Plastik UV Untuk Budidaya Ikan, Lebih Untung Dan Menjanjikan!!

6-300x225

Jika kita membahas tentang plastik UV, mungkin sudah tak asing lagi bagi masyarakat, terutama para penggemar yang suka bercocok tanam dengan menggunakann greenhouse. Plastik UV adalah suatu plastik transparan ataupun tembus pandang yang sering digunakan sebagai bahan atap dari greenhouse.

Penggunaan plastik uv sendiri juga untuk memberikan perlindungan untuk tanaman dari akibat cuaca luar yang ekstrim misalnya terkena panas sinar matahari yang lebih, badai, hujan lebat, angin kencang, dan lain-lainnya. Tetapi plastik uv tetap bisa meneruskan cahaya dari matahari ke greenhouse, jadi tanaman tetap bisa berfotosintesis serta tumbuh dengan optimal.

Untuk harganya pun murah, tahan lama, pemasangannya mudah, mempunyai kemampuan yang bagus itu yang membuat plastik ini sering dan banyak digunakan, terutama untuk digunakan sebagai penutup atap pada greenhouse. Intensitas dari cahaya matahari yang bisa diteruskan oleh plastik UV ini ialah 80%. Angka tersebut sudah ideal untuk memenuhi keperluan tumbuhan dengan optimal.

Tetapi selain berfungsi dalam bidang budidaya tumbuhan dan tanaman, plastik ini juga ternyata bisa digunakan untuk atap kolam ikan. Fungsi tersebut dimaksudkan agar mengurangi intensitas sinar matahari berlebih yang akan menerpa pada permukaan air. Panas yang ditimbulkan dari cahaya matahari ini dapat mempercepat penguapan serta meningkatkan suhu air pada kolam. Pastinya hal tersebut amat berbahaya untuk kelangsungan hidup ikan yang berada di dalam kolam.

Proses penguapan yang begitu cepat ini bisa juga menyebabkan pengurangan air dengan drastis serta meningkatkan konsentrasi terhadap padatan yang ada pada air, jadi makin keruh. Suhu air yang begitu tinggi juga bisa mengganggu proses metabolisme organisme air yang berguna untuk pakan ikan semisal plankton, jentik nyamuk, dan berbagai jenis organisme autotrof lain. Namun, apakah arti organisme autotrof sendiri? Itu ialah organisme yang bisa mengerjakan kegiatan fotosintesis serta menghasilkan suatu energi dari tahapan tersebut. Organisme ini bisa dijadikan sebagai tambahan pakan yang alami untuk ikan.

Baca Juga :

Tips Untuk Membudidaya Tumbuhan Anggrek
5 Cara Jitu Budidaya Buah Naga Dengan Polybag
Budidaya Cabai Sangat Menguntungkan Dengan Mulsa Plastik

plastik uv untuk tambak

Plastik uv sendiri memiliki kemampuan guna mengurangi jumlah intensitas cahaya yang lebih dengan cara memantulkan kembali sebagian dari radiasi ke atmosfer serta pula meneruskan dari sisanya. Jumlah sinar matahari yang bisa diteruskan oleh plastik uv ialah sekitar 80%. Jenis dari Plastik UV yang biasanya didagangkan di Indonesia untuk keperluan greenhouse adalah yang berjenis UV yakni 6%, 8%, 12% serta 14% dan berketebalan kira-kira 0.15 hingga 0.20 mm.

Persentase angka tersebut menunjukkan adanya kandungan kimia yang terkandung. Makin besar nilai persentasenya, jadi makin tebal pula kandungan dari kimianya. Tidak hanya itu, bisa ditandai dengan adanya warna yang makin buram maupun makin tak tembus pandang. Maksudnya yaitu makin besar persentase, jadi makin banyak juga cahaya yang akan dipantulkan ke atmosfer serta makin sedikit cahaya yang bisa diteruskan. Begitu pun sebaliknya. Ketebalan pula dapat memengaruhi kemampuan dari plastik UV dalam proses meneruskan panas matahari dengan tingkat korelasi yang selaras dengan persentase bahan kimia.

Penentuan plastik uv yang benar, sangat memengaruhi hasil dari kolam budidaya ikan Anda. Dalam hal seperti ini, kemampuan plastik uv yang cocok untuk menahan cahaya berlebih dari matahari adalah Plastik UV yang 14%. Jenis plastik uv ini bisa mengurangi cahaya terbesar daripada jenis plastik uv yang lainnya. Tetapi tetap saja bisa meneruskan cahaya secara optimal.

Banyak beberapa energi radiasi matahari yang bisa diteruskan oleh plastik uv, sebagian akan diserap oleh beberapa macam komponen dari eksosistem kolam semisal tumbuhan atau tanaman, tanah, batu, ikan, air, serta juga mikroorganisme autotrof. Sebagian juga dari radiasi pun bisa dipantulkan kembali. Tahap ini akan menciptakan suatu peningkatan suhu udara serta air dalam kolam.

Intensitas sinar dari matahari serta suhu yang pas dalam proses ini sangatlah berguna terutama pada saat proses pembenihan ikan serta perkembangan dari ikan. Hal tersebut pastinya akan amat sangat membantu supaya hasil produksi makin meningkat

Jika anda membutuhkan Plastik UV untuk Kolam ikan dengan harga yang lebih murah, silahkan hubungi kami melalui sms/call pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564.

Advertisements

Cara Tepat Budidaya Cabe Di Green House

gg

Greenhouse atau Rumah kaca merupakan sebuah bangunan yang digunakan untuk membudidayakan tanaman. Greenhouse dapat terbuat dari gelas atau plastik UV. Cabe yang di budidayakan di dalam greenhouse memiliki banyak keuntungan bagi petani karena tanaman cabe akan lebih tahan dari hama dan penyakit serta panen menjadi lebih cepat. Berikut merupakan cara tepat budidaya cabe di greenhouse.

*Baca Juga : Langkah Tepat Budidaya Bawang Merah Agar Hasil Lebih Optimal

Syarat tumbuh
Cabe bisa ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi. Iklim yang mempengaruhi pertumbuhan cabe yaitu curah hujan, angin, suhu, sinar matahari serta kelembaban. Tanah yang cocok untuk tanaman cabe yaitu tanah yang bertekstur gembur, remah, tidak terlalu liat, tidak terlalu poros serta kaya bahan organik.

