa manfaatkan dengan mengembangkan tanaman paprika untuk memasok keperluan pasar yang makin hari semakin bagus. Berikut ini cara budidaya paprika di greenhouse dengan baik dan benar.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

1. Lokasi Tanam

Lahan yang cocok untuk membudidayakan tumbuhan paprika ini yaitu di wilayah dataran tinggi yang memiliki tingkat kelembaban udara yang cukup rendah. Suhu dingin sekitar 15-25 derajat celcius diketahui sangat cocok untuk membudidayakan tanaman paprika ini.

Tujuannya dari cara tersebut supaya bisa menghindari hama serta serangan penyakit pada tanaman paprika, karena gangguan hama serta penyakit akan semakin meningkat bila tanaman paprika ditanamkan di dataran rendah dan memiliki suhu tinggi. Lokasi pada ketinggian sekitar 750mdpl diyakini untuk tempat lahan tanaman yang sangat pas dan cocok.

Baca Juga :

2. Persiapan Lahan

Jika Anda sudah memilih lahan di lokasi yang cocok, jadi sekarang waktunya Anda mulai mengerjakan lahannya supaya siap untuk ditanami. Jika masih dikhawatirkan akan terjadi turunnya hujan, maka proses penanaman tanaman paprika ini disarankan untuk memakai teknik greenhouse serta sistem hidroponik supaya hasil panen paprika menjadi lebih maksimal dan optimal.

Teknik budidaya seperti ini memang sangat efisien karena batang pohon ataupun buah paprika sangatlah sensitif pada lingkungan alam, jadi bila terkena air hujan tanaman paprika bisa busuk. Membuat sebuah greenhouse memang diperlukan biaya tambahan yang sedikit besar, jika dibandingkan dengan mengolah lahan tanah dengan langsung, tetapi apabila dengan hasil metode ini pastinya ketika panen nanti bisa maksimal dan keuntungan akan meningkat juga.

Pembuatan greenhouse yang bisa Anda usahakan dengan biaya yang kurang memadai yaitu memakai bahan dari plastik UV. Plastik ini memang sangat cocok dan murah bila dibandingkan dengan plastik yang lain. Untuk kualitas tentu plastik UV ini sudah terjamin, karena kandungan yang ada dalam plastik tersebut sudah teruji cara kerjanya, plastik uv yang Anda pasangkan ke greenhouse akan mengatur suhu rungan dan menjaga paprika Anda tetap aman dan terjaga mutunya. Selanjutnya untuk media yang dipakai untuk menanam paprika yaitu bisa dengan arang sekam.

3. Cara Penanaman

Untuk cara menanam paprika ini terbagi menjadi beberapa tahap. Yang pertama yaitu menumbuhkan bibit paprika menjadi kecambah. Bibit akan tumbuh menjadi kecambah yaitu sekitar 1 minggu, selanjutnya Anda letakkan paprika tersebut ke dalam polybag kecil sampai daunnya tumbuh sekitare 2-3 helai. Proses tersebut akan memakan waktu sekitar kurang lebih 2 minggu lamanya.

Kemudian Anda bisa memindahkan paprika ke wadah yang sebenarnya, yaitu polybag besar yang mempunyai ukuran sekitar 30cm x 35cm. Yang paling penting untuk Anda perhatikan mengenai tata cara tanam ini yaitu Anda harus sangat berhati-hati ketika memindahkan bibit paprika supaya daun serta akarnya tak jadi rusak. Kemudian, Anda juga perlu memelihara tanaman paprika Anda secara baik dan benar.

4. Pemeliharaan dan Perawatan

Supaya tanaman paprika tumbuh subur, maka harus disiram air serta diberi pupuk secara rutin. Pupuk yang dipakai yaitu pupuk cair ataupun pupuk encer. Selanjutnya bila tanaman sudah berbunga, Anda harus menyortir dengan mengeliminasi beberapa bunga yang sudah tumbuh sampai menyisakan 1 bunga terbaik di setiap 1 pohon paprika. Sesudah buah paprika agak tua jadi bisa Anda laksanakan proses panen.

5. Pemanenan

Pemanenan tanaman paprika bisa dilaksanakan ketika berumur sekitar 60 hari sesudah masa tanam. Umur pemanenan bisa lebih cepat jika permintaan pasar yaitu buah paprika warna hijau. Buah paprika hijau bisa dipanen ketika buah sudah tua tetapi belum matang. Ciri dari buah hijau siap panen yaitu daging buah tebal, keras, memiliki warna hijau tua, buah gampang lepas dari tangkai, sehat, tak ada cacat serta terbebas dari hama penyakit. Jika permintaan yaitu buah paprika warna merah, kuning ataupun ungu buah paprika bisa dipanen sesudah matang.

Ciri-ciri untuk buah paprika yang sudah matang dan siap untuk dipanen yaitu daging buah yang cukup tebal, warnanya merata, sehat serta terbebas dari penyakit. Untuk proses pemanenan dikerjakan ketika pagi hari. Buah dipetik secara bersamaan dengan tangkainya serta pemanenan bisa dikerjakan setiap 2-3 hari 1 kali. Ketika budidaya pengerjaan dengan cara yang tepat dan sesuai maka untuk 1 tanaman paprika mampu menghasilkan sekitar 1kg–2kg buah, bisa juga lebih tergantung dengan cara perawatan serta kondisi tanaman.

