Inilah Metode Untuk Memaksimalkan Produksi Garam Dengan Memanfaatkan Plastik UV

Garam

Indonesia termasuk negara maritim yang mempunyai kelautan yang luas akan tetapi produksi garam diIndonesia hanya sebatas untuk bahan konsumsi. Di dalam pasar industri garam Indonesia masih jauh dari standart dan kalah bersaing karena kualitas yang cukup rendah. Hal ini sangat disayangkan apalagi Indonesia sangat terkenal dengan negara maritim.

Sudah banyak para petani yang menerapkan dengan berbagai metode untuk meningkatkan produksi dan kualitas garam diIndonesia, berikut ini yatitu metode pembuatan garam yang ada di indonesia :

A. Cara Pembuatan Garam Secara Konvensional

1. Mengalirkan Air Laut ke Tempat yang Luas
Tempat yang luas umumnya sepetak tanah yang sudah disediakan khusus, tempat ini dipakai untuk menampung air laut yang akan menguapkan air laut. Air dimasukkan kedalam tempat ini dengan ditimba memakai jerigen atau dengan memanfaatkan pasang surut air laut.

Jika memakai cara pasang surut air laut, sebaiknya posisi tanah jangan terlalu tinggi dari air laut. Apabila air laut kondisinya sedang pasang, maka penutup air dibuka supaya air mampu masuk ke dalam. Dan jika air sedang surut, maka penutup air ditutup supaya air laut tidak keluar lagi dari dalam tempat penampungan.

Baca Juga :

2. Menjemur di Bawah Terik Matahari
Apabila air sudah terkumpul pada tempat pembudidayaan, kemudian segera laksanakan penjemuran di bawah terik sinar matahari supaya air laut bisa menguap dan menghasilkan butiran garam.

3. Proses Pemanenan
Ketika melaksanakan proses penguapan air laut, proses tersebut akan menghasilkan butiran garam yang akan dipanen. Petani garam hanya tinggal mengumpulkan dan segera menjualnya di pasaran.

B. Cara Membuat Garam dengan Teknologi Ulir Filter (TUF)

Tek pembudidayaan garam dengan metode TUF menjadi cara alternatif untuk memperoleh garam dengan kualitas yang bagus dengan kadar garam diatas 90%.

Manfaat dari cara teknologi ini yaitu bisa mempercepat proses pembuatan air tua sekitar 20°Be dengan memperpanjang aliran air dan juga tetap menjaga kebersihan air serta meja hablur. Pasangkan filter pada saluran air untuk menjaga kebersihannya dan jangan lupa pasanglah terpal pada meja hablur.

Dari pengkajian para ahli menyatakan bahwa dengan pelaksanaan modifikasi pada sistem pertanian garam dengan metode TUF mampu meningkatkan produktivitas garam sampai 100%.

Terbukti, cara membuat garam dengan mengaplikasikan metode TUF mampu meningkatkan produktivitas seperti yang terjadi di Jawa Barat yaitu Cirebon, Indramayu serta Karawang. Awalnya para petani garam ini hanya mampu menghasilkan sekitar 60-80 ton garam sekali panen, dan sekarang mampu menghasilkan 120-140 ton garam per hektarnya.

C. Membuat Tambak Garam Dengan Tenda Prisma Plastik UV Protector

Petani garam umumnya sangat bergantung dengan kondisi musim. Ketika terjadi musim hujan atau kemarau basah, maka membuat hasil panen garam menurun. Akan tetapi dengan menjalankan inovasi rumah garam prisma ini, para petani garam tak lagi harus bergantung pada kondisi musim. Para petani garam bisa melaksanakan panen garam setiap hari tanpa harus menunggu kondisi musim.