                                                                  Persiapan LahanDSCN3109 (1)
Lahan digemburkan dahulu serta dibuatkan bedengan dengan jarak antar bedengan berkisar 60 cm dengan lebar 1 meter serta tinggi 30-40 cm serta Panjang bedengan di sesuaikan dengan lahan. Kemudian bedengan ditaburi pupuk kandang 200kg/hektar. Lalu buat saluran pembuangan air berlebih diantara bedengan supaya kelebihan air tidak mengendap di bedengan, karena dapat membuat akar membusuk. Buat green house dari bahan bambu sebagai kerangka dan plastik ultraviolet (UV) sebagai atapnya. Dengan menggunakan greenhouse, tanaman cabe dijamin terlindungi dibandingkan dengan cara konvensional. Penggunaan plastik UV juga mempengaruhi proses fotosintesis tanaman menjadi lebih efektif, melindungi tanaman dari hujan serta menjaga kestabilan suhu udara.
Lalu gunakan plastik mulsa untuk diselimutkan diatas bedengan, selanjutnya plastik mulsa dilubangi dengan jarak 10 cm antar tanaman dalam satu baris dan 20 cm antar baris. Plastik mulsa dapat dilubangi dengan memakai kaleng bekas berdiameter 10 cm yang sudah di panaskan. Dalam 1 bedengan dapat dibuat 3 baris memanjang.

Penyemaian
Sebelum cabe ditanam dalam greenhouse, benih cabe di semai dalam tray (wadah berbahan plastik untuk persemaian). 1 tray dapat menampung sekitar 100 benih cabe. Untuk hasil yang bagus, sebelumnya benih di rendam dahulu dengan 3 tetes larutan enzim SolBi yang dilarutkan memakai air sebanyak 200 ml, rendam mulai dari jam 20.00 malam hingga jam 07.00 pagi, kemudian bibit dapat disemai. Benih-benih yang tenggelam dipilih untuk di tanam dalam tray yang telah di isi media tanam berupa tanah serta pupuk kandang yang halus. Selama penyemaian benih di semprot air sekali sehari dengan semprotan kecil. Dengan cara ini, bibit kecil dari tray bisa lebih cepat dipindahkan ke bedengan setelah tanaman tumbuh 5 daun serta tinggi 7-8 cm atau selama 15 hari setelah benih ditanam.

Penanaman serta Perawatan
Sebelum melakukan penanaman, bedengan dibasahi dengan air. Bibit sebaiknya tidak dicabut langsung, tetapi cukup dengan merenggangkan tray supaya perakaran tidak rusak ketika ditanam dalam lubang tanam. Kemudian, bibit yang sudah ditanam disiram 2 kali seminggu, supaya kelembaban di bawah mulsa plastik tetap terjaga dan tidak terjadi kebusukan. Lakukan penyiangan gulma 2 kali semasa tanam.
Pemupukkan diberikan 2 kali sebulan. Pada pemupukan sintetis pertama ditambahkan enzim SolBi dengan dosis 1 kg pupuk NPK dengan 1 botol (30 ml) SolBi yang dilarutkan dalam 200 liter air.
SolBi ialah enzim yang berperan sebagai penyeimbang kandungan unsur hara tanah, sehingga meskipun ditanam dalam jarak yang sangat rapat, tanaman tetap terpenuhi nutrisinya. Ukuran cabe yang dihasilkan pun tetap besar dan panjang.
Perhatikan kelembaban greenhouse supaya terhindar dari penyakit yang biasa menyerang cabe seperti layu fusarium serta patek yang kerap muncul ketika kelembaban tinggi. Perhatikan juga serangan hama. Hama yang sering muncul ialah trips, yakni serangga yang cepat berkembang biak yang dapat dibasmi dengan menyemprotkan insektisida.

*Baca Juga : Langkah Tepat Budidaya Semangka Dengan Teknik Hidroponik

Panen
Ciri-ciri cabe yang siap panen, yaitu tingkat kemerahan sekitar 90% (sebagian besar merah). Panen dapat dilakukan setelah 2 bulan masa tanam. Menanam cabe di greenhouse dirasa lebih cepat dibandingkan dengan metode konvensional yang baru bisa di panen setelah empat bulan masa tanam. Cabe di petik bersama tangkainya agar lebih tahan lama dalam pendistribusian. Setelah di panen, cabai dimasukkan dalam kardus atau plastik karung.
Dengan cara penanaman menggunakan greenhouse, cabe bisa tahan lama dalam keadaan baik hingga 2 minggu pada suhu ruangan. Sedangkan apabila dimasukkan dalam lemari pembeku, cabe bisa tahan hingga 45 hari.

Selamat Mencoba…..

Jual Plastik UV Harga Murah di Surabaya

plastik-uv-2

LIM CORPORATION menjual plastik uv atau plastik Ultra Violet Hub. 0877.0282.1277 (XL) atau 0852.3392.5564 (As) atau 08123.258.4950 (Simpati). untuk berbagai kebutuhan, antara lain untuk green house, untuk pengeringan/penjemuran hasil panen seperti kopi, cengkeh, kakao, dll. Ada juga yang menggunakan plastik UV untuk kandang ternak, untuk menjemur krupuk, menjemur batako, genteng, batu bata, padi, dll.

Kami siap melayani kebutuhan plastik UV greenhouse untuk seluruh wilayah Indonesia. Dan kami sudah sangat berpengalaman melayani customer dari berbagai kota, antara lain: Jakarta, Bogor, Malang, Surabaya, Jember, Pekanbaru, Jambi, Medan, Balikpapan, Samarinda, Pontianak, Makassar, Manado, Mataram, Flores, dan Papua.

insect-net

Harga plastik UV dijamin lebih murah, langsung dari pabrik. Tersedia plastik UV Lokal dengan lebar 3 meter, sementara untuk plastik UV import tersedia merk VATAN dengan lebar 6 meter dan 8 meter. Untuk ukuran lebih detail silahkan klik Produk.

# Silahkan baca juga Penggunaan Plastik UV Pada Rumah Bibit

Pastikan kebutuhan plastik UV Anda pada kami, transaksi dijamin sangat AMAN. Pengiriman barang untuk wilayah luar Jawa kami menggunakan expedisi kapal laut, sedangkan untuk wilayah Jawa kami menggunakan expedisi darat. Kami akan membantu mencarikan informasi expedisi yang cocok buat Anda dengan biaya paling murah.

Alasan Plastik UV Digunakan Untuk Atap Greenhouse

Greenhouse 4a.jpg

Pernahkah anda mendengar arti “GREENHOUSE” Apabila pernah, sudahkah anda mendengar arti “ATAP TEMPAT TINGGAL TANAMAN” . Greenhouse adalah  bangunan yang didesain sebagai “RUMAH” untuk tanaman dengan maksud membuat perlindungan tanaman supaya hasil panen bisa berkwalitas serta sesuai sama yang diinginkan.

Plastik Ultraviolet adalah plastik yang kerap dipakai untuk atap greenhouse, lantaran kemampuannya menghindar radiasi cahaya ultraviolet yang terlalu berlebih untuk tanaman, hingga bisa membuat perlindungan tanaman supaya bisa berkembang dengan baik.

Greenhouse terkait erat dengan plastik ultraviolet, karenanya dalam membuat satu greenhouse sebaiknya sesudah rancangan greenhouse yang anda kehendaki usai, anda berencana ukuran plastik uv yang anda perlukan sebagai “ATAP TEMPAT TINGGAL TANAMAN” anda. Oleh karenanya, anda butuh tahu tempat jual plastik uv greenhouse, ukuran plastik uv, harga plastik uv greenhouse, beserta pabrik plastik uv greenhouse hingga harga yang diperoleh dapat lebih terjangkau dibanding yang lain.