* Info selengkapnya mengenai harga Plastik UV klik DISINI

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Plastik UV untuk pembuatan green house atau untuk budidaya tanaman atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)

Customer Service:
Telp : 031- 8830487 (Jam Kerja 08.00 – 16.00 WIB)
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564
Email: limcorporation2009@gmail.com
Whatsapp: Admin 1 / Admin 2 / Admin 3

Catatan :
– Minimal order 3 roll
– Harga Franco Surabaya
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga tidak mengikat bisa berubah sewaktu – waktu

Greenhouse Tempat Budidaya Paprika Hidroponik

PERSEMAIAN

Nyaris sama juga dengan komoditi yang lain, komoditi paprika dengan system hidroponik juga dikerjakan pembibitan terlebih dulu. Periode pembibitan awal dari system dari bercocok tanam yang begitu utama lantaran bakal memastikan sukses tidaknya tanaman pada saat produksi.

A. Persiapan

Fasilitas, alat, serta bahan yang perlu disiapkan yaitu Nursery, Tray semai/wadah, Benih (contoh benih paprika yang ada seperti spertacus F1, Goldflame F1, Kelvin F1), Media semai (Rockwool-Grodan/Sekam bakar, dan lain-lain), Thermometer serta Hygrometer, Pinset, Ruangan semai/almari semai serta Alat semprot (hand sprayer).

tomat-hidroponik

B. Aspek yang Memengaruhi

Terdapat banyak aspek yang memengaruhi kesuksesan dalam persemaian/pembibitan diantaranya kwalitas benih, type media yang dipakai, suhu serta kelembapan, intensitas sinar serta tehnis pembibitan.

A. Sanitasi Greenhouse

Aktivitas ini adalah aktivitas untuk bersihkan greenhouse dari rumput atau bekas tanaman yang lain, sampah serta benda-benda yang lain yg tidak dikehendaki.

B. Sterilisasi Greenhouse

Sterilisasi dikerjakan dengan maksud untuk bersihkan semua greenhouse dari mikroorganisme (telur/larva, virus, bakteri serta fungi) yang bisa merugikan tanaman.

PERSIAPAN TANAM

• Sebelumnya media diletakkan, terlebih dulu media dimasukkan dalam plastik slab atau     pot.
• Apabila memakai plastik slab, ukuran yang umum dipakai yaitu 100 x 25 cm apabila memakai polybag, ukurannya 35 x 40 cm
• Media yang umum dipakai yaitu sekam bakar, rockwool-grodan atau cocopeat.
• Plastik mulsa dipasang pada permukaan bedengan atau dibawa slab agar kar tanaman tak kerancuan/masuk dalam tanah.
• Lalu media itu diatur di dalam greenhouse sesuai sama jarak tanam yang dikehendaki (di Lembang standard antar bedengan ± 140 cm serta antar tanaman ± 50cm
• Buat lubang tanam dengan diameter ± 15 cm pada permukaan slab (bila memakai system slab)

paprika hidrrooponik

PENYIRAMAN DAN PEMUPUKAN

Pemupukan serta Penyiraman (fertigasi) pada budidaya system hidroponik biasanya dikerjakan dengan cara berbarengan. Tehnis fertigasi dapat dikerjakan dengan manual atau system irigasi tetes (drip irrigation sistem), namun yang paling baik untuk fertigasi yaitu dengan system irigasi tetes yang berkwalitas baik dengan hal tersebut fertigasi dapat rata, tenaga kerja tidaklah terlalu banyak, menghemat saat (kurun waktu singkat dapat menyiram tanaman dalam jumlah yang banyak)

Baca Juga :
Usaha Leci, Rasakan Manis Gurihnya Keuntungan!
Budidaya Paprika Hidroponik
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Unik! Buidaya Cabai Rainbow “Pedas”nya Kecantikan Cabai

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT

Mencegah serta pengendalian bisa dikerjakan lewat cara :
• Melindungi kebersihan, buang bekas tanaman/gulma jauh dari tempat greenhouse/masuk bak sampah serta dibakar.
• Sterilisasi greenhouse (pakai lysol, formalin, serta pestisida) ini mesti dikerjakan tiap-tiap awal musim tanam/sebelumnya tanam diawali.
• Menempatkan bak disenfeksi kaki untuk menghindar masuknya telur/larva hama serta patogen penyakit yang terbawa oleh alas kaki.
• Memakai varietas yang resisten
• Tanaman yang terkena penyakit (virus, bakteri) dimasukkan ke kantong/karung plastik lantas buang jauh dari tempat greenhouse/dibakar.
• Biologis, dengan memakai musuh alami (predator), namun langkah tersebut di Indonesia masihlah tidak sering dikerjakan.
• Pakai susu skim (kandungan protein minimum 35%) dengan konsentrasi 100 gr/1 liter airuntuk hindari terjadinya penularan virus ketika miwil (prunning)
• Kimiawi (pestisida), ini bakal jadi bagus bila pemakaiannya pas dalam penentuan type, konsentrasi serta volume semprot. Selain itu dapat memiliki dampak kurang baik bila dalam pemakaiannya salah. Untuk hindari terjadinya kekeliruan, membutuhkan pengetahuan tehnis serta alat (nozzle) kwalitas tinggi.
• Kerjakan pengendalian berbarengan dengan kebun di sekitar (kebun tetangga) agar ingindalian hama serta penyakit mungkin saja semakin lebih efisien
Satu hal butuh di perhatikan dampak pestisida pada kesehatan petani, customer, serta lingkungan. Untuk hindari hal itu mesti memakai pengaman seperti jas/baju semprot, sarung tangan, masker, kacamata serta pengaman yang lain.