#Untuk info harga Plastik UV bisa Anda cek DISINI

Pemakaian metode tenda prisma ini membuat panas dalam ruangan juga tetap terjaga ketika malam hari jadi pemanenan garam semakin cepat. Untuk pembuatan atap tenda prisma petani bisa memakai plastik uv, dan untuk alas tenda prisma ini petani bisa memakai plastik LDPE.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Plastik UV untuk pembuatan green house atau untuk pengeringan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 1 ton
– Kandungan UV protektor 5%, jika minta kandungan UV diatas 5% akan dikenakan harga untuk kenaikan tiap 1% nya Rp 500,-/kg
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim Ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Advertisements

5 Trik & Tips Jitu Budidaya Paprika Dengan Plastik UV, Dijamin Ciamik

Paprika-2-e1507783642359

Paprika yaitu tanaman penghasil buah yang memiliki rasa manis serta terdapat sedikit rasa pedas. Tanaman paprika sendiri termasuk jenis tanaman dari suku Solanaceae, pertama kali tanaman ini populer di wilayah Amerika Selatan. Buah paprika memiliki warna hijau ketika masih muda, ketika sudah tua menjadi warna kuning, ungu ataupun warna merah. Di Indonesia, tanaman ini masih jarang dibudidayakan tetapi hal tersebut bisa dijadikan sebuah peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

Meski sekarang ini tanaman paprika masih belum cukup terkenal, tetapi nyatanya banyak dipakai untuk salah satu bahan masakan sayuran khas dari Indonesia, jadi peluang untuk mengembangkan usaha di sektor komoditas paprika di negara Indonesia sekarang ini sangat terbuka lebar.

Tak hanya memiliki nilai jual yang sangat baik, tetapi permintaan pasar akan paprika ini juga terus semakin naik, khususnya permintaan dari restoran mewah ataupun hotel-hotel. Oleh karena itu Anda bisa manfaatkan dengan mengembangkan tanaman paprika untuk memasok keperluan pasar yang makin hari semakin bagus. Berikut ini cara budidaya paprika di greenhouse dengan baik dan benar.

1. Lokasi Tanam

Lahan yang cocok untuk membudidayakan tumbuhan paprika ini yaitu di wilayah dataran tinggi yang memiliki tingkat kelembaban udara yang cukup rendah. Suhu dingin sekitar 15-25 derajat celcius diketahui sangat cocok untuk membudidayakan tanaman paprika ini.

Tujuannya dari cara tersebut supaya bisa menghindari hama serta serangan penyakit pada tanaman paprika, karena gangguan hama serta penyakit akan semakin meningkat bila tanaman paprika ditanamkan di dataran rendah dan memiliki suhu tinggi. Lokasi pada ketinggian sekitar 750mdpl diyakini untuk tempat lahan tanaman yang sangat pas dan cocok.

Baca Juga :

2. Persiapan Lahan

Jika Anda sudah memilih lahan di lokasi yang cocok, jadi sekarang waktunya Anda mulai mengerjakan lahannya supaya siap untuk ditanami. Jika masih dikhawatirkan akan terjadi turunnya hujan, maka proses penanaman tanaman paprika ini disarankan untuk memakai teknik greenhouse serta sistem hidroponik supaya hasil panen paprika menjadi lebih maksimal dan optimal.

Teknik budidaya seperti ini memang sangat efisien karena batang pohon ataupun buah paprika sangatlah sensitif pada lingkungan alam, jadi bila terkena air hujan tanaman paprika bisa busuk. Membuat sebuah greenhouse memang diperlukan biaya tambahan yang sedikit besar, jika dibandingkan dengan mengolah lahan tanah dengan langsung, tetapi apabila dengan hasil metode ini pastinya ketika panen nanti bisa maksimal dan keuntungan akan meningkat juga.

Pembuatan greenhouse yang bisa Anda usahakan dengan biaya yang kurang memadai yaitu memakai bahan dari plastik UV. Plastik ini memang sangat cocok dan murah bila dibandingkan dengan plastik yang lain. Untuk kualitas tentu plastik UV ini sudah terjamin, karena kandungan yang ada dalam plastik tersebut sudah teruji cara kerjanya, plastik uv yang Anda pasangkan ke greenhouse akan mengatur suhu rungan dan menjaga paprika Anda tetap aman dan terjaga mutunya. Selanjutnya untuk media yang dipakai untuk menanam paprika yaitu bisa dengan arang sekam.

3. Cara Penanaman

Untuk cara menanam paprika ini terbagi menjadi beberapa tahap. Yang pertama yaitu menumbuhkan bibit paprika menjadi kecambah. Bibit akan tumbuh menjadi kecambah yaitu sekitar 1 minggu, selanjutnya Anda letakkan paprika tersebut ke dalam polybag kecil sampai daunnya tumbuh sekitare 2-3 helai. Proses tersebut akan memakan waktu sekitar kurang lebih 2 minggu lamanya.