Namun tahukah anda, kenapa dibutuhkan plastik uv sebagai atap untuk greenhouse? Cahaya ultraviolet yang diperoleh dari cahaya matahari sesungguhnya berguna untuk keberlangsungan hidup tanaman, salah satunya menolong sistem fotosintesis yang mempunyai tujuan sebagai perkembangan serta perubahan tanaman serta membuahkan cadangan makanan untuk tanaman. Hingga cahaya ultraviolet sesungguhnya mempunyai peran utama dalam perkembangan tanaman, namun lantaran berlangsung lubang pada susunan ozon hingga mengakibatkan cahaya ultraviolet yang di terima oleh bumi tidak bisa disaring dengan baik atau menyebabkan radiasi yang di terima jadi terlalu berlebih terutama radiasi cahaya ultraviolet B.

Keunggulan dari cahaya ultraviolet B yang diteima oleh bumi ini bisa menyebabkan perkembangan tanaman jadi tak prima atau terganggu, nampak penyakit pada tanaman, serta berlangsung perkembangan abnormal, hingga hasil panen alami penurunan, tak optimal serta hasil yang didapat tidak cocok dengan yang dikehendaki, dengan kata lain alami tidak berhasil panen yang menyebabkan kerugian beberapa petani atau mereka yang menanam tanaman jadi rugi lantaran hasil panen tidak cocok harapan.

Berdasar pada kaitan keunggulan cahaya ultraviolet dengan perkembangan tanaman yg tidak optimal hingga bisa mengakibatkan permasalahan pada hasil panen, hingga beberapa pakar pertanian membuat satu sistem “RUMAH TANAMAN” atau yang lebih familiar di kenal dengan “GREENHOUSE”. Dengan bikin Greenhouse, satu tempat tinggal untuk tanaman, memberi hasil yang tambah baik dibanding dengan tanaman yang ditanam di tempat terbuka.

Diluar itu, tanaman bisa diawasi serta dikontrol dengan baik, serta meminimalkan rusaknya akibat hama serta cuaca jelek. Tetapi, sistem greenhouse ini walau belum banyak diaplikasikan di Indonesia, namun dapat jadi sistem pertanian yang tambah baik untuk perkembangan tanaman yang dipakai untuk penelitian atau tanaman hias. Hasil panen yang didapat lebih akurat serta minimum ada permasalahan hingga kerugian panen relative kecil dibanding tanaman di tempat terbuka.

Terkecuali memakai greenhouse untuk memperoleh hasil panen yang tambah baik, juga dipakai plastik ultraviolet sebagai atap greenhouse yang bakal memberikan perlindungan untuk tanaman dari keunggulan radiasi cahaya ultraviolet, hingga cahaya yang di terima oleh tanaman bisa sesuai sama keperluan cahaya yang dibutuhkan untuk bikin fotosintesis. Tanaman bisa berkembang dengan baik juga hasil panen bisa optimal.

Apabila anda, menginginkan bikin satu greenhouse sebagai “RUMAH” untuk tanaman anda, anda bisa mulai membuat greenhouse yang minimalis serta simpel dengan “MENCOBA” sebagian tanaman yang bakal dibudidayakan, kemudia mempersiapkan perlatan serta perlengkapan seperti pengatur suhu, plastik uv untuk atap, dll. Kemudian, anda bisa bangun greenhouse anda serta mulai menjaga tanaman anda didalam “RUMAH TANAMAN” pribadi anda sendiri serta lalu nikmati hasil panen dari tanaman anda dengan senang serta bangga. Jadi, selamat mencoba

*Baca Juga Plastik UV Biru

 

Lim Corporation Menjual Plastik UV Warna Biru

Lim Corporation melayani pesanan plastik uv warna, misal warna biru. Plastik uv digunakan untuk berbagai keperluan, misalnya untuk greenhouse, kemasan makanan (food grade), atau untuk pengganti terpal plastik. Harga plastik uv warna lebih mahal sedikit daripada plastik uv bening. Kandungan uv antara 5% -14% atau seseuai permintaan.

Untitled.jpg Plastik UV Biru 2a

 

Kami menjual dan melayani kebutuhan plastik uv untuk berbagai kebutuhan, min order 500 kg per ukuran. Kami bisa melayani pemesanan plastik uv baik bening maupun yang warna. Ukuran plastik uv tergantung permintaan, maksimal lebar 350cm, berat per roll 50kg – 70kg. Lama pemesanan plastik uv adalah sekitar 2-3 minggu, tergantung kondisi pabrik.

Pastikan kebutuhan plastik uv Anda pada kami, karena kami sudah berpengalaman selama 3 tahun dalam melayani konsumen di seluruh wilayah Indonesia. Transaksi Anda dijamin AMAN di sini, kami berkomitmen bisa bekerja sama untung jangka waktu panjang, bukan demi keuntungan sesaat.

Untuk info harga plastik uv dan info cara pemesanan plastik uv silahkan hubungi kami:
– SMS / Call : 0852 3392 5564 / 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950
– Phone : 031-8918875
– Email: limcorporation2007@gmail.com

Baca juga Plastik sungkup, Plastik bening, naungan tanaman 

Mengetahui Lebih Dalam Plastik UV (UltraViolet)

Plastik UV (ultra violet) adalah plastik yg dilapis bahan kimia spesifik, jadi bakalan menahan cahaya ultraviolet yg terlalu berlebih tidak dengan mengacaukan tanaman. Buat kepentingan kelompok plastik yg umum diperdagangkan di negri kita adalah kelompok plastik UV 6%, 8%, 12% & 14%, berbarengan ketebalan sekitar 150-200 micron.

Angka-angka prosen (%) itu bermakna memerlihatkan jumlahnya kandungan bahan kima yg ada, semakin banyak bahan kima ada, semakin agung juga kemampuan plastik UV utk menahan cahaya. Di sekitar greenhouse baiknya diaplikasikan dinding pengaman. Dinding pengaman ini bermanfaat membuat perlindungan tanaman dari bermacam macam kesukaran yg datangnya dari luar, yg sifatnya akan merugikan perkembangan tanaman. Contonya, menghindar masuknya serangga. Dinding pengaman ini yg umum diperlukan adalah semacam screen, insect screen, jaring polynet, paranet (shading net), jadi nantinya.

Greenhouse (Tempat tinggal Tanaman)
Sesaat kita membahas sehubungan greenhouse, mungkin saja saja ada sebahagian pembaca masih tetap belom memahami, apa sich greenhouse itu? Greenhouse yakni yaitu satubuah bangunan dengan kata lain tempat tinggal yg didesain sebegitu rupa buat menaungi tanaman dgn memakai atap kaca atau plastik transparan supaya mampu memberikan sinar matahari yg maksimal, begitu banyak dan yg menyebutkan screenhouse.

