Budidaya Bunga Desember, Tak Hanya Namanya Yang Unik Tapi Juga Bermanfaat

bunga desember

Bunga desember atau nama ilmiahnya Scadoxus multiflorus dulunya Haemanthus multiflorus adalah bunga hias yang tergolong ke dalam family bakung bakungan Amarillydaceae. Tanaman bunga desember ini asalnya dari Afrika dataran afrika bagian selatan, Arab Saudi, Oman, Yemen dan Seychelles. Pemberian nama desember pada bunga ini mungkin karena bunga desember mekar pada bulan november-desember. Nama lain bunga desember yaitu Blood Lily, Oxtongue Lily, Katherine Wheel, Blood Flower dan Powderpuff Lily.

Tanaman bunga desember bisa tumbuh sampai ketinggian sekitar 30cm-90cm. Bentuk bunga desember unik yaitu membulat berdiameter sekitar 10cm-30cm dengan warna merah mencolok dan mempunyai daun berwarna hijau cerah.

Klasifikasi Ilmiah Bunga Desember

Kingdom        : Plantae
Subkingdom  : Tracheobionta
Super Divisi   : Spermatophyta
Divisi              : Magnoliophyta
Kelas              : Liliopsida
Sub Kelas       : Liliidae
Ordo               : Liliales
Famili             : Amaryllidaceae
Genus             : Haemanthus
Spesies           : Haemanthus multiflorus

Manfaat bunga desember terletak pada bagian umbinya yang banyak mengandung Saponin, Flavonoida dan Polifenol yang berkhasiat sebagai obat luka bakar.

Adapun Beberapa Cara Menanam Bunga Desember, Yaitu :

Pemilihan Bibit Bunga Desember

Perbanyakan bibit bunga desember bisa dilaksanakan dengan memakai umbi. Pilih umbi yang berukuran besar, berwarna cerah serta mengkilap, sehat, tak ada luka.

Sesudah umbi didapatkan, kemudian cuci umbi sampai bersih. Biarkan umbi diruangan bersih dan gelap selama beberapa hari sampai umbi bertunas.

Siapkan media tanam berupa campuran tanah yang gembur, subur dan porous dengan pasir dan kompos atau humus. Ayak media tersebut dan ambilah hanya bagian yang halusnya saja, sesudahnya aduk media secara merata.

Baca Juga :

Masukkan media tanam tersebut ke pot/polybag berukyran sedang dengan diameter sekitar 10cm atau bisa disesuaikan dengan ukuran umbi yang akan ditanam. Siram media tanam, maka media tanam akan menyusut kemudian isi lagi sampai penuh.

Apabila sudah siap, tanam umbi ke media tanam dengan hati-hati dan perlahan jangan sampai merusak umbi dan melukai bagian tunas. Buatlah lubang tanam seukuran umbi kemudian masukkan umbi dan timbun kembali. Laksanakan perawatan secara rutin yaitu penyiraman sebanyak 2 kali 1 hari atau disesuaikan dengan kondisi media tanam serta cuaca, sesudah bibit bunga desember berumur sekitar 2 minggu sesudah tanam laksanakan penyemprotan fungisida dan pestisida.

Penanaman Bunga Desember

Sesudah 3-4 bulan umbi di tanam, pindahkan bibit ke pot atau lahan tanam yang sebenarnya. Siapkan pot berukuran besar dengan diameter sekitar 25cm-35cm kemudian isi pot dengan media tanam berupa campuran tanah, kompos dan pasir yang diayak terlebih dulu. Tetapi sebelumnya bagian dasar pot diberi pecahan batu bata supaya nantinya air tak menggenang.

Apabila semua sudah siap, segera laksanakan penanaman. Lepaskan polybag pada bibit bunga desember dengan hati-hati supaya tak merusak perakaran dan media tanamnya, kemudian masukkan bibit ke media tanam dalam pot kemudian tutup kembali sampai umbi tertutup semua dan laksanakan penyiraman secukupnya sesudah itu. Letakkan pot bunga desember pada tempat yang teduh tapi tetap memperoleh sinar matahari.

Perawatan Bunga Desember

Jangan terlalu sering melaksanakan penyiraman ketika cuaca lembab karena bisa mengakibatkan kebusukan umbi. Ketika kemarau penyiraman bisa dilaksanakan 2 kali 1 hari dengan memakai hand sprayer.

Laksanakan pemangkasan atau membuang bagian daun yang rusak atau menguning. Selain itu, laksanakan pemupukan dengan memakai pupuk NPK.