Kemudian Anda bisa memindahkan paprika ke wadah yang sebenarnya, yaitu polybag besar yang mempunyai ukuran sekitar 30cm x 35cm. Yang paling penting untuk Anda perhatikan mengenai tata cara tanam ini yaitu Anda harus sangat berhati-hati ketika memindahkan bibit paprika supaya daun serta akarnya tak jadi rusak. Kemudian, Anda juga perlu memelihara tanaman paprika Anda secara baik dan benar.

4. Pemeliharaan dan Perawatan

Supaya tanaman paprika tumbuh subur, maka harus disiram air serta diberi pupuk secara rutin. Pupuk yang dipakai yaitu pupuk cair ataupun pupuk encer. Selanjutnya bila tanaman sudah berbunga, Anda harus menyortir dengan mengeliminasi beberapa bunga yang sudah tumbuh sampai menyisakan 1 bunga terbaik di setiap 1 pohon paprika. Sesudah buah paprika agak tua jadi bisa Anda laksanakan proses panen.

5. Pemanenan

Pemanenan tanaman paprika bisa dilaksanakan ketika berumur sekitar 60 hari sesudah masa tanam. Umur pemanenan bisa lebih cepat jika permintaan pasar yaitu buah paprika warna hijau. Buah paprika hijau bisa dipanen ketika buah sudah tua tetapi belum matang. Ciri dari buah hijau siap panen yaitu daging buah tebal, keras, memiliki warna hijau tua, buah gampang lepas dari tangkai, sehat, tak ada cacat serta terbebas dari hama penyakit. Jika permintaan yaitu buah paprika warna merah, kuning ataupun ungu buah paprika bisa dipanen sesudah matang.

Ciri-ciri untuk buah paprika yang sudah matang dan siap untuk dipanen yaitu daging buah yang cukup tebal, warnanya merata, sehat serta terbebas dari penyakit. Untuk proses pemanenan dikerjakan ketika pagi hari. Buah dipetik secara bersamaan dengan tangkainya serta pemanenan bisa dikerjakan setiap 2-3 hari 1 kali. Ketika budidaya pengerjaan dengan cara yang tepat dan sesuai maka untuk 1 tanaman paprika mampu menghasilkan sekitar 1kg–2kg buah, bisa juga lebih tergantung dengan cara perawatan serta kondisi tanaman.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Plastik UV untuk pembuatan green house atau untuk budidaya tanaman atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 1 ton
– Kandungan UV protektor 5%, jika minta kandungan UV diatas 5% akan dikenakan harga untuk kenaikan tiap 1% nya Rp 500,-/kg
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim Ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Ingin Hasil Panen Cabai Lebih Berisi, Yuk Ikuti Cara Sukses Budidaya Cabai Dengan Plastik UV

cabai uv

Rumah tanaman atau populer dengan sebutan greenhouse ini sebuah bangunan yang dipakai untuk membudidayakan tanaman. Greenhouse terbuat dari bahan gelas ataupun plastik UV. Untuk tanaman cabe yang di budidayakan di dalam greenhouse mempunyai banyak keuntungan bagi petani karena tanaman cabe akan lebih tahan dari serangan hama dan penyakit serta panen bisa menjadi lebih cepat. Berikut merupakan cara tepat budidaya cabe di greenhouse.

Syarat Tumbuh

Tanaman cabe bisa ditanam pada daerah dataran rendah ataupun dataran tinggi. Iklim yang sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman cabe yaitu curah hujan, angin, suhu, sinar matahari serta kelembaban tanah. Tanaman cabe sangat cocok dengan tanah yang mempunyai tekstur gembur, remah, tak terlalu liat, dan tak terlalu poros serta kaya akan bahan organik.

Lahan digemburkan dulu serta dibuatkan bedengan dengan jarak setiap bedengan sekitar 60cm dengan lebar 1m serta tinggi 30cm-40cm, untuk panjang bedengan di sesuaikan dengan kondisi lahan. Kemudian bedengan ditaburi pupuk kandang 200kg/hektar. Kemudian buatlah saluran pembuangan air berlebih disetiap bedengan supaya kelebihan air tak mengendap di bedengan, karena bisa membuat akar membusuk. Buat green house dari bahan bambu untuk kerangka dan plastik uv untuk bagian atapnya. Dengan memakai greenhouse, tanaman cabe dijamin terlindungi dibandingkan dengan cara konvensional. Ketika budidaya cabe pemakaian plastik UV juga mempengaruhi dari proses fotosintesis tanaman menjadi lebih efektif, melindungi tanaman dari hujan serta menjaga kestabilan suhu udara.