Greenhouse biasanya di bangun pada ketinggian 500-1500 Mtr. dpl, meskipun pada ketinggian dibawah 500 Mtr. dpl masih tetap mampu, namun biasanya kurang maksimal produksinya, misalnya dalam penyiramanperpemberian nutrisi akan semakin banyak volumenya di banding berbarengan dataran tinggi, ini dikarenakan intensitas penyinaran & suhu didataran rendah semakin begitu banyak di banding dgn dataran tinggi, jadi evapotranspirasipun tinggi.

Atap serta sebahagian dinding greenhouse rata rata ditutup berbarengan Plastik UV 12-14%, kandel 200 micron. (UV Plastic Follies)
Sebahagian dinding ditutup dgn insectscreen.

Greenhouse dapat diterapkan buat pertanian serta perikanan, misalnya utk :
1. Pembibitan tanaman
2. Produksi sayuran buah serta daun
3. Tanaman hias, seperti bunga
4. Perikananperaquaticplant.

Baca Juga Green House Itu Rumah Untuk Tanaman Kita

Tanaman Hias Memiliki Banyak Manfaat Untuk Kesehatan

 

Tanaman hias merupakan jenis tanaman yang digunakan untuk keindahan tempat, tanaman hias dipilih dari berbagai macam tanaman yang bertujuan untuk keindahan guna menciptakan suasana nyaman. Untuk pemilihan tanaman hias dapat bermacam-macam jenisnya namun biasanya jenis tanaman dengan bunga yang indah merupakan jenis paling umum yang banyak dipilih oleh masyarakat.

jenis-tanaman-hias.jpg

Selain digunakan untuk memperindah suatu tempat, ternyata tanaman hias juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Tanaman hias dapat meningkatkan kualitas udara sehingga akan memberikan nilai tambah bagi orang yang ada disekitarnya.

Tanaman hias mampu mengurangi polusi udara dalam sebuah ruangan, memberikan kesejukan serta dapat dijadikan tempat bersantai untuk memenangkan pikiran. Berikut ini adalah beberapa manfaat tanaman hias untuk kesehatan.

Manfaat tanaman hias dapat mengurangi debu

Tanaman hias yang ditempatkan disebuah ruangan dapat meningkatkan kelembapan suhu disekitarnya sehingga dapat mengurangi debu. Kelembapan yang diberikan menyebabkan debu berkurang yang memungkinkan kita terhindar dari beberapa penyakit terkait pernapasan dan udara dingin.

Tanaman hias dapat menghilangkan kantuk

Seperti yang kita ketahui bahwa tubuh manusia membutuhkan oksigen, karbondioksida yang berlebih pada suatu ruangan dapat menyebabkan anda merasakan kantuk. Selama proses fotosintesis sebuah tanaman membutuhkan atau menyerap karbondioksida dan melepaskan oksigen, oksigen merupakan suatu zat yang dibutuhkan oleh tubuh untuk memenuhi kebutuhan sel dalam aktifitasnya.

Menghilangkan stress

Setiap keindahan terutama warna dapat memberikan efek psikis, warna hijau dari tanaman akan membuat pikiran kita lebih segar dan membuat anda terbebas dari rasa stress.

Menyembuhkan sakit kepala

Kandungan karbondioksida yang tinggi pada suatu ruangan dapat menyebabkan sakit kepala. Pada siang hari, tanaman memproduksi menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi oksigen. Dengan adanya tanaman dalam sebuah ruangan akan dapat memberikan kesejukan dan kesegaran karena pada siang hari tanaman melepaskan karbondioksida yang dibutuhkan oleh tubuh.

Meredakan hidung mampet

Jenis tanaman eucalyptus, dapat bermanfaat dalam menghilangkan dahak dan melegakan sistem pernapasan. Dapat membuat tenggorokan bersih sehingga proses pernapasan menjadi lega. Tanaman ini juga bermanfaat untuk melegakan hidung yang sedang mampet karena flu, tanaman ini memiliki khasiat sebagai antiseptik alami. Anda dapat menghisap aroma dari eucalyptus (jangan dimakan), untuk melegakan hidung mampet.

Manfaat tanaman hias untuk melembabkan kulit

Tanaman dapat dijadikan filter alami udara sehingga akan meningkatkan kelembapan udara disebuah ruangan. Sehingga hal ini akan bermanfaat dalam menjaga kelembapan kulit kita.

Memberikan aroma terapi pada ruangan

Bunga-bunga dari tanaman biasanya memberikan warna khas harum sehingga ini akan memberikan relaksasi pada orang yang ada disekitarnya. Membuat tubuh lebih segar dan terbebas dari rasa stress.

Pemilihan tanaman tertentu yang merupakan tanaman apotik hidup akan memberikan manfaat bagi kesehatan, selain sebagai tanaman hias tanaman ini dapat anda extrak untuk diambil manfaatnya.

Sebagai contoh tanaman hias lidah buaya. Lidah merupakan jenis tanaman yang memiliki khasiat obat sehingga selain dapat digunakan sebagai tanaman hias, lidah buaya dapat diambil manfaatnya untuk kesehatan dan kecantikan.

gambar-tanaman-lidah-buaya.jpg

Tanaman lidah buaya dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat, anda dapat memanfaatkan getah atau lendir dari tanaman lidah buaya dan mengoleskannya pada bagian tubuh yang terkena jerawat.

Lidah buaya untuk menghilangkan flek hitam dengan memanfaatkan lendir dari lidah buaya dan menerapkannya ke wajah sekitar kurang lebih 30 menit lalu mencucinya hingga bersih. Lidah buaya juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan bulu mata, menuburkan alis, digunakan untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala , menjaga kesehatan kulit.

Untuk bidang kesehatan lidah buaya juga bermanfaat dalam menurunkan kadar gula dalam darah sehingga dapat digunakan sebagai obat alami dalam memerangi diabetes, digunakan untuk mengobati luka, mengobati wasir serta melancarkan saluran pencernaan.

Pada saat membangun green house dibutuhkan plastik UV (ultra violet) untuk atap green house. Jika Anda membutuhkan plastik UV green house silahkan hubungi kami sms/call: 0877.0282.1277 – 0852.3392.5564. Info selengkapnya tentang plastik uv green house klik disini.

Budidaya Tanaman Hias Bunga Mawar

Mawar merupakan tanaman hias berupa herba dengan batang berduri. Mawar yang dikenal nama bunga rose atau Ratu Bunga merupakan simbol atau lambang kehidupan religi dalam peradaban manusia. Bunga ini juga sering digunakan oleh para remaja untuk diberikan pada kekasih sebagai tanda cintanya. Bunga ini banyak ditanam dihalaman rumah. Bunga yang berwarna merah yang menghiasi rumah menjadi lebih indah ini mudah untuk ditanam.

cara-menanam-bunga-mawar-dalam-pot.jpg

Cara Budidaya Tanaman Hias
BUDIDAYA TANAMAN HIAS
Di Indonesia berkembang aneka jenis mawar hibrida yang berasal dari Holand (Belanda). Mawar yang banyak peminatnya adalah tipe Hybrid Tea dan Medium, memiliki variasi warna bunga cukup banyak, mulai putih sampai merah padam dan tingkat produktivitas tinggi: 120-280 kuntum bunga/m2 /tahun.