Jika Anda Membutuhkan Dan Memerlukan Plastik UV untuk pembuatan green house atau untuk budidaya tanaman atau digunakan untuk yang lainnya dengan harga murah silakan Anda menghubungi kami melalui SMS/CALL pada hari dan jam kerja (Minggu dan hari besar TUTUP)
Telp : 031- 8830487
Mobile : 0877 0282 1277 / 0812 3258 4950 / 0852 3392 5564

Advertisements

Aeroponik, Teknik Unik Ramah Lingkungan

Aeroponik berasal dari kata aero ialah udara dan ponus ialah daya. Jadi sederhananya sistem menanam menggunakan teknik aeroponik merupakan suatu cara bercocok tanam di udara tanpa melibatkan penggunaan tanah.

Sebenarnya kalau melihat proses yang sesungguhnya di lapangan, teknik aeroponik lebih tepatnya merupakan suatu tipe hidroponik (memberdayaakan air) karena air yang berisi larutan hara disemburkan dalam bentuk kabut hingga mengenai akar tanaman. Akar tanaman yang ditanam menggantung akan menyerap larutan hara tersebut. Cara menyemprotkan air dan nutrisi diantaranya menggunakan irigasi sprinkler.

Cara Kerja Sistem Aeroponik
Terdapat tiga jenis sistem aeroponik;
1. Tekanan rendah (simpel),
2. Tekanan tinggi (menengah),
3. Sistem aeroponik komersial.

Sistem aeroponik simpel adalah sistem yang mudah untuk dipraktekkan. Tetapi tentu saja karena sederhana konsekuensinya tidak terlalu efektif. Teknik ini menggunakan air nutrisi yang disemprotkan dengan pompa kecil / jet untuk memberikan nutrisi ke tanaman.

kentang aeroponik

Sistem aeroponik tekanan tinggi ialah dengan cara memakai pompa yang tekananya tinggi dan yang mampu menyemprotkan larutan yang kaya nutrisi ke akar. Sistem ini sudah dirancang dengan perangkat untuk pemurnian udara/air, polimer khusus, dan metode sterilisasi hara.

Alat Bahan dan Media Tanam Aeroponik
Alat – alat yang digunakan dalam teknik aeroponik ini antara lain sebagai berikut :
1. Jaringan Irigasi Sprinkler
2. Jet Pump (pompa air)
3. Nozzle Sprinkler
4. Pipa Paralon/PVC
5. Pipa Etilen
6. Rokcwool
7. Styrofoam
8. Larutan Nutrisi
9. Bibit Tanaman

Baca Juga :
Greenhouse Tempat Budidaya Paprika Hidroponik
Budidaya Paprika Hidroponik
Cara Menanam Semangka Dalam Polybag Di Halaman Rumah
Unik! Buidaya Cabai Rainbow “Pedas”nya Kecantikan Cabai

Cara menggunakan sistem aeroponik secara sederhana ialah sebagai berikut:
Styrofoam yang diberi lubang tanam dengan jarak sekitar 15 cm, dan di ganjal menggunakan rockwool untuk menaruh semaian sayuran yang nanti akan ditancapkan pada lubang tanam. Dibawah styrofoam terdapat alat bernama sprinkler yang mengeluarkan kabut larutan yang berisi nutrisi-nutrisi ke atas hingga mengenai akar diatas itu juga terdapat bagian akar tanaman akan tumbuh menjalar ke bawah.

aeroponik

Sprinkler dapat menyiram tanaman yang sesuai jadwal, dapat juga mendistribusi air di permukaan tanah secara terus-menerus selama produksi tanaman dan jumlah air yang sama dengan tenaga kerja rendah. Pengabutan bisa diatur secara otomatis, on – off bergantian memakai timer, asal durasi matinya (off) tidak lebih dari 15 menit karena dikhawatirkan tanaman akan menjadi layu. Larutan nutrisi yang melekat pada akar akan masih tetap ada dalam kisaran waktu 15 menit. Pancaran atau pengabutan juga dapat diberikan hanya pada waktu siang hari saja. Tetapi, sistem ini tidak dianjurkan karena kesempatan pemberian nutrisi pada tanaman menjadi kurang maksimal.

Keuntungan dari Sistem Aeroponik
Aeroponik merupakan kesempatan besar bagi petani yang tidak mempunyai media tanam tanah kosong, karena aeroponik tidak perlu menggunakan tanah, tetapi media tanamnya ialah styrofoam.

Sayuran yang ditanam menggunakan sistem aeroponik terbukti mempunyai kualitas yang sangat baik, segar, dan memiliki citarasa yang tinggi. Sayuran aeroponik dapat mengisi peluang kebutuhan tingkat masyarakat menengah ke atas.