Pasanglah mulsa plastik untuk menutupi bedengan supaya kelembaban tanah tetap terjaga, kemudian lubangi mulsa plastik dengan jarak 10cm setiap tanaman dalam 1 baris dan 20cm setiap baris. Dalam 1 bedengan bisa dibuat 3 baris memanjang.

Baca Juga :

Penyemaian

Sebelum tanaman cabe ditanam dalam bedengan, benih cabe di semai dalam tray. 1 tray bisa menaruh sekitar 100 benih cabe. Supaya pertumbuhan cabe optimal, lebih dulu benih cabe di rendam dalam larutan enzim SolBi 3 tetes yang dilarutkan dengan 200ml air mulai dari jam 8 malam sampai dengan jam 7 pagi.

Benih yang tenggelam di ambil untuk di tanam dalam tray yang sudah diisikan dengan media tanam berupa tanah dan pupuk kandang yang halus. Selama prose penyemaian benih di semprot air 1 kali 1 hari dengan spray kecil. Dengan memakai cara tersebut, bibit kecil yang ada di tray bisa tumbuh daun lebih cepat dan bisa segera dipindahkan ke bedengan yang sudah dibuat.

Penanaman dan Pemeliharaan

Sebelum ditanam, bedengan dibasahi dengan air dahulu. Sebaiknya bibit tak dicabut, tetapi cukup cuma merenggangkan tray jadi perakaran tak rusak ketika ditanam dalam lubang tanam. Bibit yang sudah ditanam, kemudian disiram 2 kali 1 minggu, supaya kelembaban tanah yang dilapisi mulsa plastik tetap terjaga dan tak terjadi pembusukan pada tanaman. Proses penyiangan gulma bisa ditangani 2 kali ketika masa tanam.

Pemberian pupuk sintetis NPK Mutiara atau NPK Cantik diberikan 2 kali 1 bulan. Ketika memberikan pupuk sintetis pada tanaman, sebelumnya berikan tambahan enzim SolBi dengan dosis 1kg pupuk NPK dengan 1 botol SolBi yang dilarutkan dalam 200 liter air.

Bentuk ukuran cabe yang dihasilkan pun lebih gemuk dan panjang. Kecuali, pemberian tambahan enzim yang diberikan setiap 1 bulan 1 kali ini juga bisa memperpanjang musim tanam sampai sekitar 11 bulan dari normalnya yang hanya 7 bulan. Anda juga perlu untuk memperhatikan tingkat kelembaban pada kebun supaya tanaman tehindar dari penyakit yang sering menyerang cabe seperti layu fusarium dan antraknosa yang sering terlihat ketika kelembaban tinggi. Dan untuk mengatasi hama yang seringkali terlihat yaitu dengan menyemprotkan cairan insektisida dan serangga tak akan mampu untuk berkembang biak.

Panen

Ciri-ciri cabe yang sudah siap panen, yaitu dilihat dari tingkat kemerahan buah sekitar 90%. Panen yang pertama bisa ditangani 2 bulan sesudah tanam. Cara menanam cabe di green house ini dinilai lebih cepat dibandingkan dengan metode umum yang baru bisa di panen sesudah 4 bulan. Cara memetiknya yaitu, cabe dipetik dengan tangkainya supaya ketahanannya lebih lama ketika proses pendistribusian. Sesudah cabe dipanen atau dipetik, cabai dimasukkan dalam kardus ataupun plastik karung.