SYARAT TUMBUH

1. Iklim

a . Angin tidak mempengaruhi dalam pertumbuhan bunga mawar.
b. Curah hujan bagi pertumbuhan bunga mawar yang baik adalah 1500-3000 mm/tahun. Memerlukan sinar matahari 5-6 jam per hari. Di daerah cukup sinar matahari, mawar akan rajin dan lebih cepat berbunga serta berbatang kokoh. Sinar matahari pagi lebih baik dari pada sinar matahari sore, yang menyebabkan pengeringan tanaman.
c. Tanaman mawar mempunyai daya adaptasi sangat luas terhadap lingkungan tumbuh, dapat ditanam di daerah beriklim dingin/sub-tropis maupun di daerah panas/tropis. Suhu udara sejuk 18-26 derajat C dan kelembaban 70-80 %.

2. Media Tanam

> Penanaman dilakukan secara langsung pada tanah secara permanen di kebun atau di dalam pot. Tanaman mawar cocok pada tanah liat berpasir (kandungan liat 20-30 %), subur, gembur, banyak bahan organik, aerasi dan drainase baik.
> Pada tanah latosol, andosol yang memiliki sifat fisik dan kesuburan tanah yang cukup baik.
> Derajat keasaman tanah yang ideal adalah PH=5,5-7,0. Pada tanah asam (pH 5,0) perlu pengapuran kapur Dolomit, Calcit atupun Zeagro dosis 4-5 ton/hektar.
Pemberian kapur bertujuan untuk menaikan pH tanah, menambah unsur-unsur Ca dan Mg, memperbaiki kehidupan mikroorganisme, memperbaiki bintil-bintil akar, mengurangi keracunan Fe, Mn, dan Al, serta menambah ketersediaan unsurunsur P dan Mo. Tanah berpori-pori sangat dibutuhkan oleh akar mawar.

Pembibitan

1. Persyaratan Bibit
Supaya biji tumbuh dengan baik, pilih biji yang sehat dengan memasukan ke dalam air (yang baik akan tenggelam, yang mengapung dibuang).

2. Penyiapan Benih
Tahap-tahap penyiapan benih tanaman dari biji:
a) Pemilihan buah
– Pilih buah mawar dari tanaman induk yang sudah produktif berbunga dan jenis unggul sesuai keinginan.
– Petik buah mawar terpilih yang sudah matang (masak) di pohon.

3. Teknik Penyemaian Benih
a) Ambil (angkat) biji-biji mawar dari buah yang telah membusuk dalam media semai.
b) Pilih biji-biji mawar yang baik, yaitu bernas yang tenggelam bila dimasukkan ke dalam air
c) Cuci biji mawar dengan air bersih.
d) Tiriskan biji-biji mawar terpilih ditempat teduh untuk segera disemaikan pada bak persemaian.
e) Semaikan biji mawar secara merata menurut barisan pada jarak antar-baris 5- 10 cm. Biji akan berkecambah pada umur empat minggu setelah semai.

4. Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
a) Siram media persemaian mawar secara kontinu 1-2 kali sehari.
b) Sapih (perjarang) bibit mawar yang sudah cukup besar ke dalam polybag kecil yang sudah diisi media campuran tanah, pasir dan pupuk organik (1:1:1).

5. Pemindahan Bibit
Pindahkan tanam bibit mawar yang sudah berumur 22 bulan ke kebun/tempat penanaman yang tetap (permanen).

Cara Budidaya Tanaman Hias

Pengolahan Media Tanam
Tempat penanaman mawar dapat dilakukan di lahan kebun, taman dan dalam pot. Tata cara penyiapan lahan untuk kebun mawar agak berbeda dengan dalam pot/polybag.
Persiapan:
a. Penyiapan lahan kebun/taman
– Lahan untuk kebun/taman mawar dipilih tanah gembur, subur dan mendapat sinar matahari langsung (terbuka).
– Bersihkan lokasi kebun dari rumput-rumput liar/batu kerikil.
b. Penyiapan media dalam pot
– Siapakan media tanam berupa tanah subur, pupuk organik (pupuk kandang, kompos, Super TW Plus) dan pasir. Komposisi media campuran tanah, pupuk kandang, kompos dan pasir, 1:1:1. Campuran tanah dengan Super TW Plus perbandingan 6:1.
– Sediakan pot yang ukurannya disesuaikan dengan besar kecilnya tanaman mawar. Pot yang paling baik adalah pot yang terbuat dari bahan tanah dan tidak dicat.
– Siapkan bahan-bahan penunjang lainnya seperti pecahan bata merah atau genteng atau arang. Bahan tersebut dapat berfungsi sebagai pengisap kelebihan air (drainase) dan memudahkan sewaktu pemindahan tanaman ke pot atau tempat tanam yang baru.
c. Pengisian media tanam ke dalam pot
– Dasar pot dilubangi untuk kelebihan air.
– Basahi pot dengan air hingga cukup basah.
– Isikan pecahan bata merah/genting/arang pada dasar pot setebal ±1 cm sampai sepertiga bagian pot, lubang pembuangan air di dasar pot jangan tersumbat.
– Isikan serasah (humus) secara merata setebal ± 1cm di atas lapisan bata merah/genting.
– Isikan media tanam campuran tanah, pasir dan pupuk kandang/ kompos (1:1:1) atau campuran tanah dengan pupuk organik Super TW Plus (6:1) ditambah sedikit abu dapur. Pengisian media sampai 90 % penuh atau 0,5- 1,0 cm di bawah batas permukaan pot sebelah atas. Pot siap ditanami bibit (tanaman) mawar.
d. Pembukaan Lahan
a)Tanah dicangkul/dibajak sedalam ± 30 cm hingga gembur.
b) Biarkan tanah dikeringanginkan selama 15–30 hari agar matang dan bebas dari gas-gas beracun.
e. Pembentukan Bedengan
Buat bedengan-bedengan dengan ukuran lebar 100-120 cm, tinggi 30 cm, jarak antar bedengan 30-40 cm, dan panjangnya tergantung keadaan lahan. Bila akan dirancang taman mawar yang asimetris, maka penyiapan lahannya dibuat bentukbentuk yang diinginkan, misalnya lingkaran (bulat) atau guludan-guludan yang serasi dengan lingkungan sekitarnya.
f. Pemupukan
Pupuk organik (pupuk kandang/kompos) 20-30 ton/hektar atau Super TW Plus 4-5 ton/hektar diberikan secara disebar dan dicampur merata bersama tanah sambil merapikan lahan (bedengan). Pemberian pupuk organik dengan dimasukkan (diisikan) ke dalam lubang tanam rata-rata 1-2 kg/tanaman.

Teknik Penanaman
a. Penentuan Pola Tanam
Buat lubang tanam pada jarak 60×60 cm atau 70×70 cm, tergantung jenis mawar dan kesuburan tanahnya.
b. Pembuatan Lubang Tanam
Untuk membuat lubang diperlukan sekop melengkung supaya diperoleh lubang berbentuk silindris. Ukuran lubang 45×45×45 cm. Kedalaman yang baik yaitu bila tanaman diletakkan dalam lubang, kedudukan bagian percabangan utama (bud union) letaknya sejajar dengan permukaan tanah. Akar mawar tidak dapat menembus tanah terlalu dalam, maka tidak perlu mencangkul tanah terlalu dalam, cukup 45–55 cm.

Pada saat membuat lubang, tanah di permukaan (top soil), sub-soil dikumpulkan terpisah, karena akan digunakan untuk menutup lubang kembali. Bila daerah itu tertutup rumput, harus diambil dalam bentuk lempengan-lempengan dan diletakkan di tempat teduh, untuk digunakan sebagai pupuk, dengan memasukkannya ke dalam lubang. Lempengan rumput diletakkan terbalik. Top soil dicampur dengan bahan organik (seperti kompos, pupuk hijau, pupuk kandang dan sebagainya) perbandingan 4 bagian tanah dan 1 bagian bahan organik. Lubang ditimbuni sub-soil dicampur dengan bahan organik (dalam jumlah lebih banyak dari pada campuran untuk top soil) dan super fosfat (dapat juga dipakai tepung tulang) 20%. Jumlah super fosfat 1,5-2 kg per 10 m2 tanah, tepung tulang 1,5-3 kg per 10 m2. Lubang diisi top soil dan bahan organik sampai membentuk gundukan.

Cara Budidaya Tanaman Hias

Cara Penanaman
Waktu tanam mawar adalah pada awal musim hujan (bila keadaan airnya memadai dapat dilakukan sepanjang musim/tahun. Tanaman mawar yang ditanam berupa bibit cabutan (tanpa tanah), dan bibit yang berasal dari polybag.

Cara penanaman bibit mawar cabutan :
a. Bongkar bibit tanaman mawar dari kebun pembibitan secara cabutan.
b. Potong sebagian batang dan cabang-cabangnya, sisakan 20–25 cm agar habitus tanaman menjadi perdu (pendek).
c. Potong sebagian akar-akarnya dengan gunting pangkas tajam dan steril.
d. Rendam bibit mawar dalam air atu larutan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) seperti Dekamon 1–2 cc/liter selama 15–30 menit.
e. Tanam bibit mawar di tengah-tengah lubang tanam dan akarnya diatur menyebar ke semua arah. Timbun (urug) dengan tanah hingga batas pangkal leher batang.
f. Padatkan tanah di sekeliling batang tanaman mawar pelan-pelan agar akarakarnya dapat kontak langsung dengan air tanah.
g. Siram tanah di sekeliling perakaran tanaman hingga basah.
h. Pasang naungan sementara dari anyaman bambu/bahan lain untuk melindugi tanaman mawar dari teriknya sinar matahari sore hari.

Penanaman bibit mawar dari polybag berbeda dengan penanaman bibit mawar cabutan. Bibit mawar dari polybag dipindahtanamkan secara lengkap bersama tanah dan akar-akarnya.

Tata cara penanaman bibit mawar dari polybag adalah sebagai berikut:
a. Siram media dalam polybag yang berisi bibit mawar hingga cukup basah.
b. Angkat polybag kemudian balikkan posisinya sambil ditekuk-tekuk bagian dasarnya agar bibit mawar bersama tanah dan akar-akarnya terlepas (keluar) dari polybag. Bila polybag berukuran besar, maka pengeluaran bibit mawar dapat dengan cara menyobek atau menyayat polybag tersebut.
c. Tanamkan bibit mawar ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan jauh hari sebelumnya. Letak bibit mawar tepat di tengah-tengah lubang tanam, kemudian urug dengan tanah sampai penuh sambil dipadatkan pelan-pelan
d. Siram tanah di sekeliling perakaran tanaman mawar hingga cukup basah. Bibit mawar akan langsung segar dan tumbuh tanpa melalui pelayuan atau istirahat dulu.

Pemeliharaan Tanaman
a. Penyiangan
Kegiatan penyiangan biasanya bersamaan dengan pemupukan agar dapat menghemat biaya dan tenaga kerja. Rumput liar yang tumbuh pada selokan/parit antar bedengan dibersihkan agar tidak menjadi sarang hama dan penyakit. Penyiangan sebulan sekali (tergantung pertumbuhan gulma), dengan mencabut rumput-rumput liar (gulma) secara hati-hati agar tidak merusak akar tanaman atau membersihkan dengan alat bantu kored/cangkul.
b. Pemupukan
Jenis dan dosis (takaran) pupuk yang dianjurkan untuk tanaman mawar adalah pupuk NPK (5-10-5) sebanyak 5 gram/tanaman. Bila pertumbuhan tunas lambat dipupuk NPK pada perbandingan 10:10:5, bila tangkainya lemah perbandingan pupuk NPK 5:15:5. Jenis dan dosis pupuk lain adalah campuran pupuk yang terdiri atas: 90–135 kg N ditambah 400 kg P2O5 ditambah 120 kg K2O/ha/tahun atau setara dengan 200– 300 kg Urea ditambah 840 kg TSP ditambah 250 kg KCL/ha/tahun. Berdasarkan hasil penelitian Balai Penelitian Hortikultura (Balitro), tanaman mawar perlu dipupuk pupuk NPK 5 gram/pohon pada saat tanam atau 7–15 hari setelah tanam.

Pemupukan berikutnya secara kontinu tiap 3–4 bulan sekali, tergantung keadaan pertumbuhan tanaman. Dosis dan jenis pupuk yang dianjurkan adalah campuran pupuk Nitrogen 600 kg N ditambah Fosfat 1000 kg P2O5 ditambah Kalium 400 kg K2O/ha/tahun atau setara dengan urea ± 1350 kg ditambah TSP 2100 kg ditambah KCL 800 kg/ha/tahun. Tiap kali pemupukan diberikan 1/4 – 1/3 dosis pupuk 337,5–450 kg Urea ditambah 525–700 kg TSP ditambah 100–133 kg KCl per hektar. Pemberian pupuk sebaiknya pada saat sebelum berbunga, sedang berbunga, dan setelah kuntum bunga layu. Cara pemberian pupuk dengan ditabur dalam paritparit kecil dan dangkal diantara barisan tanaman atau di sekeliling tajuk tanaman, kemudian ditutup dengan tanah tipis dan segera disiram hingga cukup basah.
c. Pengairan dan Penyiraman
Pengairan dan penyiraman dilakukan:
– Pada fase awal pertumbuhan (sekitar umur 1-2 bulan setelah tanam), dilakukan secara kontinu tiap hari 1-2 kali. Pengairan berikutnya berangsur-angsur dikurangi atau tergantung keadaan cuaca dan jenis tanah (media).
– Waktu pemberian air yang baik pada pagi dan sore hari, saat suhu udara dan penguapan air dari tanah tidak terlalu tinggi.
– Cara pengairan adalah dengan disiram secara merata menggunakan alat bantu emrat (gembor).