Jika Anda Membutuhkan atau Ingin Menggunakan Plastik UV untuk pembuatan green house atau untuk pengeringan atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga yang murah dan bahannya lebih awet Anda bisa menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Catatan :
– Minimal order 1 ton
– Kandungan UV protektor 5%, jika minta kandungan UV diatas 5% akan dikenakan harga untuk kenaikan tiap 1% nya Rp 500,-/kg
– Harga netto ( tidak termasuk PPN )
– Harga franco Surabaya, belum termasuk ongkos kirim Ke kota tujuan
– Harga tidak mengikat, bisa berubah setiap waktu

Budidaya Bunga Desember, Tak Hanya Namanya Yang Unik Tapi Juga Bermanfaat

bunga desember

Bunga desember atau nama ilmiahnya Scadoxus multiflorus dulunya Haemanthus multiflorus adalah bunga hias yang tergolong ke dalam family bakung bakungan Amarillydaceae. Tanaman bunga desember ini asalnya dari Afrika dataran afrika bagian selatan, Arab Saudi, Oman, Yemen dan Seychelles. Pemberian nama desember pada bunga ini mungkin karena bunga desember mekar pada bulan november-desember. Nama lain bunga desember yaitu Blood Lily, Oxtongue Lily, Katherine Wheel, Blood Flower dan Powderpuff Lily.

Tanaman bunga desember bisa tumbuh sampai ketinggian sekitar 30cm-90cm. Bentuk bunga desember unik yaitu membulat berdiameter sekitar 10cm-30cm dengan warna merah mencolok dan mempunyai daun berwarna hijau cerah.

Klasifikasi Ilmiah Bunga Desember

Kingdom        : Plantae
Subkingdom  : Tracheobionta
Super Divisi   : Spermatophyta
Divisi              : Magnoliophyta
Kelas              : Liliopsida
Sub Kelas       : Liliidae
Ordo               : Liliales
Famili             : Amaryllidaceae
Genus             : Haemanthus
Spesies           : Haemanthus multiflorus

Manfaat bunga desember terletak pada bagian umbinya yang banyak mengandung Saponin, Flavonoida dan Polifenol yang berkhasiat sebagai obat luka bakar.

Adapun Beberapa Cara Menanam Bunga Desember, Yaitu :

Pemilihan Bibit Bunga Desember

Perbanyakan bibit bunga desember bisa dilaksanakan dengan memakai umbi. Pilih umbi yang berukuran besar, berwarna cerah serta mengkilap, sehat, tak ada luka.

Sesudah umbi didapatkan, kemudian cuci umbi sampai bersih. Biarkan umbi diruangan bersih dan gelap selama beberapa hari sampai umbi bertunas.

Siapkan media tanam berupa campuran tanah yang gembur, subur dan porous dengan pasir dan kompos atau humus. Ayak media tersebut dan ambilah hanya bagian yang halusnya saja, sesudahnya aduk media secara merata.

Baca Juga :

Masukkan media tanam tersebut ke pot/polybag berukyran sedang dengan diameter sekitar 10cm atau bisa disesuaikan dengan ukuran umbi yang akan ditanam. Siram media tanam, maka media tanam akan menyusut kemudian isi lagi sampai penuh.

Apabila sudah siap, tanam umbi ke media tanam dengan hati-hati dan perlahan jangan sampai merusak umbi dan melukai bagian tunas. Buatlah lubang tanam seukuran umbi kemudian masukkan umbi dan timbun kembali. Laksanakan perawatan secara rutin yaitu penyiraman sebanyak 2 kali 1 hari atau disesuaikan dengan kondisi media tanam serta cuaca, sesudah bibit bunga desember berumur sekitar 2 minggu sesudah tanam laksanakan penyemprotan fungisida dan pestisida.

Penanaman Bunga Desember

Sesudah 3-4 bulan umbi di tanam, pindahkan bibit ke pot atau lahan tanam yang sebenarnya. Siapkan pot berukuran besar dengan diameter sekitar 25cm-35cm kemudian isi pot dengan media tanam berupa campuran tanah, kompos dan pasir yang diayak terlebih dulu. Tetapi sebelumnya bagian dasar pot diberi pecahan batu bata supaya nantinya air tak menggenang.

Apabila semua sudah siap, segera laksanakan penanaman. Lepaskan polybag pada bibit bunga desember dengan hati-hati supaya tak merusak perakaran dan media tanamnya, kemudian masukkan bibit ke media tanam dalam pot kemudian tutup kembali sampai umbi tertutup semua dan laksanakan penyiraman secukupnya sesudah itu. Letakkan pot bunga desember pada tempat yang teduh tapi tetap memperoleh sinar matahari.

Perawatan Bunga Desember

Jangan terlalu sering melaksanakan penyiraman ketika cuaca lembab karena bisa mengakibatkan kebusukan umbi. Ketika kemarau penyiraman bisa dilaksanakan 2 kali 1 hari dengan memakai hand sprayer.

Laksanakan pemangkasan atau membuang bagian daun yang rusak atau menguning. Selain itu, laksanakan pemupukan dengan memakai pupuk NPK.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Plastik UV untuk pembuatan green house atau untuk budidaya tanaman atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Aeroponik, Teknik Unik Ramah Lingkungan

Aeroponik berasal dari kata aero ialah udara dan ponus ialah daya. Jadi sederhananya sistem menanam menggunakan teknik aeroponik merupakan suatu cara bercocok tanam di udara tanpa melibatkan penggunaan tanah.

Sebenarnya kalau melihat proses yang sesungguhnya di lapangan, teknik aeroponik lebih tepatnya merupakan suatu tipe hidroponik (memberdayaakan air) karena air yang berisi larutan hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Akar tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan hara tersebut. Cara menyemprotkan air dan nutrisi diantaranya menggunakan irigasi sprinkler.

Cara Kerja Sistem Aeroponik
Terdapat tiga jenis sistem aeroponik;
1. Tekanan rendah (simpel),
2. Tekanan tinggi (menengah),
3. Sistem aeroponik komersial.

Sistem aeroponik simpel adalah sistem yang mudah untuk dipraktekkan. Tetapi tentu saja karena sederhana konsekuensinya tidak terlalu efektif. Teknik ini menggunakan air nutrisi yang disemprotkan dengan pompa kecil / jet untuk memberikan nutrisi ke tanaman.

kentang aeroponik

Sistem aeroponik tekanan tinggi ialah dengan cara memakai pompa yang tekananya tinggi dan yang mampu menyemprotkan larutan yang kaya nutrisi ke akar. Sistem ini sudah dirancang dengan perangkat untuk pemurnian udara/air, polimer khusus, dan metode sterilisasi hara.

Alat Bahan dan Media Tanam Aeroponik
Alat – alat yang digunakan dalam teknik aeroponik ini antara lain sebagai berikut :
1. Jaringan Irigasi Sprinkler
2. Jet Pump (pompa air)
3. Nozzle Sprinkler
4. Pipa Paralon/PVC
5. Pipa Etilen
6. Rokcwool
7. Styrofoam
8. Larutan Nutrisi
9. Bibit Tanaman

Baca Juga :
Greenhouse Tempat Budidaya Paprika Hidroponik
Budidaya Paprika Hidroponik
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Unik! Buidaya Cabai Rainbow “Pedas”nya Kecantikan Cabai

Cara menggunakan sistem aeroponik secara sederhana ialah sebagai berikut:
Styrofoam yang diberi lubang tanam dengan jarak sekitar 15 cm, dan di ganjal menggunakan rockwool untuk menaruh semaian sayuran yang nanti akan ditancapkan pada lubang tanam. Dibawah styrofoam terdapat alat bernama sprinkler yang mengeluarkan kabut larutan yang berisi nutrisi-nutrisi ke atas hingga mengenai akar diatas itu juga terdapat bagian akar tanaman akan tumbuh menjalar ke bawah.

aeroponik

Sprinkler dapat menyiram tanaman yang sesuai jadwal, dapat juga mendistribusi air di permukaan tanah secara terus-menerus selama produksi tanaman dan jumlah air yang sama dengan tenaga kerja rendah. Pengabutan bisa diatur secara otomatis, on – off bergantian memakai timer, asal durasi matinya (off) tidak lebih dari 15 menit karena dikhawatirkan tanaman akan menjadi layu. Larutan nutrisi yang melekat pada akar akan masih tetap ada dalam kisaran waktu 15 menit. Pancaran atau pengabutan juga dapat diberikan hanya pada waktu siang hari saja. Tetapi, sistem ini tidak dianjurkan karena kesempatan pemberian nutrisi pada tanaman menjadi kurang maksimal.

Keuntungan dari Sistem Aeroponik
Aeroponik merupakan kesempatan besar bagi petani yang tidak mempunyai media tanam tanah kosong, karena aeroponik tidak perlu menggunakan tanah, tetapi media tanamnya ialah styrofoam.

Sayuran yang ditanam menggunakan sistem aeroponik terbukti mempunyai kualitas yang sangat baik, segar, dan memiliki citarasa yang tinggi. Sayuran aeroponik dapat mengisi peluang kebutuhan tingkat masyarakat menengah ke atas.