Panen
1. Ciri dan Umur Tanaman Berbunga
Ciri-ciri bunga mawar siap dipetik (dipanen) untuk tujuan sebagai bunga potong : kuntum bunganya belum mekar penuh dan berukuran normal. Untuk tujuan bunga tabur pemetikan bunga pada stadium setelah mekar penuh.
Waktu panen yang ideal adalah pagi atau sore hari (saat suhu udara dan penguapan air tidak terlalu tinggi). Di beberapa sentra produsen bunga potong melakukan pemetikan bunga mawar pada malam hari.
2. Cara Pemetikan Bunga
Cara panen bunga mawar adalah dengan memotong tangkai bunga pada bagian dasar (pangkal) atau disertakan dengan beberapa tangkai daun. Alat pemotong bunga mawar dapat berupa pisau ataupun gunting pangkas yang tajam, bersih dan steril.
3. Periode Panen
Tanaman mawar yang bibitnya berasal dari stek ataupun okulasi dapat dipanen pada umur 4-5 bulan setelah tanam atau tergantung varietas dan kesuburan pertumbuhannya. Pembuangan ini akan produktif bertahun-tahun berkisar 3-5 tahun.

Pasca Panen

1. Pengumpulan
1) Pengumpulan pascapanen bunga potong mawar:
a)Kumpulkan bunga segera seusai panen dan masukkan ke dalam wadah (ember) yang berisi air bersih. Posisi tangkai bunga diatur sebelah bawah terendam air.
b) Angkut seluruh hasil panen ke tempat pengumpulan hasil untuk memudahkan penanganan berikutnya.
2) Pengumpulan pascapanen bunga mawar tabur:

Kumpulkan kuntum bunga mawar yang baru dipetik ke dalam suatu wadah (keranjang plastik, tampah/ember berisi air bersih).

2. Penyortiran dan Penggolongan
1)Sortir bunga yang rusak, layu dan busuk pisahkan secara tersendiri.
2) Klasifikasikan bunga berdasarkan jenis, ukuran bunga, panjang tangkai bunga dan warna bunga yang seragam. Pengklasifikasian berdasarkan panjang tangkai bunga dipisahkan ke dalam dua grade. Grade A bunga dengan panjang tangkai lebih dari 60 cm, grade B panjang tangkai kurang dari 60 cm.

3. Penyimpanan
1)Untuk bunga potong mawar, simpan bunga yang telah dikemas ke dalam ruang penyimpanan bersuhu dingin (cold storage) dengan kelembaban relatif stabil 90 %.
2) Untuk bunga mawar tabur, simpan di tempat/ruangan teduh, dingin, lembab, dan sirkulasi udara baik.

4. Pengemasan dan Pengangkutan
1) Ikat bunga yang telah diklasifikasikan dan disatukan menjadi suatu ikatan-ikatan. Tiap ikatan berisi 20 tangkai bunga.
2) Kemas ikatan-ikatan bunga tadi ke dalam keranjang/dos karton dan sirkulasi udara baik.
3) Angkut bunga mawar ke tempat sasaran pasar.
4) Alasi pangkai tangkai bunga dengan kapas basah atau masukkan ke dalam botol plastik berisi air, terutama untuk tujuan pengiriman jarak jauh.
5) Tambahkan remukan es di sekitar wadah (kontainer) bunga mawar agar kondisi ruangan alat angkut cukup dingin dan lembab.

5. Pengemasan
Bunga mawar segar dikemas dengan kotak karton yang baru dan kokoh, baik, bersih dan kering serta berventilasi. Jumlah tangkai sebanyak 15-20 tangkai diikat dan dibungkus. Kemudian dimasukkan ke dalam kemasan karton. Kemasan lain dengan bobot dan jumlah tangkai tertentu dapat digunakan atasdasar kesepakatan antara pihak penjual dan pihak pembeli. Ujung tangkai bunga dimasukkan ke dalam kantong plastik berisi kapas basah mengandung bahan pengawet.

Green House Itu Rumah Untuk Tanaman Kita

Green House 9 Greenhouse 3

Green House Itu Rumah Untuk Tanaman Kita – tentu saja ini adalah gambaran atau bahasa sederhana saja untuk menggambarkan bagaimana kita membudidayakan tanaman dengan cara yang terbaik. Melalui green house (baca: rumah untuk tanaman) ini kita memberikan pelayanan yang terbaik untuk tanaman kita, mulai dari pembibitan, perawatan, perlindungan dan pada saat melakukan panen.

Bahasa tersebut tidaklah berlebihan. Sebab dengan perlindungan yang baik melalui rumah yang kita berikan pada tanaman kita, maka pada dasarnya kita telah memberikan investasi yang jauh lebih baik dari tanaman yang akan kita hasilkan. Memang sudah begitu filosofisnya. Saat kita merawat dan menjaga sesuatu dengan baik, maka pada saat berikutnya dia akan merawat dan menjaga kita dengan jauh lebih baik. Ini bukan lagi teori, akan tetapi sudah hukum alam, sudah sunatullah.

Begitu juga dengan tanaman kita. Saat kita hadirkan rumah yang sesuai untuk tanaman kita, maka banyak hal baik kita dapatkan. Hal paling utama adalah perlindungan, dimana dengan green house (baca: rumah tanaman) akan memberikan perlindungan dengan memberikan pengaturan suhu yang sesuai, persebaran energy yang merata dari panas yang menmbus rumah tanaman, dan juga perlindungan dari segala hama, serangga dan juga kupu-kupu yang bisa menelurkan ulat dan memakan daun tanaman kita.

Karena itu sebetulnya dengan keberadaan rumah tanaman ini akan semakin mempermudah kita memberikan perawatan dan perlindungan terbaik pada tanaman. Berikut dirangkum hal-hal positif perlindungan yang didapatkan oleh tanaman yang ditanam di dalam rumah tanaman.

* Pada saat membangun green house dibutuhkan plastik UV (ultra violet) untuk atap green house. Jika Anda membutuhkan plastik UV green house silahkan hubungi kami sms/call: 0877.0282.1277 – 0852.3392.5564. Info selengkapnya tentang plastik uv green house klik disini.

Perlindungan pertama yang didapatkan oleh tanaman kita di dalam green house adalah perlindungan dari cuaca dan suhu yang berubah-ubah. Dengan ditutup rumah, maka perlindungan tersebut seperti sangat dinginnya hujan atau sangat panasnya terik matahari. Perubahan itu diubah oleh rumah tanaman yang tembus matahari dengan memberikan kehangatan di dalam rumah tanaman. Hal ini sangat membantu persebaran energy yang merata untuk fotosintesis atau pemasakan yang dilkukan tanaman.

Perlindungan kedua adalah terlindunginya tanaman dari potensi hama, serangga dan juga berbagai hewan yang mengganggu, atau juga kupu-kupu yang dapat menelurkan ulat-ulat di daun tanaman. Telur kupu-kupu tersebut berubah menjadi ulat dan dapat dengan cepat menghabiskan daun tanaman dalam tempo yang singkat. Lebih aman dari serangga, ulat, ataupun segala pengganggu tanaman tersebut membuat kualitas tanaman akan juah lebih baik.

Perlindungan Ketiga, tanaman tidak lagi membutuhkan pestisida. Ini adalah kondisi paling aman dari proses bercocok tanam. Rumah tanaman memungkinkan serangan hama sangat kecil, sehingga kita tidak harus menggunakan pestisida. Hal ini juga sangat baik tidak hanya untuk tanaman, akan tetapi juga tubuh kita. Jadi rumah tanaman atau green house ini pada dasarnya tidak hanya melindungi tanaman, akan tetapi juga melindungi tubuh kita. Karena itu, rumah tanaman ini merupakan cara untuk memberikan perlindungan dan pertumbuhan yang mendekati optimum bagi tanaman.

Itulah diantara manfaat green house sebagai rumah untuk tanaman. Sebagaimana makna filosofisnya, rumah memang tempat paling nyaman dan indah sebagai perlindungan hidup. Begitupun dengan tanaman kita. Dengan adanya rumah atau green house ini, maka segala aspek pertumbuhan dan perkembangan tanaman dapat kita pantau dengan sangat baik. Oleh sebab itu memang sudah saatnya kita membangun green house untuk rumah bagi tanaman kita.

Berbagai Macam Jenis Bangunan Greenhouse

Greenhouse 3

Bangunan untuk produksi tanaman umum disebut greenhouse atau rumah kaca atau rumah tanaman istilah terakhir muncul sejak pembangunan greenhouse tidak lagi menggunakan kaca, tetapi juga plastik dan fiberglass dengan alasan teknis maupun ekonomi. Rumah kaca umumnya dibangun di wilayah subtropis dan wilayah dengan empat musim. Bangunan ini diperlukan agar kegiatan bercocok tanam dapat dilakukan ketika temperatur cuaca mematikan bagi tanaman pertanian. Dengan rumah kaca, tanaman yang di dalamnya terlindungi dari temperatur lingkungan serta mendapatkan temperatur yang cukup untuk pertumbuhannya. Hal ini di karenakan cahaya matahari masih dapat menembus atap dan dinding rumah kaca, sedangkan panas yang dihasilkan dari elemen-elemen di dalam rumah kaca sulit ke luar dan terperangkap di dalam sehingga temperatur di dalam rumah kaca menumpuk dan mengimbangi temperatur dingin di luar sehingga memungkinkan bagi tanaman untuk hidup.
Tetapi, efek rumah kaca tidak dapat diterapkan di wilayah tropis karena temperatur yang meningkat akan mematikan tanaman yang didalamnya, mengingat bahwa temperatur lingkungan di wilayah tropis sudah cukup untuk pertumbuhan tanaman. Greenhouse yang dibangun di wilayah tropis umumnya tidak melindungi tanaman dari temperatur udara luar. Hal ini karena konstruksi tembok yang tidak kedap udara dan atap yang berventilasi, memungkinkan udara panas naik dan keluar dari greenhouse.Tetapi greenhouse ini mampu melindungi tanaman dari hujan dan serangan hama.
Bangunan untuk penyimpanan hasil pertanian
Penyimpanan bahan hasil pertanian telah dilakukan oleh manusia sejak 8000 tahun sebelum masehi pada saat manusia mulai menanam, sedangkan penyimpanan bahan pangan sudah dimulai sejak manusia melakukan budaya berburu dan mengumpulkan makanan untuk mencegah kelaparan ketika musim yang tidak diinginkan datang. Produk hasil pertanian secara luas, baik berupa hasil pertanian, perikanan, peternakan, maupun kehutanan memerlukan fasilitas penyimpanan sebelum diproses atau sebelum dijual. Maksud daya simpan dengan cara fisik yaitu buat mempertahankan kualitas dan mencegah kerusakan produk. Penyimpanan diperlukan karena berkaitan dengan tujuan pemasaran, yaitu menunggu hingga harga pasar baik untuk menjual hasil pertanian.

Jenis-jenis bangunan penyimpanan hasil pertanian :
Rumah pengepakan
Bangunan penyimpanan hasil pertanian dalam karung (gudang)
Bangunan penyimpanan hasil pertanian dalam bentuk curah (silo)
Bangunan penyimpanan kayu
Rumah beku untuk penyimpanan buah-buahan dan sayuran serta hasil peternakan
Gudang adalah suatu bangunan penyimpanan yang memiliki bagian-bagian konstruksi yang terdiri dari atap (penutup), dinding, dan lantai, membentuk suatu ruangan perlindungan yang cukup luas untuk menempatkan atau menyimpan berbagai macam barang atau komoditas. Definisi ini membedakan fasilitas penyimpanan yang lain seperti lumbung, peti, kotak, atau perlengkapan pengemasan lainnya. Gudang secara konstruksi tidak banyak berbeda dengan gedung yang bersifat statis dan memerlukan pondasi untuk memantapkan dan menstabilkan posisi dan kedudukan bangunan tersebut.
Penyimpanan hasil tanaman berupa biji-bijian dapat dilakukan secara curah atau karung. Bangunan penyimpan biji-bijian curah umumnya berbentuk lumbung atau silo berupa silinder tegak. Di Indonesia, yang saat ini digunakan adalah lumbung yang berbentuk rumah panggung persegi. Pada penyimpanan dengan sistem karung, biji-bijian dimasukan ke dalam karung dan disimpan di gudang secara berumpuk-tumpuk.
Sedangkan penyimpanan buah-buahan, sayur-sayuran, hasil ternak, dan hasil pertanian lainnya yang langsung membusuk akibat serangan mikroba dan jamur, umumnya disimpan di ruangan berpendingin.
Bangunan untuk penyimpanan bahan, alat, dan mesin budidaya pertanian
Jenis bangunan ini sangat penting dalam usaha tani skala besar dan komersial. Kondisi yang harus dipenuhi dalam konstruksi bangunan pertanian jenis ini adalah faktor keselamatan dan kesehatan kerja, mengingat bahwa bangunan ini berguna untuk menyimpan bahan-bahan yang diperlukan dalam kegiatan budidaya pertanian seperti benih, bahan-bahan kimia seperti pupuk, pestisida, dan bahan bakar serta alat dan mesin pertanian seperti traktor. Sebaiknya bangunan ini di lengkapi dengan fasilitas keselamatan seperti pemadam kebakaran pula pintu darurat. Konstruksi bangunan pun sebaiknya tahan api dan tidak mudah runtuh dalam kondisi apapun. Kepentingan fasilitas yang lain disesuaikan, misalnya untuk bangunan penyimpanan traktor dan implemennya, diperlukan pintu yang besar.
Bangunan pertanian yang lain
Dalam usaha tani komersial, biasanya ada banyak jenis bangunan pertanian karena banyaknya kebutuhan, misalnya infrastruktur jalan menuju ladang atau kandang, pagar, bendungan, dan sebagainya.